The Legend of Kitchen Soldier

The Legend of Kitchen Soldier (취사병 전설이 되다)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 1

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗧𝗛𝗘 𝗟𝗘𝗚𝗘𝗡𝗗 𝗢𝗙 𝗞𝗜𝗧𝗖𝗛𝗘𝗡 𝗦𝗢𝗟𝗗𝗜𝗘𝗥 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟬𝟱 𝗛𝗠𝗔𝗫-𝘁𝘃𝗡 𝗪𝗘𝗕
കമന്ററി എഴുതിയത് Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟓𝟖:𝟐𝟗 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑯𝑴𝑨𝑿 || *ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ടാഗുകൾ

webdl
official_release
hbo_max_synced
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-05-27
ഡൗൺലോഡുകൾ: 81
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No
FPS: 25

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Tamtama Kang Seong-jae

bertugas di Pos Jaga Ganglim.

Prajurit dan pejabat terkesan

dengan masakan militer luar biasanya.

Demi para anggota pos jaga kami

yang bekerja keras setiap hari

aku hanya melakukan yang terbaik

untuk menyajikan makanan lezat.

Terima kasih sudah menikmatinya.

Belakangan ini, di tengah kontroversi

makanan berkualitas buruk

agar dapat melepaskan diri

dari stereotip makanan militer

pengembangan berbagai menu

tampaknya sangat dibutuhkan.

Aku Jung Min-a

dari TV Angkatan Bersenjata.

Selesai.

Kang Seong-jae, ada apa? Bukankah kau bilang tak punya pacar?

Dia bukan pacarku.

Sepertinya orang yang tak ada hubungan biasa saling memeluk.

- Kami benar-benar hanya teman. - Hei, hentikan.

Apa kami terlihat seperti senior yang minta dikenalkan pada pacarmu?

Kalau kami terlihat seperti itu, berarti kau melihatnya dengan benar.

Hei, Kang Seong-jae!

Kenapa kau tidak menjawab teleponku?

Kukira kau sedang sibuk pada jam pembagian ponsel.

Sesibuk apa pun, aku pasti menjawab telepon darimu.

- Manis sekali. - Halo.

- Halo. - Halo.

Kalian para senior Seong-jae, bukan?

Mohon jaga Seong-jae kami baik-baik.

Baik.

Jangan khawatir.

Dengan semangat bela negara, aku akan menjaga Seong-jae agar tidak terluka.

Aku akan jadi orang yang paling lama bersama Seong-jae selama wamil.

Aku akan menjadi pendukung Seong-jae yang dapat diandalkan.

Mendengar kalian berkata begitu, aku menjadi amat lega. Terima kasih.

Bukan apa-apa. Tidak usah sungkan.

Baik.

Halo.

Aku Komandan Kompi Empat, Hwang Seok-ho.

Mohon tulis artikelnya dengan baik.

Tentu saja. Ini artikel tentang dia, bukan?

Aku akan menulis setiap kalimat dengan cermat seperti seorang ahli.

Namun, sepertinya kau sangat akrab dengan Seong-jae.

Ungkapan "akrab" saja sepertinya kurang cukup.

Karena aku sangat menyukainya.

Tamtama Kang Seong-jae

ternyata kau pria yang mematikan. Dasar ular.

Bukankah kau sebaiknya pergi? Mereka menunggumu.

- Kenapa? Waktuku banyak. - Karena waktumu banyak.

Kau lihat dia memberatkan suaranya di depan pacarnya?

Kalau melihatnya begitu, dia benar-benar seperti anak-anak.

Kira-kira apa yang sedang mereka bicarakan?

Kau tidak senang melihatku?

Aku justru lebih senang melihatmu di sini.

Tentu saja senang, tapi...

Kau tahu sendiri situasiku sekarang ini.

Memang benar, sebagai tamtama, kau harus selalu peka pada situasi.

Syukurlah kau tampaknya baik-baik saja.

Aku ke truk makanan ibumu. Ibumu sangat mengkhawatirkanmu.

