ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
indonesian sub by stella
Apakah sekarang kau tinggal dengan seorang laki-laki? / Tentu saja tidak, ayah.
-Yang terjadi adalah... -Lupakan! Kau, siapa kau?
-Ah, ya, Aku Kang-Mo... -jangan, ayah! Aku akan menjelaskan semuanya.
Kau lihat, ceritanya panjang ayah... / Kau anak nakal, apa kau berpikir seperti itu karena
ayahmu tidak di rumah, kau bisa melakukan ini.. Kau bisa melakukan ini..Kau bisa melakukan ini..Kau bisa..?
-Kau tidak boleh begitu, paman. -Apa? Paman?
-Bergegaslah dan cepat pergi...Cepat pergi! -Kau memihak orang ini?
Semua anak sama saja. Itulah mengapa mereka mengatakan kau tidak bisa mempercayai anak-anakmu sendiri.
Dan untuk berpikir bahwa aku akan mengatakan "Apa yang kau bicarakan? Anakku tidak seperti itu "
-Setiap kali aku mendengar orang tua lain mengatakan bahwa.. -Marry Christmas.
Christmas? Ini november, mungkin dia lupa... Oh.. Oh, bau alkohol.
Lihatlah rambutnya, itu perempuan atau laki-laki?
-Apakah itu contoh buruk dari pacarmu... -Tentu saja tidak, dia bukan pacarku!
-Lalu, siapa dia? Sebenarnya siapa dia?! -Hei, Wi Dae-Han!
Kau dirumah, bukan?
Hei penipu!...Cepat keluar.
Ini semakin buruk.
Mae-Ri, Aku benar-benar tidak ingin terus hidup seperti ini.
-Aku juga ayah. -Hei Wi Dae-Han...!
Ayah...
Baiklah, aku akan segera menghubungimu, tunggulah aku, oke?
-Hati-hati, Ayah. -Kalau begitu aku pergi dulu.
Benar, putrimu pasti sudah besar sekarang.
-Ah, Itu benar...Lihatlah foto ini. -Tentu saja.
Cantik, bukan?
Dia seharusnya bersenang-senang di luar sana seperti gadis-gadis seusianya.
tapi dia sangat jujur dan rendah hati, tidak seperti anak-anak lain, kakak.
Aku membesarkannya dengan baik, tapi sekarang...
...dia begitu sibuk mencari uang untukku hingga bahkan dia harus berhenti sekolah.
Itulah mengapa aku ingin Mae-Ri bertemu dengan suami yang baik
yang dapat menggantikan tempat ayahnya yang mengerikan ini, dan mengakhiri semua penderitaannya.
Dae-Han...
Aku akan membantumu.
Apa? Kau?
Kakak, kau harus menikahkan Mae-Ri secepatnya.
Makan dengan cepat dapat mengakibatkan gangguan pencernaan.
Apa kau mungkin...
...mecoba mempercepat pernikahan ini karena hutang-hutangmu?
Ah, kakak...Aku punya hati nurani. Apakah kau pikir aku akan menjual anakku seperti itu?
Hanya saja dengan ayahnya selalu berada di jalan,
Aku khawatir meninggalkan dia di rumah sendirian.
Jadi, aku lebih suka dia bersama suami yang mendukung dibandingkan dengan ayah pembuat onar.
-Aku tahu itu. -Sebagai permulaan, kita harus mengatur pertemuan secepatnya.
Aku yakin bahwa setelah mereka bertemu, itu akan berakhir.
Ahhh, tuhanku...dimana lagi kau akan menemukan suami yang tampan dan mapan?
Mea-Ri,telah tumbuh dengan cantik. Dia juga merupakan pilihan yang baik untuk istri.
Dan sekarang ketika aku melihatnya, mereka terlihat cocok bersama-sama.
Empat di antaranya telah mengkonfirmasi ketertarikan mereka dalam peran setelah membaca naskah.
-Itu bagus! -Yang harus kita lakukan adalah memilih sekarang.
Bintang top ratu iklan, kemampuan akting nol.
Tidak pernah menunjukkan fleksibilitas dalam aktingnya.
Semua bintang ini hanya mencari ketenaran melalui proyek kita, selain mereka adalah..
...mereka yang sudah berusia tiga puluhan.
Bagaimana dengan gadis ini?
Yah, dia lebih dari sekedar iseng, aku ragu dewan akan memilihnya.
Kau lihat, Lee-An dan dia ... Ya, aku hanya menambahkannya ke daftar karena Lee-An memaksa.
Benarkah? Apakah itu ada di berita? Ceritakan.. ceritakan!
