Anbe Sivam

Anbe Sivam (அன்பே சிவம்)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Anbe Sivam (2003) Tamil (DVDRip) (HDRip)
കമന്ററി എഴുതിയത് varisnova
Manual Translated Lyrics. ........ Tidak dianjurkan ditonton oleh pemabuk agama. ...... Dilarang resync, edit subs, ubah/ hapus/ edit credit, menyontek, dijadikan hardsub/ streaming, memperjual belikan, upload ulang.

ടാഗുകൾ

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
hdrip
HDRip
HD
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2020-06-27
ഡൗൺലോഡുകൾ: 76
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

"Salam pada-MU harapan daun Basil"

"Salam pada-MU Sang Maha Kecantikan"

"Salam pada Dewi Durga Bhagwati"

"Salam pada-MU Sang Maha Keindahan"

V

V A

V A R

V A RI

V A RIS

V A RIS N

V A RIS NO

V A RIS NO V

V A RIS NO V A

ANBE SIVAM "Cinta Adalah Tuhan"

- Terima kasih. - Salam.

Halo?

Ya, aku di bandara Bhubaneswar.

Hujan deras.

Sore ini, aku ke Chennai.

Ini acara penting di hidupku. Mustahil kulewatkan.

Dimana gadis itu?

Tak usah.

Kabari saat dia pulang, sore ini aku kesana.

Suruh dia jangan cemas.

Sebentar, ada pengumuman, aku tak bisa dengar.

Beri tiket pesawat pesananku.

- Penerbangan ditunda beberapa jam. / - Apa?

'Ada kendala, penerbangan IC 7477 ke Chennai ditunda.'

Entah kapan lepas landas.

Kukabari kalau ada info.

Kapan iklan kita tayang di TV?

- Hari ini. - Hari ini?

Setelah siaran berita?

Aku sedang nonton TV. Nanti kutelpon.

'3 penumpang Mumbai ditahan sebelum ke Delhi.'

'Mereka bawa senjata dan bom pipa..'

'..di dalam Radio Transistor.'

'Mereka ditahan polisi untuk penyelidikan.'

- Negara ini kacau. - '3 penumpang ini diduga..'

'..pengebom perpustakaan Mumbai minggu lalu.'

'Untuk info, hubungi petugas pemeriksaan.'

- Sial. / - 'Maaf atas ketidaknyamanan ini.'

'Mohon perhatian anda.'

'Penumpang pesawat India dari Bhubaneswar ke Chennai..,'

'..dimohon ke petugas pemeriksaan..'

'..untuk info lebih lanjut.'

'Maaf atas ketidaknyamanan ini.'

'Pesawat India dari Bhubaneswar ke Chennai.'

'Presiden Nigeria dan Kamerun rapat hari Jumat..'

'..untuk perdamaian daerah sengketa..'

'..di Peninsula yang kaya minyak.'

Syukurlah.

- Salam. - Sial.

- Aku Aras. Maaf. - Kau?

Aku Aras. Maaf atas ulahku tadi.

Hai.

Jangan marah karena kini banyak teroris...

'Golnya 4-0 di piala Hoki Al Mohammed.'

'Saatnya laporan cuaca.'

Di TV, banyak berita teroris.

Jadi, aku menuduhmu teroris.

Kau pun mirip...

- Aku mirip teroris? - Ya.

Jangan salahkan berita TV.

Memangnya ulahmu tadi benar?

Sebenarnya...

- Biar kuberitahu. - Ya?

- Kau salah. Aku tak mirip teroris. / - Ya.

Teroris setampan kau.

Kenapa suka nonton TV?

Gara-gara berita TV, kau menuduhku teroris.

Bukan nonton berita, aku menunggu iklan.

Iklan selalu ada sepanjang hari.

Nonton iklan bisa kapan pun.

Aku menunggu iklan buatanku sendiri.

- Oh. Kerjamu pembuat iklan? / - Ya.

- Sudah buat berapa iklan? - Sebentar.

Ini iklanmu? Cuma angka.

- Ini jam. - Benar.

Sial. Ya ampun.

Tenang. Mati listrik. Nanti nyala lagi.

Kau mau timun alias bom pipa?

Sudah kugigit sisi ini. Makanlah sisi satunya.

Tidak, terima kasih. Timun tak enak.

Tambahkan bubuk cabai agar enak.

Rasanya enak.

- Ini iklanmu? - Ya.

Iklanmu bagus.

Ya.

Aku suka iklanmu.

- Tapi kau... - Aduh mataku.

