Last Chance To Save

Last Chance To Save (Senin Harga Naik)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗦𝗘𝗡𝗜𝗡 𝗛𝗔𝗥𝗚𝗔 𝗡𝗔𝗜𝗞 𝟮𝟬𝟮𝟲 𝗡𝗙𝗫 𝗪𝗘𝗕
കമന്ററി എഴുതിയത് Coffee_Prison
𝐍𝐄𝐓𝐅𝐋𝐈𝐗 >> 𝟎𝟏:𝟓𝟔:𝟐𝟐 || ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ടാഗുകൾ

webdl
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-07-18
ഡൗൺലോഡുകൾ: 172
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

- Terlalu banyak meses. - Ya, maaf, Bu.

- Ini kurang rapi. Ulangi. - Siap, Bu.

Ini produk terlaris, jangan sampai habis.

- Bahan bagaimana? Masih aman semua? - Masih aman, Bu.

- Telur juga? - Telur juga masih ada.

- Sudah lapor Ida? - Aku sudah lapor.

Ya.

Semangat, Semuanya.

Siap, Bu.

Terima kasih.

Ini baru namanya bos.

Beliau sendiri yang memberikan sampel untuk pelanggan yang menunggu.

Bu Retno, selain kue-kue dan roti-roti yang melegenda,

apa resep rahasia agar toko kue dan roti ini bisa bertahan

hampir 30 tahun?

- Puluhan tahun. - Puluhan tahun.

Kendali.

Kendali?

Selama semua dalam kendaliku,

terjamin aman.

Kau sedang apa?

Aku sudah tak bisa tinggal di sini.

Kau berlebihan.

Aku? Aku berlebihan?

Mama diam-diam telepon pacarku dan menyuruhnya menjauhiku, 'kan?

Dia hanya memanfaatkanmu.

Terus Mama datang ke kantorku dan marah-marah kepada manajerku!

Kau sendiri yang cerita

manajermu memarahimu di depan banyak orang.

Aku bisa tangani sendiri, aku tak butuh bantuan Mama!

Kau butuh Mama!

Aku dipecat juga gara-gara Mama.

- Sudah, Ma. - Kau juga, sih.

Kau itu lulusan farmasi.

Aku tak pernah mau kuliah farmasi!

Kau tersesat!

Kerja di agen properti.

Kalau kau bicara sama Mama, Mama bisa bantu

mencarikan kerja yang sesuai dengan kuliahmu.

- Kak… - Kau mau pergi hanya karena ini?

Sudah, Kak.

- Mutia! Kau dengar Mama. - Kak, tak usah…

- Mutia! - Kak!

Kau tak akan jadi apa-apa kalau kau keluar dari sini!

Aku akan sukses. Lebih sukses dari Mama.

Pakai caraku sendiri.

- Mutia! - Kakak!

Jangan! Tidak usah.

Nanti juga pulang sendiri.

Maaf, ya.

Kalau anakku ada di sini, pasti mau bantu.

Padahal, kalau dipikir-pikir, umurku tinggal berapa?

Lima, enam, sepuluh?

Jangan bilang begitu, Bu.

Tidak apa-apa.

Hidupku memang sudah selesai waktu ditinggal sama suami.

Sebenarnya bukan soal uang,

tapi kenanganku dengan suami ada di sini.

Bisa, Bu.

Nanti kalau Ibu mau pindah, aku akan usahakan.

Ibu dapat satu unit di Homi Valley.

Memang nanti desain akan mengikuti pengembang,

tapi desain interiornya akan persis seperti ini.

Memang bisa?

Bisa, Bu.

Lalu tadi Ibu bilang anak-anak jarang ke sini karena rumahnya jauh.

Kalau Ibu pindah ke Homi Valley,

aku yakin anak-anak akan lebih sering datang ke rumah

bawa cucu-cucu.

Kami ada kolam renang anak, Bu. Untuk cucu-cucu berenang.

Ada taman bermain!

Lalu, kalau Ibu pagi-pagi mau jalan di area sekitar rumah,

udaranya berbeda dengan di sini.

Lebih bagus.

Bagaimana, Bu?

Ibu mau yang mana?

Kalau yang ini, satu lantai dengan dua kamar.

Ya ampun. Terima kasih banyak, Bu.

Aku yang terima kasih.

Aku permisi.

Gila. Anak-anak lain tak ada yang berani bicara dengan Bu Irene.

Bagaimana caranya?

Bikin asinan.

Aku sudah menjanjikan satu unit untuk Bu Irene di Homi Valley,

tapi desain interiornya harus sama persis dengan rumahnya yang sekarang.

Kau urus, ya. Aku makan siang dulu.

Siap, Kak.

- Mas, kembali ke kantor. - Baik.

- Halo? - Halo, Sayang!

