ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Apa tikus itu datang? - Tidak.
Bu, tagihannya. - Terima kasih.
Apa tikus itu datang?
Belum.
Permisi.
Apa tikus itu datang?
Dia akan datang. Dia datang setiap hari. Dia pasti akan datang hari ini.
Anwar, bunuhlah saat kau melihatnya. Jangan sampai tidak.
Apa yang kau katakan? Aku akan membiarkannya pergi.
Jika kita membiarkan dia pergi maka Tuan Chenu akan mengurangi gaji kita.
Jika aku menemukannya aku akan membunuhnya hari ini.
Paman. - Si tikus.
Akan ku...
Biarkan aku yang menanganinya. - Ya.
Bagaimana kabarmu?
Apa kau lapar? Aku punya makanan untukmu.
Lihat ada lentil dan nasi.
Makanlah.
Lezat? - Lezat.
Ada apa? - Pedas.
Aku akan membawakan minuman dingin untukmu.
Dan jangan kemana-mana. Makan saja. Aku akan kembali.
Apa kau mencuri?
Sahil! Panggil polisi.
Pak, aku minta maaf. Aku takkan melakukannya lagi. Tolong maafkan aku.
Kenapa kau mencuri?
Adikku lapar. Jadi aku mencuri.
Jika mereka lapar, kau bisa meminta makanan.
Apa yang akan mereka pelajari darimu?
Aku bersumpah demi mereka. Aku takkan melakukannya lagi.
Cukup. Biarkan dia pergi.
Pergilah. - Paman, tunggu.
Jika kita melepaskan mereka, mereka mungkin akan salah ambil langkah dalam hidup.
Kita harus memberi mereka tanggung jawab.
Kita? Kau akan pergi ke kampus dan menyerahkannya padaku?
Pak, tolong biarkan mereka di sini..
Anak-anak ini membutuhkan seorang mentor sepertimu.
Akan simpan dimana? Apa yang akan mereka lakukan di sini?
Kita butuh pembantu tambahan, kan?
Paman Anwar akan mengajarinya pekerjaan.
Dan dia takkan mencuri lagi.
Dengar... Pak.! - Jangan menekanku.
Aku... Sahil, dengar. Aku akan...
Pak, tolong, demi aku.
Anwar. - Dia takkan mendengarkan.
Ajari dia pekerjaan itu. Bawa bocah itu bersamamu.
Terima kasih tuan Chenu.
Ayo nak. Ikuti aku.
Terima kasih kak.
Apa sekarang?
Terima kasih Pak.
Berhenti berterima kasih padaku. Sekarang sudah jam 12 siang.
Besok adalah hari pertama tahun terakhirmu, kan?
Ya benar. Jangan khawatir.
Dengar. Ini... simpanlah.
Apa yang kau lakukan? Aku cuma magang.
Simpanlah. Kau layak mendapatkannya.
Terima kasih Pak. Aku pergi. Sampai jumpa.
Sampai jumpa.
Pria bodoh.
Apa kabar? - Aku baik. Kau baik?
Sahil! Sahil, tunggu.
Venu!
Darimana saja kau? Kupikir kau tak datang.
Aku tidur dikamar Aman.
Kau yang datang kepagian.
Kenapa kau pakai selendang? - Akan kulakukan.
Aku merasa kedinginan.. - Lihat.
Jehan!
Bodoh!
Dia menggangguku terus. Idiot. - Ayo.
Lupakanlah.
Hei! Kenapa pipimu?
Aku terluka saat bercukur. Lupakanlah.
Apa itu luka dalam?
Tidak.
Ayo sekarang pelajaran Tuan Javed. - Ayo.
Benarkah? Tuan Javed.
Selamat pagi Pak. - Selamat pagi.
Duduklah. - Terima kasih Pak..
Jadi teman-teman, bagaimana liburanmu?
Luar biasa Pak.. - Bagus.
Semester ini kita akan mulai...
Ya.
Halo, Pak! Aku Mittee.
Oh ya. Tuan Das memberitahuku tentangmu.
Kau terlambat. - Maaf pak!
Masuklah.
Jadi semester ini kita akan mulai dengan topik yang sangat menarik.
Jika semua dilakukan dalam proses...
Ayo, duduk disana.
Ya pak.
Hai! Venugopal.
Hai! - Hai!
Hai! - Hai!
Dan yang itu.
Lihatlah dirimu, bahkan belum 24 jam pun sudah melihatnya terus.
Dia manis.
Kalau manis kenapa tidak kenalan? Idiot.
Ayo. - Apa?
Dia datang kesini. - Mari bergabung dengan mereka..
Sebelum ini kau dimana? - Delhi.
Oh, sama.
