How I Met Your Mother

How I Met Your Mother

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 3

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

S03E10 - The Yips
കമന്ററി എഴുതിയത് tegil
HDTV 480p

ടാഗുകൾ

other
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2014-09-08
ഡൗൺലോഡുകൾ: 108
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 199 വരികൾ.

Anak-anak, kembali tahun 2007,

kelihatannya semua orang ikut hal konyol yang disebut gym.

Idenya, kau membayar banyak uang untuk berlari dan mengangkat beban berat.

Itu beban terbesar di dunia. Walaupun semua menyukainya.

Termasuk aku.

Oh, um, dompetku kelupaan.

Dimulai dengan beberapa momen

ketika kau sadar badanmu tidak sebagus yang kau harapkan.

Kelihatannya ada lagi.

Kuponnya di meja riasku.

Terlalu jauh. Lupakan.

Tolong jangan menilaiku.

Berakhir dengan aku memakan seluruh pizza.

Aku bangun, berminyak dan berkeringat.

Sepreiku kelihatan seperti pembungkus sandwich.

Mungkin aku harus ikut gym.

Apa kau ingin ke gym?

Aku pergi ke "Total Rip Fitness", tapi aku tidak ikut.

Apa yang kau lakukan?

Investasi.

Itu salah satu investasiku.

Cheryl, kerja keraslah untuk gratis. Pertahankan itu.

Jadi investasimu... wanita?

Wanita yang, bagaimana mengatakannya dengan sopan?

Mereka gendut!

Jadi, aku kesini, sangat perhatian pada mereka.

Lalu saat mereka seksi, siapa pria pertama yang dicarinya?

Orang yang menginvestasikan mereka.

Wow, aku tak bisa tentukan aku jijik atau sangat.. sangat terkesan.

Tentu saja, tidak semua investasi ditangguhkan.

Lihat gadis di dekat Mesin Penjual, Tonya.

Dia masih belum bisa meninggalkan Kit Kat.

Hei, Barney.

Becky, mesin berbentuk lonjong cocok untukmu. Kerja bagus.

Sebentar lagi hadiah dari sahamku jadi.

Aku meramalkan perkembangan agresif di masa depanku.

What up?

Wow, itu membuatku ingin ke gym.

Agar aku bisa sangat kuat dan meninju wajahmu dengan keras.

Ya, kita harus melakukannya.

Ya, ayo tinju wajah Barney.

Tidak, aku serius. Kita benar-benar harus ikut gym.

Ayolah, kita gemuk karena minum bir bersama,

lebih baik kita kurus bersama juga.

Atau kita berhenti minum bir.

- Tidak. - Kubilang kita ikut gym.

Apa kau Marshall?

Hai, aku Trish. Aku pelatihmu.

Oh, hai.

Sangat senang bertemu kau, Trish.

Menyenangkan. Marshall, bisa bicara sebentar?

Ya, Sayang, kurasa dia...

terlalu seksi untuk jadi pelatihmu.

Aku mengerti.

Maksudku, aku mengerti yang kau cemaskan.

Tapi ini hanya aku yang melatih badanku.

Kau selalu jadi manisku.

Jadi, Marshall, kau siap berkomitmen dengan badanmu?

Tolong, aku memang berkomitmen.

Aku akan menyetir ke vermont dan buat acara komitmennya kalau kau mau.

Itu aneh untuk dikatakan.

Baiklah.

Mulai dengan 100 push-up.

Baiklah, santai. Berapa banyak yang kau mau?

Seratus.

Oh, kukira itu hanya kiasan, 100 push up, seperti,

melakukan sering push up. Tak ada yang bisa 100 kali.

- Apa kau menciumnya? - Tidak.

Sepertinya ada Jalang Kecil di gym-ku.

Apakah kau si Jalang Kecil itu?

Tidak.

Jadi ke lantailah, push up 100 kali!

Kau tak perlu berteriak.

Aku suka disini.

Wanita normal yang ingin membentuk badan.

Aku tak perlu pakai make-up, merias rambut, pakai baju trendy.

Ya, tempat ini bagus. Kami bertemu teman kami Robin disini.

Kuharap kau tidak membencinya. Dia sangat cantik.

Diam.

Lily, suruh dia diam.

Maaf, penjaga penjara lesbian, apa kita saling kenal?

Ted, Lily, kau takkan percaya ini.

Oh, hei, Bung, Aku Barney.

Jadi aku tadi ke bar sini...

Ada yang bisa dibantu?

Oh, Tuhanku, Rhonda?

Aku Barney.

Barney Stinson dari Pulau Staten Boulevard.

Hei, Barney Stinson dari Pulau Staten, Boulevard. Bisa dibantu?

Aku tak percaya dia melupakan aku.

Kenapa? Siapa dia?

Itu Rhonda.

Aku kehilangan keperjakaanku padanya.

How I Met Your Mother 3x10 - The Yips -

Sayang, kau masih sakit?

