Beauty and Mr. Romantic

Beauty and Mr. Romantic (미녀와 순정남)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

미녀와순정남-BeautyandMr Romantic-E07-NEXT-VIDIO
കമന്ററി എഴുതിയത് Anangkaswandi

ടാഗുകൾ

other
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2024-04-14
ഡൗൺലോഡുകൾ: 43
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Aku juga kesulitan mengikuti keinginannya.

Aku tahu kenapa mereka panggil dia si pemarah.

Dia membuatku menjadi gila 12 kali sehari.

Park...

Park...

Aktris Park Do Ra.

Apa yang terjadi?

Kenapa ada Park Do Ra di sini?

Bagaimana ini?

Aduh! Aku bisa gila.

- Hei, apa? Kenapa? - Permisi!

Kamu pikir dia hantu? Bagaimana bisa dia muncul di situ?

Aktris Park Do Ra! Tunggu sebentar!

Park Do Ra! Aktris Park Do Ra!

Tunggu sebentar, Jae Dong! Aku mohon tunggu sebentar!

Aktris Park!

Berhenti!

Mau bilang apa lagi dia sampai mengejar seperti itu?

Bagaimana? Haruskah kuhentikan mobilnya?

Tidak usah.

Baik.

Aktris Park Do Ra!

Aktris Park!

- Nomor yang anda hubungi... - Bagaimana ini?

Bagaimana nasibku sekarang?

Dasar gila!

Bong Soo. Bong Soo!

Kamu pikir aku melakukannya karena mauku?

Aku takut kamu kesulitan. Jika aku ikuti maunya, akan membantu.

Tapi aku juga kesulitan mengikuti keinginannya.

Aku tahu kenapa dia dipanggil begitu.

Dia membuatku menjadi gila 12 kali sehari.

Go Pil Seung!

Apa yang kamu lakukan? Dasar gila!

Sekarang mau bagaimana?

Apa yang akan kamu lakukan?

Bagaimana ini?

Astaga! Ada apa dengan Pil Seung?

Aduh!

Biarkan saja, kita pura-pura tidak tahu.

Tidak. Apa terjadi sesuatu di tempatnya bekerja?

Apa dia melakukan kesalahan besar?

Lalu dia dimarahi atasannya?

Atau mungkin ada yang mengganggu dia?

Namanya juga kehidupan sosial,

dia pasti mengalami hal-hal seperti ini.

Dia masih jadi sutradara pembantu,

jadi masih memperhatikan sutradara utama dan artis.

Mungkin dia tidak bilang pada kita,

namun pasti dia sangat kesulitan.

Berlebihan sekali.

Memangnya hanya dia yang menderita?

Lagipula, memang dia akan menjadi sutradara pembantu selamanya?

Dengan begitu dia akan segera menjadi sutradara senior.

Aduh, ada-ada saja.

Kasihan sekali.

Kalau bisa, biar aku saja yang menggantikannya.

Joo Hee, kamu akan menikah?

Iya.

Makanya, berhenti berharap padaku dan jangan hubungi aku lagi.

Repot jika calon suamiku tahu.

Kamu menyelingkuhiku?

Selingkuh?

Kamu yang menyukaiku dan mengejarku secara sepihak.

Kenapa bukan aku?

Kamu bilang kamu tidak mau menikah saat aku melamarmu? Tapi kenapa tiba-tiba?

Kenapa dia bisa, tapi aku tidak?

Do Sik, orang ini bisa mewujudkan mimpiku.

Kami memutuskan belajar ke luar negeri.

Aku juga bisa! Adikku sedang belajar di Amerika.

Ayo pergi bersamaku saja, Joo Hee.

Kamu sudah gila? Kami hanya beda dua tahun.

Sedangkan kamu delapan tahun lebih tua.

Do Sik, Aku mohon berhentilah mengejarku.

Selamat tinggal.

Joo Hee, tunggu!

Enak sekali angin malam ini.

Apa ini? Ini seperti komedi romantis!

Kita cocok sekali, ya.

- Ayo bertemu setiap rabu malam! - Sebagai teman?

- Baiklah. - Mawar merah hari rabu!

Astaga.

Apa aku sudah mabuk?

Atau sudah gila?

Kenapa aku memikirkan orang jahat yang sudah mencampakkanku lagi?

Kenapa aku tidak bisa membenci manusia jahat itu

tapi malah terus merindukannya?

Kenapa?

Dasar wanita jahat!

Bagaimana bisa...

dia menginjak-injak ketulusanku?

Kenapa pria itu bisa, tapi aku tidak?

Astaga.

Sepertinya dia juga sedang sakit hati.

Pergilah, pergi saja.

Sesakit apa sampai seperti itu?

Astaga, ada apa dengannya?

Apa dia mau lompat?

Tidak, tidak boleh! Tidak boleh!

Hei! Permisi! Tunggu sebentar!

Kamu tidak boleh seperti ini!

