Deon Cole: Charleen's Boy

Deon Cole: Charleen's Boy

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Deon Cole Charleens Boy 2022 720p NF WEBRip DDP5 1 x264-SMURF
കമന്ററി എഴുതിയത് edoe
Retail Netflix

ടാഗുകൾ

webrip
web
x264
720p
720
BRip
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2022-11-15
ഡൗൺലോഡുകൾ: 28
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Oh, air ini sangat enak.

Entah kenapa Ibu sangat haus.

Omong-omong, Ibu sudah nyaman.

Di sini terasa enak. Ya.

Senang bertemu denganmu, Sayang.

Apa yang kau… Beri tahu Ibu. Ibu memikirkan itu.

Apa yang kau lakukan dengan Netflix?

Apa itu akan menjadi seperti…

Cole Blooded Seminar yang kau lakukan?

Apa akan seperti Cole Blooded… Kau mengajar.

Kau tahu? Kau mengajar di Cole Blooded Seminar . Kau mengajar.

Kau mengajak penonton belajar.

- Akan seperti… - Kau bicara tentang selai kacang.

Kau bicara tentang hubungan.

Kau bicara tentang seks.

Akan Ibu ceramahi untuk itu.

Apa lagi?

BROOKLYN, NEW YORK TANGGAL 10 SEPTEMBER

Apa kabar, Brooklyn? Bagaimana keadaan kalian?

Terima kasih sudah datang.

Aku menghargai kalian yang datang ke acara spesial ini.

Senang melihat kalian. Bagaimana kabar wajah-wajah cantik ini malam ini?

Mari tepuk tangan untuk diri kalian. Terima kasih.

Namun, akan kuberi tahu.

Belakangan ini, ada gadis-gadis yang mendekatiku.

Aku tak bohong. Aku juga tahu mereka masih muda.

Karena mereka selalu meminta Instagram-ku

alih-alih nomor ponsel dan semacamnya.

Ya, itu kebiasaan gadis muda.

"Mau berkencan?" "Ya." "Apa IG-mu?"

Aku berkata, "Ah, gadis muda. Sialan."

Jika ada wanita tua yang meminta Instagram-ku,

aku akan bilang, "Kau tahu kau terlalu tua untuk meminta Instagram-ku.

Ambil pulpen.

Kau lebih bijak, Berengsek. Ambil pulpen."

"Wanita tua biasa bawa pulpen, 'kan?"

Dengan semua teknologi ini, dia masih bawa pulpen.

Ponsel ada di sini, di tangannya…

Suatu hari, kutanya seorang wanita. Kubilang, "Jika melihat pria menarik,

akan kau dekati saat melihat dia?"

Dia berkata, "Tidak." Kubilang, "Sungguh?"

Aku mengajak wanita lain berkencan.

Kutanya, "Jika melihat pria menarik,

kau akan bicara padanya?" Dia bilang, "Tidak.

Jika dia tak bicara padaku, maka tak akan ada yang terjadi."

Aku berkata, "Itu bodoh, Bung.

Kau tahu berapa calon belahan jiwa

atau suami yang bisa saja didapatkan dirimu yang konyol

jika kau menyapa, melambaikan tangan, mengedip, menunjuk pria sialan itu?"

"Bahkan tak perlu tatap matanya.

Kau bisa lihat ke arahnya dan dia akan mengerti."

Jika ada wanita terlalu lama melihatku, kupikir,

"Aku akan ke sana dan memasukkan ini ke wanita itu. Sungguh."

Maksudku, kau dan aku berbicara.

Untuk wanita di atas 45 tahun, biar kuberi tahu sesuatu.

Kau tak bisa tak bicara pada siapa pun.

Kau harus bicara pada siapa pun yang kau lihat.

Di tiap pintu yang kau lewati, kau harus seperti, "Hei, Semuanya!

Aku Sheryl.

Aku bawa salad kentang."

Kau harus buat salad kentang untuk tiap pintu yang kau lewati,

karena waktu tak memihakmu.

Jangan marah padaku. Tuhan yang bicara padamu sekarang.

Aku hanya perantara.

