ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
"Apa aku meminta engkau, Pencipta, untuk membuat manusia dari tanah liat?"
"Apa aku meminta engkau, mengangkatku dari kegelapan?"
John Milton Paradise Lost
Mpumalanga Afrika Selatan, 1955
Senyum.
Bagus.
Hari ini, aku akan beritahu kau cerita tentang penyihir...
...yang disebut Nomahange.
Di panci besar,
Selai mereka memasak, penyihir akan bernyanyi Sisiboge!
Piet, Piet!
Itu ayahku!
Ayo.
Jangan khawatir. Aku akan bicara dengannya.
Dasar anak keparat!
Sudah kubilang untuk tidak ke sini.
Cape Town Afrika Selatan, 1993
Ya Tuhan./ Voetsek!
Di mana puteriku?
Dia tak pulang sejak semalam.
Tidak.
Pergilah dari sini./ Tidak.
Pergilah dari sini./ Tidak. Di mana puteriku?
Tidak!
Pergilah dari sini. Cepat pergi dari sini.
Akhir dari sistem pemisahan ras Afrika Selatan -disebut apartheid-
Membuka jalan untuk Pemilu demokratis pertama sepenuhnya.
Untuk menghindari balas dendam dan meningkatkan pemulihan,
Kedamaian dan keadilan merata,
Presiden Mandela memerintahkan pendirian Komisi Perdamaian dan Kejujuran.
Mereka yang didakwa penuh atas kejahatan kekerasan politik...
...akan ditawarkan kemungkinan amnesti dan kesempatan meminta maaf.
Ketua komisi itu adalah Uskup Agung Desmond Tulu.
Capte Town 1996
Halo./ Uskup Agung!
Kefilwe, aku segera ke sana!
Kau benar, dia cantik.
Benar.
Kapan puterimu menghilang?
Dia menghilang sudah tiga tahun, Bapa.
Lanjutkanlah.
Dia pergi saat malam hari.
Dia bilang dia sangat takut.
Dia pergi menemui pacarnya, Osiswe.
Dia bilang jika Osiswe berurusan dengan petugas kepolisian.
Bapa,
Mereka tidak kembali,
Tidak dia ataupun Osiswe.
Aku akan memeriksa itu. Aku janji.
Blomfeld! Cepat!
Cepat, Blomfeld!
Hei, Blommie!/ Blommie.
Blomfeld.
Penyiksa! Pembunuh.
Berhenti!
Astaga!
Aku sudah diperiksa berkali-kali, Kruger.
Dan sekarang kau diperiksa lagi, Blomfeld.
Kau ingin masuk rumah sakit dan surat kompensasi?
Cepat. Jalan.
Apa yang kau lihat, Negro?
Tidak di kantorku,
Kecuali kau mau aku membuang ini ke tempat sampah.
Napi Blomfeld,
Apa kau benar-benar berpikir Uskup Agung akan membaca ini?
Apalagi datang jauh-jauh kemari...
...untuk menemui narapidana dengan hukuman mati?
Bubar! Bawa dia pergi dari sini.
Sampai bertemu lagi, berengsek.
Mereka benar.
Tumornya hilang, Yang Mulia.
Tapi ini terlalu dini untuk bicara tentang remisi.
Hanya waktu yang akan berbicara.
Aku bisa saja ditabrak bus besok...
...dan meninggal sebagai orang sehat.
Aku mendengar wawancaramu di radio.
Kebenaran dan rekonsiliasi antara seluruh pihak adalah hal baik.
Dan ini terlalu awal untuk kita bicara tentang remisi?
Boleh aku bicara empat mata denganmu, Dokter Biehl,
Jauh dari telinga kambing tua ini?
Dia akan memintamu agar beritahu aku untuk beristirahat.
Tidak, aku akan bilang padanya untuk perintahkan kau beristirahat.
Saat Mandela memintaku mengepalai Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi,
Beliau memberiku pilihan...
Tepatnya karena Ia tahu aku tak punya pilihan.
Saat Presiden berbicara...
Kita tak punya pilihan, bukan begitu, Dokter?
Tampaknya begitu./ Tepat sekali. Lihat?
Minggir.
Kita mengabulkan amnesti kepada kulit hitam,
Kita dituduh bersikap bias.
Jika kita kabulkan amnesti kepada kulit putih,
Kita dituduh antek penjajah.
Itu mustahil./ Sise,
Kesulitan bukan berarti tidak mungkin, benar, Uskup Agung?
Dua politis menemui ketidaksepakatan.
Pada akhirnya...
Salah satunya berkata,
"Dengar, aku akan mengaku salah,"
"Jika kau mengakui aku benar."
"Setuju, tapi kau duluan."
"Baiklah. Aku salah." Ujar politisi pertama.
