ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Diam di tempat. Angkat tanganmu.
Brankasku. Kau membobol brankasku?
Berhenti!
Letakkan tanganmu di belakang!
Berdiri!
- Terima kasih. - Berikan aku beberapa dolar, Bung.
- Bantu aku. - Kau melihat sesuatu, Tuan?
Aku tidak tahu.
Beri tahu kalian cari apa, mungkin aku bisa membantu.
Entahlah, mungkin suara keras atau tembakan?
Kau lihat orang mencurigakan? Atau orang bertingkah mencurigakan?
Mungkin aku melihat.
Mungkin juga tidak.
Beri aku beberapa dolar...
Mungkin bisa membantuku mengingat lebih baik.
- Kau ada beberapa dolar? - Tidak. Kau?
Sepertinya perampokan gagal.
Korban bernama Ted Fisher. Dia pemilik tempat ini.
Ada sesuatu yang janggal.
Alarm menyala ketika pelaku masuk...
Dan pembunuhnya masih sempat untuk mengacak-acak?
Hati-hati genangan darah. Karpetnya cukup basah.
Dan jika pelaku merusak pintu saat dia masuk...
Kenapa korban berpaling? Ada sesuatu yang janggal.
Cukup cerdik, Lisbon. Ada sesuatu yang mencurigakan.
- Kau di situ. Dari mana saja? - Aku tak ke mana-mana.
Aku berada di belakang mencari arah kabur pelaku.
Benarkah? Kau dapat petunjuk?
Hanya pelaku tak menemukan apa yang dia cari.
Bagaimana kau tahu itu?
Karena ruangan ini sudah diacak-acak.
Jika kau menemukan apa yang dicari, kau pasti berhenti.
Sebagian ruangan ini pasti tidak tersentuh.
Kecuali dia menemukannya pada tempat terakhir dia mencari.
Berapa peluangnya menemukan pada tempat terakhir dia mencari?
Itu hampir mustahil.
- Sampai jumpa di kantor. - Kenapa kau tergesa-gesa?
Walau aku suka dengan suasana ini, Lisbon...
Ada pekerjaan yang harus kita laksanakan.
Apa aku salah?
Sampai jumpa.
Pak, kenapa kau masih di sini larut Jumat malam?
Rumahku dibobol pencuri. Aku menangkap pelakunya.
Kau mau anak buahku mewawancarainya?
Kepolisian Sacramento bisa menanganinya, ini hal sepele.
Datanglah hari Senin saat pengadilan dibuka.
Pencuri yang membobol rumahku akan menyesal berbuat itu.
Donny Culpepper, heran melihatmu di sini.
Senin aku akan menghadap hakim. Kau masih punya waktu bebaskan aku.
Ya, aku mengerti.
- Itu sedikit sulit. - Jika tidak aku akan mengadu...
Kau menyewaku untuk melakukan pencurian ke rumah bosmu.
Kau mengadu, bukankah itu melanggar...
- Peraturan profesimu? - Tidak.
Aku membayarmu mahal agar tidak tertangkap...
- Kau dapat yang aku mau? - Tidak.
Sudah kucari ke mana-mana. Bahkan brankasnya, tapi nihil.
Hanya koin-koin kuno, jam tangan, dan Tupperware bulat.
Tupperware?
LaRoche bertanya ketika menangkapmu?
Dia mau tahu, apakah aku membobol brankasnya.
- Kau bilang apa? - Aku tidak bilang apa-apa.
Aku lempar sesuatu ke arah kepalanya dan kabur.
Kau gagal. Kupikir kau ahli.
Jangan rendahkan aku.
Jika kau tidak bebaskan aku sebelum hari Senin...
Kau yang akan menerima akibatnya. Percayalah.
Percaya? Kita sudah saling mengerti apa itu percaya, 'kan?
- Hai. - Di mana kau?
Aku kira kau ingin segera menyelidiki kasus ini.
Ya, memang. Aku perlu ke toko buah...
Untuk membeli buah segar. Flavanoid membantu logika pikiran...
Dan ingatan visual, kau tahu itu?
Menarik. Cepatlah datang.
Ya, aku segera ke sana.
Waktu semakin menipis. Mulai dari sekarang.
Tutup matamu dan hitung sampai seratus.
Terima kasih.
Fisher mengelola bengkel reparasi selama setahun setengah.
Sepertinya dia warga teladan, bekerja sebagai relawan...
Dengan anak-anak kurang mampu dan tunawisma.
Cari informasi, apa pekerjaannya sebelum membeli bengkel itu.
Baiklah.
Hai, Bos. Aku baru menemui kekasih Fisher...
Dia di kamar jenazah mengidentifikasikan jasadnya.
Dia berduka, tapi setuju untuk menemui kita di apartemen Fisher.
Baiklah. Ayo, kita pergi.
Agen Lisbon. Bisa aku bicara sebentar?
Aku baru tahu kau mewawancarai pencuriku...
Dengan tuduhan pembunuhan kurang lebih setahun lalu.
- Donny Culpepper. - Culpepper?
Donny Culpepper, aku ingat dia. Dia yang mengancam membunuhku.
Kau harus mempersempit siapa saja yang ingin membunuhmu.
Kasus pencurian toko berlian. Kita akan menangkapnya...
Dan menemuinya dia sedang berendam.
Apakah ada hubungannya?
Dia seorang penjahat. Dia lakukan hal-hal buruk.
Mungkin itu hanya kebetulan.
Tidak. Mungkin juga.
Aku kabari kau nanti.
- Apa ada hubungannya? - Tidak.
Sama sekali tidak ada.
Aku lupa sesuatu. Kita bertemu di sana.
Kau lupa apa?
