ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Em. Em.
- Angkat dia ke sofa. - Tak apa.
Charlotte.
Anne, cari Papa.
Cuma flu berat.
Mereka pasti tak akan lama, sayangku.
- Ada apa, sayangku? - Tidak ada apa-apa.
Ada sesuatu.
Bagaimana kau menulisnya?
Bagaimana kau menulis Weathering Heights?
Kuambil pulpen dan menulisnya di kertas.
Ada lagi.
Yang kau sembunyikan dariku.
Kenapa kau susah sekali percaya...
adikmu sudah bisa menulis?
"Itu buku jelek."
Itu bias dan jelek...
dan kebanyakan orang egois yang cuma peduli diri mereka.
Bagus.
Ada sesuatu.
DITERJEMAHKAN | COMELMUEWA
Kapten Sneaky.
Kapten?
Prajurit menunggu perintahmu, Bu.
Terima kasih, Kapten.
Kapten.
Ya, Bu?
Aku sudah pikirkan yang kau katakan, Pak.
Dan apa pendapatmu, Bu?
Kau...
sangat dibutuhkan di kerajaan ini, pak.
Terimakasih, bu.
Yang mau kusampaikan sebelumnya...
kau lebih penting daripada siapa pun.
Dan..
Dia datang.
Aku harus pergi, Kapten.
- Charlotte. Kau kembali. - Anne.
- Ayah. - Selamat pulang.
Oh, Branwell.
Charlotte, anakku, kami merindukanmu.
Aku sangat merindukan kalian semua.
Selamat, boneka kecilku.
Ya, mereka maunya aku jadi guru setelah aku lulus.
- Oh, luar biasa. - Luar biasa, Charlotte.
Charlotte, bagus sekali.
Aku tidak berharap banyak.
Aku sangat bangga.
Kuharap aku ikut.
- Emily yang duluan. - Di mana gadis itu?
- Paling melamun lagi. - Em!
Di situ dia rupanya.
Tengkuk-ku.
Em, Charlotte ditawari jadi guru...
di sekolah begitu dia lulus.
Kau dari mana saja, Emily Jane?
Belajar bahasa Prancis, Papa.
Bantu bibimu.
Adikmu sudah lapar.
Senang melihatnya.
Apa itu kau?
- Ini aku. - Kau terlihat berbeda.
Sama saja dari dulu.
Kemarilah.
Lalu mereka pergi di atas sayap naga,
dan menemukan Kapten Sneaky.
Kapten Sneaky?
Hanya untuk bersenang-senang.
Aku menulis banyak hal.
Kami berdua, Anne dan aku.
Hubungan yang lebih serius.
Kau tulis apa?
Aku belum sempat menulis lagi.
Tapi kau harus menulis.
Kau nanti-nantikan untuk memulainya di sekolah?
- Ya. - Mereka mau sekali menemuimu.
Menyenangkankah memiliki teman di luar keluarga?
Tentu saja.
Kau sudah mengerjakan bahasa Prancismu, Ya?
Ya.
Bagaimana perkembangannya?
Terasa lebih mudah?
Aku sudah banyak kemajuan....
tapi masih ada konjugasi beberapa kata benda yang agak sulit.
Kata benda?
Kata kerja!
Maksudku kata kerja.
Sudah kubaca karya Moliere "Misanthrope".
Bagus, kan?
Tidak, kutemukan bokongnya yang mengerikan.
Apa?
- Kau bilang "bokongnya." - Apa?
Emily.
Maksudku akhir.
Akhir dari kisah itu.
Aku tahu kau bisa.
Kurasa Kapten Sneaky harus kembali ke medan pertempuran...
sebelum fajar.
Tidak, Esmeral menunggunya, ingat?
Dia pasti melewati perjalanan jauh di gurun dan...
Kau salah dengan jalannya.
- Jalan mana? - Di sekolah...
"Kau salah, kan, Emily Jane?"
- Itu cuma cerita. - Ini akan menarik perhatian.
Aneh.
