The Tale of Nokdu (The Joseon Romantic-Comedy Tale of Nok-Du / Joseonroko Nokdujeon / 조선로코 녹두전)

The Tale of Nokdu (The Joseon Romantic-Comedy Tale of Nok-Du / Joseonroko Nokdujeon / 조선로코 녹두전)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

The Tale of Nokdu S01E11-E12 720p HDTV-STIИSOИ
കമന്ററി എഴുതിയത് DoddyLimited
Untuk versi The.Tale.of.Nokdu.S01E11-E12.720p.HDTV-STIИSOИ from dramaday.net

ടാഗുകൾ

HDTV
hdtv
720p
720
HD
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2019-12-12
ഡൗൺലോഡുകൾ: 45
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

(Seluruh tokoh, organisasi, tempat, kasus dan kejadian didalam drama hanyalah fiksi)

Tuan, ini kesalahpahaman.

Keluarlah.

Ini...

Keluar dari ruangan ini sekarang juga!

Rasanya menyenangkan!

Menyenangkan mencuci rambut. Sudah lama sekali!

Segar sekali! - Hei. Celaka.

Itu menyenangkan, bukan?

Nyonya Kim.

Ya. Begini,

aku hanya bersiap tidur.

Keluarlah sebentar. - Apa dia sudah gila?

Kami ingin memberimu sesuatu.

Diamlah. - Astaga, kita tinggal serumah.

Apa dia mau mati... - Kita tidak perlu memintanya.

Kita bisa masuk.

Baiklah. Ayo masuk.

Nyonya Kim, kami masuk. - Astaga...

Tidak. Aku akan keluar.

Aku keluar sekarang.

"Episode 11"

Apa Dong Joo ada di rumah?

Dia sudah keluar seharian.

Dia sudah kembali. Dia sedang tidur.

Kami meninggalkan bunga iris untukmu.

Kalian berdua harus berbaikan besok

sambil saling membantu mencuci rambut.

Baik, akan kulakukan.

Pria tidak berarti apa-apa.

Semua itu tidak berguna, Nyonya Kim.

Astaga, maafkan aku.

Kalian pasti lelah. Sebaiknya kalian tidur.

Tidak. Kami baik-baik saja.

Tidak, cepatlah. Sebaiknya kalian tidur.

Tidak, kami baik-baik saja. - Astaga.

Dong Joo sedang tidur.

Tunggu. Tapi...

Jadi, karena itukah kamu membantunya merahasiakan bahwa dia pria?

Ya.

Karena dia akan segera pergi, jangan beri tahu siapa pun soal ini.

Kumohon.

Kalau begitu, bagaimana dengan...

Yang baru saja kulihat... - Itu kecelakaan.

Dia tergelincir.

Kamu berharap aku memercayai itu?

Aku memercayaimu, tapi bedebah itu...

Itu bukan kecelakaan.

Diamlah.

Aku bisa mengerti kamu mungkin berpikir dia ceroboh, bodoh,

dan tidak tahu malu.

Hei. - Namun,

dia tidak jahat, jadi, tolong jangan khawatir.

Kamu membelanya?

Jika orang tahu dia pria,

aku juga akan dihukum karena membantunya.

Aku menjaga diriku sendiri.

Jadi, tolong berpura-puralah tidak melihat apa pun dan pergi.

Akan berbahaya jika kamu di sini lebih lama.

Aku membencimu.

Kamu tahu aku tidak pernah bisa menentang keinginanmu.

Ikut aku. - Apa yang kamu lakukan?

Kamu akan bermalam bersama Dong Joo lagi?

Kami akan menyelesaikannya sendiri.

Tolong hentikan.

Aku akan tidur di kamar di rumah gisaeng.

Kumohon. - Astaga.

Pakai ini.

Cepatlah.

"The Tale of Nokdu"

Jadi, tidak ada wanita

yang dia sukai?

Terserah.

Matikan lilinnya jika kamu ingin kami tidur.

Astaga.

Begini... - Jika kamu menyebutkan ciuman itu,

aku akan membunuhmu.

Yang mana... - Berhentilah bertanya

siapa di antara kalian yang kusukai.

Batuk... - Berhenti membicarakan batuk.

Kamu terus mengucapkan omong kosong yang tidak kupahami.

Dengarkan aku dahulu.

Hei, kenapa kamu tidak menanyaiku?

Aku tidak punya kekasih.

Aku berbohong. Wanita yang kutemui di Hanyang...

Lupakan saja.

Aku tidak ingin tahu.

Kenapa tidak? Kenapa kamu tidak ingin tahu?

Tidak seperti asumsimu,

aku tidak tertarik padamu.

Jangan...

Jangan berbohong.

Aku tidak berbohong.

