Qorin 2

Qorin 2

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗤𝗢𝗥𝗜𝗡 𝟮 (𝟮𝟬𝟮𝟱) 𝗡𝗙 𝗪𝗘𝗕
കമന്ററി എഴുതിയത് Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟎𝟏:𝟐𝟗:𝟒𝟗 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑵𝑬𝑻𝑭𝑳𝑰𝑿 || *ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ടാഗുകൾ

webdl
official_release
netflix_synced
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-05-28
ഡൗൺലോഡുകൾ: 260
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No
FPS: 25

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Ibu?

Ibu pulang, Nak.

Pedas tidak, Bu?

Tidak, ya?

Obat untuk sehabis sarapannya, sudah.

Ibu.

Rijal pergi dulu, Bu.

Ya.

- Berangkat bareng, Jal? - Tidak.

Mengurus satu adik saja susah banget.

Gimana Ibu dulu…

Mengurus anak-anak satu sekolah.

Fitri berangkat ya.

Doakan semoga Fitri bisa jadi guru yang hebat kayak Ibu.

Ya, pasti.

Miring, ya?

Buru-buru tadi Fitri.

Cium dulu.

Pagi.

Pagi, Bu Fitri!

Pagi, Pak Samin.

Jangan lupa, nanti sore ada pembagian sembako.

Aku siap, Bu, yang penting dapatnya dobel.

- Pagi, Bu Fitri. - Pagi, Manda, Rosa.

Hati-hati.

- Jal! - Hei!

Tenang dulu, Dar.

Mau?

- Ayo makan dulu. - Ini, Jal!

Jal. Ayo, Jal. Rijal.

Ya.

Minum, ya.

- Kembaliannya buat Nenek saja. - Ambil saja.

- Ini semuanya? - Tentu saja.

Uang tutup mulut, Nek.

Jangan bilang siapa-siapa ya.

Pagi.

- Pagi, Bu. - Pagi.

Kumohon kali ini ada tindakan dari pihak sekolah

untuk melanjutkan laporanku, Pak.

Ya. Ya, Pak.

Ini juga lagi di proses…

Bapak sabar saja.

Memang kalau laporan kayak gini butuh waktu.

Apa ada kepastian, Pak?

Kira-kira kapan aku bisa balik ke sini?

Apa nanti ada yang ke rumah untuk periksa Jaya?

Tidak perlu, Pak. 'Kan laporannya sudah masuk kemarin.

Bapak harus lihat ini, Pak. Kasih lihat, Jay.

- Itu, Pak. - Pak!

Kau tidak apa-apa 'kan, Jay?

Kuat, 'kan?

Gitu dong!

Jadi anak laki-laki itu harus kuat!

Masuk.

Permisi, aku rapat dulu.

Pak!

Aku cuma ingin sekolah ini menyelesaikan masalah.

Bapak maunya apa? Mau bongkar aibnya? Biar rusak nama baiknya?

Nama baikku?

- Bukan begitu, Pak. Maksudku… - Maksudnya apa?

Mau minta ganti rugi?

Mau uang?

Kenapa jadi bahas uang, Pak.

Kita semua tahu kerjaan Bapak itu apa.

Memungut sampah. Itu hasilnya tidak seberapa, Pak.

Kita semua tahu maksud Bapak sebenarnya apa.

Sebentar lagi…

Angkatan ini juga akan lulus.

Lebih penting mana?

Anak Bapak lulus, dapat ijazah, atau dapat uang?

Kalau sampai kasus ini keluar…

Nama sekolah ini jadi jelek.

Bisa-bisa ditutup.

Terus anak Bapak…

Mau dapat ijazah dari mana?

Tanpa ijazah…

Mau jadi apa dia?

Jadi tukang sampah juga?

Pak Makmur.

Terkait masalah tadi, kuharap Bapak mohon bersabar, ya.

Aku pasti akan bantu kok.

Aku cuma mau anakku sekolah dengan tenang.

Ibu mau tanya kepadamu, Jay.

Tapi kau juga harus jawab jujur.

Luka di tanganmu itu kenapa?

Kau takut untuk cerita yang sebenarnya, Jay?

Kau tenang saja, Jay.

Ini antara kita berdua.

Percuma, Bu.

Tidak akan mengubah apa-apa juga.

Ibu panggil kau ke sini, karena Ibu mau membantumu, Jay.

Tapi kau juga harus bantu Ibu.

Kasih tahu Ibu apa yang sebenarnya terjadi.

