ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Sekarang jam 8:34 pagi. Semakin hangat di luar.
Selamat pagi, semuanya. Selamat datang di acara pagi.
Aku pembawa acara kalian, Sky.
Kami merasa terhormat memiliki Bapa pemimpin baru dari perfilman Hong Kong
Jeff Sin dari "Produksi Unggul" ada di sini bersama kami.
- Hai, Jeff! - Selamat pagi.
Jeff, film Tahun Baru Cina mu, tahun lalu sukses besar.
- Apa gebrakan selanjutnya? - Terima kasih.
Kami sedang merencanakan film Tahun Baru Cina kami sekarang.
Kami akan memakai artis baru untuk pemeran utama wanita.
Itu akan menjadi wajah yang segar untuk para penonton.
Itu berita yang hebat.
Aku berharap semua perhatian kalian...
...karena kalian mungkin akan menjadi bintang besar berikutnya.
Berapa kau akan menanam modal dalam film ini?
Kami akan menanam modal HK$89 juta dalam produksi ini.
Orang berbakat Kar Wai sudah diputuskan dewan sebagai sutradara.
Itu berita yang menyenangkan.
Itu saja yang kami miliki hari ini.
Terima kasih Jeff telah datang di acara kami.
Kami memandang lebih ke depan atas film2 Hong Kong terhebat darinya.
Tentu saja.
Tetap menyimak di waktu yang sama minggu depan untuk berita2 film terakhir.
Kami akan segera kembali. Tetap di sini.
Jika aku punya kesempatan jadi bintang film, aku akan...
Minggir, pemimpi.
Namaku Ki Chu, bukan pemimpi.
Pemimpi, seperti dalam melamun. Apa kau mengerti bahasa Kanton?
Pergilah melamun ke tempat lain. Kau ngerti aku ngomong apa?
Kursi ini untuk artis unggulan.
Ching Yu! Silahkan duduk. Kau terlihat cantik hari ini.
Melamun itu harusnya di rumah
Kita berusaha kerja di sini.
Dia takkan memakai artis baru.
Itu hanya publikasi.
Siapa yang mau habiskan $80 juta untuk wajah baru?
Peran wanita sundal nomor satu dalam posisi. Di mana dia?
Di sini.
Apa yang kau lakukan? Ganti baju sana.
Mengerti.
Cepat.
Jangan memandang rendah pada dunia hiburan.
Kitalah yang membuat bintang2 ini menjadi siapa mereka hari ini.
Siapa yang menunjukkan muka dua dan pembohong?
Wartawan2 hiburan juga keluar mencari kebenaran.
Jangan bohong! Bukankah ini masih pekerjaan majalah paparazi?
Aku memiliki gelar jurnalis terhormat dari Universitas Cina.
Dan menjadi pemula untuk pekerjaan seperti ini.
Aku berada di medan perang.
Suatu hari...
Aku akan mengikuti jejak langkah dari idolaku Robert Capa.
Foto2 ku akan menjadi revolusi. Menakjubkan.
Aku akan jadi seperti wartawan2 asing itu.
Aku akan pulang dengan kepala tegak, di puja oleh semua orang.
Aku pernah sepertimu.
Aku berkompetisi dalam kontes kecantikan.
Jika aku tidak kalah dari wanita jalang Spinach Lin itu...
Aku takkan berada di sini.
Tunggu, jangan pergi. Biar aku selesaikan.
Wanita pembersih juga bisa bermimpi.
Kau sedang jatuh cinta dengan Tuan ke 12.
Kirim saja teh padanya.
Mengerti, aku akan keluarkan senyum manis ku...
Dan mengikuti metode Stanislavki.
Masuk, keluar dan keluar masuk.
Untuk menarik perhatiannya.
Aku tak peduli apa yang kau lakukan...
Berikan saja dia teh dan rayulah dia.
Aku tak tahu apa-apa tentang rayuan.
Aku tak peduli. Lakukan saja sesuatu.
Sutradara.
Hai, Tuan Sin.
- Beritahu aku tentang adegan ini. - Ini adegan yang bagus.
Kami belum memulainya, tapi akan segera.
- Apa yang membawamu kemari hari ini? - Kau belum memulainya?
Bisakah kita memulainya? Apa yang kalian tunggu?
- Dimana AD? - Di sini.
Kau tidak dengar aku bilang cepatan? Maaf.
Seperti yang kita bahas terakhir kali, Bisakah kita tingkatkan anggarannya?
Dalam pasar hari ini, HK$20 juta tidak banyak.
Sudah siap? Ini dia.
Ambil gambar... Suara.
Berhenti.
Geser yang benar untuk dapatkan lebih baik sudut wajahku.
Aku akan konsentrasi lebih baik. Dan aku juga bukan Tony Leung.
Fokus ke hidungku, itulah dimana drama terletak.
Ayo, bertindak cerdaslah, ayo mulai lagi
- Baik, ayo lakukan. - Dan....beraksi.
Ini pipanya, Tuan ke 12.
Yu Fa, aku tidak...
Berhenti! Ada apa dengan matamu?
Wanita sundal nomor satu?
Kami harus memulainya lagi, gara-gara kamu.
Kau... Lupakanlah.
Ayo lakukan lagi.
Sudahlah, sebaliknya berikan aku syuting 2 orang saja.
Aku tak mau wanita sundal nomor satu kelihatan lagi.