Frumbahollymorgansterning milikku.
Apartemen Milik Ted Fisher Sacramento, California
Ny. Blue?
Aku Agen Lisbon dan ini Agen Rigsby.
Kami ikut prihatin atas kehilanganmu.
Kami ingin ajukan beberapa pertanyaan.
- Baiklah. Tentu saja. - Hanya beberapa pertanyaan.
- Di mana kau tadi malam? - Saat kejadian?
Aku berada di rumah. Tidur.
Aku dapat giliran pagi di penampungan hewan.
Kau keberatan jika kita bicara di dalam?
Baiklah.
Apakah pacarmu, Tn. Fisher, sering bekerja sampai larut malam?
Terkadang, jika dia harus selesaikan proyek besar.
Tapi bukan berarti dia bekerja untuk hidup.
- Dia melakukannya seimbang. - Kapan kau bertemu dengannya?
Kurang lebih setahun lalu. Kami bertemu di kelas yoga.
Aneh. Aku yakin pintu sudah terkunci.
Menyingkirlah, Nyonya.
Aman!
Di sini juga aman.
Jane benar. Ada yang menginginkan barang milik Fisher.
Laporkan. Minta orang untuk mengawasi bengkelnya.
- Jika benar, mereka akan kembali. - Baiklah.
Aku tak percaya mereka sekasar ini.
Di sini tidak ada yang layak untuk dicuri.
- Tidak ada? - Aku dan Ted tak suka barang mewah.
Dia bergabung dengan Korps Perdamaian selama 8 tahun.
Maafkan aku.
Permisi, Nyonya. Boleh aku bertanya?
Maafkan aku. Bukan maksud mengganggu, aku tinggal di atas.
Ada yang membobol apartemen. Kau lihat atau dengar sesuatu?
Tidak. Membobol? Aku sedang di toko swalayan.
- Mereka mencuri sesuatu? - Terima kasih atas waktumu.
Jika kau ingat sesuatu, hubungi aku di nomor ini.
Baiklah.
Baiklah. Terima kasih.
Kepolisian Sacramento sudah menyuruh orang menjaga bengkelnya.
Periksa kekasihnya. Dia tak punya alibi pasti selain menjadi hippi.
- Ada yang mengganggumu, Bos? - Dia belakang kita.
Sedan hitam, model kuno.
Sepertinya kulihat mobil itu di luar bengkel reparasi.
Kurasa dia mengikuti kita.
Sudah kucatat nomornya.
Dia sudah pergi.
Mungkin bukan apa-apa. Hanya mirip.
Mungkin, periksa pelat nomornya Siapa tahu ada hubungannya.
Baiklah.
Sepertinya kau baru. Siapa namamu?
Opsir Penahanan O'Donnell.
Mengawasi tahanan sampai dia dipindahkan.
Kau bersemangat. Senang melihat itu.
Selamat datang, O'Donnell. Aku Patrick Jane bersama CBI.
Baiklah. Senang berkenalan.
Kau kehilangan ini?
- Koin 25 sen. - Sepertinya tidak.
Kurasa ini bukan sekadar koin 25 sen tapi seperti koin keberuntungan.
Coba kau teliti lebih baik. Lihat sinar cara sinar memantul.
Bersinar dan mengkilap. Seperti sinar matahari yang cair.
Jika kau terus melihat, sinarnya terasa menenangkan.
Seakan kau merasa kesulitan dan tanggung jawabmu memudar.
Sinarnya membuatmu ingin menutup mata dan tidur sesaat.
Pamanku pernah memiliki koin bergambar bison.
Dia selalu bilang akan menjualnya dan membeli peternakan.
Tapi dia pertaruhkan dan kalah dalam permainan poker.
- Ini bukan milikmu? - Bukan.
- Coba tanya orang di lantai atas. - Baiklah. Terima kasih.
Sudah kuperiksa kekasihnya, dia tampaknya bersih.
Tidak ada catatan kriminal. Dia pencinta damai.
Semua yang kuwawancarai bilang dia dan Fisher akrab.
- Baiklah, tetap awasi dia. - Baiklah.
Aku menemukan pesan dari ponsel korban.
Kurasa kau harus dengar.
Bajingan kau Fisher! Kau kira bisa lolos?
Aku akan menemukanmu, Fisher! Kau akan menanggung akibatnya.
Kau dengar aku, Fisher! Kau akan menanggung akibatnya.
- Sepertinya dia tak terlalu senang. - Itu aksen dari negara mana?
Aku sudah mengirim salinan ke Pete di bagian forensik.
Dia pasti tahu, dia pintar dengan berbagai macam aksen.
- Pukul berapa telepon itu? - Pukul 23.45 tadi malam.
Koroner bilang, dia mati antara pukul 23.00 dan 02.00.
Kita dapat pelakunya. Mungkin saja.
Aku berusaha mendapatkan informasi pelanggan dari perusahaan telepon.
- Bagus. - Bos, ada satu hal lagi.
Penyelidikanku atas masa lalu Fisher buntu dengan Korps Perdamaian.
Buntu seperti apa?
Mereka tak punya catatan Fisher selama 10 tahun lalu.
Aku minta mereka periksa lagi, mungkin ada kesalahan administrasi.
- Atau salah mengeja. - Tanya pacarnya soal penugasannya.
Baiklah.
Apa kau berlibur dari kasus ini?
Tidak.
Bos, sudah kuperiksa pelat nomor yang kau duga mengikuti kita.
Itu mobil sewaan dari bandara tiga hari lalu.
Akunnya berasal dari perusahaan fiktif yang tak bisa kulacak.
Aku mendapatkan informasi baru.
No comments yet. Be the first to leave one.