ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Hei, Bulgae.
Sekarang tentukan pilihanmu.
Kau bisa melawan kami
atau bergabung dan melawan mereka.
Aku tak pernah bayangkan ini terjadi.
Kekuatan Beom-ryong.
Keahlian Tuan Jeong.
Dan
otak...
Bulgae?
Bagaimanapun, dengan tim seperti itu, kita pasti menang.
Dengan mereka bertiga
kita bisa lawan siapa pun.
Kehabisan napas?
Baru begini saja sudah lelah?
Sepertinya keahlianmu sudah mulai berkarat.
Kau curang, melempar tanah. Dasar berandal.
Sudahlah, aku yang sampai duluan.
Hei, kau selalu berbohong tiap kali bicara.
- Aku yang paling cepat! - Apa maksudmu?
Aku sudah sampai duluan dan menunggu, dasar brengsek.
Apa?
Astaga.
Hei, Gong-bok. Kau lihat semuanya. Siapa yang paling cepat menghabisi?
Siapa?
Apa yang kau lakukan di sana?
Atau mungkin tidak?
Apa aku salah lihat?
Kalian tampak seperti tentara bayaran.
Siapa yang menyewa kalian?
Mana mungkin aku beri tahu kau.
Sialan.
Tunggu. Jangan bergerak!
Kurasa ini dia.
HEAVEN CASINO
Sudah kau amankan paketnya?
Kenapa tak menjawab? Ketua sedang menunggu.
Ketua, katamu.
Siapa kau?
Jika kau sampai repot-repot menyewa tentara bayaran
kau setidaknya harus kenal suaraku.
Jika itu ketua Heaven Casino, berarti Ketua Do Hyeon-tae, kan?
- Siapa ini? - Sampaikan pesan ini pada Ketua Do.
Bahwa gilirannya sebentar lagi,
jadi jangan bertindak bodoh dan tunggu saja gilirannya.
KIM DAE-HO
Bukankah mereka yang terbaik?
- Kita cari orang lain. - Tidak!
Kau gila? Tak dengar tadi?
Dia bilang sampaikan pesan itu padaku.
Dia bilang sampaikan pesannya ke Ketua Do Hyeon-tae dari Heaven Hotel.
Mereka tahu siapa aku, dan kau mau sewa orang lain?
Siapa tahu apa yang akan mereka lakukan?
Bagaimana jika mereka bilang ke Han Gyeong-wook kalau Do Hyeon-tae mengincar paketnya?
Bagaimana kau akan memperbaikinya?
- Maafkan aku. - Sial.
Hapus semua jejak percakapan kita.
Aku tak pernah dengar atau lihat pembunuh ini atau siapa pun dia. Paham?
Ya, aku paham.
Ketua Do!
Ketua Do!
Apa yang sebenarnya terjadi?
Maksudku, Hwang Hwa-san menjadi kepala Heaven Capital yang baru?
Apa orang tua itu sudah mulai bekerja?
Apa...
Kau tahu?
Bagaimana ini bisa terjadi tepat saat papan namaku dibuat?
Dengar, kau tak akan
diam saja membiarkan ini, kan?
Hei.
Kau pikir kau benar-benar presiden hanya karena kupanggil begitu?
- Apa? - Tuan Geum.
Bukan papan namamu yang jadi taruhan.
Satu langkah salah, kita semua mati.
Paham?
Dengarkan baik-baik ucapanku.
Jika kau ingin hidup
semua yang sudah kita bicarakan dan semua yang kita lakukan sejauh ini...
Lupakan semuanya.
Kembalilah jadi pesuruh
dan tetaplah tenang. Paham?
Tapi, Ketua, aku...
Apa...
Ini dia?
Benar.
Ketemu.
Apa ini paket yang kita cari?
Aku harus memeriksanya dulu.
Periksa paketnya sendiri. Soal mayatnya...
Berikan padaku.
Sudah kubilang.
Akan kuberikan saat tugas selesai.
Hei, ayo. Waktu kita habis.
Kita harus menghabisi Han Gyeong-wook.
Ayo.
Sekali kita buka ini, tak ada jalan kembali.
Jika ada yang mau mundur, bilang sekarang.
Jangan ada dendam.
Kau mulai lagi, sok jagoan.
Kita tak akan mundur setelah semua yang kita lalui.
Bukankah ini kesempatan kita untuk menghabisi mereka semua?
- Aku siap. - Biarkan para berandal itu datang.
Waktu kita habis. Jangan buang waktu, buka saja.
Hah?
- Terkunci. - Kau pikir apa, bodoh?
Ya sudah, buka kuncinya.