Kembali ke posisi.
Beraksi!
Ini pipanya, Tuan ke 12.
Yu Fa, jangan tinggalkan aku.
Ahh!!
Ahhhhh!!!!
Ahhhhhhh!!!!!!
Berhenti.
Apa-apaan?
Apa-apaan? Siapa yang minta kau bermain?
Kenapa kau berakting begitu?
Dimana kau temukan gadis ini?
Lupakanlah. Waktunya makan siang.
Kenapa pintunya terbuka?
Apa kotoranmu tidak bau? Keluar sana.
Kau akan jatuh cinta padaku dalam waktu 15 detik.
Itu bukan bagaimana kau melakukannya.
Akan ku tunjukkan padamu.
Kau akan jatuh cinta padaku dalam waktu 15 detik.
Hei, apa kau mendengarku?
Aku menaruh hatiku ke dalam adegan hari ini...
Tapi imbalannya aku di ejek, kau tahu itu?
Aku menyebutnya industri film sekarat, gara-gara orang seperti mereka.
Ketika aku menjadi seorang bintang...
Aku akan merubah semuanya.
Hidupku sudah berubah, sebelum kau bisa merubah industri film.
Aku di pindahkan dari bagian berita.
Jangan sedih, akan baik2 saja, oke?
- Iya, akan baik2 saja? - Kau masih jadi wartawan.
Hei.
Hei.
Hei.
Kau tak boleh minum soda, hanya gara2 kau bahagia.
Bentukmu sudah tidak karuan.
Kau seorang atlet, ketika kita mulai berkencan.
Kau punya semacam lamaran pernikahan yang romantis.
Sekarang, lihatlah dirimu. Kau berantakan.
Kau pria yang sangat tak bisa di andalkan.
Hmm....Kau tahu apa?
Ini adalah busana yang terlihat dari musim ini.
Hm..
Bagaimana denganmu? Lihatlah dirimu.
Kau bilang, kau gadis desa yang lugu. Saat aku bertemu denganmu...
Kau bahkan bilang, kau bisa melukis dan memainkan pipa.
Lihatlah dirimu sekarang. Impianmu hanya jadi seorang bintang.
Kita pindah 2 minggu yang lalu. Lihatlah semua barang2 ini.
Kenapa kau tidak beres-beres?
Idolamu semuanya berserakan di lantai.
Kasihan dia.
Oh, apa yang terjadi? Aku benar2 minta maaf.
Dia datang.
Halo, semuanya.
Tuan To, maukah kau melepaskan pakaian dalammu di acara berikutnya?
Katakan sesuatu pada kami...
Bagaimana perasaanmu tentang babak perdamaian Israel Palestina?
Itu hal yang bagus. Dunia damai itu bagus, iya kan?
Tapi media Amerika sangat tidak optimis tentang itu.
Kita semuanya harus menjadi sedikit optimis. Apapun bisa terjadi.
Beberapa pertanyaan lagi, Tuan To?
Wartawan luar biasa.
Pertanyaan macam apa itu?
Berhenti, tunjukkan padaku pengambilan gambarnya.
Kau bisa datang menyaksikan pemutarannya Ching Yu / Tentu.
Diam di tempat. Kita perlu melanjutkan.
Aku sudah dapat air manik2 ini. Bagus.
Oke, kita sudahi hari ini.
Bagus sekali.
Jeff, kau adalah eksekutif film kesukaanku.
Kau masih muda, pekerja keras..
Dan kau punya selera yang bagus mempekerjakanku.
Kar Wai. Kau juga sutradara favoritku,
Ha ha!
Aku mau kau membuat film yang inovatif..
Sesuatu yang akan mematahkan rekor baru untuk perfilman Hong Kong.
Kedengarannya hebat. Aku suka cerita ini.
Sudah lama aku ingin memberitahumu.
Aku hanya tak mau menjualnya pada siapapun.
Aku ingin memberikan pada seseorang yang bisa menghargainya.
Itulah kamu.
Kau adalah menara harapan untuk perfilman Hong Kong.
Ini baru permulaan dari sesuatu yang hebat, Jeff. / Ha..Ha..
Jadi, kapan aku dapatkan pembayaran uang mukanya?
Suamiku, bisakah kau melihatku?
Tentu saja aku bisa. Kau bukan hantu.
Kenapa?
Kau tahu.... setiap karakter dari film itu penting.
Kau tak bisa menyebut Babi panggang tanpa nasi itu Nasi Babi Panggang.
Kau tak bisa menyebut gerobak tanpa bakmi itu bakmi gerobak.
Uh-huh
Apa yang kau coba katakan?
Kenapa setiap orang perlakukan aku sepertinya aku tidak terlihat di lokasi?
Orang-orang itu hanya sia-saia.
Mereka takkan mengenalmu, jika kau bukan seorang bintang.
Mereka para bintang film, pembohong bermuka dua.
Kau bukan milik dari industri film itu. / Kenapa?
Tahukah kau, bagaimana membuat Boss senang?
Apa menurutmu, mereka menyukai bakatmu?
Mereka hanya menyukai.... Tubuhmu.
Hei
Aku tak percaya, seluruh dunia seperti itu.
Kau kerja keras untuk segalanya. Kau telah mencapainya, benarkan?
Benar.
Setiap orang tidak menyetujui pernikahan kita saat itu.
No comments yet. Be the first to leave one.