The Fable

The Fable

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Jugnuma The Fable 2025 WEBRip id
കമന്ററി എഴുതിയത് Kudalumping
01:56:51

ടാഗുകൾ

webdl
manually_transcribed
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-01-25
ഡൗൺലോഡുകൾ: 36
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Dev, coba selai ini.

Aku mau keluar, Ni, tanya Juju? Lidahnya lebih bagus dari lidahku.

- Selamat pagi, Pak. - Selamat pagi, Manju.

Juju! Apa macan tutul mengejarmu?!

Selamat pagi.

Musim semi tahun 1989.

Momen yang tak akan terlupakan oleh siapa pun.

35 tahun sudah berlalu sejak itu di pegunungan Himalaya India ini.

Pegunungan abadi ini sudah menyaksikan keabadian.

Tapi bagi kami yang bekerja di Kebun Theen-Pahad.

Hidup kami berubah selamanya.

- Berapa lama kau libur? - Sepanjang liburan musim panas!

Terkejut?!

Kau sudah gila? Sepertinya belajar membuatmu gila!

- Shyamji, kenapa kau tak menelepon? - Dia menyuruhku diam.

Halo Manju, ya!

Akhirnya kau sampai juga.

Jangan khawatir, aku akan membawanya.

Vanu, kau terlihat baik-baik saja. Apa kau meminta Shyam ji untuk tidak menelepon?

Ya!

- Kau meneleponnya dari mana? - Telepon hostel.

Di mana si bocah nakal itu?

Vanu, kau pasti lapar. Aku akan membuatkanmu sarapan?

Ibu tidak lapar! Ayah di mana?!

MARKAS138 Kandang Para Juara

Ibu, nyanyi dong?

Sudah lama sekali.

Aku jadi agak tersesat di antara suara jangkrik.

Kau bisa membuat harmoni.

Oke, lagu yang mana?

Jhim jhim?

Nyanyikan Shivoham! Aku suka lagu itu.

Shivoham...

Apel kita akan melimpah musim ini!

Selamat pagi!

Apa semua barang sudah sampai?

Penyemprotan pestisida dimulai besok.

Kita akan mulai dari Sayap Utara, dan menyelesaikan keempat sayap dalam satu bulan.

Yang lainnya dalam perjalanan?

Selamat datang untuk seluruh karyawan baru dan lama.

Kami mempercayai kalian.

Kau harus mencampur 10 ml pestisida dalam 20 liter air.

Sebagai Manajer, tugasku melatih semua pekerja.

Kebun buah seluas 5000 hektar yang membentang di tiga gunung ini

adalah kebun buah terbesar di masanya.

Kami menanam apel, persik, aprikot, dan plum.

Pak Dev mewarisi kebun buah-buahan itu dari kakeknya,

yang menerima properti itu sebagai hadiah setelah puluhan tahun

mengabdi pada Inggris selama periode kolonial.

Setiap bulan Maret, kebun-kebun buah akan berbunga.

Menjelang bulan Mei, pohon-pohon akan dipenuhi buah

sehingga udara pun akan berbau harum.

Ini adalah tempat yang penuh harmoni.

Masa kanak-kanak dipenuhi dengan kesenangan.

Tidak ada perbedaan di antara siapa pun, terlepas dari latar belakang mereka.

Puncak-puncak putih yang sunyi itu akan mengamati dari kejauhan,

membisikkan rahasia mereka pada siapa pun yang mau mendengarkan.

Setiap pagi aku membuka pintu menghadap pegunungan itu.

Kami percaya pegunungan bukan hanya bagian dari bumi ini,

tapi tanah suci, dengan jiwa yang kuno.

Setiap pohon, setiap tanaman, bagaikan anak bagi kami.

Kami merasa bangga melihat mereka tumbuh lebih besar dan lebih kuat setiap tahunnya.

Ini negeri yang damai.

Tapi pikiran manusia

butuh sedikit dorongan.

Tanam daun bawangnya dalam satu baris.

- Seperti ini, Bu? - Ya.

Alex, Jack, kemari!

Ju, Ayah di mana?

Di mana Manju si tukang kebun? Aku butuh bantuan dengan bibit-bibit pohon!

Dia menunggang kuda bersama Vanya.

Jika kau melihat mereka, suruh dia datang ke sini cepat.

Alex! Jack!

Terbang menukik adalah yang paling menyenangkan.

Saat kau menyelam lurus ke bawah, perutmu akan terasa seperti dipenuhi kupu-kupu.

Aku tidak mau ada kupu-kupu di perutku!

Intubukan Juju sungguhan, itu hanya sebuah perasaan.

Oh, aku lupa memberitahumu, seekor elang datang lagi hari ini.

Dia mengantuk, tapi aku juga mengantuk, jadi tidak apa-apa.

Undang dia makan malam besok!

Kurasa dia punya rencana lain.

Sampaikan padanya aku bertanya.

Tanyakan langsung padanya!

- Ju, Kau mau ke mana? - Aku mau ke blok A!

Tapi aku akan ke blok D!

- Jangan biarkan mereka melompat ke perabot teras! - Baik!

Dev, terlambat sekali!

Juju! Cepat datang.

Bawalah rautan pensil dari kamarmu.

- Tehnya masih panas? - Seharusnya hangat.

Apa yang terjadi?

Salah satu pohon tampak sakit.

Perlu memangkas cabang-cabang yang buruk. Kemungkinan besar akan pulih.

Alat pengasah pisau tidak ada di sini. Kubawa pisaunya saja?

