How I Met Your Mother

How I Met Your Mother

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 3

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

S03E08 - Spoiler Alert
കമന്ററി എഴുതിയത് tegil
HDTV 480p

ടാഗുകൾ

other
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2014-09-08
ഡൗൺലോഡുകൾ: 106
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Anak-anak, bunga-bunga cinta baru adalah hal yang indah.

Kau bertemu dia, ada koneksi, dan orang itu

menjadi sempurna di matamu.

Kau tak bisa menemukan hal yang salah pada mereka.

Kau tak bisa menunggu untuk memberitahu tentang dia.

Dia meyakinkanmu untuk joging?

Wow, kau sungguh ingin berada dalam celananya.

Kuberitahu, kalian akan menyukainya.

Lily, dia tahu tentang seni.

Marshall,

dia terbuka membahas tentang UFO.

Barney,

dia cantik. Robin,

dia tidak lebih cantik darimu.

-sudah suka dia. -Seberapa tidak cantik?

Jadi kami semua pergi dinner, dan aku tak bisa menunggu

untuk melihat apakah temanku menyukai Cathy seperti aku.

Jadi, kita makan apa?

Aku tak bisa putuskan.

Lebih baik mana, ayam atau lasagna?

Lasagna. Pesan saja lasagna!

Oh. Kalian baru beli rumah.

Berapa kamar tidurnya?

Dua. Ada dua kamar!

Oke! Mari kita dengar.

Ada apa dengan Cathy?

Kau bercanda, Ted? Dia itu...

kau tidak sadar?

Sadar apa?

Oh, dia tidak melihatnya.

Kalau kita bilang, kita akan mengacaukannya.

Sebagai temannya,

kita simpan saja hal itu.

Kau benar.

Dia keren, kawan.

Dia perhatian. Hanya...

perhatikan dia di tempat lain.

Marshall, apa masalah kalian dengan Cathy?

Oh, dia benar-benar mimpi buruk, Ted,

tapi bisa kita bicarakan ini nanti?

Tinggal semenit lagi,

aku akan tahu aku menjadi pengacara atau tidak.

Anak-anak, sepanjang musim panas,

Marshall melalui ujian hukum New York.

Tahun-tahun sekolahnya, banyak jam-jamnya belajar,

sudah mencapai puncak dalam cobaan berat 2 hari ini.

dan... mulai.

Cobaannya sangat hebat.

Setiap tahun, orang yang ujian disana bisa gila.

Tidak! Tidak!

Tidak!

Tidak!

Tapi marshall melewatinya.

Dan...

habis.

Waktu habis.

Benar.

Waktu.

-Pak. -Aku tahu.

-Waktumu... -Aku tahu itu.

Berikan...!

Sekarang, sebulan setelahnya, hasil ujian dijadwalkan

keluar online jam 10.

dan sekarang jam 9:59.

Sial, belum keluar.

Oh, jangan cemas sayang. Aku yakin kau bisa.

Maksudku, berapa banyak memang yang gagal?

Setengah.

oh, Tuhan, setengah?

Hanya setengah yang lulus?

Maksudku, setengah yang lulus.

Itu menakjubkan.

Ayo, Marshall.

Oh, hei, bisa kupakai sebentar?

Aku ingin menunjukkan hal keren. Apa?

Tidak. Hasil ujian. Masa depanku.

Percayalah. Kau butuh ini.

Apa yang begitu penting untuk kulihat sekarang?

Video anjing memberaki bayi.

Mengapa aku perlu melihatnya?

Mengapa aku ingin melihatnya?

Dan apakah bila mata dan otakku tertuju

untuk hal menjijikkan bisa memperkaya hidupku?

Hanya anjing yang memberaki bayi.

Menjauh dari komputer.

Oke, coba google search saja "caca spaniel."

Hasilnya keluar.

Whoo. Apa hasilnya?

"Masukkan password."

Masukkan passwordnya.

Tak apa. Mereka memberikannya saat aku ikut tes.

Itu pasti di sekitar sini.

Ini. Ini-ini-ini.

Jelly beans, fluffernutter, gummi bears, ginger snaps...

ini daftar belanja.

Untuk siapa? Penyihir Hutan pembuat Rumah Permen?

Gula membantuku belajar.

Ini seperti daftar belanjaan anak 10 tahun

saat orangtuanya meninggalkannya sendiri saat weekend.

