ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
THE HUSBAND
SERIAL INI ADALAH FIKSI
AKTOR ANAK DISYUTING DENGAN AMAN GEN AI DIPAKAI DI ADEGAN TERTENTU
Mengambil uangnya.
Apa? Uang?
Uang 3 miliar yang ada di sini.
Serahkan kepadaku.
Bebaskan Seyun dulu. Lalu akan kuberikan uangnya.
Tidak, Bu.
Berikan uangnya dulu. Hanya itu cara agar dia bisa hidup.
Apa?
Dasar bedebah serakah.
Ini uangmu, sesuai janji.
Kali ini sungguhan.
Kau jadi cerdik, Pak Kang.
Pak Kang.
Kita cari jalan tengah saja, ya?
Pukul 20.00 malam ini, tunggu di depan Gedung Olahraga Dong Nam.
Nanti kuberi tahu lokasi pastinya.
Mau bertemu di mana?
Pak Kang.
Pergilah ke Developer Do San.
Waktumu 10 menit.
Apa ini polisi?
EPISODE 9
LAYANAN DARURAT, AMBULANS
- Choi. - Baik.
Ayo.
PINTU MASUK
Kritis?
Mereka penjahat yang berbuat keji pada anakku.
Mana bisa kuizinkan ada di sini?
Kau, katakan sesuatu.
Kau sudah lupa perbuatanmu?
Kau merencanakan pembunuhan anakku,
kau masuk ke rumahku dengan pistol, dan mengambil 3 miliar won dariku.
Kau pikir kau berhak ada di ruangan ini?
Aku mengambil uang itu karena suatu alasan.
Saat itu aku tak bisa ungkap alasannya.
Aku berencana mengembalikannya begitu mendapatkan Seyun kembali.
Lantas di mana 3 miliarku?
Coba kulihat sekarang!
Aku menaruhnya di bagasiku.
Apa?
Aku menaruhnya di bagasi mobil yang kukendarai.
- Cek bagasinya. - Baik.
Sejujurnya, aku pun tak tahu apa yang harus dipercaya.
Entah kau sungguh berusaha menyelamatkan istrimu,
atau akhirnya kau menyelamatkannya karena rencanamu gagal.
Anggap saja kau berkata jujur.
Tapi bagaimana dengan uangnya? Di mana 3 miliar itu?
Sudah kubilang. Aku menaruhnya di bagasi.
Kami sudah geledah mobilnya, tapi nihil.
Jadi, jujurlah kepada kami, Pak Kang.
Kalau ucapanmu benar, uangnya pasti ada di bagasi.
Entah akan ada temuan apa lagi, jadi cari di semua sudut.
Baik, Pak.
Apa itu?
Ponsel. Ada di bawah kulkas.
- Kulkas? - Ya.
Kapten.
Lihat ini.
DATANGLAH KE RUMAH SAKIT KITA HARUS BICARA
"Ke rumah sakit"?
- Itu saja? - Ya, yang lainnya sudah dihapus.
Segera bawa ponsel Kim Gyeongae ke Forensik.
Dan lacak pemilik nomor ini.
Apa?
Kang Taeju tadi di sana?
Kenapa baru bilang sekarang?
Aku akan mengurusnya sendiri. Datang saja ke rumah sakit.
Kang Taeju sialan. Andai saja kau tidak muncul.
PANGGILAN MASUK
LANJUTKAN SESUAI RENCANA
PESAN PESAN BARU
Sayang.
Bertahanlah.
THE HUSBAND
FORENSIK POLISI
KALIUM KLORIDA
BEDAH SARAF HA JEONGSOO
DILARANG LEWAT, GARIS POLISI DALAM PENYELIDIKAN
Kau ke sini, mencari Ha Jeongsoo dan menelepon ponselnya,
mendengar ponselnya berdering di tangga darurat,
dan mendapatinya jatuh di sana.
Apa itu benar?
Ya, benar.
Tapi kenapa kau mencarinya?
Apa… Benarkah itu?
Dokter Ha meninggal?
Ya.
Aku harus lihat sendiri.
Forensik sedang ada di sana.
Kau tidak boleh ke sana.
Kau baik-baik saja?
Ya.
Bagaimana dr. Ha bisa…
Apa yang sebenarnya terjadi?
Kami sedang menyelidikinya.
Dibandingkan aku, Direktur Ko pasti bisa beri penjelasan lebih jauh soal dr. Ha.
Semalam dia mau menemui dr. Ha.
Apa itu benar?