Tidak ada masalah, kan?

Ya.

EPISODE 5

AREA MILITER TERLARANG

BERDASARKAN SERIAL WEBTUN KARYA ROBIN J. JINSU LEE

Astaga.

Hancurkan saja semuanya. Hancurkan.

Maafkan aku.

Apa pikiranmu sedang tidak tenang?

Aku akan keluar lebih dahulu dan menghirup udara luar.

Pikirkan saja giliranmu berikutnya dan bertahanlah. Mengerti?

Baik, aku mengerti.

Sersan Yoon Dong-hyun, dapur Pos Jaga Ganglim. Keamanan Komunikasi.

Apa kau lupa cutiku selalu ditunda karena tidak ada pengganti?

Aku tahu betul.

Namun, kenapa aku harus merelakan cutiku?

Sersan Yoon Dong-hyun, kau juga tahu situasi Tamtama Kang Seong-jae.

Dia masuk wajib militer bahkan sebelum kesedihannya mereda

pikirannya pasti sangat rumit karena mengkhawatirkan keluarganya.

Sebagai seorang senior, tidak bisakah kau lebih toleran?

"Tol"? Apa?

Seperti kau peduli pada Seong-jae, tidakkah kau pikirkan posisiku juga?

Aku tahu. Aku tahu betul kekecewaan Sersan Yoon Dong-hyun.

Namun, Komandan Batalion juga

sangat memperhatikan Tamtama Kang Seong-jae.

Lagi pula, Sersan Yoon Dong-hyun kita akan segera pulang.

Mungkin akan sedikit berat, tapi ayo semangat sedikit lagi.

Ayo. Semangat!

Ini.

Hei.

Seniormu pakai sebotol pelembut mahal untuk mencucikan semua pakaianmu

dan kenapa reaksimu seperti ini?

Aku sangat menyukainya.

Saat aku keluar, semua orang pasti menatapku.

Hei, apa kau akan berkeliling di luar dan bilang kau Juru Masak Militer?

Kita mungkin sudah terbiasa, tapi di luar, orang langsung tahu.

Ya. Bagaimana kalau pacarmu bilang, "Bau sampah makanan apa ini?"

Kalau dia bilang, "Kita putus saja," kau mau apa?

Kami sungguh tidak punya hubungan seperti itu.

Begitu? Kalau begitu, kau bisa mengenalkannya padaku.

Entahlah. Itu agak...

Kau tak paham, tapi tetap tidak mau?

Bukan begitu, hanya saja Min-a

tidak terlalu menyukai orang yang banyak bicara.

- Seong-jae. - Tamtama Kang Seong-jae.

Apa kehidupan militermu sudah nyaman? Kau mulai mengejekku.

Jika dia suka tipe yang serius, bagaimana denganku?

Astaga, bukankah kau baru saja putus dan bilang tak akan jatuh cinta lagi?

Konon, cinta bisa dilupakan dengan cinta yang lain.

Hei, kenapa ekspresimu seperti itu?

Apa begitu wajah orang yang mau cuti?

Itu...

Sepertinya Sersan Yoon Dong-hyun tidak bisa pergi karena aku.

- Astaga, tidak apa-apa. - Jangan dipikirkan.

Sial, aku hendak beli sabunku saat cuti.

- Sersan Yoon Dong-hyun, maafkan aku! - Kang Seong-jae.

Tamtama Kang Seong-jae.

Aku tidak ingin terdengar picik soal cuti junior, tapi...

Jangan menganggapnya sebagai hal yang wajar.

Baik, aku minta maaf.

Komandan Kompi dan Komandan Batalion yang tiba-tiba baik padamu

itu semua karena mereka ingin mengamankan posisi mereka sendiri.

Jangan anggap itu sebagai hal yang wajar.

Baik, aku mengerti.

Meskipun bicaranya seperti itu, dia yang pertama memedulikanmu.

- Ini. - Astaga, tak perlu. Tak apa-apa.

