My Royal Nemesis

My Royal Nemesis (멋진 신세계)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 1

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗠𝗬 𝗥𝗢𝗬𝗔𝗟 𝗡𝗘𝗠𝗘𝗦𝗜𝗦 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟭𝟮 𝗡𝗙𝗫 𝗪𝗘𝗕
കമന്ററി എഴുതിയത് Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟎𝟏:𝟏𝟐:𝟎𝟕 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑵𝑬𝑻𝑭𝑳𝑰𝑿 || *𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒕𝒐 𝘙𝘦𝘻𝘬𝘺 𝘚𝘪𝘩𝘢𝘭𝘰𝘩𝘰 (𝑷𝒆𝒏𝒆𝒓𝒋𝒆𝒎𝒂𝒉) || ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ടാഗുകൾ

webdl
official_release
netflix_synced
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-06-14
ഡൗൺലോഡുകൾ: 39
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

MY ROYAL NEMESIS

Halo?

Di mana Shin Seo-ri? Denganmu?

Bukankah dia menemuimu?

Katanya pergi setelah pacarnya menelepon.

- Siapa bilang? - Bukan anggota kru.

Kurasa pemeran figuran.

Sial.

Shin Seo-ri.

Shin Seo-ri, bangun.

Shin Seo-ri.

Shin Seo-ri!

Kau tak apa-apa.

Kau baik-baik saja.

Shin Seo-ri, lihat aku.

Aku ada di sini.

Kau pikir kau siapa?

Siapa kau sampai…

Aku harus bagaimana?

Kau mau aku bagaimana?

EPISODE 12 MENGEMBALIKAN WAKTU YANG HILANG

Dia menuju rumah?

Maksudku…

Halo?

Kau tak bisa beri tahu dulu?

Membuatku berputar-putar tanpa hasil.

TAE-WOO DAN MIN-HUI MENANTI ANAK

Sial.

Gong Tae-woo, bajingan itu.

Katanya antipernikahan.

Bahkan belum sampai dua bulan kita putus.

Kau menghamilinya?

Ji-hyo.

Apa?

Ada syuting besok pagi. Jangan begini sekarang.

Baek Gwang-nam? Bukankah harusnya kau mengikuti Shin Seo-ri?

Bagaimana kau sampai di sini?

Kau memasang GPS padaku?

Bersikaplah seperti selebritas.

Tahan dirimu.

Tetap jaga etiket.

Etiket, apanya.

Kenapa tak kau saja?

Kau manajer, bersikaplah seperti manajer.

Kau selalu menjawab.

Apa kau…

Kaya atau semacamnya?

Apa maksudmu? Astaga.

Kenapa melepas kaus kaki?

Gong Tae-woo, semoga kau botak.

Botak berkilau.

Ji-hyo, tolong bangun. Ayo.

Lepaskan.

Tidurlah di rumah. Bangun. Ayo.

Aku tinggal di sini.

Biar kuantarkan.

Kubilang aku traktir hari ini.

- Siapa kalian? - Astaga.

- Tunggu. - Salah ruangan.

- Tunggu. - Apa ini?

- Bukankah itu Yoon Ji-hyo? - Minggir. Sakit!

Untuk apa Yoon Ji-hyo ke sini?

Siapa kalian? Pergilah. Keluar.

Katanya bukan dia.

Kau pasti salah lihat.

- Itu dia. - Keluar.

- Untuk apa Yoon Ji-hyo ke sini? - Lepaskan!

- Tidak, bukan dia. - Lepaskan aku!

Bangun, Shin Seo-ri.

Sudah sampai.

Sudah sampai?

Ini bukan rumahku.

Ya, ini rumahku.

Kau tak boleh sendirian hari ini. Percuma melawan.

Ini sebesar lapangan.

Butuh tiga hari tiga malam berguling dari sini ke sana.

Jangan berlebihan.

Menara Namsan tampak besar sekali.

Cha Se-gye, kau sungguh sukses di dunia ini.

Bukan hanya bualan.

Namun, kau melarat sekarang.

Apa rumah ini akan disita?

Disita? Tak mungkin.

Siapa peduli kau punya pemandangan Namsan?

Jika masalah besar menantimu.

Siapa tahu ini akan disita?

Sebaiknya kunikmati selagi bisa.

Kau memperlakukanku seolah aku pengemis miskin.

Cantik sekali.

