ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
EPISODE SEBELUMNYA
Julia! Kenakan pakaian di sekitar para saudaramu.
Ini kencan keempat,
kenapa pemilik bar punya tempat ini?
- Taquito beku. - …dan bebas utang.
Kau seksi dan misterius.
Mau aku begitu? Baik.
Tn. Cody? Penny Dean.
Kau pengacara?
Banyak yang konsultasi ke kami.
Kami dipercaya. Kau juga.
Aku tak minta menangani kasus dingin.
Sama. Ada info?
Catherine Belen.
- Selamat datang. - Motor siapa itu?
Kini dia bersih. Itu sulit.
Kita harus cari caranya.
- Semua duduk. - Bersiaplah, ayo!
Tenang, Bank.
Tahu Eddie Pham?
Sangat menarik, pembual.
Penjual berlian hargai berlian itu 80 ribu.
Ada uang tunai?
Jual perhiasan.
Juga produksi. Banyak.
Saudaranya tahu itu dipotong.
Ada yang janggal pada mereka.
Saudara akan mengkhianati saudaranya?
Hei.
Berapa upah kita
di pekerjaan Eddie Pham?
Tunggu Craig memeriksa tempat itu.
Tergantung produksi mereka.
Aku perlu 50.000 dari bagianku.
Untuk taman seluncur?
Ya. Banyak yang tak murah.
Tak mau bentuk mangkuk.
Kau akan beri tarif?
Berseluncur?
Kalau buat tanpa laba?
Agar tak berubah,
kita bisa mengalirkan dana.
Tak ada yang membayar, jadi memang nirlaba.
Artinya kau setuju?
Mungkin.
Apa kau mengunci pintu?
Tak ada yang ke sini.
Aku suka suasananya.
Sangat romantis.
Berapa lama menjual miras ini?
Entahlah, beberapa bulan.
Tempat ini cukup ramai.
Orang suka minum.
Bukan karena miras.
Kurasa karenamu.
Kau yang berkuasa di sini.
Di pantai.
Di kota ini.
Semua mengenalmu.
Siapa "J"?
Keponakanku.
Rasanya hanya aku yang tak tahu apa pun soal dirimu.
Datang saat kau hubungi
lalu aku pergi.
Seksnya hebat.
Itu tak ada di San Diego.
Lantas, kau ingin apa?
Lebih dari ini.
Ayolah.
Aku tak meminta banyak.
Hanya ingin lebih mengenalmu.
Pergi ke tempat yang bagus.
Entahlah, aku ke San Diego.
Terima kasih.
Astaga!
Aku harus pergi.
Selamat pagi.
Hei.
Mau bukakan pintu?
Tidak.
Baiklah.
Astaga.
Ada apa?
Itu namanya batasan.
Aku suka itu.
Ya.
Aku hendak ke bengkel.
Ingin mampir dan lihat kabarmu.
Kabarku baik.
- Baiklah. - Ya.
Hei, aku berpikir soal
keinginanmu untuk pindah rumah.
Itu ide yang bagus.
Tempat lama membuatmu melakukan kebiasaan lama.
Hei, Vince.
Brittany.
Terima kasih.
Kau mau?
Tidak.
Aku akan mandi.
Sekarang?
Ya, sekarang.
Jadi, ada apa?
Temanku sewakan kondominium.
Kupikir kau ingin lihat.
Di mana?
Dekat lapangan golf.
Itu agak jauh dari pantai.
Juga semua kekacauannya.
Entahlah.
Jika sadar,
hidup harus berubah.
Kau tahu itu.
Dahulu tempat saudaramu?
Ya.
Banyak kenangan.
Sulit dilupakan.
Kadang itu perlu.
Ada permainan poker nanti.
Kau harus ikut.
Ada Craig, dia bisa ceritakan tempat itu
saat kuambil uangmu.
Ya, kita lihat nanti.
- Hidup, tawa, cinta. - Setuju.
Jadi?
Apa yang kulihat?
Kukira masa depanku. Akan kubeli.
DIJUAL
Bagaimana?
Kau mampu beli?
Aku bisa cari pinjaman.
Mitra mengira aku suka dia,
dia menjamin mobilku.
Kau bisa mewujudkannya.
Apa pendapat suamimu soal itu?
Kau sungguh peduli pendapat suamiku?
Beberapa renovasi kecil
dan itu akan cepat penuh.
Aku tak berencana menyewakan.
Semua blok dibeli pengembang
untuk mal terbuka.
Kutahan dahulu dan hanya masalah waktu
sampai ada penawaran.
Kata siapa akan dibangun mal?
Belum resmi, tetapi salah satu klien kami investornya.
Kau melihat berkas klien?
Aku sekretaris, J.
Aku bosan.
Ada opsi lebih baik jika mau.
Aku mau.
Rubuhkan, bangun parkiran,
saat mal berdiri,
uangmu akan kembali dalam setahun.
Jika ingin melakukan perluasan,
mereka terpaksa beli darimu.
Baiklah.
Itu ide yang jauh lebih baik.
Aku harus bekerja.
Baiklah.
Hei!
Mau makan malam nanti?
Sebagai ucapan terima kasih?
Itu tak perlu.
Kau beri ide brilian, aku harus berterima kasih.
Baiklah.
Bagus. Nanti kuhubungi.
Kukira Gia memiliki semua itu.
Tidak.
Itu akan sia-sia.
Anak pintar butuh benda seperti ini untuk sekolah.
Ayo.
Ada berapa program?
Ya, di sini.
Lihatlah.
Itu keren, bukan?
Marie, ayo.
Orangku menunggu mobil itu.
Dia siap membayar.
Marie!
Sial!
Baz?
Mau coba permainan?
Masuk ke folder ini, di sana.
Hei, Smurf.
Kukira kita menjualnya ke Gia.
Baz simpan satu.
Untukku.
Dia tak berhak.
Itu pekerjaannya.
Di mana saudaramu?
Gereja.
Lagi?
Dia menyukainya.
Makan siang siap.
Hei, Smurf.
Aku akan menggantinya.
- Dengan apa? - Aku akan mencari cara.
Kuharap begitu karena pekerjaanku gagal,
aku harus membayar tagihan.
Apa yang terjadi?
No comments yet. Be the first to leave one.