ആദ്യത്തെ 124 വരികൾ.
Ikuti kata hatimu
Menuju bintang
Ikatan menunjukkan Keajaiban bersinar, persahabatan tumbuh
Kejar mimpimu Berlari sebebas mungkin
Sebebas mungkin Percaya takdirmu
Ikuti kata hatimu
Menuju bintang
Ikatan menunjukkan Keajaiban bersinar, persahabatan tumbuh
Ikutilah kata hatimu
Menuju bintang
Ikutilah kata hatimu
Bangun, Sophia.
Takdir ada dalam jangkauanmu.
Mau aku gantikan?
Aku baik saja. Ini hampir pagi.
Lihat! Bintang!
Aku bebek yang baik, sumpah!
- Wah. - Wah.
Banyak sekali bayi unicorn.
Tak ada bintang mahkota.
Aku masih mimpi atau apa itu asap?
Astaga. Sepertinya itu dari Scarlet Narrows.
Itu gurun, menurut buku ini, rumah gunung yang dorman… tidak!
Dorman, ya?
Akhirnya. Itu bintang mahkota.
Dia mendarat di Scarlet Narrows, 'kan?
Wah!
Kalian sedang apa?
Keributan ini bangunkan kalian?
Ya. Semua keributan itu.
Keributan.
Ada apa? Gunung berapa itu lama tak aktif.
Ada getaran ringan sekarang dan lagi, tetapi ya, ini tidak biasa.
Kita aman di akademi.
Baiknya semua orang menjauh dari gunung berapi itu.
Terserah kau, Nona P,
tetapi ada kawanan unicorn tinggal di sana yang perlu ditolong.
Kau yakin itu tindakan terbaik?
Hanya itu yang kupikirkan.
Kau menuju gunung berapi?
Ibu Wildwood, butuh bantuan?
Tak boleh.
Tenang, mereka aman bersamaku. Aku butuh bantuanmu.
Aku tak percaya Rory dan Layla tak mau ikut petualangan koboi sungguhan.
Rory selalu letih setelah mimpi bebek.
Dan Layla, yah…
Dia harus tidur agar otaknya terus bekerja.
Kenapa kau cemas saat ada yang terbaik?
Mustahil aku tak ikut penyelamatannya.
Ya.
Menyelamatkan unicorn dari malapetaka?
Awal sempurna untuk memoar terlarisku.
Aku tahu judulnya.
Furi, Menggoda, Berkembang, atau Beli Buku Ini Jika Mau Hidup.
Jika penunggang unicorn tak berhasil, Mendoza,
kau bisa menjadi humasku.
Sepakat.
Untung keburu, Sophia. Bicara?
Kau baik sekali sukarela membantu Ibu Wildwood
selama kau tak memakai ini
sebagai alasan mencari bintang jatuh.
Apa? Tidak, aku--
Bapak Tansy bilang kau tertarik pada bintang mahkota.
Kau bukan pertama yang penasaran,
tetapi pahamilah betapa berbahayanya mereka.
- Paham, namun Ibu Primrose-- - Bagus.
Demi keselamatanmu, dan pulau ini, kau akan selalu bersama Ibu Wildwood
dan jauh dari bintang mana pun.
Aku hanya mau bantu unicorn.
Ingat tempat ini, geng.
Kurasa cukup aman untuk kawanan kita.
Sangat cantik.
Bung.
Kudengar kalian bicara. Perburuan bintang? Waktu itu kita beruntung selamat.
Kau tidak perlu cemas.
Jadi, ini hanya untuk membantu unicorn?
Ya. Siapa yang tak mau lihat gunung berapi sungguhan?
Bagus.
Senang mendengar kau bertanggung jawab. Cepatlah, lambat!
Ayo. Kau tahu Valentina tak pernah setuju. Kita bisa menemukannya kali ini.
Bayi!
Gunung berapi itu akan meletus. Kita harus pergi.
Ayolah. Bekerjasamalah denganku.
Itu baru seru.
Masukkan kami.
Santai. Rush dan aku bisa atasi.
Kalian bisa mengawasi anak-anak kuda itu.
Serius?
Ya!
Ini kesukaanku.
Kemarilah. Ayo main jauh dari gunung berapi.
- Kau tak bisa sayangi mereka. - Mereka masih bayi.
Kami tak memanjakan, kami memotivasi. Siapa mau sukses?
Ayolah! Ayo bergerak.
Kemarilah. Cilukba.
Kau merasakan sesuatu?
Aku tak lihat Ibu Wildwood lagi. Kenapa mereka lambat?
Dia lelah. Aku akan menggendongmu.
Tak ada perlakuan khusus. Ayo jalan.
Tetapi Justin punya kaki kecil.
Ava, kaki mereka memang kecil.
Kutak percaya katakan itu.
Jika kau asuh sekarang, dia takkan bisa dilatih.
Ava berada dalam masalah.
Entah. Ava sudah menamainya. Isabel harus siap berkelahi.
Kau mau menghukum Justin ke kehidupan piala partisipasi?
Lihat! Dia butuh motivasi.
- Oke, mungkin motivasinya terlalu banyak. - Dia menyukai binatang.
Aku tak percaya kita ditipu menjadi pengasuh bayi.
Apa, bayi tidak memberimu kenyamanan?
- Furi mengubah dunia, bukan popok. - Kita menangkapnya!
Aku paham. Inilah kenapa rambut ibuku memutih.
Wah!
Giliran kita.
Wildstar dan aku ke depan. Kau ke belakang.
Dia pincang.
Tenang. Kami siap membantu.
Boleh?
Aku melihat masalahnya.
Tenanglah.
Ya!
Astaga.
Sepertinya dia akan jadi unicorn tanaman saat dewasa.
- Bersiaplah. - Bagaimana kalau alismu selanjutnya?
No comments yet. Be the first to leave one.