ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Musim tersulit Juventus dalam sepuluh tahun terakhir
akan segera berakhir.
Pelatih Pirlo harus mengamankan posisi.
Kekalahan dari Benevento pukulan berat
dan pupusnya harapan meraih gelar mengguncang klub.
Kita harus bertekad memenangi pertandingan ini!
Namun, tim itu menemukan kekuatannya.
Kemenangan atas Sassuolo membuat mereka percaya diri.
Ronaldo menyerang, Ronaldo!
Akankah Bianconeri sukses musim ini?
Bagi Juventus, menang atau tidak sama sekali.
SEGALANYA ATAU TIDAK SAMA SEKALI JUVENTUS
TURIN MEI 2021
Dalam tiga pertandingan selama sepekan,
seluruh musim Juventus dipertaruhkan.
Mereka harus juara Piala Italia
dan lolos ke Liga Champions dengan segala cara.
Tidak boleh seri atau kalah.
Menang atau tidak sama sekali.
Ayo!
Maju, ayo!
Ayo!
Masuk, Fede!
Ayo!
Kami ingin tampil di Liga Champions.
GIORGIO CHIELLINI BEK
Setiap kegagalan adalah kegagalan pribadi sebagai pemain.
Juventus ingin menang...
ANDREA PIRLO PELATIH
...bukan berpartisipasi.
Itu tujuan inti klub dan juga aku.
Laga pertama mereka kembali melawan Inter asuhan Conte,
yang, sebelum akhir musim,
telah menjadi juara Italia,
mengakhiri sembilan tahun supremasi mutlak Juventus.
SERI A
Terasa pahit, karena itu mimpiku. Lagi pula,
aku satu-satunya pemain yang menjuarai sembilan gelar berturut-turut,
dan aku sangat berharap meraih yang kesepuluh.
Melihat Inter ke sini sebagai juara Italia, itu sulit.
Melihat gelar itu hilang setelah sembilan tahun
tidak enak. Tidak mudah.
Itulah sepak bola.
Itulah hidup.
Inilah liga Italia.
Tidak lazim melihat sebuah tim selalu juara bertahun-tahun.
Itu belum pernah terjadi.
Itu terjadi pada Juventus,
tetapi terkadang satu musim mungkin tak berjalan dengan baik,
tim lain mungkin lebih baik dan berhasil juara.
Namun, kemenangan mereka seharusnya memberi kami
keinginan yang lebih kuat untuk bangkit melawan
dan mencoba untuk juara di masa mendatang.
GIANLUIGI BUFFON KIPER
Musim seperti ini mengajari kita
untuk tidak berleha-leha.
Semuanya harus diraih
dengan usaha
dan keinginan untuk mengambil sesuatu yang menurut kita
milik kita karena kita layak mendapatkannya.
Jangan berleha-leha,
itu sudah pasti.
Ini tahun yang sulit,
tahun yang berat,
banyak ekspektasi, kritik...
LEONARDO BONUCCI BEK
dan aku selalu bertanggung jawab,
karena bagiku, Juventus adalah cinta.
JTC CONTINASSA PUSAT PELATIHAN TIM INTI
Cepat!
Conte tak sabar menghancurkan musim Juventus.
Dia akan datang ke Turin dengan amarah.
Dia akan menggembleng tim habis-habisan.
Namun, Inter dan Conte...
GUIDO VACIAGO JURNALIS
...laga sengit itu
dapat menumbuhkan kebanggaan bagi Juventus yang, lebih dari sekali
selama beberapa bulan terakhir, tampaknya statis.
Kita harus memaksakan diri, secara mental,
seolah-olah tak ada lagi hari esok...
FABIO PARATICI DIREKTUR
...untuk hasil terbaik.
Škriniar datang membawa bola.
Tunggu dia.
Ketika dia dekat, tak banyak ruang,
saat ruang menyempit, buat dia ke sini, cobalah selalu
membuat dia lari ke samping, bukan ke sisi lain.
Sundul!
Ya!
Gol-gol di pertandingan Sassuolo,
banyak yang salah,
tetapi bagaimana penampilanku?
Ya, jika semua orang berpikir,
"Aku bisa lebih baik..."
-Ya. -Maka kau bisa membangun sesuatu.
Jika mereka pikir, "Dia melakukan itu..." "Kau tidak..."
Pertama, pikirkan tindakanmu, lalu khawatirkan sisanya.
Kita kebobolan karena longgar
di lapangan tengah, jadi kau terpaksa keluar.
Jika ketat, bolanya tak bisa menembus.
