Love in Sync

Love in Sync (공감세포)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 1

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗟𝗢𝗩𝗘 𝗜𝗡 𝗦𝗬𝗡𝗖 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟬𝟭 𝗩𝗜𝗨 𝗪𝗘𝗕
കമന്ററി എഴുതിയത് Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟒𝟗:𝟎𝟎 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑽𝑰𝑼 || *ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ടാഗുകൾ

webdl
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-07-12
ഡൗൺലോഡുകൾ: 12
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

"Love In Sync."

Inilah puncak dari acara penghargaan.

Sebentar lagi di karpet merah ini,

para aktris akan mempertaruhkan harga diri dalam kompetisi gaun.

"Penganugerahan Film Korea Ke-32."

Dalam perang berdarah yang disebut perang para bunga itu,

siapa yang akan menjadi pemenang malam ini?

Sial, 500 gram.

500 gram sialan ini.

Aku bilang kemarin hanya akan makan tiga potong kimbap, bukan?

Kenapa kamu menyuruhku makan lima potong? Kenapa?

Itu karena aku khawatir kamu akan pingsan.

- 500 gram tidak akan kentara. - Aku menyadarinya.

Baiklah.

Keras sekali, benar-benar keras.

Hari ini mau berapa suntikan?

Sebagai referensi, Han Yi Jin melakukan 300, dan Oh Soo Ah 400.

Kalau begitu tentu saja...

lLbih dari itu, bukan? Baiklah, kalau begitu kita lakukan 600.

Beri lebih banyak bayangan.

Buat agar terlihat sangat memesona.

Bravo.

Memang cantik seperti biasa.

Dilihat dari sini, dilihat dari sana.

Aku memang cantik sempurna.

Kalian beruntung.

- Apa? - Apanya?

Kalian bisa melihatku yang cantik ini setiap saat.

Untuk apa pergi ke Museum Louvre?

Venus ada di sini.

- Benar, bukan? - Benar.

- Sungguh, sungguh. - Benar.

Sungguh, sungguh.

Aku sungguh sedih.

Kenapa aku hanya bisa melihat diriku melalui cermin?

Aku merasa sangat tidak adil, sungguh.

Kita akan terlambat, Kak.

- Mari kita pergi. - Begitukah? Ayo, ambil penghargaan.

Kenapa?

Kenapa tidak kamu buat dia setengah mati saja?

- Apa? - Katamu dia sudah mengganggumu.

Kamu harus membalasnya setimpal.

Apa maksudnya...

Apa, jangan-jangan kamu takut kalah?

- Kamu takut sekarang? - Bukan begitu.

Lalu apa?

Saat hendak balas dendam, apa kamu jadi kasihan pada bedebah itu?

- Setelah apa yang bajingan lakukan? - Itulah sebabnya.

Karena bedebah itu kamu jadi begini.

Kamu berhenti sekolah seolah melarikan diri

dan mengurung diri di kamar, membuat setiap hari seperti neraka.

Kamu harus membuat bedebah itu merasakan perasaan sialan ini juga.

Mata dibalas mata, gigi dibalas gigi.

Kamu tidak tahu?

Apa cara seperti ini akan baik-baik saja?

Syukurlah anak itu menjadi lebih bersemangat dari sebelumnya, tapi

bagaimana jika ini malah menimbulkan hal yang benar-benar berbahaya?

Pertama, kita harus menyelamatkan orangnya.

Karena perundungan di sekolah yang terus-menerus, depresi, dan apati,

Seon Woo bahkan merasakan dorongan bunuh diri.

Bagaimana agar dia bisa mendapatkan kembali keinginan untuk hidup?

Memahami dan memaafkan para pelaku?

Atau memutarbalikkan dan melupakan fakta bahwa dia adalah korban?

Balas dendam.

Bagi orang yang ingin menyerah karena putus asa dan marah,

rasa ingin balas dendam secara tidak terduga

bisa menjadi motivasi hidup yang besar.

Aku tahu betul apa yang kamu khawatirkan.

Namun...

Karier dan kemampuanku sebagai konselor,

kamu tahu itu, bukan?

Dalam waktu sesingkat mungkin, aku akan membuatnya kembali

menjadi putramu yang kamu kenal.

Kamu pasti tahu cara menanganinya, aku tidak perlu khawatir...

Mumpung sudah di sini, makanlah dulu sebelum pergi.

Masakan ART di rumah kami sangat enak.

Terima kasih atas tawarannya,

tapi aku ada jadwal konseling berikutnya.

Aku minta maaf.

Ya, dengan Cha Eun Hwan.

Ya.

Ya, dari mana katamu?

Kamu tahu, bukan? Acara kami, "You Quiz on the Block".

Acaranya lumayan terkenal, jadi kalau kamu tampil di sana,

keesokan harinya, popularitasmu akan meroket.

Ya, aku tahu betul tapi popularitasku sudah cukup.

Tetap saja ini siaran televisi.

Levelnya berbeda dengan promosi dari mulut ke mulut.

Entahlah, aku tidak terlalu...

Halo?

- Permisi, permisi, Konselor. - Ya.

Aku berterima kasih atas tawarannya,

tapi sepertinya akan sulit untukku.

"Dari Rekan Menjadi Rival! Han Yi Jin Vs Yu Ji An!"

"Siapa Pemenang Trofi Penghargaan Pendatang Baru Terbaik?"

Rahangmu bisa lepas.

Berapa banyak permen karet yang kamu kunyah?