Ini tradisi saat cuti pertama. Dahulu aku juga menerimanya.

Simpan saja.

Ini hasil patungan dari semua anggota barak kita

pakailah untuk membeli makanan enak bersama keluargamu.

Jangan habiskan semuanya untuk kekasihmu.

Astaga.

Terima kasih banyak.

Lapor! Tamtama Kang Seong-jae

diperintahkan cuti sambutan prajurit selama tujuh hari enam malam.

Selesai.

Hormat!

Hormat.

Kau akan mengambil cuti pertamamu. Bagaimana perasaanmu?

Aku merasa bersemangat, tapi di sisi lain juga sedikit takut.

Pergilah, jangan khawatirkan apa pun, beristirahat dan bergembiralah.

Jangan terlalu bersemangat sampai membuat masalah.

Baik, aku mengerti, Komandan Pos Jaga.

- Cepatlah pergi. - Siap!

- Cepatlah pergi. - Terima kasih.

ANDA MENINGGALKAN KOTA YEONJU

Prajurit.

Silakan periksa pesan barumu.

KONFIRMASI

AREA GARNISUN

Kau telah meninggalkan area garnisun.

Penggunaan keahlian dibatasi.

TTEOKBOKKI, SUNDAE, ODENG, ANEKA GORENGAN.

SELAMAT MENIKMATI DAN SEMOGA HARIMU MENYENANGKAN!

TTEOKBOKKI, SUNDAE, ODENG, ANEKA GORENGAN.

Sepertinya pemilik kedai ini kebanyakan makan tteokbokki .

- Pasti gula darahnya naik drastis. - Selamat datang...

Apa ini?

- Kau sedang cuti? - Kau belum lupa wajah anakmu, kan?

Kenapa kau datang tanpa memberi tahu?

Hormat!

Kau sudah bekerja keras.

Sudah kubilang untuk pulang dan istirahat saja.

Aku masih punya banyak waktu. Aku dapat banyak cuti penghargaan.

Aku khawatir, tapi aku lega karena kau tampaknya baik-baik saja.

Ibu, tapi

bukankah pelanggannya sedikit sekali?

Sekarang ekonomi sedang sulit.

Haruskah aku mencoba tteokbokki buatan Ibu setelah sekian lama?

- Kau mau? - Ya.

Kau telah meninggalkan area garnisun.

Penggunaan keahlian dibatasi.

- Akan kucoba. - Ya.

Sausnya hanya terasa pedas

dan rasanya tidak menyatu dengan kue berasnya.

Kenapa? Tidak enak?

Buatan Ayah...

Rasanya sedikit berbeda dari yang pernah kumakan.

Aku meniru yang kulihat dari ayahmu.

Aku mengikutinya persis seperti itu.

Sepertinya aku memang tidak bisa meniru sentuhan tangannya.

Itu sebabnya kubilang buat saja tteokbokki mala.

Hei, sudah kubilang bantu dan jaga Ibu saat aku tidak ada.

Memangnya tidak? Anak zaman sekarang lebih peduli suasana daripada rasa.

Untuk diunggah di media sosial, harus ada sensibilitas yang khas.

Apa? Apa itu sensibilitas?

Astaga, ini dibuat untuk dimakan?

Karena tidak tahu dunia luar, kau sudah ketinggalan tren.

Sekarang zamannya ke kedai teh susu untuk makan tteokbokki .

Ditambah lagi kombinasi fantastis dengan makanan hitam yang trendi.

Apa jualannya laku?

Cukup menarik perhatian. Walaupun hanya selama seminggu.

Tentu saja. Kalau rasanya tidak enak, mereka tidak akan datang lagi.

Kau malah jadi kehilangan pelanggan lama, kan?

Setelah mencoba memasak sendiri

ternyata tidak mudah untuk memenuhi selera semua orang.

Bagaimana kalau aku yang coba?

- Apa? - Kau mau coba?

More Indonesian subtitles for The Legend of Kitchen Soldier

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left