Trish menyuruhku 70x push-up,

tapi dia menganggap itu 10 kali.

Dia menyuruhku 100x sit-up,

lalu dia membuatku menangis, hanya dengan kata-katanya.

Itu gak nyambung.

Bagimana mungkin Rhonda tidak ingat aku?

Mungkin kau tidak berkesan. Maksudku,

itu pertama kali buatmu.

Ted, ini aku.

Aku mengguncang dunianya.

Kau tak percaya? Oke, waktunya cerita.

Pada tahun 1998.

Aku pacaran dengan Shannon sejak anak baru kuliahan.

Kami saling menjaga.

Jadi saat kami putus, aku 23 dan masih perjaka.

Tidak tahu apa-apa soal gadis.

Jadi aku menemui pria yang ahli soal gadis,

saudaraku, James.

Tunggu, saudara gay-mu, James?

Ya, ini sebelum dia jadi gay.

Barney... Barney, kau butuh wanita,

dan berhubungan seks, secepatnya.

Itulah yang dilakukan orang saat putus.

Aku tahu. Aku ingin, tapi...

Kurasa aku takut.

Tentu saja kau takut. Itu menjijikkan.

Pikiran untuk melakukannya dengan wanita...

Tapi itu sudah takdir pria.

Coba pikirkan baseball.

Entah kenapa kalau aku membayangkan pria di lapangan, itu selesai lebih cepat.

Tapi aku tak tahu apapun soal merayu wanita.

Apa yang kau...? Bagaimana kau...? Dimana kau...?

Stop. Jangan terlalu berpikir.

Kau tak ingin mendapatkan "Yips".

"Yips"?

Ya, saat kau terlalu memikirkan hal simple sehingga kau tak bisa apapun.

Yips.

Ya, terjadi pada atlet setiap saat.

Seperti pemain base ke-2 tiba-tiba tak bisa melempar ke base 1,

atau pemain skater yang tidak bisa lompat triple sempurna

lalu kalah dengan orang Arab.

Aku benar-benar suka pemain skate belakangan ini.

Tapi, James...

wanita apa yang mau berhubungan seks denganku?

Aku bukan Backstreet Boy.

Si "Man Maker".

Rhonda "Si Man Maker" France,

adalah teman Ibu kami di jalan bawah.

- Ada kartu King? - Majulah, Nak.

Jadi, Patty, tahu pria pengantar koran?

Kubiarkan dia melempar satu koran lewat pagarku, kalau kau mengerti maksudku.

Kau lihat pria baru yang membersihkan kolamku?

Kubiarkan dia membersihkan saluranku, kalau kau mengerti maksudku.

Kau tahu pria pengantar masakan Cina itu?

Aku berhubungan seks dengannya.

Aku tak punya cara lucu untuk menyampaikannya. Itu terjadi 20 menit lalu.

Tentu saja.

Si Man Maker.

Lebih mudah juga, karena dia mengenalku dengan baik.

- Hai, Barry. - Barney.

Hai, Ms. French. Aku tahu kita sudah lama tak bertemu,

tapi kalau ada kesempatan... Oh, bocah.

Kau mengguncang duniaku.

Itu seks terbaik yang kualami.

Itulah malam aku dilahirkan.

Aku bangkit bagai phoenix dari badan bau mentolnya,

dan melangkah menuju dunia

baju Armani dan menjadi keren.

Tuhan, tolong biarkan aku berhenti!

Ya, hebat, berhentilah. Berhenti saja dan tunggu serangan jantung datang

beberapa tahun dari sekarang saat kau sudah 40 tahun.

Aku... aku 29.

50 lagi!

Hai, Sayang.

Aku dapat pelatih. Ini Max.

Kami akan fokus untuk kelenturan.

Ya, aku akan meregangkan badannya.

Bagus... Tunggu, apa?

50 lagi, sekarang!

Oke, itu gak asik.

Kau tahu, Rhonda,

bertemu kamu sungguh membuatku terpikir hari yang lalu.

Kau sangat terkenal.

Aku yakin di sana kemarin.

Dan ada 1 pria muda yang berdiri tegak di atas bebannya.

Freddy Chibatoni. Lidah anak itu seperti germo.

Tidak, tidak, aku memikirkan yang lain.

Chaz Alderman. Pinggang seperti wanita, tapi dia tahu menggunakannya.

Bagaimana dengan aku?!

- Kau? - Ya. Kita tidur bersama.

Dan kau bilang aku yang terbaik yang kau alami.

Benarkah?

Oh, benar.

Tentang itu...

Dan bilang kalau dia seks terbaik yang kau alami.

Oh, aku tak tahu.

Dia cuma anak-anak.

Tidak. Dia 23 dan dia sangat kesakitan, Rhonda.

Tolong.

Mungkin kita bisa buat perjanjian.

Apa?

Tidak, wanita, aku punya pacar.

Ya, ya, ya, vaginanya itu satu-satunya untukku.

Oh... aku suka.

More Indonesian subtitles for How I Met Your Mother

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left