Setelah melihat profilnya dan aktingnya di film dan drama sebelumnya
-Sepertinya dia cukup cocok dengan kriteria kita. -Mungkin begitu, Direktur. Tapi, dia tidak punya selera humor.
-Mereka bilang dia susah di ajak bekerja sama. -Oke, mari kita temui dia dan kita nilai.
Ya, ayah. Aku sudah membawa kaos kaki dan pakaian dalammu.
-Tapi, Sekarang kau dmn? -Oh...Aku mengerti, Mae-Ri, kerja bagus.
-Carilah tempat yang tenang dan duduklah di sana. -Ayah, kau bisa melihatku sekarang?
-Dimana kau? -Berhentilah bicara dan carilah tempat yang tenang untuk duduk.
-Jangan tengak-tengok..Jangan tengak-tengok! -Oh?...Ya.
-Tolong bawakan aku jus stroberi. -Hei, kenapa jus stroberi?
Yang lebih berkelas, pesanlah kopi..secangkir kopi! Kopi Americano.. Americano.
Apa yang kau bicarakan?!
-Permisi, tolong ganti Americano. -Tentu saja.
Hei, gadis macam apa yang minum air sebanyak itu sekaligus?!
-Kau seharusnya minum dengan baik. -Ayah, apa maumu?
Hei, apa kau akan duduk dengan tegak? Seorang gadis harus duduk dengan anggun.
Apa ini? Apakah kau semacam pengendali avatar?
Di mana kau sekarang, ayah? Dan mengapa kau memanggilku ke sini?
Oh!...Hei, Ada telepon masuk. Tetaplah di situ, oke? Jangan tutup teleponnya.
Oh, halo, Kakak Suk.
-Aku datang untuk mengawasi pertemuan mereka. -Itulah tepatnya mengapa aku menelepon.
Jung In sudah di hotel saat ini,
tetapi dia bilang ada pertemuan bisnis yang harus dihadiri,jadi dia akan terlambat 30 menit.
Ah, tentu saja. Kalau begitu, Aku serahkan semua padamu. Ya..Ya..
Hei, Mae-Ri, Aku akan meneleponmu 30 menit lagi.
Jadi tunggulah di sana, kau mengerti? Tutup sekarang..
Mengapa ayah memintaku untuk menemuinya di hotel ini?
Benar-benar menakjubkan.
Ah, Direktur...Kau ada pertemuan dengan Jung In, kan?
Ah, Dimana kau?
-So-Ra.. So-Ra.. So-Ra... -Aku hanya mampir untuk mendengar hasil casting.
Oh, So-Ra, Kau tahu itu.... Ada Lee-An tepat di depanku.
Itu benar-benar dia! Sulit dipercaya.
Aku rasa jika kau pergi ke hotel terkenal, Kau pasti melihat selebriti terkenal.
Yeah...Dia jauh lebih baik dari pada di TV. Dia jauh lebih tampan dan lebih tinggi juga.
Aku bicara yang sebenarnya, aku tidak berbohong.
Baik, Kalau begitu aku akan mendapatkan tanda tangan dan fotonya sebagai bukti.
Keinginanmu akan terwujud.
Kau selalu ingin bekerja dengan Seo-Joon.
Aku tahu.
Permisi...
Halo.
Aku adalah penggemarmu, dan aku minta maaf, tapi..
...Bisakah kau memberikan tandatangan untukku di sini?
Ah, ya.
Di sini.
Terima kasih.
-Satu lagi, Bisakah kita mengambil... -Ah, yah... Aku rasa untuk berfoto akan menyulitkan..
Apa yang kau lakukan?
Tolong, itu sudah cukup.
Ahhh ... Maaf atas ketidaknyamanan ini. Aku benar-benar minta maaf.
So-Ra.. So-Ra.. So-Ra...
-Apakah kau sudah mengambil gambarnya? -Tidak sama sekali, aku tidak mengambil gambar.
Apa yang kau lakukan? Ambil ponselnya!
-Apa kau sudah melihat naskah yang ku kirim padamu? -Tidak.
-Apa tidak terkirim? -Terkirim, hanya saja aku tidak membacanya.
Jadi begitu?
-Aku suka film, bukan drama. -Kenapa?
-Karakter drama cenderung agak datar. -Tapi, bukankah tugas dari aktor untuk membuatnya..
...tiga dimensi?
Ya, ayah.
Ya, aku sudah di hotel. Aku tidak akan menundanya lebih lama.
Ya.
-Aku tidak mengambil gambarnya! -Berikan padaku!
-Aku sudah bilang aku tidak mengambil gambarnya! -Berikan padaku sebentar!. hanya sebentar.
-Apa yang kau lakukan? -Aku hanya memastikannya.
Silakan, lewat sini.
