ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
JEONG TAE-EUL
Aku bosan. Ayo main biliar.
EPISODE 5
Terima kasih.
Harusnya aku bayar dengan uang,
tapi mata uang kita berbeda. Jadi, aku siapkan barang ini.
Semoga bisa dijual dengan harga bagus.
Astaga.
Kau dapat ini dari mana?
Apakah halamanmu ada sumur minyak?
Sin-jae.
Beri aku segelas teh susu manis.
Besok, Skuad Tiga libur?
Ya. Kami mau main biliar.
Aku tak melihat kuda itu di luar.
Maximus? Ia sudah pergi.
Aku tulis dan pasang tanda di depan karena semua pengunjung bertanya.
Tapi Tae-eul tak ada.
Kau main biliar dengan siapa?
- Tae-eul tak ada? - Apa sudah kembali, ya?
Tae-eul pergi dengan pria raja itu.
KUDA ITU SUDAH TAK ADA IA PERGI
AKU BOSAN. AYO MAIN BILIAR
Bu Noh, ini aku.
Barusan Baginda kembali bersama seorang tamu.
Seorang wanita.
Katakan kepadanya untuk pulang dengan jalan berputar.
Lewat jalan laut.
Jangan sampai ada yang melihat.
Aku akan mengatur keadaan istana. Jangan khawatir.
PEDANG EMPAT HARIMAU
Aku Raja Kerajaan Corea,
dan nama yang tak bisa kau sebut itu...
Lee Gon.
Itu artinya
kau punya nama, 'kan?
Kalau kau benar punya nama ,
aku tak bisa menghindari pemenggalan itu.
Melihat cara bicaramu selama ini, kau harus dipenggal.
- Ayo pergi ke istana. - Biar kuurus Maximus dulu.
Dia sudah berjalan jauh.
Ikuti aku ke pacuan kuda.
Suruh semua pengawal di pacuan kuda untuk pindah,
dan kalian berdua pergi dapatkan rekaman CCTV.
Sisanya ikuti aku.
Apa ini sebenarnya?
Apa ini dimensi keempat?
Aku belum tahu pasti.
Mungkin ruang antara nol dan satu di duniamu dan aku.
Tempat yang tak bisa dijelaskan dengan sains.
Kau lihat balon itu?
Biasanya, balon meletus setelah sepuluh jam.
Tapi balon itu masih sama walaupun sudah sepuluh hari.
Tak meletus dan tak terbawa angin.
Tepat di tempat aku melepaskannya.
Artinya tak ada cahaya, angin, dan udara di sini.
Keren, 'kan?
Kalau bukan sains, apa ini?
Apa ini sihir?
Atau mungkin sebuah tempat di legenda.
Waktu di sini berbeda.
Satu menit di sini sama dengan satu jam di luar.
Jamku berhenti jika ada di sini.
Aku beberapa hari memeriksanya.
Jam berhenti, tapi bagaimana bisa kau tahu itu?
Bilangan Euler.
Aku tak tahu seberapa dalam
dan seberapa luas tempat ini.
Suatu saat, aku akan pergi sampai ujung.
Lalu akan kuceritakan
semuanya kepadamu.
Tapi hari ini, kita ke duniaku.
Tekanan darah Nona Maximus lebih rendah dari terakhir diperiksa.
Tapi semua masih normal.
"Nona"?
Kuda dipanggil nona...
Aku akan periksa lagi besok pagi, Baginda.
Ya, tolong.
Kau lihat? Semua perkataanku benar, 'kan?
Karena itu, kau tak lihat aku hampir gila?
Ini semua menakutkan kalau benar.
Kalau tak benar, itu berarti aku gila.
Sopanlah kepada Baginda.
Terlebih lagi wajah ini.
Seharusnya dia memihakku.
Dia memihakku sejak umur tiga tahun.
Apa itu pistol asli?
Boleh aku lihat?
Dia bisa memakainya. Berikan.
Dia baru percaya jika sudah melakukannya.
Apa yang harus dipercaya?
Dia menyeberangi antara nol dan satu.
Tak mungkin.
Ini benar-benar asli?
Pistol P30 ini
benar-benar pistol P30?
Aku akan memastikan sesuatu,
tak ada maksud lain.
