ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Inilah Bumi.
Planet kehidupan.
Lautannya dipenuhi dengan ikan.
Tanahnya rumah bagi hewan-hewan.
Sementara itu, manusia menemukan ekosistem baru…
Yakni dunia digital yang dikenal sebagai internet.
Hei, Semua. Apa kabar?
- Hei! Senang melihatmu. - Hei, Wes! Apa kabar?
Dengan peluang yang tersedia di ekosistem ini,
orang-orang mengandalkannya sebagai mata pencaharian.
Era transformasi?
Kedengarannya seperti topik dari lima tahun yang lalu.
Kita butuh yang bisa ditunjukkan, jadi meme.
Sebagian hidup berkelompok,
sementara yang lain lebih terbiasa hidup menyendiri.
Permisi.
Boleh kami berbagi meja ini?
Dasar berengsek.
Lupakan saja.
Namun, seperti ekosistem lainnya,
ada juga predator,
yang diam dan menunggu korban berikutnya.
PINDAI UNTUK MEMBAYAR
Sudah.
Terima kasih banyak.
Melalui berbagai platform media sosialnya,
pasangan kekasih di internet menemukan satu sama lain.
- Kembalikan! - Ibu mau lihat!
- Natal akan segera tiba. - Ibu menekan apa?
Tita Mercy! Itu kau, bukan?
Aku harus memamerkan ini, Teman-Teman.
Lihat? Bagus, bukan?
JASPER! KAFE STARDUST - SABTU 20.00
Cheska yang membuatnya!
Sampai jumpa di sana!
Yang biru.
- Terlihat seperti ini. - Permisi.
Ungkap teman serumah.
Hei, kemarilah!
Ini Jasper.
Dia agak pemalu, tetapi sudah punya pacar.
Keluarga manusia menghadapi tantangan alam bersama-sama.
Hari-hari hujan maupun cerah.
Kumpul keluarga yang bahagia!
Pada hari ketiga Natal Kekasihku mengirimkan.
Tiga bola basket, dua anak manis.
Kumpul keluarga yang bahagia!
Pada hari keempat Natal Kekasihku mengirimkan.
Empat ponsel baru, dua bola basket.
Salah! Dia salah!
Katamu dua, seharusnya tiga!
Dia tak bisa berhitung!
Noah, kecilkan volumenya.
Di tengah kekacauan hutan internet,
terkadang, manusia menemukan cukup banyak pengalihan
untuk mencegah mereka memangsa satu sama lain.
Itu punyaku!
Itu yang terakhir!
Noah, matikan TV-nya.
Hei!
Noah, matikan semua lampu.
Namun, ada juga
yang tak bisa mengikuti kecepatan dan kebisingan internet.
Merekalah yang tertinggal.
Spesies terancam punah yang menghilang satu per satu.
Namun, apa yang terjadi saat ada pelintiran alur
yang akan mengganggu keseimbangan ekosistem ini?
TERJADI KESALAHAN
- Sial! - Apa yang terjadi?
TI! Tolong panggilkan Bennie!
- Hai, Cheska! - Hai, Jasper.
Bu, pergi sana!
Mungkin ini aneh,
tetapi rasanya aku sudah sangat mengenalmu.
Cheska, sebenarnya,
aku menyukaimu.
Aku tak sabar menemuimu.
Jadi…
Maukah kencan denganku?
Jasper?
Jasper?
Halo, Cheska?
Halo?
- Suaramu terputus. - Kau dengar?
Halo?
- Suaramu putus-putus. - Jasper?
Halo?
Halo.
Halo, Cheska?
Kalian coba lagi.
Cobalah.
Ayah sedang apa?
Kabel LAN itu dibutuhkan agar berfungsi!
Sudah menghubungi penyedia internet?
Kita butuh internet untuk itu.
Sayang sekali!
Kita sudah mencapai 51,6 ribu penonton!