Orangtua apa yang meninggalkan anak 10 tahun sendiri saat weekend?

Dan ibumu sempurna.

Aku tak menemukan passwordku! Oke, hanya...

bilang saja ke mereka, passwordmu hilang

dan mereka akan meng-emailmu atau apa?

Tidak! Mereka takkan biarkan itu.

Aku harus menunggu sampai hasilnya datang dalam mail biasa.

Itu bisa sampai mingguan, kalau begitu!

Pegawai mail kami membenciku semenjak aku menanyakan

kapan bayinya akan lahir.

Dia tidak hamil?

Tidak, dia pria.

Ooh. Oke, itu memang masalah,

tapi hasilnya toh akan keluar juga.

Coba jauhkan saja dari pikiranmu sementara ini.

Hei, Brad.

Oh, selamat, kawan.

Aku, ehm... aku belum yakin.

Aku kehilangan password.

Bagus sekali, Cara.

AKu belum tahu. Passwordku hilang.

Aku tak tahu kenapa hilang!

Ini sudah terjadi!

Oh. Ohh! Lihat siapa yang bicara.

Barangmu saja hilang setiap saat.

Maafkan aku.

Aku yakin bukan perawat yang mencuri obatmu, Nek.

Aku sayang kamu juga.

Jika aku harus menunggu 6 minggu untuk mengetahuinya,

aku akan kena serangan jantung.

Berdasarkah daftar belanjamu, diabeteslah yang perlu kau cemaskan.

Kau tahu? Tertawalah sepuasmu.

Ini mempengaruhi masa depanku, oke?

Oke.

Aku tak seharusnya memberitahumu ini.

Aku benar-benar tak seharusnya mengatakan ini,

tapi ada cara untuk membantu masalahmu.

Bagaimana?

Aku kenal orang di kantorku,

dia bisa mengakses dengan software untuk menembus firewall

dan memulihkan password dengan server terpercaya.

Aku bisa memasuki komputer manapun.

Jadi apa yang kita lakukan? Atur pertemuan rahasia

di tempat parkir bangunan gelap?

Tidak.

Bolehkah?

Tidak.

Aku punya jaket kulit.

Kawan, santai saja.

Jadi, aku baru menelepon Cathy.

Astaga, kalian benar sekali.

Aku benar-benar mendengarnya sekarang.

Melihatnya?

Mengendusnya?

Apa sebenarnya?!

Aku meninggalkan meja 2 menit saja.

Apa yang mungkin dilakukannya

dalam 2 menit yang mengerikan? Mungkinkah...

Aku akan kembali.

Satu waktu, di kelas 10, sebagai lelucon, aku mengatakan

bahwa guru B. Inggrisku menyetubuhiku.

Dia masih di penjara.

Atau mungkin...

Aku akan kembali.

Aku sukarelawan di kemah.

Oh, bukankah itu bagus?

Ya. Kau tak bisa bayangkan rasanya

membunuh anjing yang tak diinginkan,

aku membuat gelang dari kalung anjing itu.

Atau...

Aku akan kembali.

Aku bertaruh dia pergi ke toilet.

Ya.

Aku ingat waktu aku punya penis.

Bukan sesuatu yang dia lakukan waktu kau ke toilet.

Itu memang karena sifatnya.

Aku tak mengerti.

Kalau itu memang begitu jelas kalian lihat,

mengapa aku tidak tahu?

Karena kami tidak mencoba untuk nge-seks dengannya.

Mmm. Saudaraku,

kau mengendarai truk "Aku ingin berhubungan seks dengannya",

dan itu menimbulkan banyak titik buta.

Itu konyol.

Benarkah begitu?

Ted, biar kuceritakan cerita singkat

tentang gadis muda yang kuinginkan seks-nya... Lucilia.

Di pantai pasir putih di Rio de Janeiro,

kami bercinta selama 10 jam non-stop.

Saat kami selesai,

dia tepuk tangan,

dan bilang kalau aku sudah jauh lebih baik

daripada semua pria yang bisa dia bayangkan,

dan itu mengembalikan kepercayaannya pada Tuhan.

Apa hubungannya dengan Cathy?

Siapa Cathy?

Bilang saja apa

yang salah dengan dia.

Oke. Kau mau tahu?

Ya.

Kau mau menghancurkan

More Indonesian subtitles for How I Met Your Mother

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left