Dream to You

Dream to You (그대에게 드림)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 1

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗗𝗥𝗘𝗔𝗠 𝗧𝗢 𝗬𝗢𝗨 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟬𝟱 𝗩𝗜𝗨 𝗪𝗘𝗕
കമന്ററി എഴുതിയത് Coffee_Prison
𝐑𝐄𝐓𝐀𝐈𝐋 𝐕𝐈𝐔 >> 𝟎𝟏:𝟎𝟑:𝟏𝟕

ടാഗുകൾ

webdl
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-07-28
ഡൗൺലോഡുകൾ: 25
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

"Dream to You."

Apa yang baru saja kamu lakukan?

Seharusnya aku yang berkata begitu.

Joo Yi Jae, apa kamu sudah gila?

Kamu kenapa, Joo Yi Jae?

- Entahlah. Jangan ikuti aku. - Hei, Joo Yi Jae, kamu kehujanan.

Aku tidak akan pergi bersamamu, jadi pakai saja payungnya.

Pakai payungnya - Sudahlah.

Kamu sungguh akan masuk angin.

Bukan urusanmu aku masuk angin atau tidak.

"Episode 5."

Kamu sudah datang?

Ya.

- Kamu sudah datang? - Maaf. Anggap saja tidak terjadi.

Itu sudah terjadi, bagaimana bisa dianggap tidak terjadi?

Aku sepertinya kehilangan akal sehat saat menulis adegan ciuman.

Kamu tidak menulisnya.

Sepertinya aku kehilangan akal saat hendak menulisnya.

Namun, ini justru lebih baik.

Bagaimanapun, kita memang harus menyelesaikannya.

- Menyelesaikan apa? - Aku harus memastikan perasaanku.

Sekarang kita adalah rekan kerja,

perasaan pribadi tidak boleh ikut campur.

Lalu?

Kamu sudah menemukan jawabannya?

Adegan ciuman harus ditulis, tapi kita seharusnya tidak melakukannya.

Katakan sambil menatapku.

Apa? Menatap apa?

Kubilang, tatap aku.

Aku bingung karena kita terus bersama. Benar, bukan?

Karena kamu terus ada di depanku, aku jadi memperhatikanmu,

dan aku menjadi khawatir, karena itulah terjadi.

Aku akan memastikan hal seperti ini tidak akan

terjadi lagi. Maaf jika kamu tidak suka.

Jika itu jawabanmu,

aku tidak mau menerima permintaan maafmu.

Kita tidak perlu berbagi perasaan kita apa adanya.

Jadi mulai sekarang, urus sendiri perasaanmu.

Jangan memanfaatkanku untuk memastikannya.

Bersikap seperti ini kekanak-kanakan.

Kita bukan anak 18 tahun.

Baiklah. Aku juga bergaya Amerika.

Adegan ciuman harus ditulis, tapi kita seharusnya tidak melakukannya.

Menyelesaikannya?

Lalu kenapa menciumku?

- Aku bingung karena terus bersama. - Aku dicium begitu saja?

- Joo Yi Jae. - Apa?

Kamu pulang saja.

Kamu pikir aku tidak bisa pergi jika kamu menyuruhku?

Yang benar saja. Siapa yang kekanak-kanakan sekarang?

Aku...

Aku pergi karena ini menjijikkan dan murahan.

Hei! Aku memang akan pergi! Aku pergi karena aku ingin pergi!

Hei.

Ada apa?

Kak Su Bin menyuruhku menjemput Kakak.

Katanya jalanan malam berbahaya dan aku harus menjaga Kakak.

Astaga, tidak masuk akal.

Benar, bukan? Dia mengkhawatirkan hal yang tidak perlu.

Aku akan menjaga Kakak.

Apa kamu gila?

- Sekarang Kakak mau bagaimana? - Bagaimana apanya?

Bukankah Kakak berhenti kabur dan akan pulang?

- Itu... - "Itu?" Lalu kenapa Kakak datang?

Ibu di mana?

Ibu di toko.

Kamu masuklah dahulu.

- Kenapa? - Masuk saja.

Halo.

- Hebat, ya, tidak tumpah? - Astaga, lihat itu.

Siapa dia? Hebat sekali. Dia sangat hebat.

Terima kasih.

Hebat sekali.

Dia kecil tapi lincah.

Aduh, itu, dia pergi, dia pergi, cepat tangkap.

"Bagaimana ini?"

Ibu.

Aku lapar.

Aku sudah makan wortel sekarang.

Apa kamu memakannya karena kamu suka?

Jangan memaksakan diri memakan yang tidak kamu suka.

Kamu yang kakinya sakit mendaki gunung.

Kamu yang takut air malah jatuh ke laut.

Kamu makan makanan yang tidak kamu suka sambil tersenyum.

Ibu sangat tidak suka melihat pemandangan itu.

Hati ibu terasa sangat sakit.

Mulai sekarang, katakan saja jika kamu tidak suka.

Setiap hari, lakukan saja yang ingin kamu lakukan.

Apa yang membuatku bahagia hari ini? Apa yang membuatku bahagia besok?

Mulai sekarang, hiduplah seperti itu.

Jangan memikirkan ibu,

jangan juga memikirkan Yeong Jae.

- Ibu. - Tutup mulutmu. Nanti muncrat.

Pekerjaan sutradara itu sambil duduk, bukan?