Hei.

Apa kamu marah karena aku menciummu tanpa meminta

izinmu? - Tidak.

Itu bukan masalah besar. Satu ciuman tidak akan merusak bibirku.

Kenapa kamu bilang begitu?

Aku jelas merasakannya.

Kamu merasakan hal yang sama... - Kamu tidak pernah

mengencani wanita, bukan?

Tidak sekali pun dalam hidupmu.

Apa?

Tidak. Itu tidak benar.

Bukan hanya beberapa wanita

yang jatuh cinta padaku di kampungku.

Kamu pikir aku siapa?

Aku yakin bukan hanya beberapa wanita.

Mungkin malah tidak ada. - Dasar kamu...

Itu sebabnya kamu salah paham dan mengejar orang yang salah.

Aku salah?

Aku mengejar orang yang salah? - Ya.

Jangan menempel lagi jika kamu mengerti perasaanku.

Aku datang untuk mengatakan ini.

"Menempel"?

Aku mohon!

Tolong biarkan aku bertemu ibuku.

Aku harus menemuinya.

Jika aku keluar dari pintu itu,

aku tidak akan pernah bisa melihatnya lagi.

Tolong biarkan aku melihatnya.

Ibu!

Ibu.

Ibu. - Yang Mulia.

Yang Mulia.

Yang Mulia.

Apa dia terus menangis?

Dia berani setelah meninggalkan gerbang.

Ratapan untuk adikku yang malang sangat keras

sampai kamu nyaris mendengarnya melewati dinding istana.

Entah apakah mereka bersikap seperti itu

saat aku dipermalukan di masa lalu.

Aku seperti itu, Yang Mulia.

Ya, kamu satu-satunya.

Bahkan ayahku menolak mengakuiku.

Karena itulah dia meninggalkan

harapan terakhir yang begitu kejam.

Jika kamu tidak segera menyingkirkannya,

mungkin aku tidak akan menjadi Raja.

Karena itulah

aku percaya padamu.

Aku hanya memercayaimu.

Kamu tahu itu, Yun?

Aku

sangat berterima kasih, Yang Mulia.

Apa ini harapan rahasia mendiang raja?

Rumor itu benar.

Kenapa kamu tidak bertindak lebih cepat?

Yang Mulia tiba-tiba menjadi Raja,

dan Pangeran Yeongchang masih muda.

Aku mencari waktu yang tepat.

Namun, kamu lebih cepat.

Kamu akan dihukum atas konspirasi ini.

Aku berjanji suatu hari nanti

kamu akan menyesal mengambil perintah kerajaan dariku.

Kamu.

Anak itu adalah putra Yang Mulia.

Dia tumbuh sebagai pria yang cerdas dan pintar.

Karena Yang Mulia telah menjadi Raja,

dia harus kembali, bukan?

Aku tidak bisa melakukan itu.

Kenapa tidak?

Karena dia berada di posisi tertinggi,

tidak ada yang perlu dia takuti.

"Gulingkan Putra Mahkota"

"Dan biarkan Pangeran Yeongchang meneruskan takhta setelah aku"

Apa ini?

Aku baru saja kembali dari membunuh pria yang menyembunyikan itu.

Bagaimana menurutmu?

Kamu sungguh berpikir tidak ada yang perlu dia khawatirkan lagi?

Bagaimana ini bisa terjadi?

Kita tidak tahu kenapa mendiang raja membuat keputusan ini.

Bagaimana jika ini tidak berakhir

dengan keberhasilannya naik takhta?

Aku, kamu, dan anak itu

bisa mati.

Jadi, lupakan impian semumu dan pulanglah.

Jika kamu muncul di hadapanku lagi,

aku tidak akan bisa menunjukkan belas kasihan.

Tuan.

Yun Jeo menghilang?

Para wanita Pasukan Muweol yang mengawasinya telah mati.

Kamu harus menemukannya apa pun yang terjadi.

Kamu membawa jasad para wanita Pasukan Muweol?

Tidak, Tuan.

Jasad di ruangan ditemukan di desa para janda.

Dia disiksa.

Aku yakin pria yang menyelinap ke desa untuk para janda

membunuhnya dan melarikan diri ke Hanyang.

Jika dia membocorkan sesuatu...

Cari dan temukan anak itu

dan siapkan Pasukan Muweol.

Kurasa kita harus menyingkirkan pejabat setempat

dan membawa Pangeran Yeongchang.

Baik, Tuan.

Kamu menemukan bosnya?

Aku sudah hampir berhasil.

Itu tidak penting. Bunuh saja bosnya.

Tidak, ini lebih rumit dari kelihatannya.

Dia membicarakan pulau itu, jadi, pasti dia.

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left