Sudah selesai urusan dengan Bu Irene?

Baru selesai.

Situasi di kantor pemasaran kacau.

Staf kurang satu dan sedang ramai.

Kau bisa ke sini, tidak?

Bisa. Oke, aku ke sana.

- Terima kasih, Sayang. - Dah.

Hati-hati, ya.

- Ini ada balkon belakang, ya? - Ini masih ada, Mbak?

Klaster ini banyak peminatnya, Bu, jadi unitnya tinggal sedikit.

Sangat cocok. Dua kamar, fasilitas lengkap.

Langsung, Pak, hari ini?

Sepakat!

Terima kasih banyak, Pak.

Bapak, Ibu, sekadar saran, kalau memang tertarik dengan unit ini,

bisa bayar tanda jadi dulu saja.

Kebetulan, ini hari Sabtu, jangan ditunda-tunda,

soalnya Senin harga naik.

Ya, pasti kita kasih tanda jadi.

- Terima kasih banyak. - Apa kabar, Pak?

Silakan dipilih.

Bagus juga harga sewanya.

PEGAWAI TERBAIK

- Terima kasih. - Ya, terima kasih juga.

- Tidak pulang? - Nanti.

- Ya sudah. Kalau begitu, aku duluan. - Ya.

- Halo, Sayang? - Halo, Sayang.

Di sana ada paket warna hijau?

- Benar, ini paketnya. - Oke.

Mau dikirim ke mana?

Ke tempat rapatmu?

Ke…

Sayang!

Sudah sampai?

Pak! Sudah sampai!

Kau tak bilang ada Pak Ruli.

Kasih kejutan boleh, dong?

- Pak. - Siap.

Terima kasih, Mut.

Sama-sama, Pak. Semangat, main bolanya.

- Semangat, ya, Pak! - Ya?

Halo. Oke. Ya, pasti.

Terima kasih, Mut.

Foto dulu, dong.

Aku tak pernah lihat kau pakai baju bola.

Sekali saja.

Christiano Ronando!

Sayang, sudah! Tuh, 'kan!

Biasa main bola di PS apa berarti harus main di sini juga?

Ya.

- Aku dapat info orang dalam. - Apa?

Pak Dirut dapat kesepakatan untuk akuisisi Buana Group.

Jadi, minggu depan nama kita berubah menjadi Homi Buana Living.

Pak Dirut cekatan sekali, ya? Gila.

Bagaimana bisa secepat itu?

Buana Group kan perusahaan besar.

Lebih tua juga dari Homi.

Tidak tahu.

Yang penting semua proyek Buana Group jadi milik kita.

Jadi, makin banyak proyek yang kita pegang,

tentu anggota manajemen puncak akan bertambah.

Aku, ya?

- Ya, boleh. - Nando!

- Ayo! - Ya, Pak!

Sayang.

Ya, nanti aku bahas tipis tentang kerja kerasmu hari ini.

Sayang, kenapa tipis?

Ya, besar! Sebesar cintaku kepadamu!

- Pak! Ayo! - Ini dia Nando.

Pak, aku Nando.

Kak, Mama mau ke sana. Sudah di jalan.

Bercanda! Maaf. Mukanya serius sekali.

Tenang saja.

Tapi kalau Mama benar ke sana, kau bolehkan?

Tidak. Aku larang.

Tapi kalau aku larang, memang dia mau mendengarkan?

Jahat sekali.

Kau sudah lihat video viral yang dikirim Mama lewat grup?

Di grup yang ada Mama.

Kakak boleh kasih respons sesekali. Seperti emotikon.

Atau seperti reaksi.

Tidak apa-apa.

Tasya, ke sini sebentar.

Panjang umur. Dah.

Pemirsa, sekarang aku ada di Kebumen, Jawa Tengah.

Di mana fenomena langka sedang terjadi.

Apa ini?

Bagaimana perasaan Bapak melihat salju turun di Kebumen?

Tadi aku kira ini abu vulkanik, ternyata benar-benar salju.

Aneh banget. Ini apa?

…jika sudah seperti ini, tinggal dipotong

dan gulung secara perlahan.

Kalau sudah seperti ini…

- Tasya. - Ya?

Ini… Geser.

Maksud kakakmu apa, sih?

- Apa? - Kenapa kirim-kirim tinju begini?

Tinju apa, Ma?

Maksudnya Mama mau dipukul?

Sebegitu marahnya dia

sampai tak sopan orang tua mau ditinju begitu?

Ini bukan mau meninju, Ma.

Kak Mutia kasih semangat.

Mana mungkin?

Seperti ini.

Semangat!

Dukung! Gas!

Seperti itu.

Kenapa tak tulis langsung "Semangat"?

Biar lebih ringkas, mungkin?

Kok Amal tak merespons?

Last Chance To Save subtitles in other languages

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left