Bangkok รัก Stories 2 ตอน เรื่องที่ขอ
ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88
Elle.
Elle, Sayang.
Elle.
Elle.
Elle.
Elle, Sayang.
Bangun, atau kau akan terlambat bekerja.
Elle.
Elle.
Tak bisa begini.
Jeremy.
Bangunkan dia.
Tidak, Peak.
Jangan coba rayu aku kembali.
Aku tak akan memaafkanmu.
Ternyata kau, Jeremy.
Gawat.
Sudah pukul 09.00?
Gawat. Aku terlambat.
- Elle. - Sudah bangun, Bu.
Jeremy!
Terima kasih, Bu.
Tunggu.
Jeremy.
- Terima kasih. - Ayo.
Cepat.
Apa kau akan terlambat?
Hati-hati mengemudi.
Aku tak akan menyetir.
Aku terlambat. Aku pesan ojek.
Elle, itu berbahaya.
Namun, aku terlambat.
Tunggu. Sepatumu tak serasi.
Ibu benar.
- Gawat. - Jeremy.
- Ini. - Terima kasih.
Bagus, Jeremy.
Aku bisa apa tanpa kau dan Ibu?
- Sebaiknya bergegas. - Baik.
Sudah datang?
Belum.
- Satu lagi, Elle. - Ya?
Jangan lupa rencana kita.
Rencana apa?
Apa? Kenapa kau begitu pelupa?
Kau sungguh lupa?
Katakan.
Aku tak lupa.
Mana mungkin lupa?
Omong-omong, apa rencana Ibu?
Ibu mau melihat rumah.
Rumah?
Kenapa? Punya uang untuk beli?
Antar saja Ibu. Itu penting bagi ibu.
Baik.
Aku pergi dahulu.
Dah, Bu.
Tunggu.
Kau lupa sesuatu?
Hati-hati di jalan, semangat bekerja.
Baik.
Dah, Bu.
Halo, Pak. Satu, dua, tiga.
- Dah, Bu. - Dah.
Ucapkan selamat tinggal kepada Elle.
Matanya baik-baik saja semalam.
Bagaimana keadaannya?
Kau tahu dia seperti apa. Dia jarang mengatakan perasaannya.
Bisakah kalian membantuku
untuk mengawasinya?
Namun, jangan terang-terangan.
Halo, Tee.
Halo, Semuanya.
Ada orang di sini?
Dia marah kepadaku?
Entahlah.
Dia kembali ke kamarnya.
Kalian senang?
Tee.
Ada apa, Tee?
Tee.
Jangan marah kepada mereka.
Ayah yang meminta bantuan mereka.
Ayo, kita makan. Duduklah.
Ayah.
Jika aku akan jatuh,
biarkan aku jatuh.
Aku akan sering jatuh.
Tak akan ada yang selalu bersamaku.
Baik.
Kau sungguh mau jatuh, ya?
- Tidak. - Tee!
Tee!
- Tee. - Jangan, Pai.
- Dia jatuh. - Kenapa dibantu?
Dia memang mau jatuh.
Ong. Kenapa kau begitu?
Ong. Sudahlah.
Kau boleh membantuku.
Salah satu saja.
Pai.
Baik, Tee.
Aku akan membantumu.
Kemari. Pegang aku di sini.
Aku akan membimbingmu.
Pai, kuserahkan dia kepadamu.
Tentu. Jangan cemas.
Ayo. Biar kubantu, Tee.
Mendekatlah. Mendekat, Tee.
Baik.
Jalan lurus.
Hati-hati.
Baiklah.
Jangan minta bantuanku nanti.
Banyak masalah lain
yang tak bisa dibantu oleh Pai.
Kratai. Cepat siapkan drafnya.
Dia terlambat.
Elle!
Tunggu, Elle.
Elle, dengarkan aku.
Maaf, Elle.
Kurasa kau tak dibutuhkan lagi.
Apa maksudmu?
Aku harus presentasi untuk klien.
Soal itu...
Meen menggantikanmu.
Bagaimana bisa? Itu proyekku.
Dia punya berkas pekerjaanmu,
dia sedang presentasi menggantikanmu.
Elle, jangan masuk!
Kau tahu,
warna busanamu sangat sial,
Mars pun sudah bergeser orbitnya.
Hari ini gerhana bulan.
Kau sial akhir-akhir ini.
Jangan masuk. Percayalah.
Aku tak peduli.
Elle.
Berdasarkan riset perusahaan kami,
kalian bisa lihat perolehan kami di industri ini
dalam berbagai macam sektor.
Kalian bisa lihat,
laba perusahaan kami telah naik.
Maaf, aku terlambat.
Aku yang menyusun presentasi ini,
jadi, aku ingin melanjutkan sendiri.
Tak perlu.
Kenapa tidak?
Aku yang menyusun presentasi ini, karena itu
bukankah aku yang harus mempresentasikan,
alih-alih pencuri ketenaran ini?
Elle.
Apa benar kau yang menyusun presentasi ini?
Ya.
Aku ingin terus terang saja.
Presentasimu
tak memenuhi arahan yang kuberikan.
Faktanya,
kami sudah mengganti target pasar kita.
Aku yakin
sudah mengirimkan surel kepadamu
tentang ini.
Namun, tak masalah.
Aku berterima kasih kepada Meen yang telah menyusun
presentasi baru ini
sesuai dengan arahanku.
Meen akan mengambil alih proyek mulai sekarang.
Ide bagus.
Terima kasih.
Lanjutkan, Meen.
Baik. Seperti yang kalian lihat...
Aku harus bagaimana?
Elle, ada pria tampan yang mau menemuimu.
Peak.
Elle.
Aku ingin meminta maaf.
Elle.
Elle.
Elle.
Jangan ikuti aku.
Ikut denganku, Deary.
Baik.
Peak. Terus berusaha, ya.
Tee, hati-hati. Ada tangga.
Baik, perlahan. Bagus.
Tee.
- Ini, Tee. - Apa itu?
Jui Guay.
Ini sendoknya.
- Begitu. Baiklah. - Sendok.
Bagaimana Jui Guay-nya?
Enak.
Dari Bibi Huang, ya?
Benar.
Nikmatilah selagi bisa
karena tokonya akan tutup.
Apa? Kenapa?
No comments yet. Be the first to leave one.