Aku… Begini…
Semalam dia tiba-tiba menelepon tentang keadaan darurat,
jadi aku ke sini seperti yang dia minta.
Tapi setibanya aku di sini, aku tak bisa menemukannya.
Aku pun tak bisa menghubunginya,
jadi…
Aku pulang setelahnya.
Apa?
Apa maksudmu?
Tenanglah. Aku tak mengerti yang kau ucapkan!
Kau tahu masalah yang kau timbulkan?
Di mana kau sekarang?
Tidak. Kembalilah ke rumah sakit!
Detektif Oh. Ya, baiklah.
Aku akan memeriksa kamera CCTV.
Tunggu sebentar.
Aku akan ikut denganmu.
Aku segera kembali.
Ini tempat parkir semalam.
KAMERA_65 BASEMEN 3, SEKTOR A
Dan ini setelah Pak Ha lewat.
Pertama, Direktur Ko.
Ini area parkir.
Berikutnya, ada Pak Kang.
- Ya, sama seperti keterangan Pak Kang. - Ya.
Dan ini Pak Ha yang naik lift ke rumah sakit.
Tunggu.
Dia langsung turun lagi?
Ya.
Siapa yang ada di lift bersamanya?
Dokter Cha Myeonghui.
Jujur, aku terkejut saat dikabari.
Aku tidak tahu dr. Ha akan melakukan hal seperti itu.
Jadi, kau bersamanya di lift semalam, 'kan?
Ya.
Boleh jelaskan apa yang kalian bicarakan?
Aku menyapanya, tapi dia diam saja.
Dia tampak kurang sehat, jadi kutanya apa dia baik-baik saja.
Lalu, apa katanya?
Dia cuma bilang baik-baik saja.
Tapi ada yang janggal darinya.
Kedengarannya dia menggumam lirih.
Menggumam?
Kau tahu apa yang dia katakan?
Aku tidak mengerti apa yang dia katakan.
Aku cuma menawarkan bantuan andai dia kesulitan.
Hanya itu yang bisa kulakukan untuknya.
Aku tidak menyangka itu menjadi yang terakhir kalinya.
Apa kau tahu kenapa di lift yang sama dia malah turun
ke basemen?
Tidak, aku keluar lift sebelum itu, jadi aku tidak tahu.
Ya. Benar juga.
Jadi, seperti apa dia pada hari biasa?
Ada yang aneh?
Sulit memastikannya karena kami tak pernah punya sesi konsultasi formal.
Tapi belakangan ini saat aku bertemu dia,
dia memang tampak agak gelisah.
Tak bisa dibilang cemas,
tapi dia seperti sedang banyak pikiran.
Baiklah.
Terima kasih atas waktumu.
Aku akan beri tahu kalian jika aku teringat apa pun.
Silakan hubungi kapan saja.
Ya, terima kasih.
UNIT KEJAHATAN BERAT 2
Kalian sudah kembali.
Kapten, hasil autopsinya sudah keluar.
PROFIL TERSANGKA KIM GYEONGAE
HENTI JANTUNG KARENA SUNTIKAN KALIUM KLORIDA
Kapten, coba lihat ini.
Ada apa?
Soal ponsel yang dibawa Ha Jeongsoo…
Ya.
Nomornya sama dengan yang mengontak Kim Gyeongae.
- Apa? - Dan ini.
Mereka saling kirim pesan pada tanggal Bu Ko Seyun diculik.
KANTOR POLISI SEONGJIN
Kenapa kau mencari Pak Ha?
Aku harus tanya sesuatu kepadanya.
Menanyakan apa?
Kim Gyeongae…
Kenapa dia mau membunuh wanita itu.
Dia mau membunuhnya?
Apa maksudmu?
Dua malam lalu,
aku memergokinya di kamar Kim Gyeongae sambil memegang botol kalium klorida.
Kalium klorida?
Aku nyaris gagal mencegah dia menginjeksikan obat itu tanpa diencerkan.
DATANGLAH KE RUMAH SAKIT KITA HARUS BICARA
Pesan ini dari ponsel yang dibawa Pak Ha Jeongsoo.
Dia kirim pesan ini ke Kim Gyeongae di hari istrimu diculik.
Tampaknya ponsel ini dipakai hanya untuk menghubunginya.
Pak Ha terus mengabari dia tentang pergerakanmu.
Ada apa?
Saat di rumah sakit malam itu, dr. Ha bilang
bahwa dia…
Hanya melakukan perintah.
"Melakukan perintah"?
No comments yet. Be the first to leave one.