Periksa laci.

Aku sudah cek, Bu. Tidak ada!

Kalau begitu, bawalah pisaunya.

Wangi.

Ayah, apa Ayah mau ke toilet luar?

Tergantung siapa yang bertanya.

Tunjukkan sayap barunya?

Permisi, Bu. Minggir!

Sepatu ini terlihat sangat mirip dengan pasangan sebelumnya. Hanya saja lebih lebar dan sempit.

Dulu, aku punya dua lapisan bulu,

tapi sekarang aku punya tiga lagi yang berjejer rapat.

Itu membantu meningkatkan daya angkat.

Aku berhasil membuatnya lebih ringan. Sebelumnya aku menggunakan kayu elm.

Kau di tempat yang jauh lebih tinggi!

- Apa itu karena bulunya atau kayunya? - Sedikit dari keduanya.

Dengan cara ini terasa jauh lebih alami... tapi belum sempurna.

Yang baru ini sangat bergantung pada angin.

Bagaimana jika arah angin berubah dan kau oleng lalu menabrak pohon?

Ayo.

Ayo, Scarlet. Kita pergi.

Dia tidak berkata apa pun dan aku mendengar suaranya di kepalaku!

Ya benar sekali!

Aku tidak menutup mata dengan sengaja, itu terjadi begitu saja!

Demi Tuhan, aku sampai meleleh!

Sepertinya aku melihat satu di sana...

Di sebelah Betelgeuse?

- Di mana? Di bawahnya? - Di sana.

Aku bisa melihatnya dengan jelas, itu pasti bukan bintang yang paling redup.

Bagaimana dengan yang itu? Tepat di bawah Venus.

Aku tidak melihat apa pun!

Ju, jangan mengarang cerita.

Di mana Vanya?

Dia bilang dia akan datang.

Vanya!

Sebentar.

- Apa kau sudah sepakat dengan yang paling redup? - Apa yang kau lakukan?

Tidak ada yang penting.

- Wow. Hari ini cerah sekali! - Langit terbuka.

Apa semuanya tentang awan?

Ini bukan tentang awan, ini tentang pergantian musim.

Tidak ada yang terjadi. Nikmati saja.

Lihat! Aku dapat satu!

Tepat di situ!

Berhenti! Berhenti!

Pak Dev baru meneleponku. Dia mau kau di Blok D.

- Sekarang? - Segera!

- Pak? - Hanya ada lima pohon ini.

Tapi, tidak ada kebakaran di pepohonan pinus di atas sana.

Beberapa hari yang lalu, pohon ini sudah terbakar.

Tapi kemudian...

Aku tidak memberi tahu siapa pun. Aku mau menunggu dan mengamati.

Jadi begitu.

Mohan...

Apa masih ada warga Mool Gaon yang bermasalah dengan pestisida kita?

Tidak! Bahkan para tetua di Mool Gaon sekarang menerima penggunaan pestisida.

Dan kurasa tidak ada seorang pun yang punya nyali untuk...

Maksudku...

Apa ada yang marah tentang sesuatu?

Tidak, Pak. Semuanya baik-baik saja.

Selamat siang Pak.

Ganesh?

- Sudah selesai pengerjaan area di atas blok J? - Ya, Pak.

Selamat siang Pak.

Semuanya baik-baik saja?

Kenapa kau tidak menuangkan sendiri?

- Kurasa tidak. - Benarkah?

- Masih ada lagi? - Cukup!

Ini jalan yang kugunakan untuk masuk ke kebun, Dok.

Kurasa siapa pun yang melakukannya memilih pohon itu karena mereka mau aku melihatnya.

Maka mungkin itu orang yang mengenalmu, karena mereka perlu tahu jalan hidupmu.

Benar.

Tapi, itu bukanlah yang tersulit untuk diketahui.

Makan malam sudah siap.

Himanshu, "Rhododendron". Bisa kau mengucapkannya?

Rhododendron.

Rhododendron.

Ayo!

Hei! Tunggu!

- Ju! - Kau mau ke mana?

Lihat itu.

Ayah!

- Keluar. - Apa yang kau lakukan?!

Ibu, beri aku sedikit!

- Jangan main ponsel! - Ini akan jatuh!

Ya!

Tidak hari ini! Tidak di ruangan ini!

Hai Alex! Hai Jack!

- Manju ya! - Juju.

Bisa kau berdiri dengan satu kaki?

Sekarang, beri hormat!

Ya ampun! Sepertinya itu macan tutul!

Ada macan tutul!

Hai...

Wajah-wajah baru? Mereka melihat-lihat rumah itu!

Para pekerja baru di Perkebunan Gupta.

Mereka mungkin tak tahu jalan setapak pepohonan ek itu. Akan kupastikan mereka tahu.

- Bagaimana kemarin? - Baik-baik saja.

Para pekerja penyemprotan itu tampak tidak bersalah.

Sebagian besar sudah bekerja bersama kami selama bertahun-tahun.

Semua pekerja baru tersebut kerabat dekat mereka.

Kurasa mereka tidak ada hubungannya.

Terus gimana?

Aku akan ke Mool Gaon untuk menyelidiki dan mengirim Keshav dan Jeewan ke Desa Anheli.

Kita bisa mengirim Ganesh dan Dinesh ke Sahastal.

Beritahu mereka untuk selalu waspada.

Percakapan kami terputus oleh panggilan telepon yang tak terduga.

The Fable subtitles in other languages

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left