Romesh Ranganathan: The Cynic

Romesh Ranganathan: The Cynic

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Romesh Ranganathan The Cynic 2022 1080p WEB h264-TRUFFLE
കമന്ററി എഴുതിയത് edoe
Retail Netflix

ടാഗുകൾ

web
1080
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2022-11-30
ഡൗൺലോഡുകൾ: 37
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

KOMEDI SPESIAL NETFLIX

PADA 2022, ROMESH MELAKUKAN TUR INGGRIS YANG LARIS DITONTON…

Kau mau Wagamama?

BERUJUNG ACARA SPESIAL NETFLIX DI TEATER KAMPUNGNYA DI CRAWLEY

ROMESH RANGANATHAN PULANG

Halo, Crawley!

NETFLIX MEREKAM UNTUK LEBIH MENGENAL MEREKA YANG BERJASA BAGINYA

Kami diajak?

Di komedi tunggal spesialku?

Aku ingin ibuku mewawancaraiku.

Jujur, dia bahkan bukan pilihan pertama.

Dia bukan wanita Sri Lanka umur 60-an pilihan pertama.

SELAIN MENGETAHUI

MENGAPA CRAWLEY?

Crawley itu busuk.

Kulakukan acara internasional spesial Netflix

di teater busuk yang mirip bekas pusat rekreasi

dan tak ada yang peduli.

Ayah baik-baik saja?

JALAN KE CRAWLEY

"Aku sedang duduk bersama komedian

Romesh Ranganathan."

Ibu bicara pada siapa?

Menghadap ke kamera.

- Aku ibunya Romesh, Shanthi Ranganathan. - Baik. Mau mulai dari atas?

Aku mau bantu. Ibu bisa dapat gelar wicara dari ini.

- Teruskan. - Baik.

Aku Shanthi Ranganathan,

ibunya Romesh.

Aku hanya ingin perkenalkan diri.

"Aku sedang duduk bersama komedian Romesh Ranganathan.

Mari membahas acara spesial Netflix."

Intro bagus. Ibu menulisnya?

- Ya. Tidak. - Jedanya lama.

- Dinesh. - Baik. Silakan.

"Mari kita mengenalmu.

Apa yang membuatmu menarik bagi orang-orang di Netflix?"

Bisa kau menjelaskannya?

- Entah apa yang membuatku… - Bukan itu jawabannya.

Katakan dengan benar. Apa?

Apa yang membuatku menarik bagi orang-orang di Netflix?

- Ya. - Aku bukan Tiger King.

Aku komedian tunggal.

ENAM PEKAN SEBELUM ACARA SPESIAL

Ada apa?

Pada dasarnya,

Leesa, anak-anak, ibuku, saudaraku,

mereka tak tahu aku akan tampilkan

acara spesial Netflix.

Aku hanya ingin

memberitahukannya kepada mereka.

Kupikir Ibu akan bangga…

Kuharap Leesa pun akan bangga. Anak-anak akan…

Anak-anak tak peduli pekerjaanku.

Jadi, semoga mereka akan tertarik.

Aku komedian tunggal. Kau tahu?

- Ya. - Sangat lucu.

- Ya. - Patut dilindungi.

- Tentu. - Baik, jadi…

Aku sedang melakukan tur.

Akan difilmkan dan ditayangkan di Netflix.

Kami harus apa?

Kami diajak?

Di komedi tunggal spesialku?

- Ya. - Kalian bisa masuk kredit.

- Ini peluang. Ini Netflix. - Kami di kredit.

"Terima kasih sudah buang harga diri berlebih, Shanthi Ranganathan."

Terima kasih.

"Terima kasih atas kecemasan akan pilihanku, Shanthi Ranganathan."

- Kau melebih-lebihkan. - Untuk tablet vitamin.

Benar, maaf. Ibu memberiku vitamin.

- Ya. - Itu mengimbangi masa-masa konseling.

"Kau bisa melalui hal-hal buruk."

- Ayah. - Ya? "Tapi, sedikit seng."

Ya.

Bisa bantu aku?

Itu akan ditayangkan di seluruh dunia.

"Ibumu bisa tampil sebagai kameo?" Kenapa?

Kenapa?

Hanya ini keluarga

yang minta ambil bagian saat kau hendak lakukan sesuatu.

Kau tak melihat itu di spesial lain.

Chris Rock tak akan, "Mari kuperkenalkan, Bu Rock."

Dia keluar dan tampil sebentar.

Apa maksudmu?

- Itu bagus. Kabar yang baik. - Bagus.

- Terima kasih. - Itu istrimu.

Dia harus mendukungmu, suka atau tak suka.

Sikap Ibu akan pernikahan. Apa?

Leesa harus mendukungku, suka atau tak suka?

Kau suaminya.

