ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Kadang orang bertanya pada saya.
RUPERT CAMPBELL-BLACK ANGGOTA PARLEMEN
"Atlet bisa jadi politisi yang baik?"
Saya jawab, "Ya, jika Anda suka politisi yang berani, disiplin,
kuat secara fisik, dan cerdas secara mental."
Seseorang yang bisa berkomitmen,
bekerja siang dan malam agar hidup Anda lebih baik.
Seseorang yang tahu dia berada di pihak pemenang,
yang terlahir untuk menang dan tak mau kalah.
Seseorang yang bisa menghadapi segala badai,
dan membiarkan orang lain memimpin, tanpa pernah lelah atau menyerah.
Seseorang yang fleksibel dan terbiasa bersaing di situasi sulit.
Jika saya memenuhi kriteria Anda, maukah Anda jadi kriteria saya juga?
Kau sangat menawan.
Itu adalah siaran politik Partai Konservatif.
Kau tahu itu barang antik?
Cerminnya juga sudah cukup tua.
Helen.
CORINIUM DAN VENTURER BEREBUT SLOT TV
PERANG WARALABA DUEL LANGSUNG
Dari "RUTSHIRE CHRONICLES" Dame Jilly Cooper.
Jadi, kau lupa.
Tidak sama sekali.
Libur tengah semester, sampai Rabu.
- Aku tak sabar. - Stop!
Ekspresimu gampang dibaca.
Lebih suka bridge. Aku suka berempat.
Ayah!
Halo, Sayang.
Hai, Marcus.
Hai, Ayah.
Tas anak-anak. Semua baju sudah dilabeli.
Di dalam ada daftar, tolong tandai semua saat mereka pulang.
Terakhir, Tabitha pulang tanpa satu kaus kaki pun.
Halo.
Hai, aku Bu Gordon, ibunya anak-anak.
Ya…
- Ini Cameron. - Aku banyak dengar tentangmu.
Philadelphia, bukan?
Ya, Bu.
New York lewat Philly.
- Kau? - Florida.
Hai, kau pasti Tabitha?
Tentu saja.
Siapa kau?
Aku pacar ayahmu.
Tak mungkin!
Baiklah, silakan kau urus itu.
Aku harus buru-buru ke pesawat, suamiku menunggu.
Kau mau ke mana?
Venesia.
Sayang, kita harus ke Venesia.
Percuma kalau dengan Rupert.
Salam cium untuk anak-anak. Kujemput mereka…
- Rabu. - Rabu. Ya.
Maaf. Aku tak tahu mereka belum tahu soal aku.
Nikmati Venesia!
Jangan sampai jatuh.
Tabitha! Ayo berkenalan yang benar dengan Cameron.
Kubilang pesan daging sapi.
Masakan Luigi legendaris.
Aku tak suka daging merah saat ini.
Monica menolak telur sembilan bulan.
Dia pasti mual jika melihatnya di pantri.
Coba jelaskan bagaimana bisa itu anakku.
Ingat aku masuk Corinium?
Makan malam perayaan di The Bear di Bisley,
dua menu.
Aku hidangan penutup.
Maaf, bukan cuma aku yang dicurigai.
Aku dan James selingkuh saat Miss Corinium.
Kau punya suami.
Libido Paul hilang bersamaan dengan kursi kabinetnya.
Kurasa kau tak pernah bermasalah soal itu.
Kau merasa agak tersisih
sejak Beattie bergabung di Corinium, ya?
Kau juga tahu Cameron keluar.
Kau berpikir apakah langkah politik kecil ini
bisa membawamu ke posisi yang dia tinggalkan.
Ratu Corinium.
Sayangnya, Sarah, kami tak buka lowongan saat ini.
Kami juga tak mencari pewaris gelap takhta.
Singkirkan bayi itu.
Aku kenal dokter hebat di Harley Street yang bisa membereskan ini.
Aborsi?
Tidak, istilah itu tidak bagus.
Anggap saja ini penyucian jiwamu.
Sayang sekali ini mengganggu kariermu yang berkembang.
Ini juga akan mengganggumu, 'kan?
Dan Monica.
Mudah untuk disangkal.
Kecuali anak itu lahir sambil mengisap cerutu,
kau tak bisa membuktikannya.
Silakan, daube sapinya.
Terima kasih.
- Terima kasih. - Selamat makan.
