ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Sial.
Si...
Ayo.
DELTA TAK ADA SINYAL
Apa-apaan?
Stasiun mana saja. Ini SOC Trevante Cole.
Siaga. Aku mengirim koordinatku satu arah.
11151...4...
Sial. 8770.
Kami diserang pesawat tak dikenal, belum pernah kulihat. Pasukanku...
Pasukanku hilang dalam tugas...
Sial. Halo?
Sial! Sial!
Baik. Ayo.
- Ini bukan jalan. Aneesha! - Ibu, kita ke mana?
Pelan-pelan...
Aneesha.
- Kita ke mana? - Keluar kota.
Ibu, ada apa?
Ibu!
Baik-baik saja?
Ada apa?
Tidak. Hei, Pak?
Pak? Ini aku.
Bantu dia.
- Tn. E? - Dia berbuat salah.
Sekarang bagaimana? Tak ada sinyal.
Periksa nadinya.
Kita di mana?
Tak ada yang mendapat sinyal. Tak ada apa-apa.
Kita harus menariknya keluar.
- Dia sekarat. - Tolong!
Tolong!
Siapa saja!
Tolong!
PENYELIDIKAN DARURAT MENGENAI SEBAB MALAPETAKA
BERITA SELA
AKIBAT GUNCANGAN MEREBAK DI NEW YORK, TIMUR TENGAH
KAITO
KAITO DI MANA KAU? APA KAU DATANG?
Jatuh dari langit.
- Mereka tahu tindakan mereka? - Lihat.
Apa katanya?
Hati-hati. Lengannya...
Kita harus menghentikan pendarahan.
- Dia akan baik-baik saja? - Tak apa. Ibuku perawat.
Kau punya tisu?
Torniket itu bagus. Akan memperlambat pendarahan.
Casp. Dia akan baik-baik saja?
Dia bisa bicara, setidaknya?
Kau membuat kita kecelakaan.
Kau membuatnya berpaling karena kau kejang,
mulutmu berbusa lagi.
Tidak.
Itu salahmu.
Bangun!
Hei!
- Hentikan! - Apa kau mendengarnya?
- Hei! - Hei, apa?
Seharusnya dia tak di sekolah, apalagi ikut wisata sekolah.
Seharusnya dia di sekolah khusus yang busnya diberi bantal.
- Tidak, aku tak... - Tak apa? Tak kejang?
Seharusnya kutusuk kau dengan pisau.
Teman-teman!
Dia hanya perlu dokter, tetapi cepat.
Jangan membelanya, ya? Ini salahnya.
Dia akan dihukum.
Monty, aku punya keripik.
- Hingga bantuan datang. - Apa ini?
- Punya banyak camilan. - Dan minuman ringan.
- Ibu tak melihat saat kami berkemas. - Mari lihat.
Kau pikir bantuan akan datang? Ke sini?
- Aku tak mau minum itu. - Bisa saja.
- Ibuku tak tahu di mana aku. - Tak bisa kirim teks.
Kita harus naik.
Apa kau juga kejang?
Naik apa? Itu? Yang baru dijatuhkan olehnya?
Seseorang harus cari bantuan.
Utus dia saja.
Biar dia jatuh, kepala dahulu.
Kita tak bisa tinggalkan dia.
Kau akan pergi jika kusuruh.
Aku akan pergi, jika...
Kau tak mendengarku? Tak ada yang pergi, ya?
Pasti tak apa-apa.
- Kita hanya harus menelepon rumah. - Tak ada sinyal.
- Aku juga pergi... - Ya, aman untuk mati.
Tulang kalian patah semua.
Ibu, aku harus buang air kecil.
- Aku tahu, Sayang. - Awas.
Lalu lintas tak bergerak.
Ayah mengisi daya mobil.
...macet berjam-jam karena ribuan orang berusaha meninggalkan metropolitan.
Bisa minta Slurpee?
- Aku juga mau. - Ayolah. Cepat.
Awasi adikmu.
Hal-hal aneh terjadi.
- Tampaknya ada... - Astaga.
...serangan yang berlangsung, merusak, dan diatur secara internasional.
