ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Bodoh!
Idiot!
Dasar Elf!/ Itu rasis!
Tentu saja tidak, kau memang Elf.
Cerobong asap?/ Maaf!
Aku bertanya apa kau bisa melihat cerobong besar ini.
Cerobong ini sulit dihindari.
Seperti yang sudah kau tunjukkan, Ian!
Donner! Donner dan Blitzen! Turunlah, ke sini!
Anak baik, anak baik.
Rudolph?
Bersihkan saja jeruk tangerine-nya.
Pungut semuanya, Ian.
Kau tahu tidak ada yang suka tangerine, kan?
Beraninya kau!
Itu hadiah khas-ku!
Dan juga kacang walnut.
Di bawah sini, ayo. Rudolph?!
Pak? Kita ketahuan.
Halo...
Halo./ Halo.
Halo, manusia.
Kau tidak bisa memanggilnya manusia!
Itu tidak rasis. Mereka tidak keberatan.
Diamlah, kalian berdua.
Maaf mengenai ini, nak?
Kami bertiga hanya orang biasa yang kebetulan lewat
menyelesaikan pekerjaan darurat di atap.
Lanjutkan tidurmu. Selamat hari natal.
Jika ini memang natal, maksudku!
Ha-ha!
Aku sendiri tidak terlalu peduli hal itu.
Maksudku, Natal, ha-ha-ha!/ Apakah kau...
.. Santa Claus?
Aku?!
Tidak! Oh, bukan!
Itu konyol. Ha-ha. Tidak, ho-ho-ho!
Ho-ho.../ Rudolph! Rudolph! Turun!
Baiklah, baik, ya. Ya, ini aku.
Ha! Ketahuan.
Bagaimana kau mengenaliku?
Kau tahu bagaimana kau menumbuhkan jenggot itu sebagai samaran?
Orang-orang menjadikannya ciri khasmu.
OK. Tidak. Tunggu. Berhenti. Diam.
Apa? Serius, kau...
..kau Bapak Natal? Kau nyata?
Tentu saja aku nyata./ Bagaimana dia bisa tidak nyata?/ Hah?
Menurutmu bagaimana bisa ada hadiah di bawah pohon natal tiap tahun? Sihir?
Kukira itu perbuatan Ibu dan...
Ibu dan Ayah?!
Ho-ho!
Tentu saja(!)
Sungguh masuk akal!
Ibu dan Ayahmu, setiap tahun
tanpa alasan yang jelas
tiba-tiba memutuskan memberikanmu setumpuk hadiah.
Tidak, tidak. Itu karena... "Mereka sangat menyayangimu!"
Itu cerita yang indah.
Tapi ini saatnya menerima kenyataan, ya?
OK, baik..
Clara Oswald.
Menyukai buku wisata, peralatan sains.
Membenci produk perawatan rambut.
Masuk daftar anak nakal di tahun 93.
Mempercayai Santa hingga umur 9 tahun.
Kenapa berhenti?
Karena kau hanya dongeng.
Aku berhenti mempercayai dongeng.
Benarkah, Clara?
Apa itu benar?
Clara,aku ingin kau masuk ke dalam TARDIS.
Jangan tanya, lakukan saja. Kumohon.
Keren sekali, efek kotaknya.
Jarang-jarang kita kalah saing di atas atap.
Ya, aku di sini. Aku kembali.
Sekarang masuk ke dalam TARDIS.
Aku tahu apa ini.
Aku tahu apa yang terjadi dan aku tahu apa resikonya.
Kurasa tidak, Doctor.
Tapi aku janji, sebelum hari natal berakhir,
kau akan senang kubantu.
Selamat Paskah!
Ooh, brutal!
Salam perpisahan yang keren.
Siapkan ruang untuk menyimpan jeruk tangerine, Doctor.
Tak ada yang suka jeruk tangerine.
Aku benar-benar kembali. Ini... ini nyata, kan?
Doctor?
Jawab aku.
Kukira aku tidak akan pernah melihatmu lagi.
Apa yang terjadi di luar sana? Apa yang terjadi?
Oh, suara itu.
Baru sadar aku sangat menyukainya.
Ada sesuatu yang harus kau tanyakan pada dirimu dan ini penting.
Hidupmu bergantung padanya, hidup semua orang.
Kau percaya Santa Claus itu nyata?
Kau tahu?
Ya.
Saat ini. Kurasa iya.