Kawasan berapa? - 16. - Itu bagus! - Bodoh!
Gyan, diamlah. - Apa yang kau lakukan?
Lihat, penjaganya marah.
Duduk. Lupakanlah. - Mereka selalu buat masalah, teman.
Lupakanlah. Kau kan tahu bagaimana dia.
Keduanya sering berkelahi.
Hei! Tato?
Kau bilang itu luka. Tunjukkan itu padaku.
Anuisvenu?
Anu is Venu. Ada tanda kutip setelah Anu.
Siapa Anu?
Dia adalah istriku.
Istri? Kau nikah saat liburan? - Diamlah!
Di keluargaku, semua orang menikah saat usia 21 tahun.
Mereka membuatku menikah juga.
Apa kau tahu artinya Anus?
Aku tahu. Tempat membuang kotoran kan.
Aku sadar telah membuat tato yang terlihat anus dan bukan Anu.
Apa yang akan kau lakukan dengan itu? - Aku akan membalutnya. - Sepanjang tahun?
Ya. Jehan dan Om harus tak menyadarinya.
Hei! Bersumpah padaku. Jangan beritahu siapapun..
Oke Anus. - Bodoh.
Hei!
Apa yang kau lihat? - Tak lihat apa-apa.
Ada-ada saja kau.
Jika kau tak lihat apa-apa maka tunjukkanlah padaku. Kenapa kau menyembunyikannya?
Oh, gadis Delhi.
Aku akan beritahu Mittee.
Kalau Sahil Mehra merasakan sesuatu.
Dia manis. Pilihanmu tak buruk.
Apa yang kau lakukan?
Jika kau memberitahu orang lain, aku akan membuat foto tatomu viral....
Hapuslah. - Kenapa?
Apa kau merasa aku akan memberitahu orang lain?
Tak berpikir begitu. - Kau serius sekali.
Jelas!
Ulang tahunnya besok. Lihatlah. - Ulang tahun?
7 Juni. Lih atlah!
Nikmati minumanmu. - Ya. Terima kasih.
Ini.
Tak apa-apa. Datang saja walau Mittee tak undang kita untuk ulang tahunnya..
Jangan pedulikan itu. Ambillah. Ayo.
Bersulang!
Lihat, gadis berambut emas. Dia menatapku.
Minumlah. Aku akan segera kembali. Oke.
Venu, kau sudah menikah.
Aku akan menari. Biarkan aku menari.
Jika kau melakukan hal lain. Aku akan melepas perbanmu.
Aku ngerti. - Sanalah.
Terima kasih.
Ikutlah.
Ya Tuhan!
Mittee, cepatlah.
Hei! - Hai!
Selamat ulang tahun! - Terima kasih.
Dua avelox besar.
Apa yang harus kupesankan untukmu? Susu biasa atau susu mentega manis.
Mittee! Bersulang!
Minumlah.
Oh, ini lagu favoritku. Ayo menari.
Kenapa tidak? Ayolah.
Jehan! Aku akan gabung denganmu nanti.
Kenapa nanti? Ayolah. - Kumohon!
Baiklah. Jika kau tak menari di lagu berikutnya, aku akan menarikmu ke lantai dansa
Ayo menarilah!
Oh tidak! Dia sangat menjengkelkan.
Ini. Minumlah.
Sebenarnya aku tak merokok dan minum.
Benarkah? - Ya.
Sama.
Aku tak mengerti kenapa membutuhkan alkohol untuk kesenangan.
Sependapat. - Wah!
Maaf! Aku tak mengundangmu untuk ulang tahunku.
Tak apa-apa.
Aku baru disini. Jadi aku hanya mengundang orang yang disarankan Kavita...
Tak apa-apa.
Bagaimanapun juga kita merayakannya.
Lagu sudah berubah. Jehan akan datang. Aku pergi ya.
Mittee! Aku ikut denganmu.
Kau yakin? - Yakin. Ayo.
Apa yang kau pikirkan dengan serius?
Sebenarnya aku sedang memikirkan topik apa yang harus kita bicarakan.
Film favoritmu? - Apa?
Jawablah. Ini pertanyaan cepat.
Alfred Hitchcock 'Psycho'.
Hei, film Bollywood saja.
'Dil Chahta Hai'. Dan kau?
'Yeh Jawaani Hai Deewani.' Penggemar Ranbir sampai mati.
Pilihan bagus.
Kota Favorit?
Amritsar.
Kuil Emas dan 'Chole Kulcha' terbaik di dunia.
Pilihan bagus. - Kau?
London. Impianku berada disana.
Tanyakanlah sesuatu.
Baik.
Ayolah Sahil. Tanyakan sesuatu yang lucu.
No comments yet. Be the first to leave one.