Perkataanku benar, 'kan? Dia bisa memakainya.
Aku membiarkan ini hanya karena kau tamunya.
Ini...
Negara ini...
Raja.
Semuanya benar?
Semuanya benar.
Pistol itu, dunia ini, dan diriku.
Tak perlu menarik pelatuk dan memastikannya.
Orang ini tak akan berpindah sedikit pun dari tempatnya.
Lepaskan tanganmu.
Kalau kau tak ingin mati.
Baginda, apa...
Benar.
Letnan Jeong Tae-eul.
Kau juga
tahu aku?
Selamat datang di istanaku.
Ini adalah Gwangyeongjeon,
dan kediaman pribadiku.
Anggap saja ini rumahmu dan...
Apa Baginda harus melakukan ini?
Apa Baginda ingin aku cemas sampai mati?
Kepala Wanita Istana Noh.
Dia baru percaya aku benar-benar raja
selama sepuluh menit lima puluh detik.
Dia adalah orang yang tahu
asal kancingku.
Salam kenal. Aku...
Tolong masukkan semua barang yang kau punya di sini.
Biasanya, semua orang yang masuk ke istana harus diperiksa.
Proses yang harus dilalui PM dan semua wanita istana.
Baiklah, aku akan ikuti.
Nanti kau akan kembalikan ini, 'kan?
Kalau kehilangan tanda pengenal lagi, aku akan kena penalti.
Kau mengenalnya, 'kan?
Ya, benar.
Apa selanjutnya pemeriksaan badan?
Tidak perlu.
Aku harus percaya.
Kau adalah tamu rajaku.
Kau harus bicara sebentar denganku.
Sekarang?
Aku tahu kau harap kita bisa berbicara nanti.
Tapi aku juga berharap jika kau keluar istana nanti,
dan membawa tamu sesuai dengan peraturan.
Ada lima pengawal dan satu orang di kandang kuda yang melihat tamumu.
Lalu ada 12 pelayan yang dibubarkan secara tiba-tiba...
Aku sudah mau bicara dari tadi.
Aku memang mau bicarakan ini sekarang.
Kau juga jangan di sini. Keluar.
Ini perintah.
Jangan khawatir,
dan tunggu di sini.
Aku akan melihat keadaan, lalu kabur.
Astaga.
Kau akan dihukum.
Kau akan dihukum...
Baginda.
Kurasa itu tak pantas dikatakan.
Sekarang, dia percaya
bahwa aku adalah raja.
Astaga, kepalaku.
Astaga, jantungku.
Astaga.
Pukul 08.00, rapat membicarakan acara perayaan 25 tahun naiknya raja
dengan para penanggung jawab.
Pukul 10.00, minum teh dengan CEO perusahaan pers.
Pukul 13.00, melakukan lemparan pertama pada pertandingan basket profesional.
Tunggu sebentar.
Aku hanya tak ada selama setengah hari,
tapi sebanyak ini tugas tertunda?
Mungkin seseorang di istana dendam kepadamu.
- Apa ada lagi? - Ada.
Pukul 14.00, berpidato di Kongres Ahli Matematika Internasional.
Pukul 16.00, acara penyerahan sumbangan untuk korban banjir.
Kau akan pergi dengan helikopter.
Baiklah.
Akan kuselesaikan semuanya,
tapi biarkan aku makan malam sendiri.
Hal yang kau lakukan sendiri selalu mencurigakan.
Kau tak sopan barusan.
Aku akan makan sendiri di ruang belajar.
Sendirian.
Ada tamu Baginda di ruang belajar.
Sampai perintahku selanjutnya,
kau harus kurung dia di ruang belajar.
Tugas pertamaku sebagai raja
adalah melangsungkan pemakaman untuk ayahku.
Saat aku delapan tahun.
Dunia ini benar-benar
dunia paralel.
Apa?
Na-ri.
Myeong Na-ri.
Siapa dia?
Aku Myeong Seung-a. Pegawai Urusan Publik Kerajaan.
Aku tahu ini tak masuk akal.
Aku hanya ingin memastikan.
Bukankah kau pemilik gedung?
Kau menyewakannya untuk tempat latihan taekwondo?
Aku memang pemilik gedung, tapi semuanya ada di Kanada.
No comments yet. Be the first to leave one.