ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Salah satu keuntungan saat kau terbangun dari rumah sakit
ketika tengah malam dengan kondisi ginjal terinfeksi,
hal yang pertama kali mereka lakukan ialah...
Habiskan secangkir penuh air putih ini.
... Ini berguna untuk menurunkan penyakit flu-mu
dan juga menghilangkan rasa sakit di tubuhmu.
- Apa ini obat Vicodin ? - Ya.
- 5 mg? - Ya.
Aku tahu apa yang kalian pikirkan.
Gigi bungsu-ku telah di cabut setahun lalu.
Mereka memberiku obat Vicodin waktu itu.
Obat itu sama sekali membuatku tak nyaman.
Obatnya sungguh bereaksi kuat di lambungku.
- Oh. Oke. - Ya.
- Kurasa aku cocok dengan Tylenol biasa. - Apa kau yakin?
Infeksi ginjal menimbulkan rasa sakit yang parah.
Aku yakin itu.
Kecuali...
Aku tak ingat apa yang mereka berikan padaku tadi.
Tadi namanya... Entahlah, kedengarannya seperti nama permen.
Nama obatnya seperti Roxi ...
- Seperti Roxis ... - Roxicet ?
Ya, itu dia. Roxicet . Ya.
Aku cocok dengan itu. 7,5 mg.
- Oke, biar aku cek dulu dengan dokter. - Terima kasih.
Ini bukan disebut "kecanduan" jika obatnya itu memang diperlukan.
Ini sesuai perizinannya.
Tuhan, tolong jangan halangi keinginanku.
Berdasarkan dokumen yang ibumu isi,
disitu dinyatakan bahwa kau pernah menyalahgunakan obat yang cukup ekstrim.
Jadi, kurasa kau benar.
Kami seharusnya memberimu obat Tylenol .
Oke, iya.
Kau tahu, jika aku kembali ke sini dengan penyakit kanker,
kuharap bukan kaulah dokternya.
Iya, aku serius.
Tunggu, bisakah aku tetap mengkonsumsi obat Vicodin ?
Mereka memasang Cipro padaku, ini adalah antibiotik yang berguna
untuk kekebalan dari bakteri 'Antraks',
meminum 'Lexapro', ini adalah obat pengurang anti-depresi
gunanya agar aku tidak bertambah gila,
dan menenangkanku disini selama 3 hari.
Ini sebenarnya enak sekali.
Aku suka rumah sakit.
Jika aku bisa menghabiskan hidupku di rumah sakit, aku mau.
Karena saat kau berada di rumah sakit,
kau tak punya beban apapun.
Mereka memastikanmu telah makan, tidur, hangat,
dan jika terjadi hal buruk, akan selalu ada dokter di dekatmu.
Terima kasih.
Ini juga tempat terbaik untuk
korban penembakan massal,
kecuali si penembaknya juga membunuh dokter ahli bedah.
Intinya aku tidak lagi gelisah.
Cairan penambah kuku.
- Apa itu cairan penambah kuku? - Kuku palsu?
Ya, kuku palsu.
Saat malam hari, ketika semua orang tertidur,
Kututup mataku dan membayangkan kalau bunyi "bip" di monitor itu layaknya kicauan burung,
dan udara yang keluar dari ventilasi itu layaknya angin sepoi-sepoi.
Kasur rumah sakit layaknya kursi berbaring tepi pantai
saat musim panas di Caribbean.
Ditambah lagi, Jules menjengukku.
Apa ini terjadi karena aku pergi?
Bukan.
Kau janji?
Ya, aku janji.
Aku pernah merasakan begini di sepanjang hidupku, Jules.
Tidak selamanya, namun kadang-kadang.
Lagipula, kau membuat semuanya membaik.
Maafkan aku.
Untuk apa?
Karena tidak memberitahumu yang sebenarnya.
Untuk semua orang yang meyebutku depresan,
aku memang depresi 92%.
Tapi ada yang berbeda mengenai Jules.
Rue, kau terlihat luar biasa.
Jules, aku sungguh tidak nyaman sekarang.
Dengarlah, kau itu seksi.
Dan sebenarnya kau berpakaian seperti Seth Rogen,
meskipun kau membuatnya terlihat imut, tapi itu menggetarkan jiwaku.
Aku tak berpakaian seperti Seth Rogen.
Kapan terakhir kali kau tidak memakai kaos dan celana olahraga?
Entahlah, mungkin sekarang.
Tepat sekali, itulah alasannya kita akan mengakhiri itu.
Ini seperti hari libur paling luar biasa yang pernah ada.
Aku sangat tidak bisa untuk tidak memikirkannya, kau paham?
Ini seperti pertama kalinya,
aku merasa pernah punya keluarga,
itu bukan semacam hubungan seperti ayahku atau kamu.
Oh, Tuhan. Rue...
Kau pasti mau mati demi Anna.
- Siapa Anna? - Dia seperti, di tingkat yang berbeda.
Entahlah.
Apa kalian sudah nge-seks atau bagaimana?
Ya, tapi itu gila sekali.
Kami pergi ke diskotik,
dan energinya gila sekali di dalam sana.
