ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Kita lihat siapa dirimu.
Apa yang barusan terjadi?
Hanya mimpi.
Hei! Tn. Presiden, ini aku.
Nathan Malone.
Nathan. / Ya, dan Brett.
Ini aku, Tn. Presiden.
Nyalakan listriknya. / Ya.
Kenapa aku di sini?
Pak, itu yang mau kami tahu juga.
Aku...
Tadi ada orang kulihat di sini.
Pak, itu tak mungkin.
Kalau ada yang nerobos, kami pasti sudah tahu.
Mungkin kau mimpi lagi?
Aku memang mimpi... tapi tadi itu juga nyata.
Kulihat ke jendela, dan ada seseorang.
Maaf, kawan.
Aku bisa.
Aku mau balik ke rumah.
Baik, pak.
Tidak.
Tak usah.
Maaf, kawan.
Sebaiknya...
kita pastikan dulu tak ada peluru di rumah ini.
Tidak, tak usah.
Saat aku daftar,
aku siap melindunginya, bukan ditembak oleh dia.
Dia akan baik-baik saja.
Apa dia sudah begini saat dia menjabat?
Tidak begitu.
Sebaiknya hubungi Tn. Barnes.
MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE
Tn. Presiden, kau harus ambil keputusan, pak.
5 minggu terakhir, laporan intelijen...
sudah memantau pembangunan...
lab ini di Astovia.
Dan sudah hampir rampung.
Kita yakin soal ini, Jasper?
Kami tak yakin, pak.
Menurut laporan lab di foto ini...
akan beroperasi 48 jam lagi, Pak.
Masih menduga, mereka belum pastikan.
Saat kau menunggu konfirmasinya,
Astovia akan punya uranium siap pakai suatu saat nanti.
Jika laporannya akurat.
Itu bisa jadi masalah, kan?
Betul, Pak. Tapi kami yakin laporannya benar.
Kami juga yakin orang tua yang putrinya...
ada di zona konflik sebaiknya tak ikut...
dalam pembicaraan ini.
Astovia membatalkan semua penerbangan begitu ini terjadi.
Dia salah satu warga Amerika...
yang terjebak di negara itu.
Sehari saja yang kusarankan, Pak Presiden.
Kita lakukan jalur diplomasi dulu.
Dengan hormat, Pak, waktu diplomasi sudah lewat.
Butuh jawaban sekarang.
Lanjut, atau tidak.
Jika kita salah... / Pak, dalam 24 jam,
keputusan kita akan sangat berbeda.
Lakukan.
Baik, pak.
Terima kasih. Brett. / Tn. Barnes.
Terima kasih sudah datang.
Sama-sama. Bagaimana keadaannya?
Dia...
Tolong lihatlah sendiri.
Hadirin sekalian, malam ini kami memutuskan...
untuk menyerang negara Astovia.
Serangan awal ini berdasarkan laporan intelijen...
kalau negara bahaya ini...
sudah hampir mengembangkan kemampuan senjata nuklir.
Kami sudah meminta izin masuk pada pemimpin Astovia....
untuk memeriksa apa laporan kami salah, malah mereka menolak.
Pak. / Saat ini,
pasukan udara dan darat sudah siap beraksi.
Tuhan memberkati kita semua,
dan Tuhan memberkati Amerika Serikat.
Pak, Tn. Barnes datang.
Jasper!
Jasper, apa kabar?
Baik, pak.
Bagaimana Jenny?
Baik. Dia titip salam.
Dia sedang selesaikan S3-nya.
Hebat. Kau pasti sangat bangga.
Buah yang jatuh tak jauh dari pohonnya, kan?
Apa kabar, pak?
Aku tahu kalian pasti mengira....
kalau aku sudah gila, tapi aku baik-baik saja.
Kau sering nonton pidato-pidato lama?
Aku sedang buat memoarku, jadi sangat membantu jika...
kunonton lagi pidato lama, dan ada orang yang akan...
membantuku mengurus semua ini.
