ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
"Saya amat sangat berterima kasih..."
"...karena anda telah meluangkan waktu untuk saya."
Aneh kalau "amat sangat".
Bilang aja, "Saya berterima kasih" gitu.
"Saya berterima kasih."
"Saya Haruno Shotaro dan Arisa..."
"...sedang menjalin hubungan serius."
"Saya kemari berniat meminta izin untuk memperkenalkan di~
"Memperkenalkan di~"
Aduh..!
"Saya, Haruno Shotaro." Perlukah begitu?
Masa sih penulis naskah yang lagi naik daun seperti itu?
Beda sama aslinya.
Beginilah cowok ketika gugup mau ketemu...
- ...calon mertua-nya, tau! - Santai aja kok.
Ibuku bilang, setidaknya kamu bertemu dengannya, walau sekali aja.
Tak perlu banyak pikiran.
Tapi kesan pertama itu penting, 'kan?
Lagipula, Ayahku itu cuma orang biasa...
Beliau Dosen, 'kan?
Kamu bersikap biasa aja nggak papa kok.
Dimata Ayahmu dosen ekonomi terkenal itu...
... sebagai penulis naskah sinetron cuma buat pamer-pamer...
Nyaris saja...
Mau gantian nyetir ga?
Tidak perlu. Kamu semalam begadang, 'kan?
Setelah melewati gunung ini sudah dekat kok.
Pelan aja, ya. Utamakan keselamatan.
Aku malah cemas kamu 'nyetir daripada ketemu Ayahmu.
Makanya aku bilang naik kereta aja.
Aku 'kan udah dapat SIM sekali tes.
Lagipula, rumahku jauh dari stasiun.
Aku belum mau ninggal loh.
Secemas itukah kamu sama kemampuan menyetirku?
Apa?
Maksudnya, aku ngga mau ninggal sebelum nikahin kamu.
Kamu apa-apaan sih.
Jadi, kalo kita udah nikah ngga papa gitu, kamu tak bertemu anak kita?
Ya 'kan, itu cuma contoh doang.
Aku sih...
...ingin selamanya bersamamu.
Hingga napas terakhir.
Yang bakal tiada duluan aku, 'kan?
Soalnya rata-rata umur pria lebih pendek...
Nggak boleh! Harus aku duluan!
Aku akan tiada dipelukanmu.
Iya deh. Aku paham.
Kita bersama...
Sudah bangun, ya?
Dimana aku?
Ini di seberang Sungai Sanzu (Alam baka)
Untunglah belum waktunya menyeberang.
Mana Arisa?
Wanita yang bersamaku dimobil.
Di bangsal wanita.
Bagaimana kondisinya?
Dia baik-baik saja, 'kan?
Dia selamat kok.
- Syukurlah... - Hanya saja...
"Hanya" apa?
Nanti saja, Pak Dokter juga akan menjelaskannya padamu.
Bolehkah aku... menemui Arisa?
Akan saya kabari.
Saya Ishihara dokter yang menanganimu.
Salam kenal, Dok. Saya Haruno.
Bagaimana rasanya?
Seperti ada kabut di kepalaku.
Mungkin efek bius-nya masih ada. Sebab operasi yang serius.
Lengan bawah kiri, tulang kering kanan, dan betismu patah.
Makanya kami melakukan osteosintesis terbuka.
Bagaimana keadaan Arisa?
Dia baik-baik saja.
Kapan bisa kutemui?
Kita lihat dulu perkembanganya sementara waktu...
Kapan bisanya?
Kau sendiri luka berat begini.
Fisik dan kondisi mentalnya juga terluka.
Tunggulah sementara waktu.
Aku minta maaf.
Keluarganya bagaimana?
Nanti akan dihubungi polisi.
Baiklah, jika tiba-tiba sakitnya kambuh atau tubuhmu terasa tak nyaman.
Langsung panggil suster, ya.
Sebab baru diberi antibiotik, tiap pasien tak selalu cocok.
Kau takkan bisa bergerak sementara. - Apa?
Kau kemari usai kecelakaan mobil semalam, 'kan?
Wah, kayaknya akan butuh 3 bulan untuk sembuh.
Selama itu?
Sepertinya dipasang bolt buat "nyambungin tulangmu yang patah, jadi...
...kurang lebih akan dikasur selama 1 bulan.
Lama sekali...
Kalau mau ke kamar mandi 'gimana?
Nanti dibantu perawatnya, kelamaan juga terbiasa.
Yang paling ngga enak itu...
...ketika didalam gips-mu gatal. Apalagi di musim begini.
Apa kau pasien di sini?
Iya. Namaku Tsuda. Aku di sini udah lama, sih.
Udah kayak tahanan 'aja.
Tahanan?
Ya, "penjara" bagi tiap orang beda-beda, sih.
Bangsal 1 RS Memorial Enokida
ᴋᴀᴍᴀʀ ɴᴏᴍᴏʀ
TSUDA HACHIRO
• ᴅɪᴀɢɴᴏsᴀ : ɢᴀɢᴀʟ ɢɪɴᴊᴀʟ • ʀᴀᴡᴀᴛ ɪɴᴀᴘ : 6 ʙᴜʟᴀɴ
• ᴅɪᴀɢɴᴏsᴀ : ʀᴇᴛᴀᴋ ᴛᴜʟᴀɴɢ ᴍᴀᴛᴀ, ʀᴜsᴜᴋ. • ʀᴀᴡᴀᴛ ɪɴᴀᴘ : 2 ʙᴜʟᴀɴ
SHIMOTSUKA HANTA
Di sini kali ya...