Doctor Who Christmas Special 2014 Last Christmas
Original English Subtitle by Stubbie Translated by gdftydfgk For F44@IDWS
Jarakmu sekarang 20 kaki dari ruang rawat.
Sebentar lagi, kapanpun kau siap.
Aku akan mematikan sistem pengamannya.
Penghubung sarafmu dalam keadaan bagus.
Kami bersiap untuk membatalkan
dan mencabut jika ada tanda keganjilan.
Kami akan bersamamu
disetiap langkahmu, Shona.
Kami semua mengandalkanmu dan tahu kau tidak akan mengecewakan.
Shona, aku membuka pintunya.
Aku harus ke toilet!
Tidak. Kami mengawasi semua fungsi tubuhmu.
Bagaimana kau mengawasi itu?! Itu tidak sopan.
Itu... mesum.
Kau ingat instruksiku, Shona?
Ya...
Tidak.
Aku ingat beberapa.
Beberapa?/ Berapa banyak?
Sampai dia meletakkan tangannya di lututku.
Lalu aku merasa jijik.
Itu untuk membuat nyaman!
Untuk siapa?
Yang bisa kulihat hanya hidungnya
dengan semua bulu hidungnya.
Apa kalian melihatnya?
Seperti ada serangga yang terperangkap di dalamnya,
mencoba untuk kabur dengan kaki-kaki bergoyang.
Oke. Mari ulangi lagi.
Ada 4 pasien di ruang rawat.
Jangan membangunkan mereka./ Dia sudah dalam jarak.
Shona, aku membuka ruang rawatnya.
Mulai sekarang semua yang kau pikir dan rasakan
semua yang kau lihat, akan dipakai mereka.
Kebanyakan akan baik saja, seperti suara bising saat tidur.
Selama kau tidak berpikir tentang mereka.
Selama kau tidak melihat mereka. Jadi jangan memikirkan mereka.
Jangan lihat mereka.
Kukira akan ada musik.
Kami sudah menyiapkan lagu permintaanmu.
Fokus pada liriknya, coba ingat untuk melanjutkannya.
Itu akan bekerja seperti gangguan./ Ini lagumu.
Merry Xmas Everybody by Slade
Terus lihat ke arah lantai.
Tutup mata kalau bisa.
Fokus pada musik dan terus maju.
Oh, ya Tuhan, dia tidak sungguh...
Jika menari bisa membantu, itu bisa bekerja.
Ini gila!
Shona?
Shona, ada apa?
Ada hantu!/ Hantu?
Ya, ada manusia tengkorak dan gadis dalam piyama.
Doctor?/ Tidak, kau membuatku memikirkan mereka.
Jangan buat aku memikirkannya!
Apa mereka?
Jangan tanya, ya? Dan jangan lihat.
Jangan buat aku memikirkan mereka!
Tuli.
Buta.
Bagaimana mereka melihat kita?
Bagaimana mereka tahu kita di sini?
Mereka hanya bisa melihatmu jika kau melihat mereka.
Jadi jangan lihat dan jangan pikirkan mereka!
Oh, telepatik!
Mereka bisa mendapat gambaran dari otak orang lain.
Persepsi orang ketiga.
Pembajakan pikiran.
Kita sedang diretas.
Apa artinya itu?
Masukan visual dari saraf optikmu
dialirkan ke otak mereka.
Berhenti menyiarkan! Tutup matamu!
Mereka masih mendekat, bukan?
Itu karena kau masih memikirkan mereka.
Selama mereka masih aktif dalam ingatanmu
mereka bisa tetap mendapatnya. Pikirkan yang lain.
Bagaimana?!
Kenapa dia bernyanyi?!
Dia membuat gangguan. Dia mencoba mengalihkan pikirannya.
304 dikurang 17.
Maaf, apa?
Tambah 20, lakukan saja!/ 507.
Kurang 14, kali 4. / 1,972.
Berhenti begitu pandai dalam matematika!/ Aku tidak bisa!
Danny Pink! Apa yang dilakukannya saat ini?
Mungkin sedang merayu tetanggamu
atau mengirim pesan pada wanita murahan.
Jangan coba-coba.
Jangan coba-coba mengatakan itu.
Aku hanya.../ Danny Pink sudah mati.
Tidak./ Dia sudah mati.
Pergi, lari, sekarang!
Ayo, cepat!
Mereka datang!
Tidak!
Ah!
Anak baik.
Sekarang.
No comments yet. Be the first to leave one.