ആദ്യത്തെ 140 വരികൾ.
Jodha Bai juga dikenal dengan nama Harka Ba dan Heer Kunwar.
Serial ini tidak memiliki keterkaitan dengan orang-orang di masa lalu...
dan adat istiadat yang dilakukan oleh keluarga atau masyarakat luas.
Tujuan kami menayangkan serial ini tanpa adanya maksud untuk,
tidak menyinggung lapisan masyarakat manapun.
Aku tidak mempercayainya. Ratu Jodha tidak mungkin melakukan hal itu.
Dia tidak akan pernah melakukan hal itu!
Tapi, hanya dia yang bisa membawa patung itu.
Tidak ada lagi yang bisa memasuki tempat itu.
Ratu Jodha bisa keluar dan masuk harem kapanpun dia menginginkannya.
Patung itu diletakkan disana secara hati-hati oleh seseorang,
aku yakin itu adalah perbuatan Ratu Jodha.
Aku juga berpendapat seperti itu.
Tidak ada lagi orang yang bisa keluar masuk harem dengan bebas.
Kurasa memang dia yang masuk ke harem dan meletakkan patung itu.
Kita harus tanyakan hal ini pada Ratu Jodha, Ibu.
Ini adalah masalah besar,
Ratu Jodha selalu melakukan hal yang mulia dan membantu yang lemah,
aku merasa agak aneh bila dia melakukan hal seperti ini.
Kurasa ini bukan perbuatan Ratu Jodha.
Kita harus memanggil Ratu Jodha ke pengadilan untuk menjelaskan masalah ini.
Ya Tuhan, kita akan mengadilinya?
Bagaimana dengan Ratu Ruqaiya?
Bukankah dia bisa menjadi salah satu tersangka?
Tidak ada yang memiliki bukti apapun, Ibu.
Kita harus mengetahui kebenarannya, Ratu Salima.
Ratu Ruqaiya juga berada disana pada saat kejadian itu.
Moti, bagaimana keadaannya?
Baik. Aku sudah mempersiapakan semuanya.
Kita sudah lama tidak beribadah sejak datang kesini,
aku sangat merindukannya.
Apa tidak apa-apa kita melakukannya disini?
Tidak usah kuatir, Jodha...
semuanya akan baik-baik saja.
Salam, Ratu Jodha, ada yang ingin menemuimu dari harem.
Harem? Suruh dia masuk.
Ada apa sebenarnya?
Salam, Ratu Jodha.
Apa yang membuat kalian kesini?
Kami ingin berbicara kepadamu.
Sebenarnya ada masalah apa?
Ada sesuatu yang ingin kami minta kau lakukan.
Kami ingin kau mewakili kami untuk menangani masalah di harem,
tidak ada lagi orang yang bisa kami percayai.
Ya, kami merasa kau adalah orang yang cocok untuk melakukan hal ini,
kami harap kau bersedia melakukannya.
Ada yang menaruh patung agama Hindu di harem.
Patung agama Hindu? Apa tidak ada yang tahu siapa yang menaruhnya?
Ada yang mengatakan bahwa kau yang menaruhnya disana.
Tapi kami tidak percaya kau akan melakukan hal seperti itu.
Ini tidak bagus, Jodha. Semua orang akan berpikir kau yang melakukannya.
Apa mereka memiliki bukti bahwa Jodha yang meletakkannya?
Ada begitu banyak orang yang berada di harem,
kenapa mereka bisa menuduh Jodha yang melakukannya?
Tidak ada lagi yang beragama Hindu disini,
karena itu mereka berpikir kau yang melakukannya.
Selain kau, tidak ada lagi orang yang bisa memasuki harem dengan bebas.
Ya, Ratu Jodha, kau harus mengungkap kebenarannya.
Kami tidak percaya kau yang melakukannya.
Kau selalu bersikap baik kepada kami yang berada di harem,
tidak mungkin kau yang melakukannya.
Aku akan pergi kesana,
untuk mencari tahu siapa yang melakukan hal itu di harem.
Kalian tidak usah khawatir lagi.
Untuk sementara ini, kalian bisa...
menetap disini, aku akan menampung kalian.
Tidak ada yang bisa mengangggu kalian disini.
Walaupun tidak terlalu besar, tapi ruangan ini bisa menampung kalian semua.
Terima kasih, Ratu Jodha.
Salam.
