American Ninja 5 (V) AKA American Dragons

American Ninja 5 (V) AKA American Dragons (American Ninja 5)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

American Ninja 5 (1993) Indonesia
കമന്ററി എഴുതിയത് kikywebsite

ടാഗുകൾ

other
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2019-07-28
ഡൗൺലോഡുകൾ: 44
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

- Sobat! Sedang apa? - Hai.

- Lisa Strobel, Galangan Key West. - Joe, Gimnasium Joe.

- Kau apakan kapalku? - Katanya minta dipernis.

Bukan, kuningannya sudah kusam.

Aku kira kau minta dipernis.

- Lebih baik jangan masuk. - Kenapa?

Karena aku juga memernis kabinnya.

- Kabinmu butuh pernis. - Ya.

- Berapa lama keringnya? - 48 jam.

Itu dua hari!

Di mana aku tidur? Sudahlah.

- Kau tinggal di kapal ini? - Ya.

Aku punya ide. Ada ranjang ekstra di kapalku.

Tak usah. Aku tak apa-apa.

Setidaknya, ayo kita makan malam. Lebih suka ayam atau ikan?

- Apa? - Lebih suka ayam atau ikan?

- Biasanya ayam, tapi... - Baik. Ayam.

Sekarang jam 2. Kita makan nanti jam 6.

Mungkin kau lebih suka jam 7?

- Aku harus ke gim. - Baik, jam 7.

Aku di Galangan 36-D.

- Kau akan suka masakanku. - Ya.

Semua aman, Tn. Glock. Hotel ditutup seminggu atas permintaanmu.

Terima kasih. Pergilah berlibur seminggu.

Flathead, aku berhasil!

Pestisidaku tak meninggalkan residu, apalagi jejak.

Selamat, Dok. Waktunya pas.

Sekarang, akan kita uji.

Kita tak boleh menguji ZB-12 ke hewan tak berdosa itu.

Aku sudah memerintahkannya.

Aku masih bermoral! Bawa aku ke Tn. Glock sekarang!

Percayalah, Jenderal. Barangmu segera kau terima.

- Seharusnya begitu. - Simon, aku ingin bicara.

- Aku sedang rapat, Doktor. - Aku tak bisa menunggu.

Permisi sebentar, Jenderal.

- Apa maksud interupsi ini? - ZB-12 ditujukan untuk serangga.

Benar, tapi toksisitasnya harus diketahui, Doktor.

Kalau tidak, jiwa manusia bisa terancam, 'kan?

Doktor, niatku benar-benar mulia.

Lalu, kenapa Jenderal Zubino kemari?

Flathead!

Antar Doktor ke lab sekarang dan jaga dia di sana!

- Penundaan lagi, Glock? - Sama sekali bukan, Jenderal.

- Waktumu dua hari. - Dua hari? Kita bersepakat...

Kirim gasnya, Tn. Glock.

Kalau tidak, prajuritku akan memakai hotelmu...

...untuk latihan menembak rudal.

Panggil Viper!

Viper, kita harus memastikan Dr. Strobel menyelesaikan tugasnya.

Segera ke Amerika!

Mungkin putri tercintanya bisa meyakinkan dirinya.

Joe!

- Joe, kita harus bicara. - Sebentar, Tetsu. Aku sibuk.

Aku harus mengejar pesawat! Jelas ini bukan hari baikmu.

Joe, bukankah kau harus menjaga rumahku akhir pekan ini?

- Aku lupa. - Lupa? Ada masalah?

- Oh, tak masalah. Waktunya pas. - Bagus, bagus!

Ini kunci rumah.

- Sampah dibuang hari Minggu. - Sampah, Minggu.

- Siapa bocah itu? - Keponakanku, Hiro.

Bonsai harus disiram setiap pagi.

Sering-sering keluarkan mereka untuk bernapas.

- Oke? - Ya, siram dan keluarkan bonsai.

- Aku tak tahu kau punya keponakan. - Dia cucu keponakan.

Dia anggota terakhir klan ninjaku, Todai.

Jadi, dia ninja terakhirmu?

Ya, dia butuh bimbingan, tapi dia memahami komputer.

Dia juga suka futbol.

Joe, mungkin kau bisa mengajarinya?

Tetsu, aku tak mengajar anak-anak lagi.

Ayolah, Joe. Yang itu bagaimana?

Itu murid Tadashi.

Mungkin, waktunya kau mencoba lagi.

Tidur pukul 21.00 dan jangan biarkan dia bermain gawai terus.

Tetsu, aku bersedia menjaga rumah, bukan bocah.

- Joe, tak ada orang lain lagi. - Orang tuanya?

Sini! Ibunya meninggal saat melahirkan dia.

Ayahnya dibunuh beberapa tahun kemudian.

Lalu, anak itu menolak semuanya. Dia lumpuh di luar sana.

- Sungguh? - Ya.

Dia keluar-masuk panti asuhan.

Aku wali resmi sebagai satu-satunya famili yang masih hidup.

Kau terlalu tua untuk mengurus bocah.

Betul! Karena itu aku butuh liburan. Aku harus mengejar pesawat.

Tetsu, kau mau ke mana?

- Athena. - Athena?

- Athena! Sayonara , Sobat! - Tapi, Tetsu...

