ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Ini tampak seperti Rumah ~
Namun bukan Rumah ~
Lalu apakah tempat ini... - Emily Dickinson -
Ayah?
Saat kau pergi.
Jangan masuk, Lula.
Tunggu kakek, dia sudah kemari.
Kau akan sakit?
- Tidak. - Janji?
Tidak, Lu, tidak.
Aku tidak akan sakit.
Jangan lihat.
Jangan khawatir.
Kita akan baik-baik saja.
Tenang, kawan. Tenang!
MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO BONUS DEPO 100% 50K+50K = 100K, KETIK BEBAS69 DI GOOGLE
Kau anak baik.
"Janganlah takut, sebab Aku menyertaimu,
janganlah bimbang, sebab Aku ini Tuhanmu.
Aku akan meneguhkan.
Bahkan akan menolong engkau.
Aku akan memegang engkau
dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan."
GERBANG HINGE Penduduk 348
Ini, cari garis halaman belakang.
Tulis namamu di situ.
Yang tertulis "Ahli Waris."
- Apa ini? - Tanah. Wilayah Wind River.
Kakekku berperang melawan Kiowa demi tanah ini.
Ayahku melawan para peternak.
Tanah ini milik ayahmu.
Kita mau ke sana?
Ke rumah tantemu di Kansas.
Saat aku mati, tempat ini dan semuanya milikmu.
Sebelum itu,
kau tinggal bersama tante Tess.
Ini yang bisa kulakukan.
Ayo.
- Empat keping - Kau bakar jembatannya.
Petir yang hanguskan, teman.
Sayang sekali.
Yah.
Empat keping.
Empat keping!
Kami lebih duluan. Kau bisa menyeberang nanti.
Kapalnya kecil, dan cuaca buruk akan datang.
Biaya kapalnya 4 keping.
Punya empat keping, kakek?
Kubilang 4 keping.
Pinjamkan dulu ongkosnya.
Kami bayarkan ongkosmu, Pak.
Aku tak minta darimu.
Kurasa...
ini pertama kalinya...
aku senang melihat...
bintang perak.
Lula.
Lula.
Kita pernah bertemu.
- Masih ingat? - Dia tak mengenalmu.
- Oke? - Jack.
Kau takut?
Kau takut padaku, Silver Star?
Jangan ganggu dia.
Aku tahu siapa kau.
Siapa aku?
Cut Throat Bill.
Kau yang karang nama itu, pak tua?
Siapa yang bilang begitu?
Western Union, salah satunya.
Ada hadiah untuk menangkapku?
Entahlah.
Sejauh ini yang kudengar $10.000.
Kau akan kejar hadiahnya?
Lu...
Lula, kau juga jadi buruan sekarang?
- Berapa? Cuma mau tahu. - Jangan ganggu dia terus.
Lihatlah orang tua ini, dia ketakutan.
Dia bingung, apa melawan atau tenggelam.
Oh, lihat.
Dia punya pistol kecil.
Kami tak mau ada masalah.
Kau cari masalah begitu kau todongkan senjata.
Bang.
Bang.
Kita ini keluarga.
- Ada dokter di Sylvester. - Astaga.
Dia bisa obati luka kecil itu.
Tapi sakitnya luar biasa.
Cuma ada satu cara menyelesaikan ini.
Kakek!
Aku tak bersenjata.
Peduli amat?
Kakek!
- Mau tutup. - Sayang sekali.
Cuma permen mint.
Maaf?
Tak ada licorice?
Cuma yang itu. Tapi sudah mau tutup.
Gadis-gadis suka licorice.
Apa ini?
- Itu? - Dengar tidak?
Bisa melihatku?
Aku lihat.
Menurutmu aku cantik, kan?
Kurasa itu horehound.
Jadi, mau membunuhku?
Aku tak bisa kunyah permen keras.
Apa ini? Terlihat kenyal.
Aku tak tahu.
Kau tidak tahu permenmu sendiri?
Aku tidak...
Kalian mau beli itu semua?
Cuma lihat-lihat.
Sekarang masukkan semua uangnya ke kantung...
dan berikan semua permennu.
Ini licorice.
Ayo.
Hisap.
Lebih keras.
Kau tak apa, nona?
- Dimana ini? Kota apa? - Silvester.
Ini toko ayahku.
Lari! Mereka akan menembakmu!
Lari!
Sialan!
Lula!
Lula!
Kakek?
"Janganlah takut,
sebab aku menyertaimu.
janganlah bimbang,
sebab Aku ini Tuhanmu.
Aku...
Aku akan meneguhkan..."
Lula!
Maafkan aku.
Lula!
Lula!
...dia bunuh Marvin Taylor dan anaknya.
- Gantung dia! - Gantung dia!
Marvin Taylor sudah mati!
Aku melihatnya. Itu Cut Throat Bill.
Tunggu! Hei!
Aku mau bicara dengannya!
Bill bawa kemana gadis itu?
Adikku dibawa kemana?
Lepaskan!
- Lepaskan! - Mau...
- ke mana? - Mountie!
- Jangan berani-berani. - Tolong!
- Masuk! - Tolong!
- Masuk sekarang! - Lepaskan!
Lepaskan aku!
- Tarik. - Tarik keatas.
Tunggu! Aku mau bicara dengannya!
Katakan Bill kemana!
Katakan, kudoakan kau!
Aku mau dibawa kemana?
Kakakku pasti akan mencariku.
Kakakmu?
Dia sudah mati.
Mereka semua...
hilang di tengah kekacauan.
- Itu bohong. - Tidak.
Aku melihatnya.
Kau beruntung aku menyelamatkanmu.
Kau akan belajar bilang, "Terima kasih."
Sini kulihat.
Tidak, Billy.
Sialan!
Ini.
Terima kasih, Billy.
Kau harus belajar menembak, nona.
Dimana ini?
Kuburan.
Andai kau tak bangun, aku menguburmu.
Yang bersama dia,
lihat mereka ke mana?
Hanya Bill, perampok bank.
Kukira namanya Cut Throat.
Namanya banyak.
Cut Throat, Two Smiles.
- Dia perempuan. - Apa?
Bill perempuan. Mereka kemana?
Ke utara.
Arah mana kantor sheriff?
Tak ada sheriff di sini.
- Apa? - Tak ada sheriff di kota ini,
makanya banyak kuburan baru.
- Itu gerobakmu? - Punya-nya Jones.
- Aku punya uang... - Gerobak Jones.
Siapa Jones?
Itu tukang gali kuburnya.
Sudah selesai.
Sudah dikubur?
Enam kaki dalamnya.
Kau ukur?
Sudah.
Pasti pakai tangga.
No comments yet. Be the first to leave one.