Dan aku baru sampai bagian serangan itu.
Ini.
Berdasarkan dari semua laporan intelijen...
Astovia hampir menyelesaikan lab...
untuk menyempurnakan senjata pengaya uranium mereka,
jadi kuperintahkan menghancurkan lab itu.
Menyedihkan. / Kau tak tahu...
kalau laporan itu rekayasa.
Kau tahu, Jasper.
Sehari saja yang kusarankan, Pak Presiden.
Kita lakukan jalur diplomasi dulu.
Tidak, itu salah.
Aku tak tahu laporan itu asli atau tidak,
makanya aku mau memeriksanya.
Penasehat bisa leluasa memberikan saran ketidakpastian.
Kau tak bisa dan kau harus putuskan.
Jadi, apa yang kau dengar?
Sejauh ini cuma rumor...
kalau akan ada banyak dokumen yang bocor.
Dan mengenai Astovia dan serangan itu?
Seperti yang kubilang, Pak, itu cuma rumor.
Kau belum minum.
Itu...
Belum jam 11. Masih terlalu pagi.
Jam 11 pagi?
Ya.
Kurasa begitu.
Pak, Agen Cahill bilang kau...
Kau bermimpi?
Ya, aku memang...
Bermimpi. Mimpi buruk.
Tapi aku juga biasanya bingung.
Tadi malam, aku ada di gudang sendirian.
Kukira ada yang kulihat, tapi entah itu mimpi?
Apa cuma pikiran yang membingungkanku?
Pak, apa bisa membantu jika kau temui seseorang?
Jasper.
Mungkin orang seperti Dr. Davrow?
Elliot?
Pak Presiden, Dr. Davrow.
Pak Presiden. / Dr. Davrow.
Aku sangat mengagumi sebagai dokter hewan.
Terima kasih, pak. Makasih atas dukunganmu pada kami.
Bukumu sudah kubaca.
Aku kagum atas pandanganmu...
soal mereka yang luka, terkadang parah...
Ya, pak. /...mereka tetap orang yang sama...
sebelum terluka, cuma lebih kuat, begitu.
Itu ide lumayan juga.
Dia sangat membantu saat aku kehilangan Eleanor.
Akan kuatur.
Hei, sayang.
Makasih.
Hei.
Hei. Seperti biasa?
Apa aku segampang itu ditebak?
Sudah setahun aku kerja di sini,
dan kau tak pernah pesan...
selain air putih dan ikan salmon bakar.
Hari ini aku mau hura-hura.
Pesan bir dan ikan salmon bakar.
Kau yang pilih birnya.
Kau memang pengacau.
Lihat dibelakangmu. Ada yang memperhatikanmu.
Rachel.
Halo, Elliot.
Kebiasaan, ya kan?
Dia pesan apa, salmon?
Jamie, ini...
Mantan istriku, Rachel.
Mau pesan apa?
Segelas anggur putih rumahmu.
Baik.
Astaga.
Sedang apa di sini?
Bertugas?
Tidak. Sebenarnya...
Bantu mengerjakan memoarnya.
Dulu kau sangat benci pria,
kecuali kau sudah berubah.
Aku belum berubah, tapi namaku diajukan,
Wainwright setuju, dan penerbitku...
sangat terkesan, jadi aku di sini.
Percayalah, aku tak pacaran sama pria tua itu.
Aku belum banyak berubah dan bajumu juga.
Sudah kucuci.
Big Duke mau ketemu. Tolong hubung aku.
Perlu dingkat?
Tidak. Bisa ditunda.
Boleh? / Ya, silakan.
Silahkan.
Terima kasih.
Bersulang.
Bersulang.
Untuk kejutan.
Jadi kau masih di sini.
Ya.
Katanya kau...
mau pindah kembali ke New York.
Aku...
aku berubah pikiran.
Aku sudah mengajar di Morrisville.
Morrisville? / Ya.
Elliot, benarkah?
No comments yet. Be the first to leave one.