- Bagaimana dia melakukannya? - Itu rahasia ninja.

- Tunjukkan caranya. - Lain kali.

- Aku Joe. - Lalu?

Lalu... Tunggu di sini, aku ingin mandi sebentar.

Ide bagus.

- Tadashi. - Bocah siapa?

Tetsu. Konon, dia anggota terakhir klan ninjanya.

Serius?

Mau mengawasinya sejenak?

- Oke. - Terima kasih.

Aku boleh mencobanya?

Sebaiknya tidak. Ini berbahaya.

Ayolah. Kita bertukar-pinjam?

Hati-hati, ya!

- Maaf atas jendelanya. - Nasi sudah menjadi bubur.

- Aku suka trukmu. - Terima kasih. Baru kubeli.

Aku boleh menyetirnya?

- Memangnya, usiamu berapa? - 12 tahun.

Aku mengizinkan bocah 12 tahun menyetir truk baruku!

- Boleh? Mantap! - Tidak!

- Katamu boleh! - Maksudku, tidak boleh.

Sulit berbicara denganmu.

Mungkin kita tak usah saling berbicara dulu.

- Oke. - Oke.

- Kita mau ke mana? - Kau berbicara.

Diam itu membosankan.

- Kita menuju Marina. - Kenapa?

Mengambil barang dari kapalku dan membatalkan rencana dengan satu gadis.

- Kalian bertengkar? - Tidak.

- Dia cantik? - Aku tak memerhatikannya.

- Akhir-akhir ini aku menyadarinya... - Apa?

...kalau ada gadis yang cantik.

Jadi, apa rencanamu dengannya?

Kalau kau ingin tahu, dia mengajakku makan malam.

- Menghabiskan malam bersama? - Apa?

Sudahlah. Dia masak apa?

Pertanyaanmu banyak juga.

- Karena aku saudaramu. - Aku bukan saudaramu, Bocah!

Mainkan saja gawaimu!

- Kau tinggal di sini? - Ya.

Pasti nyaman.

- Aku ingin tinggal di kapal. - Mungkin, kelak.

- Paham maksudku? - Apa?

Aku memerhatikan gadis.

Itu bagus untukmu.

- Ada bau yang enak! - Ya, pasti di sini.

Lisa! Halo!

Di sini, Joe! Ayo, naik!

- Wow! Dia cantik! - Ya, lumayan.

- Wow! Kapalnya bagus! - Itu perahu.

- Perahumu seperti itu? - Ya, mirip.

Warnanya biru.

- Aku senang kau datang. - Aku juga.

Bukankah tadi kau bilang tak bisa...

Semoga kau tak keberatan kalau aku membawa dia.

Aku adik Joe, Hiro.

Dia bukan adikku.

- Adik tiri. - Senang bertemu, Hiro.

Aku sangat senang.

Sudah!

- Dia sangat manis. - Ya, dia menerangi hidupku.

Silakan naik.

Pegangan!

- Dia memernis seluruh kapal? - Entah bagaimana lagi bertemu dia.

Aku bekerja di kapal sebelahnya selama 2 minggu. Dia tak memperhatikan.

- Aku kira kau seorang pria. - Ya, "pria".

Jadi, aku merencanakan semuanya.

Syukurlah kalau begitu.

- Makan malam yang lezat, 'kan? - Ya.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Tunggu hidangan pencuci mulutku.

- Siapa kau? - Kawan ayahmu.

Lumayan juga, sebagai pemula.

- Tetap di sini. Aku mau ke bawah. - Kenapa?

Aku ingin bicara berdua dengan Lisa sebentar.

Aku paham.

Ya, mantap. Silakan.

Aku hanya ingin membantunya menyiapkan hidangan.

Lisa!

Lisa?

Joe!

Ada yang membawa Lisa!

Wow!

Wow!

Awas!

- Kau tak apa-apa? - Sepertinya permen karetku tertelan.

Jangan ke mana-mana!

Seru juga.

Jangan cemas!

Hei! Sedang apa kau!

Berhenti! Truknya masih baru!

Bocah! Aku saja yang menyetir!

Kita keluar!

- Apa-apaan ini? Berhenti! - Tak bisa. Mereka bisa kabur.

- Aku langsung semahir ini? - Apa?

Ini truk pertamaku. Aku tak pernah menyetir truk sebelumnya.

Sungguh?

- Persnelingnya tak benar! - Oke, oke!

Kita tak memulainya dengan baik, Nak. Awas!

Gila! Sudah berapa lama kau menyetir?

Aku sebelumnya hanya pernah menyetir di dalam Gameboy.

- Hidup bukan permainan. - Mungkin saja. Siapa tahu?

- Lepas! - Kau mau memberitahuku?

- Beri tahu apa? - Yang sedang kita lakukan.

- Entahlah. - Siapa penculiknya? Ke mana mereka?

Entahlah.

- Kenapa kita mengejar mereka? - Entahlah.

- Mungkin ini hal yang tepat, 'kan? - Ya.

Mungkin aku benar. Hidup adalah permainan.

Awas!

Hei, berapa lama lagi?

Masih ada beberapa di tanggul. Panaskan mesin, kupanggil kalau aman.

Terima kasih.

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left