ആദ്യത്തെ 186 വരികൾ.
Ayo, Haruki!
Ini dia!
- Hime-chan! - Himeko!
Sakit...
Bagus, Haruki!
Himeko! Tolong kasih tahu Kakek Gen!
I... Iya!
Untungnya Himeko baik-baik saja.
Hampir saja aku dimarahi ibu karena bikin anak cewek terluka.
Terus aku boleh terluka, gitu?
Haruki mah enggak apa-apa.
Karena aku percaya kamu baik-baik, kawan!
Kawan?
Okelah kalau gitu.
Mimpi tadi bikin nostalgia, ya.
JADILAH DISIPLIN, NONA
Kalau sayuran mulai berbunga dan berbuah, ternyata nutrisinya jadi kurang, ya.
Ya, makanya perlu diberi pupuk tambahan seperti ini.
Sayuran sama seperti manusia,
kalau menghabiskan tenaga, mereka jadi kelelahan.
Sayuran sama seperti manusia...
Oke!
Selesai!
- Terima kasih atas bantuanmu! - Sama-sama!
Ada apa?
Enggak, itu...
Mitake-san!
Kamu mungkin perlu perhatikan bajumu
saat mengikuti kegiatan klub di bawah terik matahari.
Agak mengganggu pandangan cowok-cowok, lo.
Haru...
Ni... Nikaido?
Permisi dulu!
Cabul.
Enggak, ini... Bukan begitu...
- Hi... - Anu...
I... Itu...
Maaf.
Repot, nih.
Cukup sekian untuk hari ini.
Kalian tinjau lagi materi kali ini dengan lembar kerja yang sudah saya bagikan.
Lembar kerja? Jangan-jangan dibagikan sebelum aku pindah.
Ah... Itu... Nikaido-san?
Makasih!
Meski ini hanya cetakan, jangan lihat ini dengan tatapan mesum seperti anak itu, ya!
Wih, tatapan kayak gimana tuh?
Eh, Kirishima. Emang lu natap Nikaido-san kayak gimana?
Tuh anak emang teman lu waktu kecil, kan?
Enggak, itu... Tunggu dulu, aku...
Eh, Kirishima.
Tatapan mesum itu tepatnya kayak gimana, ya?
Barusan lu tongolin fetish lu, ya?
Oh, ternyata begitu!
Jujur, gue suka bagian ketiak.
Kalo gue bagian pergelangan...
- Tulang selangka... - Garis senyuman...
Kan kubilang, enggak kayak gitu!
Bagian dada.
Kirishima-kun paling suka bagian tetek.
Hei! Haru...
Nikaido!
Nikaido-san barusan bilang "tetek" dari mulutnya!
Cowok-cowok menjijikkan!
Kirishima-kun sama aja!
Ternyata Nikaido juga bisa bikin ekspresi begitu.
Mori?
Dia ini...
Gitu, ya.
Kakak melototin dada cewek, ya.
Ya, Hayato seberingas itu.
Habis, dia kelihatan banget mupengnya.
Memang punya dia sebesar itu?
Dua kalinya dari punyaku...
Bukan, tiga kalinya!
Jujur saja, aku juga enggak sadar fokus ke situ, sih.
Hmm, ya sudahlah, ya.
Kakak aku maafkan.
Iya, iya... Kalian jangan ngobrol terus, ayo dimakan.
- Baik. - Baik.
- Tambah lagi, dong! - Aku juga!
Tapi, kakakku itu bikin pusing, ya.
Padahal di sini ada dua cewek imut,
kakakku malah ngelirik yang lain.
Iya, kan?
Andai saja dia sudah cukup sama aku...
Chance!
Kamu menang!
Aku yang menang!
Eh? Haru-chan?
Haru-chan?
Hei! Haru-chan!
Hi... Hime-chan...
Ya, aku pulang dulu ya.
Enggak perlu kamu antar, kok. Dadah!
Haru-chan?
Si Haruki sudah pulang?
