ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Oh, selamat pagi, Nona Cole.
Mau menebus resep obatmu?
Kecuali kau punya Oxy di sana.
Dasar suka bercanda.
Oh, kau masih tinggal di rumah peternakan tua itu?
Tak tertarik untuk menjualnya,
pindah ke tempat kecil?
Pindah ke mana, kuburan?
Baiklah...
Terima kasih.
Baiklah, hati-hati di jalan.
Ellen?
Tak ada waktu untuk basa-basi.
Tugas memanggil.
Untung bagiku.
Aku tak melakukan apa pun.
Aku tak melakukan apa pun!
Baik, hei, hei, hei, cukup sampai di situ.
Jauhkan tanganmu dariku!
Kebrutalan polisi, kau babi sialan!
Kau baru saja menyerang petugas.
Kau benar-benar ingin bermain suit
dengan hakim wilayah, hah?
Keju, dendeng,
soda, cokelat batangan.
Semua kelompok makanan.
Ya, kalau kau sedang teler.
Dan sebenarnya apa isi ini?
Ayahku.
Sisa dari dirinya.
Sial...
Ayahmu itu pemabuk dan sangat menyebalkan,
tapi dia bukan pencuri.
Apa yang terjadi di sini?
Dia meninggalkan 90 dolar, oke?
Aku hanya butuh perbekalan untuk jalan.
Begitukah?
Mau ke mana kau?
Ke tempat lain.
Dendeng sapinya tinggal di sini.
Oh, apa kau mau membuatku
melayani sopir truk demi makanan, Kepala?
Sialan!
Mulutmu lebih kotor
daripada air cucian piring di kedai!
Petugas Dhar,
tolong antar Nona Cochrane ke batas kota.
Ke timur atau barat?
Timur atau barat atau penjara, pilih satu!
Barat!
...dimengerti.
Ini Unit Empat...
Hei, Abby?
Aku hanya ingin bilang aku turut berduka soal ayahmu.
Tuan Cochrane selalu terlihat...
Ya Tuhan, Henry, cukup...
Diamlah.
Kau kehilangan hak untuk bicara padaku
sejak kau mulai bekerja untuknya.
15.
Hei, kau punya uang receh?
Tidak, kawan, aku tidak punya.
Lihat dia, hah?
- Wow... - Ayo, cepatlah,
bungkus barangnya.
Ya, ya.
Semoga hari kalian menyenangkan!
Ya...
Hei, manis.
Ayolah.
Kami orang baik.
Butuh tumpangan?
Tidak. Terima kasih.
Tidak, serius, kau mau ke mana? Kubawa.
Biarkan aku sendiri, baik?
Hei, kau anak Bobby Cochrane?
Oh, ya? Benarkah?
Pergilah sana.
Oof.
Sayang...
Aku suka itu.
Apa mereka mengganggumu?
Yo, apa yang kau lakukan? Pergi.
Namamu Abby, kan?
Ya.
Butuh tumpangan?
Tentu.
Yo, Duane, apa dia bercanda?
Apa yang kau lakukan?
Hmm?
Hei, mau ke mana kau? Hei!
Kau sebaiknya melepaskan yang ini.
Hei!
Hei, aku masih bicara padamu!
Kemari!
Apa-apaan kau, Kyle?
Apa-apaan?
Apa yang baru saja terjadi?
Dia pasti terpeleset.
Terima kasih.
Itu... malam Sabtu yang luar biasa.
Itu takkan cukup sampai malam Sabtu.
Bisa bantu putar katup itu?
Oh.
Seperti ini?
Kau bisa menurunkanku di sini saja.
Itu sudah sempurna.
Jangan bodoh.
Kau tadi sedang mencari tumpangan.
Mau ke mana kau?
Missoula?
Boise?
Tidak, aku terpikir Portland,
lalu ke California,
lalu ke Meksiko.
Kau berencana menumpang ke Meksiko?
Ya. Kenapa?
Maksudku, aku tak punya mobil atau uang.
Lagipula...
Aku selalu ingin melihat Machu Picchu.
Itu di Peru.
Apa?
Apa boleh kau merokok, Nona Cole?
Panggil saja Ellen.
Baik, Ellen.
Benda itu bisa membunuhmu,
kan?
Sudah terjadi.
Lebih baik mati melakukan hal yang kusuka.
Jadi kurasa kita tidak berhenti, ya.
Dengar, Ellen,
terima kasih tumpangannya,
tapi aku hanya bertanya-tanya
apa kau bisa... menurunkanku
di jalan raya
atau semacamnya?
Apa isi tas kecilmu itu?
Kau punya biskuit protein
dan celana dalam ganti? - Apa?
Kau mau pergi ke pantai,
bersenang-senang, itu...
Itu urusanmu,
tapi kau harus pergi dengan perut kenyang
dan tidur yang nyenyak.
Ada tempat tidur,
ada daging di slow cooker,
dan kalau tak kau makan,
itu akan jadi kompos, jadi terserahlah.
Kalau kau tinggal,
ambil makaroni di ruang bawah.
Apa-apaan?
Wow.
Kau makan seperti beruang di bulan April.
Maaf.
Aku sudah lama tak makan masakan rumah.
Tunggu, kau memakai ganja?
Kami menanamnya setelah Avery sakit.
Avery?
Suamiku.
Kau tak punya anak?
Kami bertemu terlalu terlambat untuk itu.
Maaf.
Tidak usah. Aku tidak apa-apa.
Ayahmu, uh...
Dia sangat membantuku di rumah
setelah suamiku meninggal.
Kami punya perbedaan, tapi...
Aku turut sedih mendengarnya meninggal.
Perbedaan apa?
Aku harus memecatnya beberapa tahun lalu.
Dia jadi tak bisa diandalkan.
Maksudmu mabuk.
Dia mulai minum-minum
saat kru konstruksi datang.
Setelah mereka membangun bendungan itu?
Tuhan, dia terus mengomel
soal bagaimana mereka merusak sungai kesayangannya
dan "memusnahkan enam spesies burung,
hanya untuk mengairi lapangan golf sialan."
Di sanalah dia meninggal.
Bendungan itu.
Kepalanya terbentur.
Tenggelam di air setinggi 30 cm.
Apa itu sebabnya kau pergi?
Tidak, aku pergi
karena tempat ini adalah tempat antah berantah.
Aku ingin berenang di Pasifik.
Aku ingin memanjat Menara Eiffel.
Aku ingin makan sup mi di Saigon.
Perjalanan memperluas wawasan, Abigail,
tapi ada baiknya punya rumah untuk kembali.
Apa itu sebabnya kau tak mau menjualnya?
Tidak, seperti kataku, rumah itu penting.
Rumah itu penting.
Apa kau pikir pria bernama Duke itu akan menyerah?
Kita lihat besok.
Dia... dia akan datang untuk minum teh.
Jadi...
Baiklah.
Terima kasih.
No comments yet. Be the first to leave one.