The After

The After

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 1

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

The After S01E01 480p WEBRip x264-IDFL me
കമന്ററി എഴുതിയത് josephermlase
IDFL SubsCrew

ടാഗുകൾ

webrip
web
x264
BRip
480p
480
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2014-02-10
ഡൗൺലോഡുകൾ: 49
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: Yes

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Diterjemahkan Oleh: Josephermlase

Siapa kau? Apa yang kauinginkan?

Kau tahu? Persetan denganmu.

Putrimu membutuhkanmu, Gigi.

Ibu?

Ibu?

Pagi, sayang. / Pagi, Gigi.

Kau tampak mengantuk. / Aku baru saja bangun.

Aku senang kau menelepon. Bagaimana kabar rumah?

Semuanya baik. / Ya?

Marie mau berpakaian sendiri pagi ini.

Oh, ya? / Hei, ini ibu.

Hai, Ibu, ini Marie.

Marie Fini?

Ya, Marie Fini Genereau.

Wow. Halo, Marie Fini Genereau.

Selamat pagi. Ini ayah, Bu.

Sepertinya banyak yang ingin dikerjakannya, Bu.

Ya.

Jam berapa kau audisi, sayang?

11:00. Aku butuh kopi, Richard.

Baik, ambil kopimu. Nanti telepon aku lagi.

Aku mencintaimu, sayang. / Aku juga.

Aku mencintaimu. Da-ah.

Kau pikir bisa memperlakukanku seperti ini

dan tidak membayarku, Bajingan?

Kau tak tahu berurusan dengan siapa, Tuan.

Sebaiknya kauyakini hal itu.

Apa yang kaupikirkan... Kau pikir... kau pikir kau bisa

memperlakukanku seperti ini dan tidak membayar untuk itu, Bajingan?

Kau tak tahu berurusan dengan siapa, Tuan.

Sebaiknya kauyakini hal itu.

Terima kasih.

Untukmu. / Terima kasih, Ny. Genereau.

Kau pikir bisa memperlakukanku seperti ini

dan tidak membayarku, Bajingan?

Kau tak tahu berurusan dengan siapa, Tuan.

Kau memang keparat, Jalang. / Sebaiknya kauyakini hal itu.

Tuhan, kuharap pistol itu mainan.

Dan bagaimana jika memang mainan, Brengsek?

Keren. Terima kasih, Gigi.

Terima kasih. Terima kasih banyak.

Harus kukatakan aku suka peran ini.

Aku senang sebagai pahlawan.

Sejujurnya, kupikir kau terlalu muda untuk peran ini

dan mungkin sedikit terlalu seksi untuk itu.

Bisa kulakukan dengan cara lain.

Coba peran putri wanita itu, ya?

Cukup kau baca saja

dan kurangi sedikit logatmu.

Halaman 88 di bagian atas, tiga baris.

Di sini dikatakan aku sebagai gadis pelacur 20 tahunan yang

pecandu narkoba menjalin hubungan dengan

suami orang dan aku telanjang dan sedang diikat?

Sangat Prancis.

Terima kasih.

Dua pria, satu amerika-afrika, satu kulit putih.

Kutemui kau kembali di lobby, ya.

Baik. / Ayo bergerak.

Apa?

Tak pernah melihat badut sebelumnya?

Asal jangan akrobat saja di sini, Badut.

Takkan kulakukan untuk sementara.

Sialan.

Kita harus bagaimana sekarang?

Baik, semua akan baik-baik saja.

Tenanglah. Ini Petugas Munoz.

Ini Petugas Munoz.

Kau dengar? Ada yang mendengarku?

Ada yang sedang di frekuensi ini?

Tidak ada telepon di panel?

Tidak. Ada tombol di sini.

Coba tekan tombolnya.

Ya, Tuhan.

Ini Petugas Munoz.

Aku terjebak dalam lift. 10-13.

Apa itu 10-13? / Itu kode polisi untuk

"Kita hancur dalam lobang pantat ini."

Bisa tolong diam, Pak?

Tidak. Kau sendiri?

Ayolah, bisa dua menit saja?

Bisa tolong kalian semua diam?

Ada yang teleponnya berfungsi?

Ponselku... Gelap sekali.

Apa bisa aku mengambilnya. / Tak ada sinyal.

Penyakit ponsel.

Kita akan baik-baik saja. Kita akan keluar dari sini.

Mengapa tidak ada yang menanggapi? / Dan alarm apa itu?