Kau kenapa?

Mataku kena bubuk cabai.

Maaf.

Kuantar ke toilet, basuh matamu.

Aku sendiri saja. Permisi.

Pak, kau tak apa-apa?

Ya.

Aku minta maaf, Pak.

Olesi matamu pakai ludah agar sembuh.

Menjijikkan.

- Pakai ludahmu. - Aku tak minta saranmu.

- Cari sabun, ya? - Ya.

Disini. Sebelah sini.

Pak, biar kuambil sendiri.

- Kuarahkan tanganmu. - Biar kuambil sendiri.

- Tekan tombol ini. - Pak, kuambil sendiri.

- Kutunggu di luar. - Ya. / - Oke.

Ya ampun.

'Mohon perhatian anda.'

'Sudah ada info untuk penumpang.'

'Penumpang dimohon ke petugas pemeriksaan...'

Pasti kita disuruh bermalam disini.

Banyak yang pesan hotel.

'Maaf atas ketidaknyamanan ini.'

Pasti hotel bintang 5 penuh.

Ini hari sialku.

Ini cuma hari sialku.

Nama lengkapku Anbarasu.

- Oh. Namamu Anbarasu? - Jangan ganggu.

Ya. Hotel Sushmu. Kemarin aku disitu.

Pesan kamar lagi disitu.

Ya, pesan kamar. Apa?

Kamar penuh? Tidak. Dengar dulu.

- Hotel bintang 5 penuh? - Ya.

- Apa solusinya? - Mengantrilah.

Mengantri bisa-bisa tidur di trotoar.

Mustahil menyerobot antrian.

Ini negara demokrasi.

Mengantri dan memilih pemilu itu wajib.

Pak Sivam, sudah pesan kamar untukmu.

Oh. Terima kasih.

- Caranya dapat kamar? - Karena antri pertama.

Jangan gengsi. Mau hotel bintang 2 atau 3?

Tak ada pilihan. Oke.

- Pak, dia temanku. - Bukan.

Dia pembuat iklan, Pak.

Dia pembuat iklan TV ternama.

- Oh begitu. - Catat juga namanya.

- Namanya? - A-N-B-A-R-A-S.

Bukan. Namaku A. Aras saja.

Sudah dicatat, Pak.

Ini hotel bintang 5?

Bukan. Hotel bintang 2.

Pak, tanda tangan.

Tanda tangan.

Ini hari sialku.

- Pak, ini iklan dia. - Oh.

- Iklan buatan dia. - Oh begitu.

Salam, Pak.

- Tanda tangan. - Ya.

Ayo.

Tak masalah tulisanku kidal?

Tak masalah.

- Terima kasih. - Sama-sama.

Pak, sudah dicatat.

Berhenti.

- Apa? / - Hotel Yatra Nivas lewat sini.

Kenapa malah mau lurus?

Lewat sana aman.

Lewat sini banjir.

Tak bisa menerobos banjir.

Bodoh, akan kubayar. Lewat sini.

- Lewat sini. - Lihat, tak bisa lewat.

Itu ada mobil mogok.

Hei.

Pokoknya lewat sini.

Dasar gila.

Sial.

Hei, kenapa taksi ini?

Kalau banjir, taksi ini mogok.

Halo. Permisi. Ini. Terima kasih.

Jangan buka pintu.

Jangan buka pintu.

- Bodo amat. - Air bisa masuk.

- Sial. - Mampus, taksiku rusak.

Ya Tuhan.

Apa? Siapa suruh bawa penumpang?

Jangan marah. Siapa suruh bawa penumpang?

Aku tak peduli.

Pergi.

Pergi kau, sialan.

Oh sial.

Sial.

- Pak, ada perlu apa? - Aku sudah pesan kamar.

Penerbanganku batal, disuruh ke hotel ini.

Apa ini, Pak? Ini basah.

Ini kwitansi basah kehujanan.

Aku juga kehujanan.

Kau Pak Anbarasu?

Bukan. Aku Pak A. Aras.

Oke, Pak Anbarasu. Nomor kamarmu 213.

- Apa, Pak? - Berikan kuncinya.

Temanmu sudah di kamar.

- Temanku siapa? - Pak Sivam.

Ya, masuklah.

- Taruh kopi di meja. - Kopi apa?

Kukira karyawan hotel.

- Aras, selamat datang. - Betul memanggilku 'Aras'.

Kenapa pesan kamar pakai nama 'Anbarasu'?

Anbe Sivam subtitles in other languages

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left