-Sakit, kenapa kau lakukan ini? -Kenapa bertindak seperti "Aku sangat lemah"?!
Apakah kau pikir ini adalah pertama kalinya aku harus berurusan dengan orang sepertimu?!
Aku bilang padamu, Aku tidak melakukan apa-apa.Kenapa kau lakukan ini?!!
Apa yang kau lakukan di sana?!
Aku telah melihat kasus-kasus manajer menyalahgunakan fans di internet,
tapi bagaimana bisa mereka lakukan ini padaku?
-Ini bukan seperti halnya aku remaja penguntit! -Kau bukan remaja?
Aku mahasiswa sastra Korea berusia 24 tahun yang saat ini sedang cuti!
-Sekali lagi, aku ingin menyampaikan penyesalanku. -Penyesalan?
Terserah, Kau tidak melakukan sesuatu yang salah.
-Oh!...Memar. -Kau harus memeriksakannya ke rumah sakit.
Aku baik-baik saja.
Oh!...Apa yang akan kulakukan?
Aku sedang menunggu telepon. Ahhh...Apa yang harus kulakukan?
Apa ini?
-Apa kau mengira aku ini penipu?! -Jangan salah paham.
Hanya saja di dunia ini ada orang-orang semacam itu.
Ada orang yang mengatakan mereka sudah baik saat ini, tapi kemudian menuduh mengalami masalah.
Aku juga mengalami hal yang sama beberapa waktu lalu.
Jadi, jika kau setuju...
...Aku membutuhkan tanda tanganmu pada surat pembebasan tanggung jawab.
Kau mau aku menandatanganinya? Kenapa harus aku?
Selesai, kan? Sekarang silakan tandatangan.
Aku tidak pernah menandatangani sesuatu seperti itu lagi.
Apa kau pernah tertipu seumur hidupmu?
Aku akan melakukannya.
Tolong tuliskan nomor kontakmu juga.
Jangan khawatir, kau tidak akan menghubungi aku lagi.
Kalau begitu...
...Aku minta maaf atas ketidaknyamanan ini.
Kau mungkin membutuhkan tas kertas yang baru.
Dia orang sopan yg menjengkelkan.
Benar-benar brengsek.
Oh! Amplopnya. Hei...
Baiklah, karena begitu rendah dan kekanak-kanakan ..
....Aku akan mengambilnya.
Bukankah ini terlalu banyak?
Tunggu sebentar...
Ahhh...KRW 2,000,000?!*
Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.
Kau sudah menunggu lama, bukan?
Aku akan melakukannya.
-Kau hanya butuh 30 menit untuk berubah pikiran? -Jika aku merasa cocok di bagian itu, aku langsung memutuskannya.
Dan bagian mana yang kau sukai dari karakter itu?
Dia mengingatkanku pada diriku sendiri. Bagaimana seharusnya kukatakan ...?
...sebuah badai-seperti perempuan, yang kuat dan tidak bisa diprediksi.
Semacam melakukan yoga sambil mendengarkan music rock?
Kirimkan kontraknya padaku secepatnya, karena aku bermasalah dalam hal komitmen.
Jika sudah siap aku akan menghubungimu secepatnya.
Ah, benar!
Semoga berhasil pada kencan perjodohanmu.
Aku cenderung memilihnya dengan cepat.
Aku tidak menilaimu seperti itu, tapi sepertinya ada sisi buruk yang kulihat.
Sudah abad berapa ini masih ada yang namanya perjodohan?
Dan satu lagi, lain kali kirimkan naskahnya dalam bentuk file.
Mari kita jaga hutan dan bumi.
sampai ketemu lain kali.
Ini sudah waktunya, tapi mengapa ayah belum datang?
Dia bahkan tidak menjawab teleponku.
Unnie!
Aku Wi Mae-Ri.
Apa yang terjadi, ayah?
Siapa?
Dan siapa itu Jung-In?
Apa?
Kencan?
Ayah...Kau panggil aku ke sini untuk itu?!
Bagaimana bisa ayahku melakukan ini padaku?
Apa aku sudah gila? Kenapa aku harus menikah?!
Hei, siapa yang mengatakan untuk segera menikah?
Yang ku katakan adalah mari kita cari gaun yang cantik untuk bertemu mereka!
Tapi karena kau sudah di sini, ayo kita cari gaun untuk pesta pertunangan juga.
Ayah, ada apa denganmu? Apa yang kau maksud dengan gaun?
Aku selalu menyesali fakta ibumu yang telah meninggal tidak pernah bisa mengenakan gaun yang cantik.
jadi aku akan pastikan kau memakai gaun yang cantik, tidak peduli apapun.
Ayah...
No comments yet. Be the first to leave one.