200 baris pertama.
AGENT KIM REACTIVATED
Kau diserang, sudah sepatutnya kau balas.
Terima kasih telah memberi kesempatan untuk menebus kesalahanku.
RIWAYAT PERSONEL PARK JIN-CHEOL
RIWAYAT PERSONEL SUNG HAN-SOO
Aku mendengarkan.
BEBERAPA JAM LALU
Kenapa kita tak buat masalah lebih besar?
DIALOG PEMERINTAH ANTAR-KOREA
Ini konyol.
ANGGOTA DEWAN SIM JONG-SEON PERDANA MENTERI
Apa?
Mohon jelaskan.
Kenapa kau tiba-tiba membatalkan dialog?
Ini sepenuhnya karena Selatan tak siap untuk melakukan dialog.
Apa maksudmu?
Kau mengocehkan soal dialog yang damai dan kerja sama,
tapi kau menikam rezim kami di belakang.
Kau bilang apa?
Kau pikir kami tak tahu?
Aku bicara soal Direktur Jenderal Ri Eung Ryeong.
Seolah-olah tak cukup buruk bagi Selatan untuk menerima dia,
kalian tugaskan buronan kelas satu Republik untuk melindunginya.
Aku akan langsung saja.
Jika kau tak menyerahkan dua pengkhianat itu dengan segera,
tak cuma dialog ini kami batalkan,
tapi hubungan antara negara kita akan berubah drastis.
Kontak Jenderal Jang sekarang.
Baik, Pak.
EPISODE 9
SEKALI MARINIR, TETAP MARINIR FEDERASI VETERAN MARINIR KOREA
Misimuβ¦
Telah gagal.
Sungguh memuaskan melihat perdana menteri Korea Selatan
bertekuk lutut.
Semua berjalan lancar berkat dirimu. Kamerad Ju.
Sekarang saatnya kau balas membantuku.
Aku selalu menepati janjiku.
Tapi ada syarat.
Kau harus sendirian, Kamerad Ju.
Mengingat urusan ini sudah resmi diatasi,
membunuh 66 di tanah Korea Selatan akan menempatkan kami
di posisi yang sulit.
Tak perlu mencemaskan itu.
Apa maksudmu, Pak?
Sampai kita mendapatkan informasi rudal balistik,
Ri Eung Ryeong tak boleh mati.
Misi ini sudah gagal.
Apa kau membantah perintah
dari perdana menteri?
66 dan Ri Eung Ryeong
kita serahkan ke Utara.
Tapi jika 66 terus bertindak sendiri,
itu tak ada kaitannya dengan kita, 'kan?
Kita cuma perlu duduk dan melihat.
Dia akan lakukan segalanya
untuk bertemu putrinya lagi.
AGENT KIM REACTIVATED
Hei, soal Jangkrik Sialan itu.
Dia memborgol Kim, 'kan?
Ya.
Padahal tahu betul itu tak akan menghentikannya?
Ya.
Kurasa kita tak perlu menolongnya.
Tapi bukankah dia akan sulit kembali?
Dia berurusan dengan orang-orang serius, bukan preman.
Kau mau pergi?
Kau bagaimana?
Dia meninggalkan ponselnya.
Lalu malah membawa ponselku.
Apa? Dia bawa ponselmu?
Ya, dia bawa ponselku.
Apa yang dia pikirkan?
Aku harus pergi mengambil ponselku.
Tentu kau harus ambil. Ponselmu lebih mahal.
Cicilanku pun belum selesai.
Lalu apa lagi yang kau tunggu?
Dasar si berengsek ituβ¦
Tunggu!
Sebelum kita pergi,
mari minum ini dulu.
Apa ini?
Ini bagus untuk sendimu.
Kenapa sebelumnya kau tak membagiku?
Untuk apa?
Ayo.
Di mana mobilnya?
Hei, mobil apa ini?
Ini?
Mobil generasi baru.
Mobil generasi baru, ya?
Mari lihat performanya.
Sial, seharusnya si pahlawan yang menyetir!
Kami kirim 66 lebih dulu untuk diurus.
Senang mengurus ini tanpa mengotori tangan.
Lapor ke pihak Selatan dan Partai
bahwa Ri Eung Ryeong dan 66 sudah dieksekusi mati.
Baik, Pak.