Wah, enaknya.
Cobalah daging sapinya.
Ayo.
Jangan adu strategi denganku, Sarah.
Kau kurang pintar.
Kita ingin menyelesaikan ini,
jadi bereskan secepatnya.
Pintar.
Rupert ada di mana-mana.
Siaran politik partainya tayang lima kali pekan ini,
dia ada di Breakfast Time dan TV-am.
Kedua saluran itu!
Sementara itu, aku bahkan tak bisa diundang ke Cotswold Round-Up,
program yang dipandu oleh istriku sendiri.
Terima kasih, Sayang.
Aku sudah menelepon
dan kita akan gelar makan malam Selasa.
Mungkin kita bisa menjadikan simpati warga sebagai tayangan TV.
Membuktikan kepada Tony Baddingham bahwa kita serius.
Makan malam di sini?
Tahu, tidak?
Winifred selalu mengadakan jamuan makan malam untukku
menjelang pemilu
tanpa perlu kuminta.
Winifred boleh juga.
Ya.
Mungkin kau harus mulai memikirkan mau memasak apa.
Kau baik pada burung-burung itu.
Aku suka mereka kelihatan sibuk.
- Berusaha keras bertahan hidup. - Pagi!
Terung dari pasar, sesuai permintaan.
- Terung di Cotswolds? - Bas di London semalam.
Aku harus membuat enam mou…
- Apa, ya? - Moussaka.
Enam moussaka untuk rapat tahunan Women's Institute
- dan satu untuk Ayah makan. - Tak sabar.
Butuh bantuan? Aku asisten chef yang baik.
Baiklah.
Pagi, Semuanya!
Selamat pagi!
Bos wanita datang.
Pagi.
Kau pasti Marcus.
Halo.
Berarti kau Tabitha.
Kau Declan O'Hara dari TV.
Declan O'Telly, benar.
Semuanya tampak lancar.
Ya, tapi Charles meneleponku tadi pagi.
Ternyata Corinium juga mengembangkan
seri drama Shakespeare untuk pasar sekolah.
Kau tahu soal ini?
Itu juga ada di dokumen lamaran kita, 'kan?
Baiklah…
Ini ditaruh di mana, Declan?
Di sini…
Sudah…
Aduh, aku berkeringat di sini.
Siapa dia?
Selamat pagi, Venturer Television, ini Shelley.
Kita butuh sekretaris, 'kan?
Dia lebih suka "Asisten Eksekutif".
Declan, BBC mau bicara.
Declan O'Hara.
Halo, Jeremy.
- Hai, Bas! - Halo, Sayang.
Apa kabar?
Ada makanan? Cameron buat sarapan, tapi menjijikkan.
- Yang mana mejamu? - Kenapa?
Kau karakter baru dalam hidupku.
- Aku ingin tahu semua tentangmu. - Luar biasa.
Kau di sini, Cameron. Ini posisi kemudi.
Pergilah ke dapur dan cari Taggie.
Dia akan mengambilkanmu camilan. Ayo, lewat sana.
Aku buat telur orak-arik. Kenapa menjijikkan?
Baiklah, Jeremy. Terima kasih.
Jadi, dokumenter Yeats kita kini resmi dalam tahap pengembangan.
Hore! Mantap!
Aku suka Yeats.
Sayang, sebelumnya kau mengucapkannya "Yeets".
Jadi, sekarang bagaimana?
Pergilah ke Irlandia, cari beberapa lokasi.
Tak usah di Irlandia,
Rutshire punya pemandangan yang berlimpah.
Dengan segala hormat…
Kata pria yang akan berkata kasar.
Rutshire tak mirip Irlandia
dan tak pantas rasanya menyarankan…
Kita harus syuting di tempat paling murah.
Semua harus mengurus bidang keahliannya masing-masing.
Halo, Anak-Anak.
Tak ada orang di dapur.
Baik, duduklah
dan kami akan mencarikan kukis atau lainnya.
Shelley?
Kau tak mau urusanmu dicampuri
dan aku juga tak mau kau seenaknya
memakai anggaran program Venturer!
- Bagus sekali. - Astaga.
Dasar anak-anak sialan.
Sudahlah. Waktunya pas.
Cameron kentut!
Baunya tercium!
- Sayang. - Aku akan bicara dengannya.
No comments yet. Be the first to leave one.