Kami belum tahu siapa di balik semua peristiwa buruk ini.
Belum ada kelompok yang menyatakan...
LAPORAN BELUM PASTI TENTANG SERANGAN TERATUR SECARA GLOBAL
...tetapi dampaknya dirasakan seluruh dunia.
Sekali lagi, kami menunjukkan cuplikan ponsel cerdas
yang dikirim oleh penonton di seluruh area tiga negara bagian.
Kami juga mendapat cuplikan dari stasiun cabang kami di seluruh negeri.
Tindakan terbaik kita hanya tetap tenang...
Hei! Temanku akan memarkir di sini.
Kau bercanda?
Apa tampak seperti aku bercanda?
- Pria ini... - Tunggu.
Kita tak bermasalah, ya? Kita terlibat bersama.
Ini stasiun bensin lokal kami, Osama.
Hei!
- Mau melakukan ini sekarang? - Aku di sini sebelum kau.
Aku di sini sebelum kau.
Sayang, maaf. Tak ada jenis yang kausukai.
Masuk ke mobilmu. Pergilah.
Aku di sini bersama keluargaku!
- ...kertas toilet. Harus pakai tisu. - Ahmed.
Dia membuat toilet bumpet.
- Ahmed, kita pergi. - Tidak.
Kita pergi.
- Aku belum mendayai baterainya. - Kita pergi sekarang.
- Baik. - Sekarang.
Ayo.
Hei.
- Ini bukan mobil kita. - Sekarang, ya.
Hei! Itu mobilku! Hei! Itu mobilku!
Bu, ini mobil siapa?
Aku tak tahu, Sayang.
Mereka akan baik-baik saja.
Hei.
Tetap...
Tetap mundur!
Mundur!
Tunjukkan tanganmu.
Tunjukkan tanganmu, atau kutembak kau.
Jangan bergerak.
Tetap mundur.
Kau melihat pasukanku?
Prajurit Amerika.
Ada ledakan.
Apa kau melihatnya?
Mendengarnya?
Ya.
Baik.
Kau melihat pasukanku?
Bum, bum.
Bum, bum. Ya. Kau melihat mereka?
Aku harus melindungi mereka. Aku. Melindungi mereka.
"Yak."
Apa itu "yak"? Yak. Tunggu.
Hei.
Hei.
Ya.
Tujuh.
Tujuh.
Tujuh, ditambah penerjemah. Orang Amerika. Kau melihat mereka. Antar aku ke sana.
Kau bisa mengantarku...
Bisakah kau membawaku... Hei.
Hei!
Mitsuki!
Dari mana kau?
Sinkronisasi berfungsi dan tombol darurat aktif.
Tak ada kejanggalan dalam alat tekanan atau pendarat, lalu...
Kau bau alkohol.
Kau perlu mandi.
Mitsuki, tunggu!
Sedang apa kau?
Komisi independen mengambil alih.
Di bawah perintah siapa?
Pemerintah Jepang.
Kita tak bisa melakukan apa-apa selama penyelidikan mereka.
Ini lelucon?
Ini milikku.
- Akan kuambil lagi. - Yamato-san!
Sedang apa kau?
Ini tak akan berhasil. Mereka tak tahu yang mereka lakukan.
Biar aku masuk ruang komunikasi.
Aku harus mencari tahu sebab kecelakaan.
Hanya aku yang bisa mengetahui apa yang terjadi.
Jadi, kenapa kita tak mendapat panggilan darurat?
Kenapa kita kehilangan komunikasi selama tiga jam?
Itu tugasmu.
Bukan tugasku.
Pulanglah.
Kembali ke sini! Keamanan!
Menyingkir! Cepat! Menyingkir!
Berhenti!
Mitsuki!
Sedang apa kau?
Kau akan dipecat untuk ini.
AKSES TERBATAS
Tidak, kau akan ditangkap.
Bantu aku.
Kuatur ulang kode kunci pintu.
Tak ada yang bisa keluar masuk hingga aku selesai.
Jika kau mau keluar lebih cepat,
jangan diam saja. Bantu aku.
No comments yet. Be the first to leave one.