Lalu politisi kedua berteriak... Dia berteriak,
"Kau benar! Kau benar!"
"Kau salah! Kau salah!"
Uskup, ini untukmu,
Orang baik diseluruh dunia berdoa untuk keberhasilan kita.
Mungkin kita harus berdoa sedikit lebih keras.
Alex, berharaplah.
Kau membutuhkan stamina untuk mengikuti itu.
Benar. Tapi jika Komisi bisa terbentuk dengan sendirinya...
...menjadi sesuatu kelompok yang menyatu,
Maka ada harapan untuk bangsa ini.
Apa itu surat Blomfeld?
Ya, benar.
Kau seharusnya menghancurkan itu seperti yang aku sarankan.
Aku tak bisa berhenti memikirkan ini, Vinnie.
Ini begitu detail.
Dia mengutip Republik-nya Plato,
Juga John Milton.
Ini sangat menarik.
Jangan pergi ke Pollsmoor, itu saranku.
Dia hanya akan menyakitimu,
Dia akan berusaha menghancurkanmu./ Jangan berlebihan.
Bapa, dia psikopat dan terdakwa pembunuhan.
Aku tahu siapa dia./ Lalu?
Tak ada yang tak bisa diampuni, Vinnie.
Napi Blomfeld, pergilah ke Blok C.
Kau kedatangan pengunjung.
Baiklah./ Bagus.
Astaga.
Dia terjatuh.
Terima kasih, Sersan.
Kepala sipir bilang padaku kau tak akan datang.
"Tidak mungkin," ujarnya.
Tapi aku tahu kau akan datang.
Aku tahu kau takkan bisa menolaknya.
Jenius.
Kau yakin aku akan datang,
Jadi aku yakin kau sudah bersiap.
Jangan bermain-main denganku.
Jangan terlalu berkhayal./ Berkhayal?
Berpikir kau bisa masuk ke dalam sini.
Maka bari hentikan permainannya sebelum itu menjadi lebih jauh.
Ini bukan permainan, Negro.
Hei.
"Bapa."
"Bapa" akan lebih baik.
Tidak akan mungkin itu akan terjadi di sini secara acak.
Aku sudah membaca semua tentangmu. Mempelajarinya.
Aku punya banyak waktu untuk mengerjakan yang harus dilakukan.
Tn. Blomfeld, apa yang kau inginkan?
Apa itu amnesti?
Jika iya?
Baiklah,
Aku tak berkata akan pertimbangkan surat pengajuanmu.
Tapi jika kau ingin dibebaskan,
Maka bagian dari proses dalam mencari amnesti...
"Melibatkan pengakuan secara penuh dan sejujurnya,"
"Tanpa ada yang tertinggal." Aku tahu, aku bisa membaca.
Kau harus mencari pengampunan.
Kau harus menginginkan itu.
Pengampunan? Pengampunan untuk apa?
Karena membunuh kulit hitam keparat yang berusaha mencuri negaraku?
Ini negara kami./ Persetan! Negaramu...
Apa yang sudah kaummu lakukan untuk membangunnya?
Dua tahun lalu, kami mengadakan Pemilu.
Pemilihan umum bebas,
Di mana semua orang yang ingin berikan suaranya...
...bisa melakukan itu tanpa kekerasan.
Itu sebuah pencapaian.
Itu membantumu tidur nyenyak saat malam hari, begitu?
Kebanggaan dalam pencapaianmu,
Dengar, Nak...
"Bapa." Kita sudah sepakati itu.
Bagaimana rasanya...
...berkolusi dengan mantan majikan kulit putihmu?
Berkolusi?
Dalam hal apa?/ Sekali budak, selamanya budak.
Majikan kulit putihmu belum pergi, 'kan?
Kau akan tetap mengabdi untuk mereka.
Kecuali saat ini itu disebut "rekonsiliasi."
Kau menutupi mereka, itulah yang terjadi saat ini.
Ayolah, jujur saja, itu mudah jika kau berusaha.
Antara kita belajar hidup berdampingan di negara ini...
...atau kita mati bersama di negeri ini.
Kerja bagus, kulit hitam. Kau cukup cerdas.
Kau berhasil menarik kesimpulan.
Hidup adalah binatang yang saling memangsa.
Kematian adalah binatang yang dimakan oleh binatang lainnya.
Itu antara kau memakan, atau yang dimakan.
Darwin. Fakta yang tak terbantahkan.
Sisanya hanyalah kedok. Sebuah tirai.
Kita semua merupakan anak Tuhan.
Kita semua terhubung oleh rasa kemanusiaan yang sama.
Aku bisa beritahu kau satu atau hal tentang kemanusiaan,
Tentang apa yang terkubur di tanah negeri ini.
Tentang "Menghilang,"
Tentang "Eliminasi,"
No comments yet. Be the first to leave one.