Energinya sesuai dengan dia dan aku merasakannya.
Kemudian dia memegangku dan sepertinya
mendorongku dan akhirnya menciumku.
Dia menggigitku.
- Apa maksudnya menggigitmu? - Saat nge-seks, dia selalu menggigitku.
Lihat.
Oh. Oke.
- Apa rasanya enak? - Ya, rasanya luar biasa.
Itu saja.
Apa ada orang yang melakukan ini juga terhadapmu?
Tidak.
- Kau ingin merasakan hal ini juga? - Entahlah.
Apa?
Kau tak menyukainya?
Menurutku tidak.
Aku paham.
Tapi kau menyukainya.
Aku memang menyukainya.
Entahlah, kau harus menemui anak-anak itu.
Karena aku bersumpah, kau akan berkembang di energi itu.
Aku tak pernah merasakan energi yang seperti itu.
Ini dia.
Aku sangat merindukanmu.
Kau terlihat cantik.
Terima kasih.
Ngomong-ngomong, persetan dengan Nate Jacobs.
Persetan dengan Nate Jacobs.
Aku tahu kau seharusnya tidak berkata ini dengan keras,
namun jika aku punya kesempatan, maka aku akan...
Dasar pengecut sialan.
@muhammadilhamcahyadi Twitter: @m_ilhamcahyadi
Hei. aku Leslie, ibunya Rue.
Hai, Leslie.
Mereka memintaku untuk menulis surat tentang resiko kecanduan bagi keluarga.
Saat aku duduk dan menulis surat ini,
Aku tak pernah bisa berhenti memikirkan hari dimana kau lahir.
Menggendongmu untuk pertama kalinya,
melihat ke bawah menatapmu,
kau manis sekali, wajah yang cantik,
aku tak pernah sebahagia dan segembira itu di sepanjang hidupku.
Dan aku kira saat itu,
bagaimana jika ada saat-saat tentang suara yang berbisik,
seorang narator yang mengetahui segalanya berkata:
"Inilah yang akan terjadi.
Anakmu akan menjadi orang yang cerdas, lucu, ramah,
kau akan melihatnya langsung saat dia masih muda."
- Apa kalian meminum Wine ? - Maksudku, baru saja.
Kami sedang menunggu kalian agar keluar, jadi kami harus minum sesuatu yang kuat.
Itu keren, aku tidak terkejut atau lainnya.
Ini hanya bercanda.
Oke, ayo kita berfoto, kemarilah.
"Anakmu akan menjadi karismatik dan mudah berteman dengan lainnya."
Kalian berdua manis sekali.
"Anakmu akan menjadi bijak dan peka.
Mungkin terlalu peka.
Dia tak akan menjadi anak yang penurut.
Dia akan berjuang."
Berjalan saja,
dan tegapkan kepalamu, sayang.
"Sebagai gantinya, kau akan berjuang untuk memahami anakmu."
- Kau terlihat cantik sekali. - Entahlah.
"Untuk memahami apa yang sedang terjadi di kepalanya.
Malam yang menakutkan dan tak bisa di bendung.
Waktu makan malam saat
anakmu duduk di meja makan dan menghitung kaca ventilasi berkali-kali
hingga dia sesak nafas."
- Apa kau pergi berkencan? - Tidak.
"Berjuang untuk memegang tangannya dan memberitahu anakmu, semuanya baik-baik saja."
Apa kau pikir ini semua membuatku terlihat tolol?
Sama sekali tidak.
"Agar selalu tenang. Tendangannya, teriakkannya,
rasa perih dari kegelisahannya.
Pergantian dari siang ke malam,
dari rumah ke sekolah, dari makanan ke makanan,
rasa kehilangan ibunya, ayahnya dan adiknya."
Hei.
- Rumah kalian indah sekali. - Terima kasih.
- Hai. - Hei.
- Kau terlihat cantik. - Terima kasih.
- Itu meremehkan. - "Rasa kesepian."
Aku sangat meyukai dia.
"Kecemasan, perubahan suasana hati, kebingungan, kekacauan."
- Bersenang-senanglah, sayang. - Pastinya.
- Lihatlah dirimu! - Oh, Tuhan!
"Dan semua kemarahannya.
Tidak hanya padamu, tapi juga diri anakmu.
Bagian tersulitnya ialah..."
Kau mau juga, Cass?
"... Kau akan merasa tak berguna untuk menolongnya, seperti dia terhadap dirinya."
- Apa ini? - Jus buah diet dan alkohol jagung.
"Kau akan berbuat kesalahan, yang kecil maupun yang besar."
Persetanlah.
Persetanlah.
"Kau akan mencari bantuan dari orang yang enggan membantu.
Atau dari orang yang benar-benar tak tahu apapun.
Dan rasa bersalah tak akan pernah meninggalkanmu."
Aku mencintaimu, nenek.
"Namun jika kau tetap tenang dan bersabar,
jika kau mendengar anakmu lebih dekat,
kau akan mulai memahaminya lebih dalam."
Kau tak apa-apa?
Ya, aku hanya sedang asma.
No comments yet. Be the first to leave one.