ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Pak Yeom, sedang apa kamu di sini selarut ini?
Bukankah seharusnya kamu bersiap untuk penyelidikan jaksa?
Sook Hyang!
Apa yang kamu lakukan?
Teganya kamu melakukan ini kepadaku.
Apa yang kulakukan?
Kamu tahu apa yang harus kulakukan karenamu!
Teganya kamu melakukan ini kepadaku.
Sook Hyang!
"Hasilnya tidak konsisten dengan paternitas dalam kasus ini"
Jin Soo, apa kamu akan seperti ini?
"Episode 45"
Kapan aku...
Kapan aku pernah bilang bahwa Tae Hee adalah putrimu?
Bukankah begitu?
Tidak.
Lalu apa yang kamu siratkan selama ini?
Kapan aku pernah menyiratkannya?
Sook Hyang.
Aku tidak akan membiarkan ini.
Jangan memanggilku dengan namaku. Kendalikan dirimu.
Apa kamu Yeom Jin Soo berusia 10 tahun yang datang
ke toko ibuku dengan es loli di mulutnya untuk melihat mainan?
Kita bertemu terlalu cepat dalam hidup.
Itu sebabnya kamu bisa menjalani hidupmu sekarang.
Lalu kenapa kamu membohongiku selama lebih dari 20 tahun?
Aku tidak berbohong!
Ya, kamu berbohong!
Apa yang kukatakan...
Aku stres karena suamiku dan ibunya,
jadi, aku memutuskan untuk berhenti, meskipun mereka kaya,
dan aku bilang akan kembali ke Wonju.
Lalu aku mabuk berat dan tidur denganmu sekali saja.
Kamu yang salah paham
dan membiarkan harapan mendorongmu.
Aku tidak berbohong kepadamu.
Pikirkan semua yang kamu katakan kepadaku.
"Tae Hee memiliki wajah bulat yang manis, sama sepertimu."
"Pergilah ke TK-nya"
"dan sebut dirimu ayahnya."
"Saat aku mati,"
"aku ingin kamu membesarkannya, Pak Yeom."
"Saat Tae Hee menikah dengan keluarga kaya,"
"hidupmu akan jauh lebih baik daripada sekarang."
Apa maksud semua itu?
Itu caraku meminta bantuan. Itu tidak berarti hal lain.
Kamu salah mengartikannya.
Tidak!
Kamu mengatakan hal serupa setiap tahun.
Kamu mengatakan hal seperti itu di awal tahun ini.
Jika aku bermaksud apa-apa, hubungan kita akan berlanjut.
tapi dalam 20 tahun terakhir,
apa aku pernah membuat kesalahan yang sama?
Jin Soo.
Saat usiamu 19 tahun,
aku sudah memberitahumu dengan jelas.
Bahwa impianku jauh lebih besar.
Bahwa kamu pria yang baik,
tapi kita tidak bisa bersama karena aku punya impian.
Kamu tidak ingat?
Kita tidak bisa melakukan ini.
Tae Ho dan Tae Min
hampir menangkap kita.
Bisakah kamu mengendalikan dirimu, Pak Yeom?
Sudah ibu bilang jangan lakukan apa pun.
Kamu pikir kamu akan aman jika ibu jatuh?
Aku melakukannya karena tidak mau terlibat dalam kebohongan kotor Ibu.
Kamu jatuh cinta kepada penipu dan menikah, lalu bercerai,
dan kini kamu mempermalukan ibumu?
Aku harus tahu siapa ayahku.
Pak Yeom harus tahu aku putrinya atau bukan.
Ibu tidak kasihan kepadanya?
Bagaimana Ibu bisa berbohong seperti itu?
Seharusnya kamu tetap bersama si bodoh itu.
Kenapa kamu merangkak pulang
hanya untuk membuat ibu kesal?
Berhentilah menjebak orang lain atas perbuatan Ibu.
Bayar sendiri akibatnya.
Jangan kirim Pak Yeom yang malang ke penjara.
Ibu yang harus pergi!
Kenapa ibu harus pergi?
Ibu menikah dengan pimpinan Taesan!
Katakan dengan jujur.
Ibu menyuruh Pak Yeom melakukan apa dengan berbohong bahwa aku putrinya?
Seberapa jauh Ibu membuatnya bertindak?
Apa Ibu membuatnya...
Apa yang Ibu lakukan?
Hentikan.
Jangan lakukan ini kepada Tae Hee.
Beraninya kamu ikut campur.
Tae Hee adalah putri ibu.
Jangan lakukan ini.
Kamu baik-baik saja?
