ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Kak, bangun!
Kak!
Tolong aku!
Tolong!
Selamat pagi, ini Ha-yeon dengan acara pagimu!
Katanya, musim dingin itu musim untuk persiapan,
yang artinya ada banyak hal
yang harus kau waspadai.
Tolong!
Astaga!
Dapat telepon dari RS Seolwon.
Dua adik-kakak datang.
Sang adik sepertinya babak belur.
Kakaknya memiliki fraktur pada kedua tangan,
lebam di kedua kaki,
dan luka tikam di perut, jadi dia dioperasi.
Mungkin mereka berkelahi, lalu saling menghunus pisau?
Sepertinya intens untuk perkelahian keluarga.
Intens karena keluarga.
Pasien berikutnya, silakan masuk.
Permisi...
Hai, bagaimana keadaan di sini?
Pukul berapa dia datang ke rumah sakit?
Sekitar pukul 07.00?
Pukul 07.00...
Hai.
Siapa namamu?
Namanya Woo Do-kyung.
Nona Woo Do-kyung. Kau baik-baik saja?
Sepertinya dia harus dirawat juga.
Ya, tapi dia sepertinya masih syok.
Dia menolak dirawat
dan hanya duduk di sana sambil menatap pintu.
Apa karena kau mencemaskan kakakmu?
Dia akan baik-baik saja.
Percayalah pada orang yang pernah mengalaminya.
Kau bisa memercayaiku.
Selesai. Istirahatlah.
Silakan, ini akan menghangatkan tubuhmu.
Terima kasih.
Nona Woo Do-kyung.
Kau sudah lebih tenang?
- Yoo Do-kyung. - Apa?
Namaku Yoo Do-kyung, bukan Woo Do-kyung.
Oh, oke. Yoo Do-kyung.
Aku Sersan Kim Hyun-ju dari Kepolisian Musang.
Aku akan mengajukan beberapa pertanyaan.
Apa kau bisa menjawabnya?
Ya.
Sebutkan tanggal lahir dan pekerjaanmu.
28 Oktober 1989.
Aku...
Penulis.
Oh, kau penulis!
Dan alamatmu?
Musang-myeon, Samsan-ri 20-3.
Kau terluka di sana? Di rumah?
Ya.
Kalau nama kakakmu dan tanggal lahirnya?
Nama Yoo Mi-kyung, lahir 6 Maret 1987.
Apa ada anggota keluarga lain yang bersamamu di rumah?
Mungkin orang tua kalian?
Orang tua kami meninggal lima tahun lalu.
Jadi, kalian hanya tinggal berdua?
Tidak.
Ada satu orang lagi.
Siapa?
Calon kakak iparku.
Kak!
Do-kyung!
Siapa ini?
Aku?
Aku calon kakak iparmu.
Salam kenal.
Aku banyak mendengar tentangmu.
Dari awal
kehadirannya terasa mengusik.
Tapi kakakku telah memilih dia,
dan aku ingin berbahagia untuknya.
Ini tak seberapa, tapi semoga kalian suka.
Kau membuat mi untuk kami?
Wow, kau baik sekali.
Hei, Dik.
Kau main-main denganku?
Apa?
Kau tahu betapa melelahkannya
berkendara sejauh ini?
Jamuan lengkap pun hampir tak membuatku kenyang,
apalagi cuma mi!
Lalu...
Dia mulai berteriak dan marah.
Tiba-tiba?
Ya.
Lalu apa yang terjadi?
Kau pasti kaget.
Dia memang agak kasar,
tapi dia bukan orang jahat.
Bagaimana kalian bertemu?
Itu
seperti kecelakaan mobil.
Dia menabrakmu dengan mobilnya?
Kenapa kau tertawa? Aku serius...
Makanya itu lucu!
Diam!
Itu pasti jatuh dari tanganku.
Dia pura-pura semua baik-baik saja,
tapi aku tahu.
Dia juga tak nyaman dengan pria itu.
Lalu malam tiba.
Kumohon!
Jung-man!
Hei! Berdiri!
Tolong jangan!
Jawab aku!
Kumohon? Kumohon apa?
Kak!
Kau tahu pasangan biasa bertengkar,
bukan?
Ini bukan apa-apa, jadi kembalilah tidur.
Hei!
Kau mau ke mana?
Hei!
Tidak!
Kak!
Kau belum mengerti juga, ya?
Hentikan!
Dasar...
Sudah kubilang kembali tidur!
Kenapa kau tak menurut?
Hentikan, Jung-man!
Kau juga berpikir aku bodoh?
Dasar...
Hari ini
aku akan membuat kalian jera!
Wow...
Itu pasti sangat menakutkan.
Tapi
kakakmu menggunakan batu untuk melukainya?
Ya.
Bagaimana bisa?
Kau bilang kedua tangan kakakmu patah.
Aku...
Aku tak begitu ingat...
Kondisi mobilnya juga buruk.
Apa kau mengalami kecelakaan dalam perjalanan ke sini?
Aku tak yakin.
Kau tak yakin?
Aku masih agak linglung...
Kau ingat nama kakak iparmu?
Hentikan, Jung-man!
Sesuatu...
Jung-man.
Jung-man.
Itu bukan salah kakakku!
Hyung-nim.
Kau sudah selesai mencatat pernyataannya?
Ya, dia bilang pelakunya kakak iparnya.
- Kakak ipar? - Ya.
Kakak iparnya memukuli Do-kyung, menikam kakaknya,
dan mereka nyaris tak bisa kabur.
Ayo tangkap Jung-man dulu.
Tunggu.
Itu kata Do-kyung?
- Mereka bersaudari? - Kenapa?
Rupanya mereka bukan saudari.
Apa?
Wanita yang sedang dioperasi karena luka tikam
bukan kakak Do-kyung.
Mereka tak bersaudara sama sekali.
Lihatlah. Ini.
Perawat dengan rambut bob ini adalah kakak kandungnya.
Namanya Yoo Mi-kyung.
- Kau yakin? - Ya.
Semua orang yang bekerja di sini cukup lama
sepertinya ingat dia.
Jadi, siapa wanita yang sedang dioperasi?
Tak ada yang tahu.
Dia tak membawa kartu identitas,
dan mereka belum pernah melihat dia.
Do-kyung.
Siapa nama wanita yang sedang dioperasi itu?
Yoo Mi-kyung.
Itu nama kakakmu.
Siapa wanita yang kau bawa ke rumah sakit?
Yoo Mi-kyung, kakakku.
Ini, lihat ini.
Siapa ini?
Kakakku, Mi-kyung.
Lalu dia?
Siapa dia?
Kakakku...
Tidak, lihat. Mereka beda orang.
Do-kyung.
Kau minum miras?
Maaf... Aku...
Aku minum obat.
Apa?
Obat-obatan...
Aku agak rusak di sini...
Katanya dia didiagnosis skizofrenia tahun lalu.
No comments yet. Be the first to leave one.