Dan dari murka negeri itu...
karena hari yang besar itu murka-Nya telah datang...
Dan siapa yang bisa bertahan?
Amin.
Amin.
Dan sekarang, saudara-saudara
sudah tugasku untuk memperkenalkanmu hari ini...
kurator baru kita, Tn. William Weightman.
Dia akan membantuku memerangi dosa.
Kami persilahkan Tn. Weightman,
lulusan Universitas Oxford, untuk memberikan kata sambutan.
Terima kasih, Pendeta Bronte, atas atas ucapan sambutannya.
Saudara-saudara, saat aku kemari hujan tak pernah surut.
Hujan, hujan...
hujan lagi dan kupikir...
"Demi Tuhan, di mana aku?"
Dan saat hujan tak reda-reda...
aku selalu kepikiran apa yang akan kukatakan...
pada jemaat baruku disaat musim hujan ini.
Dan kepikiran untuk menceritakan tentang hujan.
"Karena aku sangat menyukainya."
Berjalan...
Rasanya, baunya, dan..
terutama saat kau terbangun di malam hari...
dan mendengarkannya.
Tidak ada yang seperti itu.
Dan sering kali, saat...
...kudengarkan hujan saat larut malam.
Aku dihantui, tentang sesuatu.
Untuk apa juga aku memikirkannya...
orang-orang Howarth...
saat itu juga...
sudah di tempat tidurnya.
Dan mereka juga mendengarkan hujan...
dan kesepian, sedih, dan takut juga.
Dan tiba-tiba aku tidak merasa sendirian lagi.
Tuhan ada dalam hujan.
Dan Tuhan ada di dalam diri kita.
Tapi kenapa kita merasa sendiri...
...saat kita mendengarkan hujan bersama-sama.
Mari berdoa.
Kau mau berikan apa ke mereka? Tidak ada lagi selain roti.
- Kau dengar dia? - Ya, Weightman.
- Bukankah dia... - Menjengkelkan.
Kau dengar yang dikatakan Pendeta Miller?
Makna hidup dalam secangkir teh.
Bagaimana dengan Weightman?
Ya, boleh juga.
Khotbahnya berpuisi.
- Kebenaran. - Yang bisa dikatakan pria mana pun.
Dia harus bisa melakukannya...
Melakukan apa?
Piringnya kotor.
Maaf, kurasa kita belum kenalan.
Tn. William Weightman.
Kalian ada yang bisa berbahasa Inggris?
Aku.
Maksudku...
"Ini Emily, Anne, dan Charlotte."
"Aku Charlotte."
Tuhan memberkatimu sekalian.
Khotbahmu sangat...
Aku, itu berlebihan?
Aku,...
Sebenarnya, yang kupikirkan di tengah perjalanan, aku,
Aku harus fasih.
Tapi, saat kau sudah diatas mimbar kau cuma..
Alam selalu menjadi inspirasi.
Ya, alamnya luar biasa.
Terima kasih.
Padahal, Jove, dia begitu dramatis...
...dalam hal apa pun untuk bercanda.
"Hujan adalah pilihan yang bagus."
Terima kasih.
Tapi aku penasaran.
Kenapa Tuhan memaksakan dirinya ke tengah hujan?
Apa dia tidak akan basah?
- Tolong, humaniora? - Ya.
- Puisi, lukisan, musik. - Sebenarnya...
Inilah udara yang dihirup masyarakat kita...
daripada membinasakan kita, Pendeta Miller.
Oh, ini dia.
Aku kembali ke rumah untuk mencari ayahku...
yang dikerumuni oleh para pendeta Yorkshire...
dan tidak ada secangkir teh.
Dan adikku menahan kurator baru di dapur.
Branwell Bronte. Apa kabar, Pak?
William Weightman.
Kakakmu diterima...
di Akademi Seni Rupa, nak.
- Selamat. - Terima kasih.
- Itu luar biasa. - Bagus sekali.
Dia tanya pada Papa apa dia ada teman...
tinggal di musim semi.
Seorang teman?
No comments yet. Be the first to leave one.