ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
- Ancaman "Breaker" Bergerak Menuju... - Korban Jiwa AS Hampir 100,000 Jiwa...
Pemanasan Global. Peringatan Arktik. Stitch.
Siklus Kehidupan Kodok
Penggundulan Hutan. Erosi Tanah.
Eksploitasi Berlebihan Sumber Daya Alam.
Gardu Listrik Terkendala. Kota-Kota Mengalami Kegelapan.
Wajib Militer Diberlakukan Bagi Pria Diatas 18 tahun.
Suatu hari mereka akan memintamu beritahu mereka kisah,
Tentang bagaimana dunia diselamatkan.
Mereka ingin tahu bagaimana kita temukan pahlawan kita,
Dan melawan balik bersama.
Namun untuk menceritakan kisah itu,
Kau harus beritahu mereka bagaimana keadaan sebelumnya.
Kau terlalu muda untuk mengingat betapa hijaunya dunia dulu.
Betapa terangnya, betapa penuh harapan,
Dan bagaimana kita terlalu dibutakan...
...oleh cahaya dari kebahagiaan kita sendiri...
...untuk melihat kegelapan yang dikubur tepat di bawah kaki kita.
Dan saat itu akhirnya terjadi,
Itu hanya memiliki satu tujuan...
Untuk menghancurkan semua yang baik.
Itu adalah pria yang bertempur duluan, karena itu yang pria lakukan.
Kami bertempur, berdarah, kalah.
Sehingga para ibu, istri, putri, dan saudara perempuan kami,
Mereka mengangkat pedang.
Mereka memasang warna Kodiak,
Dan memastikan kita tidak kalah dalam perang ini.
Komandan.
- Biarkan mereka pergi. - Komandan.
Komandan.
Dunia sudah hancur berkali-kali.
Dan kau tidak mendengarkan arahan.
- Komandan. - Tetap berlindung.
- Komandan. - Aku bersamamu.
Jangan tinggalkan Kodiak.
Kami bersamamu, Komandan.
- Komandan. - Kami bersamamu, Komandan.
Siapkan posisi kalian.
Tembak!
Tembak!
Dunia mengalami kehancuran berkali-kali,
Dan Breaker selalu berbeda.
Kadang mereka datang dari angkasa, kadang dari bawah tanah.
Kadang mereka manusia.
Kadang binatang.
Di lain waktu sama sekali tak berbentuk.
Sebuah kuman. Penyakit. Energi.
Tapi mereka membawa kematian. Selalu kematian.
Tapi kematian selalu diikuti dengan kelahiran.
Kehancuran diikuti dengan pembaruan.
Saat Stitch pertama terbuka 15 tahun lalu,
Siklus kuno telah dimulai kembali.
Kau tahu, Stitch selalu disana.
Ibu Pertiwi hanya harus menguburnya yang dalam,
Sangat dalam, untuk melindungi kita.
Untuk melindungi ciptaannya yang paling berhargai.
Kemudian kita...
Menggunduli hutan, melelehkan es,
Membuka Stitch dan membiarkan Breaker keluar.
Bla, bla, bla.
Anak muda,
Siapa yang sedang bercerita?
Oke, kau sudah ceritakan ini satu juta kali, Ayah.
Aku mau cerita Kodiak.
Kau sudah mendengarnya tadi pagi. Jadi diamlah.
Biar ayah lanjutkan ceritanya.
Penghancuran hutan boreal...
- Kodiak. - Atau kita bisa belajar matematika.
- Kodiak. - Bagaimana dengan aljabar?
- Kodiak. - Mari belajar aljabar.
- Kodiak. - Bagaimana dengan fisika?
- Kodiak. - Oke. Diam, diam.
Willa menang lagi.
Ini adalah cerita bagaimana Kodiak,
Menyingkirkan ratusan Breaker...
...dengan satu ayunan kapaknya.
Itu tepat setahun setelah Stitch terbuka,
Dan pasukan pemberani kita berkumpul di Glasgow...
...untuk serbuan pertama mereka.
Malam terasa panjang, basah, dan berangin.
Satu-satunya yang membuat mereka bertahan yaitu cerita ini.
Ayahku terlahir sebagai pencerita.
Gigi seperti belati...
Dia bilang kisah kami sama pentingnya...
...seperti senjata dan pedang.
Khususnya saat ini.
Mereka bisa bertempur.
Kisah yang memberikan kami yang tersisa harapan.
Mereka menginspirasi para pejuang kami.
Seperti ibuku, untuk terus berjuang.
Keluar dari kegelapan, basah...