Aku harus pulang sekarang, Bu.

- Ibu antar. - Tidak usah.

Rijal. Jal…

Tolong temani Jaya pulang, ya.

Kau jadi anjing penjaga?

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Swt.

Atas kebersamaan kita hari ini dengan suasana yang bergembira.

Tapi sore ini bukan cuma soal aku.

Kita juga merayakan semua hal baik…

Yang terjadi di kampung kita ini.

Alhamdulilah…

Jalan-jalan di kampung kita sudah kuperbaiki semua, sudah selesai.

Tapi kemudian…

Sasaranku selanjutnya adalah…

Merenovasi surau.

Alhamdulilah.

Selanjutnya aku berikan kepada Ustaz Fahmi…

Untuk berdoa kepada Tuhan untuk kita semua.

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam,

dan kepada-Nya kami memohon pertolongan

atas segala urusan dunia dan agama.

Selawat dan salam atas nabi dan rasul yang paling mulia,

dan atas keluarga serta para sahabatnya semuanya, adapun setelahnya.

Allah Swt berfirman…

Dalam Surah An-Nisa ayat 58,

"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu…."

Pak Guntur…

Aku mau bicara masalah tadi pagi di sekolah, tentang Jaya.

"Dan menyuruh kamu

apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia…".

Sore ini bisa, Pak?

Biar besok bisa kita tindak lanjuti, Pak.

Ya.

Nanti.

Kalau itu yang kau mau.

Kita bicara di sekolah.

Habis ini.

Mari sama-sama kita berdoa.

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang…

Bu Fitri mau ke mana?

- Mau ke sekolah, Pak. - Bareng aku saja.

Tidak usah. Merepotkan.

Tidak apa-apa, motorku yang memaksa.

- Sungguhan ini? - Ya.

- Mas Samin. - Siap, sebentar.

Sebentar, Pak.

Jaya!

Jaya, awas!

Ya Allah, Jaya! Astagfirullah!

Bisa lihat tidak?

Maaf.

Harun!

Sudah, ayo berangkat.

Kenapa anak itu lari-lari?

Sudahlah, kalau lari tidak pakai spion, ya begitu.

- Tolol Jaya. - Ya.

Najis!

Jaya tolol. Anjing!

Goblok!

- Pak Dadil… - Ya, Bu?

Jaya itu memang sering dirundung, ya, sama teman-temannya?

Dirundung? Bercanda saja kali itu, Bu!

Tapi tadi aku lihat Darma sama teman-temannya

kayak habis melempar kotoran sapi lo, Pak.

Ibu lihat langsung?

Tidak. Aku tidak melihat langsung.

Tapi aku lihat teman-temannya kayak habis melempar serokan kotoran.

Bu, namanya anak-anak, serokan tahi kadang jadi mainan.

Lagi pula, belum tentu juga Darma yang melakukan itu, Bu.

Pak Dadil, kalau ada apa-apa, minta tolong kasih tahu aku ya, Pak!

Jangan takut karena Darma anaknya Pak Darmawan!

Tidak, Bu!

Mau anak ustaz, mau anak kades, aku tidak takut!

Yah…

Kenapa, Pak? Mogok?

Ya. Kok berhenti, ya?

Aduh…

Aduh, maaf ya, Bu. Ini jadi tidak bisa antar Bu Fitri sampai ke dalam.

Aku minta maaf tidak bisa menemani.

Aku duluan, tidak apa-apa, ya?

Tidak apa, Bu. Aku sendiri saja.

- Ya. Mari, Pak. - Mari, Bu.

Bu!

Masalah yang anak kades,

anak ustaz, anakonda…

Hanya bercanda, Bu.

Bercanda!

Kita kerja yang aman-aman saja, Bu.

Kayak dulu Bu Rahma, ibunya Ibu,

waktu masih dinas tidak terlalu ikut-ikutan.

Ya, Pak, aku mengerti kok. Terima kasih ya.

- Ya, Bu. - Mari.

Hei, kalian semua gabung yuk!

Kita rapat di sini!

Pak Guntur?

Pak, aku izin masuk ya!

Pak Guntur?

Pak Guntur?

Pak?

Pak!

Tolong!

Tolong!

Tolong!

- Pak Dadil, tolong! - Ada apa, Bu? Kenapa?

Pak Guntur dibunuh!

- Ada apa, Bu? - Pak Guntur dibunuh!

Qorin 2 subtitles in other languages

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left