Wanita lebih tua tahu itu. Kau harus paham.

Wanita usia 50, 55 tahun ke atas mengerti bahwa

makin tua dirimu… Semua orang tahu ini. Wanita dan pria. Makin tua dirimu,

waktu menjadi mata uang baru. Sungguh.

Uang bisa kucari. Bisa kudapat. Namun, waktuku…

Jika kacaukan waktuku, Berengsek, kita punya masalah

karena itu tak bisa kudapat kembali.

Sialan.

Jika dia mengajakku menonton film jelek, kubilang,

"Jalang, aku butuh dua jam darimu."

Sialan. Namun, wanita lebih tua tahu itu. Mereka juga bergerak seperti itu.

Mereka tak berkendara dengan sekelompok wanita.

Saat keluar, mereka tak berkendara dengan sekelompok wanita

karena itu memakan terlalu banyak waktu.

Menunggu tiga wanita bersiap. Kau akan melewatkan acaranya.

Saat pergi makan, satu mau taco , satu mau hotdog , satu mau piza.

Kau akan kelaparan dengan mereka.

Si wanita tua bilang, "Tidak, kirim saja alamatnya. Kutemui di sana."

"Tidak, kutemui kalian di sana."

"Bukankah kau akan minum dan berkendara?" "Ya, Jalang."

Wanita itu bersedia berkendara sambil mabuk alih-alih berurusan denganmu.

Sebegitu seriusnya.

Terlebih lagi, mereka berkendara sendiri jika sesuatu terjadi malam itu.

Mereka bisa pergi tanpa ada penghakiman dan semacamnya.

Ya.

Tanpa sekelompok orang berengsek yang ikut campur.

"Kirim pesan saat kau tiba." "Aku tak apa, Jalang.

Aku tak perlu mengirimimu pesan."

"Ada alasan usiaku 50 tahun.

Aku berhasil sampai sejauh ini. Tak apa.

Tak butuh kirim pesan untuk bilang aku akan pergi."

Ya.

Para wanita lebih tua, biar kutanya. Jika kalian ke pesta,

melihat gadis muda di sana,

dan dia bergoyang sampai hampir menyentuh lantai,

apa kalian iri pada lututnya?

Ya, kau iri, Sayang. Ya.

Si gadis muda menyapu lantai dengan bokongnya.

Kau tak bisa lebih rendah dari ini.

Semua gerakanmu harus super seksi di atas sini.

Tunjukkan gerakan Tina Turner di sana.

Dan perbarui mainan seksmu, dasar sialan.

Mainan seks beberapa dari kalian lebih tua dari anak kalian.

Punya lidah kelinci yang sama…

Tongkat… Peluru…

Bahkan bukan peluru lagi. Sudah jadi katapel.

Perbarui barangmu. Ada barang baru yang disebut,

"Anjing Tracy."

Ada teriakan testimoni di sini.

Shando! Biarkan mereka memakaimu. Ayo.

"Anjing Tracy." Benda ini serius, kau dengar?

Hanya 50 dolar.

Ibu putraku bilang, "Aku tak bisa simpan itu di rumah

karena tak bisa selesaikan apa pun jika ada itu di sini, paham?"

Tak bisa selesaikan apa pun jika ada.

Benda ini seharga 50 dolar, kau dengar?

Dan ini perangkat berbentuk U. Bagian ini masuk,

bergetar, dan melengkung di atas. Terlebih lagi,

ada mekanisme isap yang tepat mengenai klitoris.

Yang dilakukannya hanya mengisap.

Ada sepuluh kecepatan isap di benda ini.

Benda ini akan membuat dahimu menyusut. Aku yakin itu.

Ini serius. Kini, silakan. Catat di ponselmu. Silakan.

Tidak, lakukan sebelum lupa. Catat di…

Tak perlu cemas siapa yang melihatmu. Catat di ponselmu.

Untuk wanita tua, catat saja… Kau tahu pikiranmu

tak seperti sebelumnya. Silakan catat di ponsel sebelum lupa.

Duduk di sana, mencoba mengingat.