Kalau begitu, sudah cukup.

Namun, Yi Jae.

Jika kamu memutuskan untuk melakukannya bersamanya,

bukankah kamu harus menceritakan kejadian itu?

Ini demi kebaikanmu.

Orang yang menyembunyikan sesuatu, sifatnya akan menjadi aneh.

Nenek!

Nenek!

Nenek.

Nenek!

Nenek baik-baik saja? Nenek.

Nenek!

"Rumah Sakit Umum Woo."

Syukurlah, berkat penanganan cepat, krisis besarnya sudah terlewati.

Dia mengalami syok hipoglikemik, tapi karena usianya sudah lanjut,

sebaiknya dirawat beberapa hari untuk melihat perkembangannya,

dan kusarankan pemeriksaan lanjutan

- untuk mencari tahu penyebabnya. - Baik, terima kasih, Dokter.

Hei.

Kamu tidak ingat aku?

Lee Mi Hyeon?

Bagus! Bagus! Bagus! Ekspresinya bagus!

Hei.

Saat kulihat di televisi kamu terlihat tampan,

tapi sekarang kamu jauh lebih tampan.

Hei, kamu seperti selebritas.

Bagaimana kabarmu?

Aku tidak menyangka akan bertemu denganmu di sini.

Aku? Seperti yang kamu lihat, beginilah hidupku.

Aku dengar kamu datang ke sini.

Kudengar kamu mampir untuk makan di restoran ibuku?

- Aku? - Ke Hidangan Mewah bersama Yi Jae?

- Itu bukan restoran ibunya Jin Su? - Astaga.

Ya, itu...

Ibunya Jin Su adalah ibu mertuaku.

- Apa? - Ya.

- Jadi, kamu dan Jin Su... - Ya.

Ya. Apa?

- Tidak bisakah kamu lebih cepat? - Cepatlah berlari.

- Riasannya terlalu berlebihan. - Siap!

Bagaimanapun aku memikirkannya...

- Jadi begitu? - Benar.

- Dokter Mi Hyeon, sebentar. - Ya. Aku harus pergi.

Benar. Nenek Jong Seon...

Dia pasti akan bersikeras tidak mau dirawat inap.

- Tolong bujuk dia. Aku pergi dulu. - Ya. Selamat bekerja.

Ya.

Jin Su dan.

Mi Hyeon.

Selanjutnya, kami akan menganugerahkan.

Penghargaan Kontribusi Berbagi Tahun Ini.

Pak Mok Gong Hui, selamat.

Mohon sambut dengan tepuk tangan yang meriah.

"Nama Yang Sama, Orang Yang Berbeda."

"Aktor Teater, Profesor, Pengusaha."

Apa ini?

Kenapa profilnya tidak muncul?

Hei, apa yang kamu lakukan? Ada banyak orang yang melihat.

Kontrakku sisa berapa lama?

Kenapa kamu penasaran? Kamu akan tetap memperpanjangnya.

Jangan memikirkan hal yang tidak perlu,

persiapkan saja pertemuanmu dengan Sutradara Kim.

Aku tidak tahu apa-apa.

Tanpa sepengetahuanku, kontrakku diperpanjang,

dan proyek berikutnya juga ditentukan.

Sangat nyaman, bukan?

Kamu tinggal menerima apa yang diberikan.

Ibu bahkan ingin terlahir sebagai putri ibu.

Ibu.

Meskipun aku tidak pernah membesarkan anak secara langsung,

aku sering berperan sebagai seorang ibu.

Jika terus dijejali sebelum sempat mencerna,

anak itu akan muntah.

Apa maksudmu?

Penerima penghargaan berikutnya adalah dari Top Line Entertainment,

- CEO Ahn Soo Hee. - Nanti kita bicarakan.

Mohon berikan tepuk tangan yang meriah.

Bu Ahn Soo Hee, yang terus-menerus melakukan donasi,

juga dijadwalkan akan aktif sebagai duta promosi klub.

Terima kasih.

Ada banyak orang di sini yang telah berbagi

lebih banyak daripada aku.

Aku merasa malu menerima penghargaan seperti ini.

Sebenarnya, alasanku bisa terus berdonasi

selama hampir sepuluh tahun adalah

berkat putriku yang hadir bersama di sini hari ini.

Aku pikir itu semua berkat Ha Na.

Ha Na. Terima kasih.

Hari ini Ha Na sedang syuting,

tapi dia datang untuk menyelamati ibunya atas penghargaannya.

Dia mampir sebentar. Dia baik sekali, bukan?

Ke depannya juga.

- Halo, aku mengantar cucian. - Ya.

Pelanggan, aku sungguh minta maaf, tapi ada noda

pada kemeja yang tidak bisa dihilangkan.

- Ada memo yang disampaikan. - Tidak apa-apa.

- Terima kasih. - Terima kasih.

"010-0895-3717"

Jangan khawatir. Layanan binatu. Maaf. Permisi.

Maukah kamu berkencan denganku?

Kenapa minum-minum di siang bolong begini?

Apa pentingnya waktu?

Jika pulang kerja di pagi hari, tentu saja minum di siang hari.

Jadi teringat masa lalu.

Hei, kamu juga harus bertemu orang baru

sebelum usiamu 30 tahun.

Dream to You subtitles in other languages

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left