ആദ്യത്തെ 174 വരികൾ.
DINASTI GENYOU, KERAJAAN EI
ISTANA DALAM, ISTANA QILIN EMAS (ISTANA KOU)
Sulaman yang menakjubkan, Nyonya Reirin.
GADIS KLAN KOU, KOU REIRIN
Malam ini, semua orang akan terpikat oleh keindahannya.
Kau terlalu memujiku.
Mungkin kau terlalu memaksakan diri. Kau demam.
DAYANG REIRIN KOU TOUSETSU
Aku baik-baik saja, Tousetsu.
Aku sudah menyeduh dan minum obatku.
Kudengar saat Festival Angka Tujuh Ganda,
tahun ini, akan ada komet dan hujan meteor.
Pasti menyenangkan jika harapan bisa terwujud.
ISTANA DALAM, ISTANA PARA GADIS, PAGODA KETUJUH
KAISAR, EI GENYOU
PERMAISURI, KOU KENSHUU
PUTRA MAHKOTA, EI GYOUMEI
KIN SEIKA, GEN KASUI, RAN HOUSHUN
GADIS KLAN SHU SHU KEIGETSU
Lihat Putra Mahkota dan Nyonya Reirin.
Mereka sangat serasi, seperti lukisan.
Namanya saja kupu-kupu tersayang Yang Mulia.
Pantas dia yang paling diperhatikan.
Tujuan Istana Para Gadis adalah
mendidik calon istri untuk Putra Mahkota.
Jika hasilnya sangat jelas, mereka bisa saja membubarkan...
Diam! Jika sampai didengar Kapten Mata Elang...
KAPTEN MATA ELANG, SHIN-U
Namun, tikus got istana malah berani melirik Yang Mulia.
Sungguh tidak sopan.
Nyonya Keigetsu, 'kan?
Pandangannya sangat menghamba.
Riasan dan pakaiannya juga mencolok dan norak seperti biasa.
Meski begitu, dia di bawah perwalian Selir Kekaisaran Shu,
yang paling berwenang setelah Permaisuri.
MULIA SHU GABI
Dunia sungguh tempat yang aneh.
Semuanya, hujan meteor bisa dilihat di dekat komet.
Gadis menjengkelkan, pergi kau!
Di mana ini?
Kau sudah bangun.
Tousetsu.
Tidak perlu memanggilku begitu ramah.
Nyonya Shu Keigetsu.
Apa?
Dosa melukai kupu-kupu tersayang kami, Nyonya Reirin,
akan dibayar dengan nyawamu.
Tidak, Tousetsu, aku...
Apa?
Nyonya Keigetsu?
Mungkinkah, pada saat itu...
Nyonya Keigetsu dan aku bertukar tubuh?
Mustahil.
THOUGH I AM AN INEPT VILLAINESS
Tousetsu, mungkin kau tidak percaya padaku,
tapi aku...
Reirin. Jiwa kami tertukar.
Apa yang terjadi?
Aku tidak bisa menjelaskannya.
Alasanmu bahkan tidak memuaskan.
Lucu sekali.
Bagaimana aku bisa membuatnya tahu bahwa aku Reirin?
Benar, Tousetsu!
Kau suka makanan manis, 'kan?
Kau sangat suka kue bulan isi kacang kapri merah.
Ikan favoritmu ikan kembung.
Kau punya adik laki-laki.
Dia seusia denganku.
Itu sebabnya saat kau mulai melayaniku di Istana Para Gadis.
kau memintaku menganggapmu kakakku...
Diam.
Penjahat dengan jiwa yang kotor.
Tousetsu?
Aku sudah tahu buku harian Nyonya Reirin dicuri beberapa hari lalu.
Apa?
Tapi aku tidak pernah menulis buku harian.
Nyonya Reirin penuh memar dan bermimpi buruk karena demamnya,
tapi dia tetap mengaku pada kami.
Dia takut buku harian itu akan disalahgunakan,
meski kemungkinannya kecil.
Dan seperti yang dia takutkan, kau...
Kau pikir bisa menjadi Nyonya Reirin
dengan membaca buku harian dan meniru ucapan dan tindakannya?
Itu kesalahan bodoh!
Apa?
Tapi ini benar-benar aku!