Memangnya ada cara lain untuk mengurangi bengkak?

Kamu pikir semua orang bisa menjadi bintang?

Ini semua adalah manajemen diri. Kamu tidak tahu arti profesional?

Permisi, Kak.

Ada apa? Sejak tadi kamu melirikku

seperti anak anjing yang kebelet buang air.

- Ada apa? - Sebelum berangkat,

ada telepon dari CEO.

CEO Kim bilang apa?

Entah bagaimana aku harus memberitahumu...

Ada apa?

Sebelum kamu mendengarnya,

bagaimana kalau kita membuat tiga janji?

Pertama, jangan marah.

Kedua, jangan berteriak. Lalu ketiga, jangan memaki.

Kalau kamu bisa berjanji, akan aku beritahukan.

Aku janji, puas?

Kakak, begini...

Omong kosong macam apa itu?

"Yu Star."

Terima saja teleponnya dengan berani.

Apa? Menerimanya dengan berani supaya aku dimarahi habis-habisan?

Setidaknya, ini lebih baik daripada dimaki-maki di depan muka.

Dimarahi tidak secara langsung lebih baik, bukan?

Kamu juga harus menjaga wibawamu sebagai CEO.

Anehnya aku jadi terbujuk, sialan.

"J.An Entertainment."

- Yu Star, ada apa? - Kenapa urutannya kacau begitu?

Kenapa aku sebelum Han Yi Jin? Kenapa?

Begini, Ji An,

jangan emosi dan dengarkan aku dulu, ya?

Pihak penyelenggara yang memutuskan dan memberitahukannya begitu,

apa yang bisa aku lakukan?

Jadi karena mereka suruh, kamu langsung menurut?

Seperti anjing liar yang memamerkan perutnya?

- Begitu saja? Tanpa perlawanan? - Hei, kalau bicara kamu selalu...

Kamu pikir ini seperti mengubah urutan grup idola di acara musik?

Ini adalah festival film paling bergengsi di negara kita.

Sesuatu yang sudah mereka putuskan

bagaimana bisa diubah oleh seorang CEO agensi biasa?

Kalau aku memaksa dan berusaha mengubahnya,

lalu dibenci oleh orang-orang di industri ini, bagaimana?

Padahal kamu sudah dianggap tidak sopan.

Sudah banyak rumor beredar kalau kamu tidak punya sopan santun,

tidak perlu menambah bahan omongan lagi.

- Ini semua demi kebaikanmu. - Pak.

Apa kamu tidak mendengar suara sesuatu saat ini?

Kenapa? Kenapa? Suara apa?

Suara kelasku yang sedang jatuh.

Apa kamu tidak tahu arti posisi dan urutan di industri ini?

Aku sebelum Han Yi Jin, itu artinya dia berada di atasku.

Kamu menyuruhku mengakuinya di depan semua orang?

Kepadaku? Apa kamu sudah gila?

Bahkan saat menjadi idola, aku selalu berada di posisi tengah.

Hei, tapi apa? Situasinya sudah berubah sekarang.

Situasi apa?

"Kim Jun Sik."

Bukan, maksudku...

Maksudku, ini sudah diputuskan.

- Anggap tidak melihat sekali ini... - Jadi...

Kamu tidak bisa menyelesaikannya, begitu?

Bukan tidak bisa, tapi di luar kemampuanku.

Baiklah.

- Kalau kamu tidak bisa, aku saja. - Apa?

Hei, hei, Ji An, hei, Yu Star.

Jangan lakukan, ya? Jangan lakukan apa-apa, ya? Hei, Ji An, hei.

Aduh, perbuatan gila apa lagi yang akan dia lakukan?

Tabrak.

- Apa? - Kubilang tabrak.

Astaga, Kak, kamu serius?

Kamu serius.

Aktingmu di film kali ini sangat bagus.

Aku sangat suka aktingmu karena terasa hidup.

Benar-benar seperti karakternya hidup.

Itu semua karena aku belajar dari aktingmu, Senior.

Lihat cara bicaranya yang manis.

Permisi, Han Yi Jin.

Maaf, tapi sepertinya urutanmu harus ditukar.

Tidak ada luka parah.

Dia hanya mampir sebentar ke rumah sakit,

jadi kami mohon pengertianmu.

Hariku adalah milik kita...

Cantik sekali.

- Tolong lihat ke sini. - Inilah Han Yi Jin

yang sedang memantapkan posisinya sebagai seorang aktris.

Dengan kemampuan aktingnya yang luar biasa,

dia juga menjadi nomine Penghargaan Pendatang Baru Terbaik.

Yu Ji An akhirnya muncul di Karpet Merah.

Hari ini pun dia tetap cantik.

Terjadi kecelakaan dalam perjalanan,

aku tidak tahu apa dia baik-baik saja.

- Tolong lihat ke sini. - Lihat ke sini.

Apa-apaan? Kenapa dia diam saja dan tidak pergi?

Kamu pergi dahulu, baru aku pergi.

Sepertinya mereka akan masuk bersamaan.

Persahabatan mereka berdua yang terjalin sejak masa grup idola

menciptakan malam yang begitu indah.

Apa ini? Sambutan yang tidak diinginkan?

Hubungan kita tidak seperti ini, bukan?

Anggap saja ini pertunjukan untuk publik.

Itu keahlianmu, bukan?

- Baik, tolong lihat ke sini. - Ji An, tolong lihat ke kanan juga.

- Tolong lihat ke sini juga. - Tolong kalian berdua tersenyum.

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left