"Dia sangat konyol. Anjing Tracy…"

"Anjing Tracy…"

"Aku tahu seorang wanita. Namanya Tracy. Punya anjing. Anjing Tracy.

Kau tahu, Tracy… Anjing Tracy."

Yang bersama pria kalian. Pria kalian bilang, "Kau tak perlu itu."

"Kau benar, Ayah."

"Anjing Tracy…"

Pria lebih tua juga berubah. Tak hanya wanita. Pria juga.

Kami jadi tua. Tak bisa bercinta dengan cara sama.

Tidak. Makin tua, kami tak bisa bercinta dengan cara sama.

Namun, kadang mereka tak perlu memikirkan hal seperti itu.

Sungguh. Bayangkan saja melakukan ini selama 50 tahun. Hanya…

Selama 50 tahun, hanya…

Mengajak wanita berbagai ukuran.

Selama 50 tahun. Hanya…

Mereka muak melakukan itu.

Lima puluh tahun melakukan itu. Tidak.

Para pria tak bisa selalu berpikir soal bercinta. Pria sukses tak begitu.

Tidak. Pria lebih tua yang sukses tak akan berpikir soal bercinta.

Ada hal-hal lain dalam pikiran kami, seperti pajak dan,

"Kapan anak kita pindah dari rumah?" Daftar gaji.

Orang-orang bergantung pada kami. Ada daftar gaji.

Kami tak punya waktu untuk mendekapmu setiap waktu.

Dan saat mendekapmu, kami tak berpikir tentang dirimu.

Tahu apa yang dipikirkan?

Kapan aku bisa merasakan tanganku lagi?

Karena tubuh besarmu menidurinya selama dua jam.

Jika ingin sentuh payudara, itu tak bisa kurasakan.

Tak punya waktu mendekapmu. Harus urus daftar gaji di pagi hari.

Ambil pulpen sialan itu dan bantu aku hitung angka ini, Jalang.

Ini yang dilakukan pria lebih tua yang sukses

saat berurusan dengan istri, pacar, tunangan, dan semacamnya.

Kami bercinta untuk mempertahankanmu.

Itu hal paling jujur yang pernah kau dengar.

"Pasanganku tak begitu." Terutama pasanganmu, Jalang.

Siapa pun yang berpikir begitu.

Kami bercinta untuk mempertahankanmu, itu saja.

Pasanganmu bisa duduk di sofa rumah, pakai satu buah kaus kaki saja.

Banyak lubang di celana dalamnya.

Memakai kaus Parliament-Funkadelic.

Dia baru memakan tiga roti lapis.

Bisa kau lihat dari kulit roti di piringnya.

Ambil piringnya, pergi ke dapur, lalu buat roti lapis keempat.

Kau turun dari tangga, tampak cantik, dan dia bilang,

"Kau mau ke mana?"

"Sudah kubilang ini hari ulang tahun April. Kami akan keluar."

"Kami akan makan, lalu setelah makan,

kami akan minum-minum, jadi…

kau tak perlu menunggu."

"Biar kumasukkan penisku dalam dirimu sebelum kau pergi."

Dia tak mau bercinta. Dia harus bercinta.

Tampak terlalu cantik. Kau harus masukkan penismu ke sana.

Kau bahkan tak sedang memikirkan vagina.

Dia akan membuat roti lapis lagi.

Tak memikirkan vagina siapa pun.

Kau harus masukkan penismu sebelum dia pergi.

Sebelum orang lain yang menawarkannya.

Satu hal yang tak dilakukan banyak wanita.

Mereka tak mau dua penis dalam sehari.

Itu mengacaukan jiwa mereka.

Ya, tak mau mendapat dua dalam sehari.

Jadi, kau harus jadi yang pertama masuk.

Harus masuk lebih dahulu.

Jika dia keluar dan pria lain tawarkan penisnya, dia akan bilang,

"Sial, kenapa tadi kubiarkan pria itu bercinta denganku?"

"Seharusnya aku mendengarkan jiwaku."

Para pria, apa wanita kalian pernah pulang dari pergi semalaman

dan dia langsung tidur, lalu kau seperti,

Deon Cole: Charleen's Boy subtitles in other languages

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left