Lagi pula, Nyonya Reirin cantik, cerdas, dan baik hati.
Seperti gadis kayangan turun ke Bumi.
Iri padanya saja sudah lancang, tapi kau malah...
Gadis kayangan?
Bukankah itu terlalu berlebihan...
Kau berani mengejek Nyonya Reirin yang suci, Tikus Got?
Iya, aku tikus got!
Aku terbawa suasana dan mengulangi ucapannya!
Apa yang harus kulakukan?
Saking setianya, dia tidak sadar tuannya dalam bahaya.
Saat ini, kau tersangkanya.
Menurut peraturan Istana Dalam, kau akan menjalani Penghakiman Singa.
Penghakiman Singa?
Ritual di mana kau di kandang dengan hewan buas lapar.
Jika bisa bertahan, kau tak bersalah.
Jika mati, kau bersalah.
Dan sang korban, Nyonya Reirin, yang harus memimpinnya.
Namun, dia bilang percikan darah kotor tidak menyenangkan,
jadi dia tak ingin melihatnya.
Ucapannya sangat lembut dan baik.
Apa pendapat itu layak dipuji?
Karena itu, ini belas kasihan dari Nyonya Reirin.
Ambillah.
Racun.
Aku sudah menjelaskannya pada sipir.
Renungkan dosa-dosamu dan bunuh diri sebelum lilin ini padam.
Tousetsu.
Apa aku akan mati karena dosa melukai diriku sendiri?
Rasakan itu!
Apa?
Kudengar tikus dan serangga berkeliaran di penjara bawah tanah Istana Para Gadis
sampai wanita normal bisa gila dalam hitungan jam.
Kenapa tidak buru-buru akhiri penderitaanmu?
Kau kaget?
Kami dari Klan Shu adalah anak-anak api.
Aku istimewa bahkan di antara mereka.
Saat mengendalikan api, aku bisa mengirim citraku ke dalamnya.
Klan Shu.
Jadi, itu artinya kau Nyonya Keigetsu?
Benar.
Karena kita bertukar tubuh, kau menjadi Shu Keigetsu.
Berkat sihir terlarangku.
Sihir terlarang.
Sekarang, kau penjahat besar yang mencoba membunuh Kou Reirin.
Kenapa kau melakukan hal seperti ini?
Memperbaiki keadaan.
Memperbaiki?
Benar.
Karena ini tidak adil.
Hanya kau yang diberkati.
Kau terlahir sebagai keponakan Permaisuri, yang paling berkuasa di Istana Dalam.
Kau disukai Pangeran Gyoumei.
Semua dayang menyukaimu.
Sementara aku...
Selir Kekaisaran Shu baik hati, tapi tidak berdaya.
Dayang istana yang dengki,
dan penampilan yang tak bisa menarik perhatian Yang Mulia.
Aku menjalani hidupku dengan rasa jijik.
Kau belum pernah dibenci, 'kan?
Tidak pernah dibenci, diperlakukan dingin.
Selalu dilindungi
dan dicintai.
Aku tidak tahan lagi!
Itu sebabnya aku ingin kau sangat menderita.
Satu lagi. Aku sudah memantrai tubuh itu
agar kau tak bisa menguak pertukaran tubuh ini.
Pantas tadi suaraku hilang.
Aku juga memalsukan pencurian buku harian itu.
Itu sebabnya kau takkan pernah bisa membuktikan identitas aslimu.
Astaga.
"Rapuh" kedengarannya menawan, tapi tubuh ini lemah!
Kau demam hanya karena memar!
Begini...
bagaimana jika kau berbaring?
Di saat seperti ini, dinginkan area dekat pembuluh darah besar.
Diam!
Kau tidak mengerti situasimu sekarang?
Kau akan segera mati!
Akan kuberi tahu sesuatu yang hebat.
Meski kau meminum racunnya,
pengecut yang bunuh diri akan diseret ke tempat ritual
dan mayatnya dilempari batu.
Kau akan dihujani hinaan dan ejekan oleh kerumunan.
Kematian yang menyedihkan.
Selamat tinggal, Kou Reirin.
Kau bisa menghabiskan waktumu dikelilingi tikus kotor,
meringkuk di depan langkah kaki kematian.
Nyonya Keigetsu,
No comments yet. Be the first to leave one.