ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Alih Bahasa Oleh: Ry@Di. Samarinda, 14 Juni 2019.
Kau sendirian?
Ya.
Kau bawa uangnya?
Di mana putraku?
Uangnya dulu!
Dengar!
Putramu masih hidup...
...untuk sekarang...
...tapi kami harus lihat uangnya.
Kita semua ingin ini berjalan lancar.
Tak ada yang terluka.
Aku pegang janjiku sampai akhir kesepakatan.
Sekarang kau juga harus pegang janjimu.
Jika kau ingin lihat putramu lagi...,
...kau harus lakukan apa yang diperintahkan.
Jika tidak, tak ada yang bisa disalahkan...
...kecuali dirimu sendiri.
Ini kesempatan yang harus kau ambil.
Tunjukkan kami uangnya!
Kita sudah sepakat.
Kesepakatan berubah.
Semua ada di sana?
Ya, lihat itu.
Lakukan.
Lakukan sekarang.
Tetap pakai topeng!
Ayo! Masuk.
Lindungi aku.
Ayolah.
Masuk, masuk!
Apa itu tadi?
Hah?
Kau akan membunuhnya?
Itu rencananya.
Apa maksudmu, itu rencananya?
Rencana siapa itu?
Hah?
Bagaimana dengan anak itu?
Ayah sudah dapat pembeli.
Cepat! Cepat! Cepat! Cepat!
Enyahkan dia./ Oke! Oke!
Tahan!
Sial.
Sial.
Sial.
Clair, aku turut berduka untuk ayahmu.
Charlie!
Lepaskan aku!
Tunggu! Kita harus bicara.
Lepaskan aku!
Aku mau lari pagi.
Mau ikut?
Tidak.
Kau tak pernah di sini saat aku membutuhkanmu!
Charlie?
Charlie?
Charlie!
Halo?
Clair Hamilton?
Kami punya putramu...,
...dan jika kau ingin melihatnya lagi...,
Kusarankan kau rahasiakan ini untuk dirimu sendiri.
Kami akan menghubungimu lagi, Clair.
Tidak, tidak, tidak. Tunggu.
Bu!
Lihat aku.
Lihat aku!
Di mana putraku?!
Jika kau menarik pelatuk itu...,
...kau takkan pernah melihatnya lagi.
Di mana dia?
Dia...
...di atas sana.
Mundur!
Pergilah!
Mundur! Menjauh!
Kau hebat, Nak.
Biasanya anak-anak akan lari.
Kakekku mengajariku untuk selalu bertahan ditempatku.
Apa lagi yang diajarkan kakekmu padamu?
Dia bilang, jangan pernah gantungkan nasibmu di tangan orang lain.
Kau tahu apa arti "nasib", Nak?
Dan di mana kalian berdua?
Ini bukan waktunya untuk melakukan kesalahan.
Bawa dia kembali ke kemah.
Kita pergi ke pondok. Sekarang.
Bagaimana dengan Larsen dan yang lainnya?
Mereka tidak muncul.
Sudah kubilang Larsen tak bisa dipercaya.
Dia juga membuat mereka semua terbunuh...
...atau dia kabur dengan uang sialan itu.
Kau tak tahu apa-apa!
Maaf, Ayah.
Apa yang kau ingin aku lakukan dengan serigala itu?
Tinggalkan saja.
Bisa sial jika membunuh serigala.
Oh, benarkah?
Itu sial?
Kau yang sial.
Lakukanlah.
Kau muncul sendirian, mereka akan membunuh putramu.
Lalu kau.
Siapa?
Siapa yang memiliki putraku?
Ayah.
Siapa Ayah?
Sudah berapa lama kita di sini?
Beberapa jam.
Apa ini perlu?
Siapa namamu?
Larsen.
Baiklah, Larsen...,
...ada yang aneh.
Kenapa kau tak membunuhku di sana?
Aku kemari bukan untuk membunuh.
Tapi teman-temanmu.
Nyonya, aku tak tahu itu.
Aku tak peduli apa yang kau tahu.
Lihatlah dia.
Lihatlah dia!
Kau merebutnya dariku.
Sekarang kau akan membantuku untuk mendapatkannya kembali.
Dan jika aku tak mau?
Sebaiknya kau mulai berjalan selagi masih bisa.
Aku butuh... aku butuh istirahat.
Kita harus terus bergerak.
Ayolah. Aku butuh...
Aku butuh mengatur napas dulu.
Kakiku sakit sekali.
Sedikit lebih tinggi, kau akan membunuhku.
Aku tak ingin membunuhmu.
Ya. Dia bilang kau militer.
Siapa? Charlie?
Tidak, Ayah.
Sulit bagi seorang anak jika ibunya tidak ada.
Kau tahu berapa banyak uang...
...yang ada di tas ini?
Aku tak tahu.
Ini adalah warisan keluargaku.
Hanya ini yang tersisa.
Aku tahu.
Bagaimana kau tahu?
Karena saat orang tuamu menutup penggergajian...,
...itu saja yang dibicarakan Ayah.
Itu adalah uang hutang ayahmu padanya.
Jadi saat ayahmu meninggal...
Bangun.
Kau sudah cukup istirahat.
Apa itu?
Darah.
Banyak sekali.
Itu serigala.
Sudah di tembak.
Yang masih muda, juga.
Ada banyak lagi.
Siapa itu?
Aku tak tahu.
Bisa kau lihat mereka?
Buka sepatumu.
Apa?
Aku bilang, berikan sepatumu!
Ayo, ayo, ayo.
Aku akan tunggu di sini jika aku jadi kau.
Ayolah./ Hei!
Oh, sial./ Berhenti!
Berhenti!
Larsen!
Apa yang kau lakukan?
Apa yang kau lakukan?
Ayah...
...menyuruhku menunggu.
Dia hanya melakukan apa yang Ayah suruh.
Dia tak tahu apa-apa.
Kau tahu kita berjalan ke arah penyergapan?
Kau bilang putraku akan ada di sini.
Kita harusnya bertemu mereka di kemah.
Mereka mungkin pergi.
Di mana kemahnya?
Melewati pohon-pohon itu.
Kau tak ada gunanya bagiku jika tak bisa menunjukkan di mana putraku.
Kemana mereka membawanya?
Pondok.
Pondok apa?
Itu pondok ski yang ditinggalkan.
Itu ada di sisi belakang gunung.
Sekitar 10 jam perjalanan dari sini.
Aku takkan meninggalkannya di sini seperti ini.
Dia seperti saudara bagiku.
Aku takkan lari.
Aku akan mengantarmu. Biarkan aku mengurusnya.
Jangan buat aku menyesali ini.
Sial.
Kau sudah biasa membunuh orang?
Aku tahu untuk apa aku masuk militer.
Kita sudah buang-buang waktu.
Apimu bagus, Nak.
Kau lapar?
Boleh buka ikatanku?
Kau belum siap untuk itu.
No comments yet. Be the first to leave one.