Anda tidak membantu apapun, Pak.

Bisa kau buka paksa pintunya?

Biar kucoba. Aku bisa.

Ayolah!

Keparat!

Aku tidak enak badan. Jadi...

Bagaimana dengan langit-langit?

Bisa kita buka dan memanjat ke sana?

Wanita duluan.

Lawakanmu tidak lucu.

Tak ada yang boleh memanjat.

Kondisiku rentan, Nona...

Tolong bertahan, Nyonya.

Bisa kaugunakan pentunganmu?

Pentungan di sabukmu?

Kita berada di parkiran mobil.

Ayolah.

Biar kubantu ke bawah. Satu-satu.

Hati-hati.

Hati-hati.

Pegang aku.

Sudah kupegang. Tak apa.

Baik.

Ayo.

Halo.

Apa?

Terima kasih. / Baik.

Sialan!

Aku bisa sendiri. Aku bukan orang stroke.

Gerbang keluar dikunci.

Sialan. Kita lewat tangga darurat saja.

Yang benar saja.

Ada yang sudah mencoba lift lain?

Pasti ada pemadaman listrik.

Ya, tapi mengapa lampu masih menyala?

Itu lampu darurat.

Suara alarm apa ini?

Dan kapan ini akan berakhir?

Aku harus makan.

Tidak mungkin.

Tahan pintunya, tahan pintunya!

Tahan pintunya! Sialan.

Ada masalah apa? / Kau baru saja mengunci kita.

Penjara sialan. / Kau ini bicara apa?

Kau yakin gerbang keluarnya terkunci?

Ah!

Hei, Brengsek! / Siapa kalian ini?

Ayo, kita coba angkat.

Siapa itu? / Hei!

Tolong! / Tolong!

Tolong!

Tolong!

Tidak, jangan pergi!

Tidak!

Padahal dia melihat kita.

Mungkin dia cari bantuan.

Kau bilang apa?

Kita... Kita terjebak di sini?

Kenapa kau berpakaian seperti badut?

Karena dia memang badut.

Ini Petugas Munoz.

Ada Petugas di gedung yang mendengarku? Ganti.

Bahkan tak ada suaranya.

Sayang, hubungi saja 911, huh?

Tak ada yang menerima telepon masuk.

Suara alarm itu membuatku pusing.

Kami semua juga.

Itu mobilmu?

Mengapa bagasinya terbuka?

Berhenti!

Hei! / Berbalik, Jalang!

Letakkan pistolmu! / Kau yang letakkan pistol.

Letakkan dan lepaskan dia! / Pistolmu yang letakkan.

Letakkan dan lepaskan dia! Lepaskan!

Akan kutarik pelatuknya! Akan kulakukan di sini!

Semuanya tolong mundur.

Jangan ada yang bergerak!

Cukup jauhkan jarimu

perlahan dari pelatuk.

Bisa kaulakukan itu, D?

Dor. Kepalanya meledak seperti labu.

Kau mengerti? / Astaga.

Kumohon, aku punya anak.

Dia punya putri, D. / Tidak, tidak, tidak, tidak.

Aku bakal keluar dari sini,

dan wanita ini ikut bersamaku.

Semuanya tolong ke belakangku.

Pria ini kabur dari bus penjara tadi malam

dan menghindari pengejaran polisi... Dia pembunuh kejam.

Aku tidak membunuh wanita itu. Aku tidak bersalah.

Jadi letakkan pistolmu, dan kita akan membahasnya.

Bisa kau lakukan itu, D?

Jangan sok baik padaku.

Hei, Bung. Whoa, whoa.

Pasti ada cara untuk bicara baik-baik.

Tidak ada yang berbicara denganmu.

Tak apa, aku pengacara. ini sudah jadi pekerjaanku.

Kumohon, turunkan pistolmu.

Itu satu-satunya pilihan yang masuk akal di sini.

Satu-satunya pilihan yang masuk akal

adalah membiarkanku keluar dari sini.

Kita terjebak di sini, D.

Sekarang, aku akan menurunkan pistol

jika kau yang duluan.

Letakkan pistolmu di lantai.

Aku tak bisa melakukannya, maaf.

Siapa yang membuat aturan itu?

Dia akan membunuhku! / Baik.

Akan kuletakkan pistolku jika kaulepaskan wanita itu.

Tetapi aku ingin kau melakukan hal yang sama.

Sepakat?

Baik, aku harus duduk.

More Indonesian subtitles for The After

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left