Kayaknya gitu, sih.
Dibiarin aja enggak apa-apa?
Kakak pasti mau lihat dadanya terus-terusan, kan?
Mana ada begitu!
Jangan ngelantur, tuh air mandinya sudah siap.
Oke.
Astaga... Haru-chan juga enggak mau ngaku, ya.
Kalau enggak pakai aku buat alasan, suasana kalian enggak bisa balik normal.
Memangnya Haru-chan kenapa, sih...
Kayaknya Haru-chan mulai naksir sama Kakak...
Enggak mungkin, ah.
Aku pulang!
Dinginnya!
Eh?
Iya, kan?
Andai saja dia sudah cukup sama aku...
Aku pikir Hayato... diambil orang lain.
Tahu, ah!
Pokoknya ini salah Hayato!
PANGGILAN MASUK KIRISHIMA HIMEKO
Ada apa, Hime-chan?
Haru-chan, kamu aman?
Maksudnya apa?
Aku...
naik empat kilo!
Haru-chan, tadi kamu juga nambah lagi, kan?
Haru-chan gimana?
Aku... mungkin masih aman?
Ya, harusnya aman, sih.
Lihat kenyataan, yuk? Timbang sekarang, yuk?
Sudah kubilang, aku aman, kok...
Aliansi diet dibentuk.
Kamu lagi diet?
Iya, diet.
Mitake-san pernah melakukannya?
A... Apa aku gemukan?
Ha... Haruskah aku diet?
Bu... Bukan, adikku yang minta aku bantu dia diet...
Mitake-san, itu... sama sekali enggak perlu, kok.
Ma... Maaf, aku salah paham lagi...
Itu karena aku yang memasak.
Aku penasaran apakah ada resep diet atau semacamnya.
Oh, jadi Kirishima-san juga memasak.
Yah, bisa dibilang karena terpaksa, sih,
ibuku agak...
Yang di rumah sakit waktu itu...
Kirishima-san kakak yang baik, ya.
Enggak, maksudku bukan begitu, kok.
Menurutku, berusaha keras demi orang lain meski belum terbiasa
itu hal yang sangat luar biasa.
Kakekku juga...
Mitake-san...
Tadi kamu bilang aku juga bisa masak,
maksudmu kamu juga?
Apa? Begitulah.
Kalau kamu ada rekomendasi resep, kasih tahu aku ya.
Boleh saja, sih,
maksudku, ini sesuatu yangmungkin kakekku suka.
Kalau begitu, sepertinya itu juga bagus untuk diet.
Mungkin saja, ya!
Be... Begini!
Maaf tiba-tiba aku manggil kamu.
Ada yang mau nembak, ya?
Pria itu Kaido-san, bukan?
Kaido?
Kaido Kazuki-san.
Dia dari klub sepak bola terkenal yang sangat populer.
Begitu, ya.
Tak lama lagi gadis itu akan ditolak dan pergi ke tempat lain.
Lihat!
Kenapa kamu tahu dia bakal ditolak?
Padahal dia cantik, lo.
Sebenarnya, ada cerita yang terkenal di kalangan perempuan.
Katanya, Kaido-san tertarik dengan Nikaido-san.
Tertarik sama Haruki, ya...
Selamat pagi...
Yo, Kirishima.
Ada apa mereka semangat begitu?
Kalau kamu dengerin, nanti juga tahu.
Dilarang makan ini itu benar-benar penipuan, lo.
Olahraga intens itu juga jebakan.
Aku baru sadar kalau rasa lapar adalah bumbu terbaik.
Jadi begitu.
Artinya, yang terbaik adalah olahraga secukupnya dan menjaga pola makan, ya.
Kelihatannya soal diet.
Adikku juga sempat heboh soal diet.
Lagi nge-tren, ya?
Sebentar lagi ganti ke baju musim panas, kan.
Oh iya, aku ada saran buat kamu.
Cewek yang lagi diet itu emosinya nggak stabil.
No comments yet. Be the first to leave one.