Bukan.
MATSUI TOKIO
• ᴅɪᴀɢɴᴏsɪs : ᴛᴜᴍᴏʀ ᴍᴀʀᴋᴇʀ ᴛɪɴɢɢɪ • ʀᴀᴡᴀᴛ ɪɴᴀᴘ : 3 ᴍɪɴɢɢᴜ
GOTODA KENTO
• ᴅɪᴀɢɴᴏsɪs: ᴍᴇɴɢɪᴅᴀᴘ sɪʀᴏsɪs* • ʀᴀᴡᴀᴛ ɪɴᴀᴘ: 1 ʙᴜʟᴀɴ
*Siriosis: ɑdɑlɑh kondisi sɑɑt orgɑn hɑti dipenuhi oleh jɑringɑn pɑrut.
TAKINAKA RYOICHI
• ᴅɪᴀɢɴᴏsɪs: sᴀʀᴀғ ᴛᴇʀᴊᴇᴘɪᴛ • ʀᴀᴡᴀᴛ ɪɴᴀᴘ: 3 ʙᴜʟᴀɴ
Apa kau...
...mau memakai tombol panggil perawat?
Soalnya ponselku ngga ada.
Di sini ngga ada sinyal.
Wifi-nya ngga sampe sini, sinyalnya juga jelek.
Tapi kau,..
Kalau mau internet turunlah ke lobi resepsionis.
Sebenarnya di kamar ini ada wifi-nya, tapi dimatikan.
Cuma katanya 'aja sih begitu.
- Lalu mengapa tak minta dinyalakan? - Ada banyak alasan, sih.
Kalau gitu ngga ada yang tahu aku di rumah sakit ini.
Aku harus menghubungi kantorku...
Kasih tau 'aja nomornya, nanti aku turun ke lobi dan memberitahu mereka.
Tapi ada hal yang perlu kubicarakan dengan manajerku.
Begitu ya.
Walau begitu, memanggil perawat pakai itu...
Apa yang terjadi jika kupakai ini?
Para suster lagi sibuk ya?
Kalau maunya begitu pakai saja-lah.
Ada apa sih?
Kalian kenapa sih?
Kau ini 'kan...
...masih baru di sini.
- Terus aku 'gimana dong? - Silahkan saja.
Aku sih ngga peduli.
Suka-suka dia 'aja-lah. Lagipula masih jam segini, kok.
Benar.
Lakukanlah.
Silahkan pencet saja, buruan.
Sub by: Ntarja.22
PANGGILAN SUSTER MERAH
PANGGILAN SUSTER MERAH
Ada perlu apa?
Begini... ponselku mana, ya?
Sepertinya polisi mengambil semua barang pribadimu saat kecelakaan.
Begitu ya.
Aku perlu menghubungi beberapa orang.
Oh, gitu ya.
Sebentar lagi polisi akan ke sini. jadi tanya saja langsung, ya. - Baik.
Soal tombol ini...
Apa ada aturan khusus memakainya?
Memangnya kenapa?
Kalau ada apa-apa. Kami selalu siap, kok...
- Larut malam juga boleh? - Iya, tentu.
Itulah guna tombol pemanggil perawat.
Tenang saja.
Tidak perlu khawatir.
Wajahku...
Separuh wajahmu terluka.
Luka akibat serpihan kaca mobilmu.
Kami telah mengangkat semua serpihan kacanya.
Pipimu yang terluka kami cangkok dengan daging bokong.
Mulai dari sini, kami akan lakukan operasi kecantikan.
Pria yang bersamamu di mobil, Haruno Shotaro dia bilang,..
...ingin bertemu denganmu.
Benar. Lebih baik seperti itu.
Baik dirimu dan dia,..
Kalian butuh waktu lebih lama lagi.
Yang mengemudi adalah Mimori Arisa.
Maaf, kalau ini soal pribadi...
...kalian berdua, sedang berpacaran, bukan?
Benar.
Kami sedang menuju rumah orangtua-nya untuk memperkenalkan diri.
Mengapa bukan kau yang menyetir?
Jika itu kau, bukan dia yang baru saja dapat SIM,..
...kecelakan ini tak akan terjadi, bukan?
Bisa jadi.
Jangan-jangan, kalian melakukan sesuatu sebelumnya?
Enggak.
Lalu mengapa kamera dasbornya mati?
Aku ngga mematikannya.
Sejak kubeli nyala terus, kok.
Kalau begitu, pas kebetulan saja ya mati, gitu?
Apa sih masalahnya soal itu?
Kau tak mengkonsumsi obat terlarang, 'kan?
- Apa maksudmu? - Maksudku adalah...
Bukankah kau bekerja di industri hiburan, jadi mungkin saja kau begitu.
Kudo-san!
Aku cuma penulis naskah, tau!
Kau siapa?
Saya Kudo Penyelidik Divisi Satu Kepolisian Furuoka.
Saya Kato.
Perlukah kutunjukkan kartu polisiku seperti di sinetron detektif?
Mengapa penyelidik divisi satu kepo banget sama kecelakaan lalu lintas?
Entahlah.
No comments yet. Be the first to leave one.