The Cinderella Addiction

The Cinderella Addiction (哀愁しんでれら)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

The Cinderella Addiction 2021 1080p BluRay DD5 1 x264-NSBC
കമന്ററി എഴുതിയത് ch4nk-san
Berteman di Twitter yuk: @ch4nk_san ^_^ Silahkan dipake jika ada yang mau improve subtitle ini atau mau dipake untuk keperluan lain. Pokoknya gunakan saja sebebas-bebasnya... :D

ടാഗുകൾ

BluRay
x264
1080
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2021-07-30
ഡൗൺലോഡുകൾ: 94
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Disutradarai oleh Ryohei Watanabe

Setiap wanita punya ketakutan yang tak bisa dijelaskan di dalam hatinya.

Apa kira-kira aku bisa bahagia ya?

~ AISHU CINDERELLA ~ SUB INDO OLEH CH4NK-SAN

Ya?

Saya dari Pusat Konsultasi Anak.

Ini soal Asuka-chan... - Kenapa dengan anakku?

Dia keliatannya baik-baik saja.

Aku lagi sibuk sekarang. - Tidak, tunggu tunggu!

Asuka-chan baik atau tidak, boleh kami yang memastikannya sendiri?

Sakit, tanganku sakit.

Tanganku...

Lepaskan, aduh duh duh...

Lagi-lagi ada telpon pengaduan, ya?

Wanita itu, tak pantas jadi seorang ibu.

Meski Asuka-chan keliatannya tersenyum.

Tapi aku tak melihat cahaya di matanya.

Masa depan seorang anak, selalu tergantung pada usaha ibunya.

Apa itu?

Itu kata-kata dari seseorang yang hebat.

Tapi, aku tak ingat siapa?

Palingan Bunda Teresa lagi, kan?

Bukannya terdengar seperti kata-kata Nightingale?

Sepasang suami istri ditangkap polisi setelah mengancam Kepala Sekolah...

...sebuah Sekolah Dasar dengan pisau dapur untuk mengadakan kembali Hari Olahraga.

Sepasang suami istri ini masuk ke sekolah mereka...

Orang tua yang bodoh. Apa yang sebenarnya mereka pikirkan?

...dan menodongkan pisau dapur ke arah Kepala Sekolah.

Aku tak mau jadi orang tua yang seperti itu.

Sejak mulai bekerja di Pusat Konsultasi Anak, aku selalu berpikir seperti itu.

Tapi, pikiran ini pertama kali muncul...

...jauh sebelum aku melakukan pekerjaan ini.

Saat aku masih usia 10 tahun.

Ibu...

Ibu...

Bu, jangan pergi, bu...

Aku berhenti jadi ibumu!

Ibu... Ibu... Ibu...

Aku tak mau jadi orang tua yang seperti itu.

Toko Sepeda Fukuura

Aku pulang...

Katanya mereka mengancam kepala sekolahnya untuk mengadakan kembali hari olahraganya.

Benar-benar tak bisa dimengerti.

Bukannya itu terlalu berlebihan? - Berlebihan, kan?

Orang tua tak bermoral seperti itu benar-benar tak bisa dimaafkan.

Tidak, kita makan kare lagi?

Pekerjaanku akhir-akhir ini sangat sibuk...

Tapi, kamu suka kare, kan? - Aku sudah makan itu 4 hari ini.

Aku kan bukan orang India.

Aku tau kok. Makanya aku menyajikannya seperti masakan Jepang dengan sup miso.

Panas! Ah, panas...

Kakek tidak makan?

Entah kenapa kepalaku agak...

Aku mau mandi lalu tidur.

Aku juga takut berat badanku naik.

Tapi, cuman saat makan kare ya...

Kalo gak mau, kamu tidak usah makan.

Duduk yang benar!

Padahal dia tak perlu jauh-jauh pergi sekolah Swasta di Tokyo, kan?

Uang SPP-nya setahun kira-kira segini.

Bukannya ini sulit sekali?

Jadi, kita beritau Chinatsu tak perlu ikut ujian masuknya? Padahal dia sudah belajar keras loh...

Ah tak boleh. Nanti mubazir.

Jorok banget...

Bagaimana bisa kamu menyebut ayahmu jorok?

Nih...

Ayah! Ayah! Ayah! - Kakek! Kakek!

Hei, kakek mau dibawa cuman pake celana pendek?

Sudahlah, angkat dia yang benar!

Aduh, duh duh...

Kakek... - Kita sebentar lagi sampai di rumah sakit.

Ayah...

Kau tak mengemudi dengan benar sih...

Dasar pemabuk sialan! - Kakek...

Ah gawat, aku jadi mau minum sake juga.

Kita bisa mengantarnya dengan mobil lebih cepat daripada menunggu ambulans.

Yang salah itu aku,

jadi jangan nangis lagi, Ayah!

Jangan kuatir, pasti ada jalannya.

Aku tutup dulu ya!

Chinatsu, apa dia akan baik-baik saja ya?

Kakek...

Telah terjadi kebakaran di Toko Sepeda Fukuura di Jalan Asaba No. 1.

Telah terjadi kebakaran di Toko Sepeda Fukuura di Jalan Asaba No. 1.

Apa dia barusan bilang Toko Sepeda Fukuura?

Permisi...

Tolong mundur! Disana bahaya, tolong mundur!

Tolong mundur!

Disana bahaya, tolong jangan mendekat!

Disana bahaya, tolong jangan mendekat kesana!