Kita harus kembali daring.
Kontrak iklan akan dicabut jika tak bisa mengiklankan ini!
Tenanglah, kita sedang usahakan.
Perlu sepuluh hingga 15 detik untuk tersambung kembali.
Sedang apa kau sebenarnya?
- Sepuluh menit? - Detik!
Bagaimana? Cobalah.
- Sudah bisa? - Belum.
Apa? Masih belum bisa? Teruslah mencoba.
Nak.
Kau dari daerah sini?
Aku dari Manila, Pak.
Tunggu.
Ikutlah kami ke kantor.
Kau adalah tersangka dalam pembunuhan Caloy Moralde.
Aku tak kenal Caloy Moralde, Pak.
Tak perlu membela diri.
Ada saksi mata yang mengenalimu.
Bawa dia.
Tunggu sebentar.
Aku tak tahu maksud kalian.
- Pak. - Ikut saja dengan kami.
Lepaskan aku, Pak. Aku akan ikut.
KEBERANGKATAN
Perhatian, karena adanya gangguan internet,
semua penerbangan dihentikan sampai pemberitahuan berikutnya.
Penumpang Penerbangan TG676!
- Penerbangan ke Tokyo! - Pak, kalau Manila?
Pak! Manila?
Perhatikan jalanmu!
Wah, dia sama sekali tak meminta maaf.
Dia juga tak membantu dengan barang-barangku.
Astaga.
Apa yang terjadi kepada dunia?
KOTA HO CHI-MINH
Filipina!
Kau mengikutiku?
- Tidak! - Tidak?
Baik.
Kau yakin?
Ya.
Silakan.
Taksi!
Taksi!
Kau!
- Bodoh! - Aku?
Hei!
Ini punyaku!
Hei!
Itu taksiku!
- Hei, jangan! - Tidak!
Berangkat! Tidak!
Tunggu!
Permisi, maaf.
Antre!
Maaf, permisi.
Maafkan aku.
Maaf. Permisi, maaf.
Nona.
Bagaimana caranya pergi dari sini…
Bagaimana caranya pergi dari sini ke sini?
- Kau mau ke mana? - Filipina.
- Filipina? - Ya.
Tak bisa dari sini!
- Kau harus ke bandara. - Aku tahu!
Semua orang telantar di bandara.
Nona, tunggu!
Aku perlu mengurus ini!
Aku harus pergi ke pelabuhan.
- Kau mau ke pelabuhan? - Ya.
Hei! Kenapa lama sekali?
Cari tahu sendiri. Biaya ke pelabuhan 150 baht.
Baik, 150 baht. Bisa membayar dengan kartu?
Tak bisa kartu!
Hanya tunai, ya? Selanjutnya!
Nona, tunggu!
Hari ini sangat panas.
Harga kipasku lebih dari 150 baht.
Kau mau? Satu tiket.
- Kumohon. - Benarkah?
- Baik. Bus berangkat pukul 15.00. - Baik.
Terima kasih!
Terima kasih!
SUDAH WAKTUNYA
KATE SAYANG, AKU SUDAH MENUNDA CUKUP LAMA.
KITA BERPURA-PURA SEMUA BAIK.
…KITA ORANG ASING…
MAAFKAN AKU.
KIRIM
- Dah, Pak. - Hati-hati.
Bennie!
Benz, jagoanku!
Kau tahu jaringannya kenapa?
Tidak.
Kau lembur, ya? Kita akan memperbaikinya.
- Lembur? Aku pulang. - Sebentar.
Benz, kau ahli TI terbaik di sini.
Jika ada yang tahu cara memperbaikinya, itu kau.
Ada yang memanggil TI?
- Wes, apa kabar? - Ingin bertanya.
Surelku terhenti saat mengirim.
Bisa periksa terkirim atau tidaknya?
Surelnya terhenti saat mengirim.
No comments yet. Be the first to leave one.