Ibu bangga pada Ayah?

Namun, begini…

- Pada awalnya bangga. - Kapan? Bukan saat kita masih hidup.

"Kenapa hidupku memasukkan bajingan ini ke dalamnya?"

- Leesa… - Jangan libatkan aku.

Saat hendak makan atau sedang di pesta,

jika suamimu mulai menatap seorang wanita,

kau akan rela?

- Tidak. - Ini sangat…

Ibu tahu? Ini obrolan asyik tentang acara spesial Netflix-ku.

Ibu memang bisa menyinggungnya.

Aku tak menduga saat membahas acara spesial Netflix,

"Ayahmu itu!"

"Akan ada wanita? Ayahmu pasti menyukainya."

"Jika dia duduk di teater, aku akan berada di sini…"

Intinya, aku tampilkan acara spesial Netflix. Kalian tak ikut.

- Pahami itu. - Baik.

Ayah kurang ajar.

Apa kabar, Rom?

Aku ingin mengumumkan acara itu,

memeluk mereka di ruangan.

Ternyata,

aku tak menyukai siapa pun saat mengumumkannya.

Aku akan minta Ibu untuk mewawancaraiku,

namun aku jadi ragu melihat sikapmu saat ini.

Intinya kita memperkenalkan aku kepada audiens baru.

Pikirkan beberapa pertanyaan yang mungkin kau tanya padaku.

Kenapa kau gabung ke Netflix?

- Mereka undang… - Aku belum gabung.

- Maaf! - Kapan mereka menawari pekerjaan itu?

- Kau tayang di Netflix. - "kau tayang di Netflix."

Baik, tanyai aku.

Pertanyaannya…

Aku lupa.

- Ini akan seru. - Ya, seru.

Apa masalahmu?

Kalian berdua melakukan wawancara konyol.

Memang begitu.

- Ini wawancara. - Jangan bersiap…

Kau tak bisa ikut jika terus mengeluh…

Lakukan saat kami tak di sini.

Ya, aku akan… Kau tahu?

Kau tentu berharap begitu.

Kau menonton acara ayahmu, Nak?

Tidak, Ibu melarangku.

Terlalu banyak umpatan.

Masa bodoh. Para temanku menontonnya. Kenapa dilarang tonton Ayah?

Kau enggan menonton Ayahmu saat di depanmu.

Kenapa ingin menontonnya di TV?

"Menurutmu mengapa saudaramu, Dinesh, jauh lebih membantu

dan selalu sempat membantuku?"

Terkadang aku hanya sibuk bekerja.

Begitu pekerjaanmu selesai,

setidaknya kirim pesan, "Ibu menelepon. Ada hal mendesak?"

Ya, tak pernah mendesak.

Ibu pernah, "Telepon segera."

Di telepon, Ibu berkata, "Berapa ukuran celanamu?"

Kau bertambah berat. Ibu hanya mau ukuran yang pas.

Ya?

Apa gunanya? Apa maksud dari ini?

Kita hendak apa?

Untuk lebih tahu alasanmu menampilkan acara spesial Netflix.

Selain

agar publik tahu hal-hal kecil seperti itu.

Semua pertanyaan harus sejalan dengan itu?

Baik.

"Mari lebih mengenalmu di acara ini."

"Kenapa kita di Crawley?"

Kita di Crawley karena…

Ya.

- Aku besar di Crawley. - Ya.

Aku bekerja dan masih tinggal di Crawley.

Baik.

Jadi, itulah keseluruhan

hidupku.

Menurutku akan bagus

agar acaranya diadakan di Crawley, di The Hawth,

teater lokal.

Jawaban yang indah. Itu membuatku sangat gembira.

Kau senang?

Ya.

Aku ingin mereka tahu,

aku memutuskan untuk merekam

acara spesialnya di sini.

Bukan di sini, di The Hawth, Crawley.

Teater The Hawth.

Ini terlihat bagus?

Dari luar? Tidak, buruk sekali.

Namun, dari dalam…

Jujur, itu mirip dari luar.

Jangan disorot dari luar. Itu saranku.

Aku menyewa drone.

Semoga terbangnya tinggi.

Kalian, bisa berbicara sebentar?

Baik.

Kalian ingat saat kukatakan perihal acara ini?

Ayah akan beri tahu lokasinya

dan mau reaksi jujur kalian, paham?

Intinya, Ayah memutuskan

untuk melakukannya di…

- Rumah kita. - Bukan.

The Hawth di Crawley.

Sungguh?

- Wow! - Di sini?

- Maaf? - Di Crawley?

- Ya. - Kami mengadakannya di sana.

Kau mengadakannya di sana?

- Ya. - Acara apa?

Menari, berakting, semacam itu.

Romesh Ranganathan: The Cynic subtitles in other languages

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left