Biar kakak lihat wajahmu.
Kamu merusak wajah cantikmu.
Kak Tae Min...
"Kompetisi Piano"
"Wakil Pimpinan Kang Tae Min"
Halo, Pak.
Ini Kang Tae Min.
Aku tahu itu.
Bagaimana kabarmu?
Kamu tahu kabarku.
Kamu boleh kembali ke perusahaan mulai besok.
Apa?
Pengadilan belum memutuskan kasus beasiswa.
Itu tidak penting.
Tae Ho sudah memberitahuku.
Datanglah besok.
Baiklah.
Terima kasih.
Selain itu,
lakukan sesuatu untukku.
Kamu sudah bekerja keras untuk Taesan sejauh ini,
dan Tae Ho juga memercayaimu.
Kurasa aku bisa memercayakan tugas ini kepadamu.
Tolong selidiki Pak Yeom untukku.
Menyelidiki Pak Yeom?
Ayolah. Bisakah kamu berhenti menyeringai?
Lihat? Aku meminta ibumu dan itu langsung berhasil.
Kamu mendapatkan pekerjaanmu kembali sehari usai kuminta dia menelepon.
Pacar Hyo Sim pasti punya pengaruh.
Berapa kali harus kubilang bukan karena dia?
Aku ditelepon kantor.
Jangan konyol.
Pacar Hyo Sim terlibat,
dan itu sebabnya kantor menelepon.
Bagaimana kamu bisa tahu sedikit tentang cara kerja?
Sudah jelas.
Aku sudah selesai membicarakannya.
Apa gunanya menjelaskan jika kamu hanya mendengar yang kamu inginkan?
Kamu akan bekerja lebih baik kali ini?
Apa maksudnya?
Kamu harus dipromosikan menjadi direktur kali ini.
Hee Ju.
Calon adik iparmu bisa membuatmu dipromosikan, bukan?
Aku tidak akan pernah memanfaatkan adikku.
Kamu harus memeriksa ibuku hari ini.
Aku juga tidak memahaminya.
Kenapa dia terbaring sakit
karena Hyo Sim mungkin akan menikah dengan keluarga kaya?
Dia seharusnya merayakan dengan lingkungan.
Aku sudah menjelaskannya berkali-kali.
Bukan begitu perasaan orang tua.
Kenapa bukan begitu perasaan orang tua?
Ibumu aneh.
Jangan bicarakan itu.
- Aku harus bekerja. - Tunggu.
Ada apa lagi sekarang?
Hyo Sung.
Siapa wanita ini?
Kembalikan itu.
Kenapa kamu mengeluarkan itu dari buku harianku dan melihat?
Apa kamu berselingkuh?
Apa?
Tidak. Itu hanya seseorang yang kukenal.
Siapa ini?
Seseorang yang sudah lama kukenal.
Siapa dia yang sudah lama kamu kenal?
Astaga. Kembalikan saja.
Sial.
Minggir.
Sayang.
Astaga.
Karaktermu harus konsisten.
Kenapa aku harus punya karakter yang konsisten?
Vila Uicheon adalah
kekacauan yang mengejutkan.
Aku juga kacau karena Hyo Sim.
Ini bukan karena Hyo Sim. Ini karena kamu, Sun Soon.
Apa yang kulakukan?
Kamu tidak tahu bagaimana perasaanku.
Ibu, ini aku.
Daripada Hyo Sim menikahi pria kaya,
aku lebih terkejut kamu tidak bersorak soal itu.
Bagiku, itu lebih mengejutkan.
Kenapa kamu tidak bersorak?
Apa yang kamu bicarakan?
Aku tidak tahu apa yang menanti masa depan putriku.
Kenapa aku harus bersorak?
Jujurlah kepadaku.
Ini semua hanya pura-pura. Aku yakin semua ini bohong.
Kkeut Soon.
Ibu, aku datang.
- Halo. - Senang bertemu dengan Anda.
Kenapa kamu kemari?
Siapa yang mengizinkanmu masuk?
Apa? Aku masuk menggunakan kode pintu.
Lihat ini.
Ini semua karena putrimu akan menikahi ahli waris kaya.
Dahulu,
dia tidak ingat kode pintu seumur hidupnya,
tapi kini dia sudah hafal semuanya.
Astaga, Bu Bang.
Beginilah seharusnya.
Apa aku salah?
Aku sulit percaya
aku tidak bisa bereaksi seperti orang normal.
Aku tidak akan seperti ini jika orang tuanya pemilik pabrik kecap.
Jangan meremehkan pabrik kecap.
No comments yet. Be the first to leave one.