Masih ada waktu sebelum bis yang terakhirnya berangkat.

Tak apa-apa, rumah pacarku dekat dari sini.

Di saat seperti ini, dia pasti pengen 'ena-ena' sama pacarnya.

Bikin iri saja ya...

Gigit jariku!

Hiromu!

Eh, kenapa kamu disini? - Aku takut.

Ah, tidak...

Senpai...

Aku rasanya gak punya tenaga lagi untuk marah.

Tunggu, Koharu!

Koharu, Koharu, Koharu!

Aduh...

Kamu baik-baik saja?

Maaf...

Kita sepertinya memang terlihat mencurigakan, ya?

Maafkan aku.

Aku tak biasa minum sebanyak ini.

Aku diajak pergi minum sama rekan-rekanku kemarin.

Apa telingamu terasa sakit?

Tak apa-apa, telingaku cuma sedikit berdengung.

Kalo gitu, tolong ya Pak! Hati-hati di jalan!

Maaf sudah merepotkan.

Terima kasih.

Anu, permisi.

Permisi.

Anu...

Biar kubayar ganti rugi untuk pakaian dan sepatumu.

Eh? Tidak, tidak...

Itu tidak perlu.

Kalo gitu, setidaknya ijinkan aku berterima kasih lain kali.

Dia bilang lengannya memar karena dicengkeram sangat keras.

Apa yang sudah kau lakukan?

Ini masalah besar loh...

Shiraishi, cepat omeli dia juga!

Kupikir hal yang normal kita melakukan kesalahan.

Bagaimanapun, kita adalah manusia.

Benar-benar senpai yang baik.

Toko Sepeda Fukuura

Ayah, mari makan! Stew-nya bisa dingin nanti.

Aku tak bisa temukan pekerjaan lain.

Selama hidup, aku belum menyentuh apapun selain sepeda.

Label dari laundry nya masih nempel tuh...

Kamu tau,

*Hipoglikemia (Gula darah rendah)

hanya 1 ml suntikan insulin bisa membuat seseorang meninggal karena hipoglikemia?

Hanya butuh 1 mililiter.

Eh, apa? Maksudnya Ayah mau mati, gitu?

Aku takkan mati meninggalkan putriku sendirian.

Aku takkan ikut bimbel.

Setelah lulus nanti, aku akan cari pekerjaan.

Lagian, aku tak perlu memaksakan diri untuk kuliah juga.

Kamu sebaiknya lanjut kuliah.

Kamu sudah susah payah menaikkan nilaimu juga.

Soalnya Toko kita terbakar dan keluarga dalam masalah,

kakek dirawat di rumah sakit dan butuh banyak uang.

Itu...

Aku akan lakukan sesuatu dengan itu. - Itu tidak perlu!

Selama aku tidak kuliah, masalahnya selesai.

Dan juga, pekerjaan kakak juga tak berjalan dengan baik, kan?

Sebaiknya kakak mencemaskan diri kakak lebih dulu.

Tak perlu berusaha mengambil peran sebagai seorang ibu.

Halo.

Mana yang lebih penting, pekerjaan atau keluargamu?

Suamimu ya?

Dia bilang harus terima tamu penting hari ini.

Senangnya punya ayah yang bekerja keras, ya...

Koharu katanya akhirnya akan putus sama Hiromu.

Heh, benarkah?

Padahal kalian sudah pacaran selama 10 tahun, kan?

Kamu melihat mereka ngewe dengan mata kepalamu sendiri?

Jangan bicarakan hal seperti itu di depan anak bayi!

Teman kantornya senpai benar-benar menggerakkan pinggulnya dengan gembira.

Benar-benar tak bisa dimaafkan.

Tidak, justru itu bagus.

Lagian anak Band itu tak punya masa depan.

Cari pria lain saja!

Rasanya cara menghiburmu cuman ala kadarnya saja.

Ala kadarnya? Padahal aku hanya mencemaskanmu...

Mau kuajari gimana caranya membuat hidup lebih mudah?

Lebih mudah?

Gimana caranya?

Dengan membuang semua impian dan cita-citamu.

Hah?

Pengen menikah dengan orang yang baik, pengen punya kehidupan yang baik, pengen jadi ibu yang baik.

Buanglah semua keinginan itu!

Aku tak mengerti.

Maksudku...

Jika kamu punya impian dan harapan, kamu akan menderita.

Jika segalanya tidak berjalan seperti yang kamu harapkan, kamu akan jadi marah.

Padahal aku sudah memberitahumu cara yang bagus ini?

Abisnya, orang yang seperti itu terdengar sangat membosankan.

Pokoknya, aku sudah memberitahumu.

Yah, kamu mungkin hanya sedang sial saja. Dewa itu bukanlah iblis.

Kesempatan itu pasti akan segera datang.

Seperti apa?

Bertemu pria baru mungkin?

Bertemu pria yang baru ya?

Kalo yang itu aku sudah ketemu.

Masa'?

Apa dia tampan? Apa dia seorang pangeran dengan kuda putih?

Direktur Izumisawa Clinic, Daigo Izumisawa.

Astaga! Jadi, dia seorang dokter?

Selain itu, dia punya klinik sendiri?

Dia pasti kaya sekali.

Apa maksudnya kaya?

Gimana kamu mendapatkannya? - Aku tak berniat mendapatkannya.

Sudah hubungi dia? - Belum.

Hubungi dia! Cepat hubungi dia!

Dibanding seorang pangeran di atas kuda putih,

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left