Dia ceritakan ini padaku bukan untuk menakutiku,
Tapi untuk ingatkan aku bahwa kelak,
Mereka akan butuh aku untuk ceritakan kisah ini.
Kisah bagaimana kami menarik diri...
...menjauh dari seluruh kegelapan, kematian, dan kehancuran ini...
- Lalu pagi itu... - Dan temukan cahaya.
Mereka siap untuk bertempur.
Apa ada bunga di pulau?
Ya, ada bunga.
Ribuan bunga merah, ungu, dan kuning...
Warna-warna yang tak bisa kau percayai.
Pulau itu begitu terang...
Itu sangat indah.
Seperti surga.
Surga?
Jangan khawatir.
Itu terdengar lebih dekat daripada yang sebenarnya.
Apa ada binatang di pulau?
Pada waktu itu? Ada banyak.
Mungkin sekarang masih ada.
Kelinci?
Kelinci, burung, dan luak.
Baiklah, anak yang berulang tahun.
Ibu akan pergi ambilkan kado.
Ibu?
Ya, sayang?
Apa kau akan pergi lagi?
Perhatian. Perhatian.
Kembali ke blok kalian dan tunggu instruksi lebih lanjut.
Ini bukan latihan.
Diulangi. Ini bukan latihan.
Segera kembali ke blok kalian.
Perhatian. Perhatian.
Oke, buat harapan.
Selamat ulang tahun, sayang.
- Terima kasih. - Ini untukmu.
Ibu, ini indah.
Dan itu hangat.
Di sana akan dingin. Dia butuh itu.
"Di sana"?
- Kita pergi ke mana? - Oke, giliranku.
Baiklah. Sekarang.
Aku tahu kau bukan lagi "Gorila Willa" kecilku lagi...
Ayah, aku 15 tahun.
Benar, tapi mengingat kau tak pernah memiliki yang aslinya,
Ayah berpikir mungkin...
Kau sangat manis. Aku suka dia.
Ini apa?
Itu anjing.
Helen Travis di 9 Blok yang membuatnya.
Hasil penjualan akan disumbangkan kepada para veteran.
Mungkin suatu hari kita akan temukan kau anjing yang sebenarnya.
Siapa namanya?
Dia sekarang milikmu. Kau yang beri dia nama.
Ini waktunya, bu.
- Beri aku lima menit. - Ya, pak.
Willa? Isi itu. Hanya barang penting.
Hanya pakaian, sepatu, termos, oke?
Ya, dia juga.
Berapa lama kita akan pergi?
- Cukup isi itu, Willa. - Tapi Ayah...
Hanya barang penting.
Hanya barang penting.
Sayang...
Oke. Aku tak apa.
Aku baik saja.
Aku mencintaimu.
Kau menutup Stitch itu. Aku tidak mengerti.
Satu tertutup, yang lainnya terbuka.
Kita tak bisa menahan barisan lagi.
Kita kehilangan batalion ke-8 dua jam lalu di dekat Coventry.
Demi Tuhan.
Kita punya 15 veteran di blok ini.
Kami masih bisa bertempur.
Kau sudah bertempur.
Aku bisa bertempur lagi.
Dengarkan aku.
Kau terkena satu gigitan, atau sedikit saja luka gores...
Lihat siapa yang bicara.
Ini sudah 72 jam. Aku aman.
Kau tidak sepenuhnya imun.
Tak peduli seberapa hebatnya kau.
Jadi menurutmu aku hebat?
Ya.
Generatornya mati. Ini saatnya.
Hei, hei. Hei, hei, hei, hei.
Tak apa.
Ini akan baik saja.
Tak apa.
Pergilah ke truk paling ujung.
Cepat, cepat, cepat!
- Seberapa dekat mereka? - 8 kilometer ke utara.
- Apa ada Hybrid? - Tentu saja ada Hybrid.
Dan jika kau tak segera ke sana, kau akan jadi seperti mereka. Ayo!
Pergilah! Ayo! Cepat, cepat, cepat!
Yang ini menuju Mercy Bay, 'kan?
Ya, bu.
Masuklah.
Aku perlu naik di depan dan memimpin konvoi.
Aku temui kau setelah kau sampai, oke?
Ibu, ke mana?
Ibu, ke mana kita pergi?
- Ayah, ke mana kita... - Ke tempat aman. Ayo.
Dengar. Aku tak peduli siapa istrimu.
Kau sekali saja bersin atau batuk...
Aku sudah melihat itu terjadi. Jika itu terjadi kepadaku,
Aku sendiri yang akan menarik pelatuknya.
Cepat!
Kau tahu kenapa pria bisa bermutasi dan wanita tidak?
No comments yet. Be the first to leave one.