Lihat gemerlapnya.

Aku tak bermaksud mengundang terburu-buru.

Agar kau tahu saja,

kau wanita pertama yang kubawa pulang.

Anggap saja rumah sendiri dan jangan sungkan…

Aku tidak sungkan. Kenapa sungkan?

Kau tidak sungkan.

Cepat beradaptasi, tentu.

Aku akan berbaring dan bersantai sebentar.

Mungkin itu terlalu santai?

Hanya kita berdua di sini.

Hei.

Ya…

Berbaringlah di kamar.

Kasur di sana lebih empuk dan nyaman.

Cha Se-gye.

Aku mungkin mengikutimu masuk karena tak punya

energi berdebat denganmu,

tetapi hatiku belum memberi izin sejauh itu.

Baiklah.

Ternyata kesulitannya berlanjut.

Tolong aku!

Tolong…

Apa itu?

Ingatan masa kecil tubuh ini?

Saat energi Yang Mulia pulih, itu akan menuntun jiwa Yang Mulia.

Apakah tubuh ini tengah bersiap menyambut tuannya kembali?

Itukah alasan ingatan lama kembali muncul?

Apa?

Ibu!

- Izin atau tidak, aku tak peduli. - Hei, Cha Se-gye!

Cha Se-gye.

Cha Se-gye!

Aku melakukan ini siang dan malam,

dan belum mendapat upah minimum.

Kapankah aku akan.

Lepas dari jalanan ini.

Aku tak meminta gedung tinggi dan mewah.

Hanya tak perlu membayar sewa bulanan.

Siapa namamu?

Namaku Dan-sim.

Kang Dan-sim.

Astaga.

Astaga.

Apa lagi ini?

Sungguh?

Bahkan hwagyeong-ku bangkit?

Astaga.

Berhenti menatap.

Iblis telah memasuki matamu.

Pergi, Iblis.

Pergi.

Bicara tak masuk akal lagi. Kau pasti sudah membaik.

Jangan khawatir malam ini, tidurlah.

Akan kuurus semua besok.

Kau selalu mengatakan itu.

Tak ada pria di Korea yang lebih hebat dari aku.

Aku bukan besar mulut. Ini fakta.

Jika kau hebat, kenapa jadi melarat?

Akan kubalikkan itu juga.

Aku benar-benar membuat Choi Mun-do kecolongan hari ini.

Harusnya kau lihat wajahnya.

Jangan, lupakan. Nanti matamu rusak.

Aku merasa baik belakangan.

Semua menjadi kacau…

Anehnya, aku merasa baik.

Mungkin karena kau ada di sisiku?

Jika dipikir…

Kurasa aku dahulu butuh pegangan.

Uang, kehormatan,

status.

Hal semacam itu.

Aku harus berpegangan untuk merasa hidup.

Berjalan seperti mobil tanpa rem,

rasanya seperti mengebut di tengah kehampaan.

Namun, setelah berjalan tanpa arah dan tujuan,

dan terjatuh dengan keras, akhirnya aku paham.

Yang sangat penting.

Yang sungguh kubutuhkan.

Aku hanya…

Aku hanya membutuhkanmu.

Tetap saja, tak punya apa-apa tampak tak baik bagi pria.

Tunggu sebentar.

Lihat aku kembali ke atas.

Nantikanlah, Shin Seo-ri.

Bagaimana kabar Ketua?

Sama. Dia masih belum sadar.

Tanda vital tak berubah.

Kuhubungi segera jika ada perubahan.

Sebenarnya, kau harus datang sekarang.

Dokter!

Dokter!

Baiklah.

ANAK HILANG TELAH KEMBALI

Jika saksi tidak mau bekerja sama,

mungkin lebih baik memberi surat panggilan resmi.

Memberi kita waktu untuk mengganti kepala tim TF resor.

Aku paham. Aku akan membuat surat dan memanggilnya minggu ini.

Baiklah.

Katanya Ketua baru saja sadar.

Seo-ri.

Gadis manisku.

Cha Se-gye?

Di mana kau?

Kau sudah pergi?

PENGGEMAR LUAR BIASAKU

Kau sudah bangun?

Ayo buat sarapan.

Kapan kau memakaikan ini kepadaku?

Siapa mengizinkanmu?

Bagaimana? Apa kau suka?

My Royal Nemesis subtitles in other languages

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left