Ada yang melaporkan telah terjadi sesuatu di harem.
Ada yang telah meletakkan beberapa patung di harem,
tidak ada yang tahu siapa yang melakukannya.
Ada yang ingin bertemu, Baginda.
Apa telah terjadi sesuatu?
Benar, terjadi sesuatu di harem.
Apa kalian sudah menemukan siapa pelakunya?
Tidak, tapi semua patung itu adalah patung agama Hindu.
Apa tidak ada yang melihatnya?
Tidak ada yang melihat apapun, tapi mereka berpikir bahwa Ratu Jodha yang telah melakukannya.
Karena hanya Ratu Jodha yang bisa dengan bebas memasuki harem.
Dan juga tidak ada orang lain di istana ini,
yang memeluk agama Hindu selain Ratu Jodha.
- Itu saja laporan dariku. - Pergilah.
Tolong kau selidiki masalah ini.
- Pastikan tidak ada yang terlewatkan. - Baik, Baginda.
Apa kau tahu apa yang terjadi, Ratu Jodha?
- Ya. - Rupanya kau sudah tahu.
Menurutmu siapa yang menaruh patung itu, Ratu Jodha?
Baginda, apakah kau tidak berpikir aku yang meletakkannya?
Sudah pasti bukan kau.
Tidak ada keuntungan bagimu untuk melakukan hal itu di harem.
Apa menurutmu ada yang ingin memfitnahku di harem?
Dan juga, aku jarang datang ke harem,
tidak mungkin aku membawa patung sebanyak itu sendirian.
Jika aku melakukannya, kenapa tidak ada yang melihat aku di harem?
Tidak ada bukti yang memberatkanku.
Semua kejadian ini sangat aneh bagiku, Baginda.
Aku yakin pasti ada orang yang merencanakan semua ini.
Tenang saja, Ratu Jodha, aku tidak mencurigaimu.
Aku ingin kau membantuku mengungkap siapa yang melakukan hal ini.
Karena orang ini pasti ingin memfitnahmu...
dan dia ingin membuatku membencimu.
Tapi ada yang aneh, Ratu Jodha, kenapa...
ada banyak sekali yang ingin mencelakakanmu?
- Aku tidak tahu, Baginda. - Apa kau ingin tahu?
Karena aku bersikap sangat baik kepadamu.
Aku tidak pernah tahu apa yang dipikirkan oleh orang lain.
Aku hanya melakukan apa yang kurasa benar.
Itu adalah hak orang lain untuk memikirkan apa saja tentangku.
Benar. Kau sudah banyak membantuku, Ratu Jodha. Terima kasih.
Sampai jllmPa-
Kita tidak bisa menuduh Ratu Jodha tanpa ada bukti yang jelas.
Bukti apa lagi yang diperlukan? Jelas dia yang telah melakukannya.
Hanya Ratu Jodha yang beragama Hindu di istana ini.
Mungkin saja ada orang yang ingin mencelakai Ratu Jodha.
Ratu Salima.
Tidak ada gunanya menyangkal apa yang sudah jelas.
Meletakkan benda seperti itu di harem adalah sebuah dosa besar...
dan sangat keji.
Perhatian semuanya! Beri hormat kepada...
Kaisar Jallaluddin Muhammad telah tiba!
Salam.
Kudengar ada sesuatu yang terjadi di harem.
Aku datang untuk mengungkap siapa pelaku sebenarnya.
Sebelum semuanya terbukti,
tidak ada yang boleh menuduh.
Tapi tidak ada yang melihat pelakunya, Baginda.
Banyak patung agama Hindu yang diletakkan di seluruh harem.
Itu adalah pelanggaran besar.
Aku akan melakukan penyelidikan terlebih dulu,
aku pasti akan menghukum siapa yang meletakkan patung agama Hindu itu.
Tidak perlu lakukan penyelidikan, Baginda. Kami sudah tahu siapa yang melakukannya.
Hanya dia yang bisa memasuki harem dengan bebas,
karena dia adaah seorang Ratu dan tidak ada yang mencurigainya.
Dan hanya dia yang beragama Hindu disini.
Apa bisa kau sebut siapa orang itu, Ratu Ruqaiya?
Kau tidak bisa menuduh orang begitu saja.
Akan ada hukumannya untuk orang yang menuduh tanpa bukti.
Dan hukuman itu akan sangat berat.
No comments yet. Be the first to leave one.