Sampai jumpa, Pengkhianat Keparat.
Bajingan.
Aku tak tahu kau orang penting.
Maaf sebelumnya aku tak memperlakukanmu dengan baik.
Kau berjanji untuk menyerahkan diri.
Pertemuan antar orang tua kita masih belum usai.
Jadi, kau pengkhianat bajingan yang bekerja sama dengan Utara.
Kaulah pengkhianat bajingan.
Pengkhianat bajingan yang mengkhianati negaranya.
Kita punya banyak kesamaan.
Kita ayah yang baik yang akan melakukan segalanya
demi anak-anak kita.
Bukan begitu?
Kau bilang akan menghabisiku demi putrimu.
Aku pun akan menghabisimu demi putriku.
Tapi bukan di sini.
Masukkan ke bagasi.
Kamerad.
Mobilmu bagus sekali.
Tidurlah.
Aku kemari bukan untuk menolongmu.
Ya ampun.
Aku mau kembalikan ponselmu,
tapi suara tembakannya amat keras,
jadi aku pun turun tangan.
Terima kasih.
Sekarang apa? Ri Eung Ryeong mungkin sudah mati.
Kurasa tidak.
Dia mau dibawa hidup-hidup.
Benarkah?
Orang ini memang agak lain,
bekerja sama dengan Utara.
Kukira dia cuma berengsek,
tapi dia memang tak bermoral.
Di bawa ke mana Ri Eung Ryeong?
Silakan tembak aku
jika ingin anak-anak kita jadi yatim.
Tembak dia.
Kau sungguh menembak.
Mari kita buat kesepakatan.
Aku tahu alasan kau mencari Ri Eung Ryeong.
Jika biarkan aku hidup,
akan kubantu temukan dia.
Ayo.
Jangan sampai kau bohong.
Selamat bermimpi indah.
Han-soo.
Terima kasih.
Kami ingin melihat Min-ji naik pelaminan.
Ayo.
Itu mobil Korea Utara!
PEMERIKSAAN KEAMANAN
Biarkan mereka masuk!
Jaga ketat keamanan.
Yang benar saja.
Kita bukan bawahan mereka.
Lupakan saja.
Kurasa pemerintah kita memanjakan mereka.
Tak masuk akal melarang kita di dalam
dan cuma memakai kita untuk keamanan perimeter.
Apa kau lupa
mereka negara paling tertutup di dunia?
Gedung itu
adalah Korea Utara.
KANTONG DIPLOMATIK KEMENTERIAN LUAR NEGERI RRDK
KAMI MENYAMBUT DELEGASI KOREA UTARA KE RESOR JUHAK HERITAGE
Jongilbong 25 telah tiba di aula resepsi.
Jongilbong 25 ada di Elevator 3.
Jongilbong 25 telah tiba di lantai 5.
Jongilbong 25 bergerak ke suite VIP.
Jongilbong 25 telah tiba di suite VIP.
Laporan status.
Tidak, aku akan melapor langsung.
Ya ampun, Kamerad Direktur Jenderal.
Kau tampak kusut.
Pasti sulit rasanya jauh dari rumah.
Langsung ke inti saja dan langsung selesaikan.
Kenapa buru-buru?
Kita masih punya banyak waktu.
Yang pertama, kau harus beri tahu aku seberapa banyak informasi soal rudal
yang kau bocorkan ke rezim boneka Korea Selatan.
Isi bak mandinya.
Apa yang terjadi?
Mobil Korea Utara baru saja tiba di resor
dan kami melihat mereka memindahkan tas besar ke dalam.
Itu Ri Eung Ryeong.
Polisi militer jaga perimeter,
sementara agen BIN berjaga di dalam.
Agen BIN punya akses area kerja staf hotel,
seperti dapur atau ruang penatu.
Tapi mereka terus diawasi oleh agen Korea Utara.
Ini tak akan mudah.
- Pak. - Mau lihat?
Di lantai berapa Utara menginap?
Lantai empat dan lima.
Jadi kepala delegasi Korea Utara ada di lantai lima,
dan mungkin ada ruang pengawas di lantai empat.
Itu cara kerja mereka.
Bagaimana cara kita masuk?
Hei.
Apakah ada cara mudah untuk masuk?
Ayolah, kau pikir dia akan bicara?
No comments yet. Be the first to leave one.