Jika kita saling berdekatan, yang lain harus keluar, kau bisa bermain.
Bolaku!
Itu bagus.
MATTHIJS DE LIGT BEK
Itu bagus!
Setengah kilometer dari tempat latihan Juventus
di lingkungan Le Vallette,
generasi baru fan memiliki tim impian sendiri.
Namaku Safua, usia 11 tahun,
lahir di Mesir, dan sudah tinggal di Turin selama delapan tahun.
Namaku Amira, usia 12 tahun,
lahir di Turin, dan aku orang Maroko.
Awalnya aku tak tahu ada olah raga bernama sepak bola,
tetapi aku tahu itu dari saudaraku, yang selalu bermain sepak bola.
Ayo, cepat!
Lalu aku mulai menonton pertandingan.
Kemudian kutonton pertandingan Juventus, dan menjadi fan.
Cristiano Ronaldo membuatku jatuh cinta
karena dia miskin tetapi menjadi
salah satu pemain terbaik.
Aku ingin mahir agar tidak diolok-olok.
Ayahku tak suka. Katanya anak perempuan tak bisa bermain sepak bola.
Ibuku mendaftarkanku.
TURIN 15 MEI 2021
Selamat datang di Stadion Allianz di kota Turin.
Hari ke-37 Seri A,
dan laga hari ini adalah Juventus-Inter.
Poin penting harus diperjuangkan
untuk menempati empat posisi teratas,
yang berarti lolos ke Liga Champions.
Juara sembilan kali beruntun, Juventus, juara bertahan,
bertanding melawan Inter, sang juara baru, pemuncak liga
hingga akhir musim.
Kita harus mati di lapangan itu.
Jika tidak mati, kita masih bisa bangun.
Motivasi untuk menang,
hanya itu yang penting.
Mereka ke sini untuk juara dan merayakannya.
Jangan biarkan.
Tak ada perayaan untuk mereka. Kita harus menang.
Ayo, Semuanya.
Ayo. Lakukan.
Tim Inter masuk ke lapangan.
Chiellini yang keluar pertama,
kapten dalam pertandingan penting ini.
Pelatih Andrea Pirlo memainkan 4-4-2. Sudah dimulai.
CR7 menendang bola pertama.
Danilo umpan silang ke tengah untuk Chiesa.
Sundulan untuk Kulusevski.
Peluang pertama untuk Juventus
dari Dejan Kulusevski.
Bagus!
Inter menyerang dengan Martínez, Bentancur berharap bukan pelanggaran.
Kartu kuning
untuk Rodrigo Bentancur karena melanggar Lautaro Martínez.
Dekati dia, Fede!
Chiesa kembali menguasai bola.
Chiesa dijaga Škriniar, dia menggocek
dan menendang.
Diblok, Kulusevski lagi.
Kali ini membentur de Vrij.
Tendangan sudut untuk Juventus, peluang bagus.
Cuadrado menendang. Bahaya, pemain Juventus terjatuh.
Penalti untuk Juventus.
Dia memberikannya.
Cristiano bersiap. Wasit meniup peluit.
Jangan bergerak!
Ronaldo menendang, diblok, kembali ke Ronaldo! Gol untuk Juventus!
Juventus 1, Inter 0. Raja kembali mencetak gol,
CR7 mencetak gol!
Barella dihadang de Ligt, terkejut dengan operan ke Eriksen,
Eriksen ke Darmian.
Darmian dijaga Danilo. Kembali ke Eriksen.
Bentancur mencoba keluar.
Penalti untuk Inter.
Lukaku menghadapi Szczęsny.
Lukaku menendang.
Masuk. Inter menyamakan kedudukan.
Menit ke-35 babak pertama, Juventus-Inter, 1-1.
Ronaldo...
dia mengoper ke Danilo.
Danilo ke Kulusevski. Danilo berlari ke depan.
Oper ke Kulusevski, Danilo!
Ronaldo. Ronaldo ke Kulusevski,
pemain Swedia itu mengumpan silang,
kembali ke Cuadrado.
Tembak!
Gol!
Juan Cuadrado,
tendangan keras memantul
menaklukkan Handanovič.
Juventus 2, Inter 1. Menit ketiga waktu tambahan.
Bagus. Itulah sikap yang benar.
Kita bagus, tetapi belum cukup.
Pertahankan ini hingga menit ke-90.
Tekanannya sempurna, kita tak bisa dibodohi.
Jika mereka mulai dari kiper, harus terus begitu,
mereka harus lebih cepat.
Bola ke kiper,
tetap di posisi.
No comments yet. Be the first to leave one.