ആദ്യത്തെ 40 വരികൾ.
Selamat, Saudara Tie Niu.
Saudara Tie Niu.
Kenapa aku tidak pernah sadar Saudara Tie Niu begitu menawan sebelumnya?
Kau lumayan hebat juga, bocah.
Begini,
kalian berdua naksir aku, kan?
Aku sudah punya kekasih.
Aku tidak akan mengkhianati istriku, Ji Ruyue.
Bajingan besar, mati saja kau!
Siapa yang mau naksir orang liar sepertimu?
Syukurlah kalau begitu.
Kukira kau naksir aku.
Aku hampir mati ketakutan.
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Membuatku marah besar!
Kakak Ziyun.
Bahkan jika semua pria di dunia mati,
tidak akan ada yang naksir orang liar tak beradab sepertinya.
Benar, kan?
Sebenarnya, Saudara Tie Niu
lumayan lucu juga.
Dan kuat.
Ah!
Apa yang kupikirkan?
Ruxing, jangan bercanda.
Saudara Tie Niu,
mari kita rayakan.
Kakak.
Kau baik-baik saja?
Pergi!
Mari
Aku akan mentraktirmu minum.
Ayo.
Kakak ipar.
Ruyue.
Tinggal tiga hari lagi.
Tunggu aku.
Saudara Tie Niu memang gagah berani.
Ruxing.
No comments yet. Be the first to leave one.