Siapa ini?

Apa yang kamu lakukan di sini?

Apa yang terjadi?

Joo Hee.

Aku tahu kamu pasti datang.

Jangan pergi ke mana-mana. Tetaplah di sampingku.

Baiklah.

Aku akan bersamamu.

NT HOTEL

Apa yang terjadi?

Kenapa aku bersama wanita ini lagi?

Do Sik, kenapa kamu seperti ini?

Bukan waktunya untuk ini. Sebelum wanita ini bangun aku harus pergi.

Wanita ini sudah gila!

Kenapa? Mau kabur lagi?

Kenapa? Tolong lepaskan sebelum bicara.

Kamu benar-benar gila? Sakit jiwa, ya?

Kenapa mengikat kaki orang dengan dasi?

Karena ini!

Yang pertama adalah kesalahan, tapi yang kedua itu bukan!

Kenapa? Mau bilang lagi ini kesalahan?

Begini.

Aku sunggu minta maaf. Selamatkanlah aku.

Melihat keadaannya, sepertinya aku melakukan kesalahan kemarin.

Aku sungguh tidak ingat apa yang terjadi kemarin.

Kemarin karena masalah pribadi, aku minum cukup banyak.

Jadi sepertinya aku tidak sadar.

Aku tidak tahu kesalahan apa yang kuperbuat kepadamu saat mabuk,

kumohon lepaskan aku.

Tolong biarkan aku pergi.

Kenapa kamu seperti ini padaku?

Baiklah.

Aku juga tidak mau. Pergi! Pergi saja!

Salahku jatuh hati pada pria itu.

Ayo lupakan!

Benar.

Aku akan menghapus pria macam itu dari kepalaku.

Lupakan!

Lupakan!

Ketua Gong,

Jin Dan, hari ini kalian sudah kerja keras.

Hati-hati di jalan.

- Kami pergi dulu, Bibi. - Baiklah.

Ibu.

Iya, kerja bagus, Ketua Gong.

Jin Dan juga hati-hati di jalan.

YANG MULIA

Ya, Yang Mulia?

Jin Dan, tadi kamu lihat, 'kan?

Kakakmu memanggilku "ibu"?

Tentu saja! Aku 'kan ada di sampingnya.

Jin Dan,

Ibu sangat senang sampai jantung mau meledak rasanya.

Tentu saja. Kakak memanggil ibu dengan kata "ibu".

Ibu, Ibu, Ibu.

Perasaanku juga tadi aneh, lalu terharu.

Inilah buah kesabaran setelah ditahan selama ini.

Rasanya seperti datang ke tempat yang hangat

setelah tinggal dalam kegelapan yang dingin.

Pokoknya Ibu sangat senang.

- Aku juga senang kalau ibu senang. - Tapi Jin Dan.

Kakak iparmu masih saja begitu.

Dia masih bertahan tidak memanggilku Ibu.

Sungguh menyebalkan!

Ibu, mungkin dia akan melakukannya dengan perlahan.

Kakak sudah memanggilmu "ibu", kakak ipar juga pasti akan mengikuti.

Jadi Ibu tidak perlu bertengkar dengan kakak ipar,

- mengerti? - Iya, Jin Dan.

Jin Dan, kerja bagus hari ini!

Astaga! Mau pergi ke mana?

- Iya, aku keluar dulu. - Apa?

Keluar dulu?

Hei, apa kamu bicara tidak sopan padaku?

Aku pergi keluar dulu sebentar, ada beberapa urusan.

Hei, Nak.

Kenapa kamu tidak memanggilku ibu?

Suamimu sudah memanggilku dengan panggilan ibu, kenapa kamu tidak?

Memangnya kamu akan terinfeksi jika memanggil ibu? Mulutmu terbakar?

Astaga.

Baiklah, Ibu, Ibu, Ibu.

Aku pergi keluar dulu Ibu, Ibu, Ibu.

Sudah, 'kan?

Astaga, ada apa dengannya?

"Terimalah ini!" itu maksudnya?

Sesulit itukah mengakuiku sebagai ibunya?

Baiklah, lihat saja nanti.

Aku akan memberinya pelajaran!

Aku tidak akan membiarkannya!

Nenek kedua kenapa begitu pada ibuku?

Aku yang tidak akan membiarkannya!

Aktris Park.

Sudah membaca pesanku? Aku mengirim pesan karena kamu tidak mengangkat telpon.

Kamu pasti sakit hati karenaku, ya?

Menyingkirlah, aku tidak mau melihatmu.

Aku tidak punya pembelaan atas hal yang terjadi kemarin.

Bukannya aku membencimu atau menjadi gila karenamu,

karena hubunganmu dengan Bong Soo tidak baik jadi jadwal syuting terganggu,

aku berusaha agar syuting ini

- bisa berakhir dengan baik... - Jadi kamu menjilat dan memihak

More Indonesian subtitles for Beauty and Mr. Romantic

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left