Dengar, kau jelas tak tahu apa yang kau bicarakan
tapi jika filenya terenkripsi, susah membukanya.
Kau tak bisa buka dengan alat secanggih ini?
- Astaga, hebat sekali kau. Ya? - Maksudmu dia tak bisa membukanya?
Percaya atau tidak, Gong-bok kita ini otodidak
dan bahkan pernah meretas CCTV polisi.
Tunggu sebentar. Dia bisa membobolnya dengan cepat.
Tunggu apa lagi?
Kukatakan sekali lagi.
Jika kau coba menipuku, aku tak akan membiarkannya.
Apa... Kau...
Maling teriak maling, ya? Kau pikir kami seperti kau?
- Apa maksudmu? - Tanya saja kalau tak tahu.
Kau meracuni sup dan mencuri mobilku!
Apa aku yang salah, atau kau saja yang bodoh?
Apa? Bodoh? Sudah selesai bicaranya?
Hei, Ho-myeong. Lihat bocah tak tahu malu ini.
Bagaimana kita bisa percaya pada sampah seperti ini dan terus bekerja dengannya?
Apa kau masih menggonggong?
Hei, diamlah, mau tidak?
Astaga, kau menyebalkan sekali.
Hei, kita tak boleh bertengkar sendiri!
Kau mau membuat kita semua mati?
Dia terus saja menggonggong!
Hei, Ma Gong-bok. Bisa kau bobol atau tidak?
Harus kulihat dulu, tapi mungkin butuh waktu.
Sial. Ada yang tak beres.
File ini terenkripsi artinya
lokasi kita bisa terlacak saat kita mengaksesnya.
Terlacak? Oleh siapa?
Sini terlalu berbahaya.
Kemasi semua peralatan ini. Ayo cari tempat yang aman.
PENYIMPANAN-001 LOKASI DITEMUKAN
Mayor!
Kita menangkap sinyal dari Penyimpanan 001.
Sinyal?
Di mana?
Pulau Yeongseon di Korea Selatan.
Pulau Yeongseon...
Sepertinya saatnya untuk perjalanan ke selatan.
Halo pemirsa. Selamat datang di Issue Prime.
Hari ini, kita ditemani kandidat Han Gyeong-wook
yang memimpin perolehan suara
dalam pemilihan wali kota Imcheon.
- Selamat datang, Kandidat Han. - Ya, halo.
Saya Han Gyeong-wook, kandidat wali kota Imcheon.
Ya, kenaikan suara Anda baru-baru ini sangat luar biasa.
Beberapa bahkan menyebut ini pertarungan tunggal.
Namun, beberapa analis berpendapat
jika kandidat Kim Seon-jung tak mengundurkan diri
situasi saat ini
tak akan semudah ini dicapai.
Bagaimana pendapat Anda?
Saya menghargai keputusan Kandidat Kim.
Namun...
Saya yakin suara saya tinggi bukan karena absennya lawan
tapi hasil dari
harapan publik pada visi saya.
Berbicara tentang visi Anda
saya asumsikan Anda merujuk pada janji yang Anda buat untuk pemilu ini
yaitu pengembangan
kompleks wisata Pulau Yeongseon.
Saya penasaran dengan alasan
di balik proposal itu.
Tujuan pengembangan Pulau Yeongseon
bukan untuk membuat jebakan turis.
Ini untuk memicu
ekonomi Imcheon yang stagnan
untuk memperbaiki hidup
warga Imcheon.
Pendapatan lebih tinggi dan lapangan kerja
Aku yang pertama menentang pembangunan apa pun
yang menggusur warga kita.
Aku akan memastikan
keuntungannya langsung kembali ke warga Pulau Yeongseon
dengan menetapkan langkah kelembagaan.
Dalam empat hari, Kandidat Han Gyeong-wook akan berada di Pulau Yeongseon...
Apakah Anda punya rencana menangani ini?
Seperti yang saya katakan
hal terpenting
adalah kehidupan warga kita.
Saya akan jadi yang pertama menentang pembangunan
yang menggusur warga kita.
Saya akan pastikan
keuntungannya langsung kembali ke warga Pulau Yeongseon
dengan menerapkan langkah kelembagaan.
Dalam empat hari, Kandidat Han Gyeong-wook akan berada di Pulau Yeongseon...
Itu Anggota Dewan Han. Kau pandai bicara.
Kau menyanjungku.
Yah, kemenangan sudah di tangan.
Jadi, proyeknya. Bagaimana perkembangannya?
Berjalan lancar.
Begitu hasil pemilu berpihak padaku
Wali Kota Imcheon berubah sikap.
No comments yet. Be the first to leave one.