Please Excuse My Younger Brothers

Please Excuse My Younger Brothers (うちの弟どもがすみません)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 1

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Please Excuse My Younger Brothers S01E04 WEB-DL CR ind Crunchyroll
കമന്ററി എഴുതിയത് Crunchyroll

ടാഗുകൾ

webdl
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-07-25
ഡൗൺലോഡുകൾ: 9
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Ito, bagaimana kabarmu?

Apakah tinggal bersama adik-adikmu berjalan lancar?

Seharusnya mereka tidak menindasmu, 'kan?

Jika ada situasi apa pun, kau bisa memberitahuku.

Kalian tenang saja.

Adik-adik ini benar-benar sangat menggemaskan.

A-Ada apa?

Bagaimanapun, semua orang bilang,

anak yang makin butuh dirawat malah makin disayangi.

Aku hanya ingin membiarkannya melihat dunia luar.

Aku tidak menyangka dia langsung kabur dari rumah.

SEDANG MELARIKAN DIRI Kubilang jangan bawa katak jalan-jalan!

SEDANG MELARIKAN DIRI Sepertinya ada sesuatu yang bergerak.

Apa itu Gomes? Di mana?

Kau lihat sebelah sana.

Gomes!

Hei, hati-hati jangan sampai jatuh.

Tunggu. Rui, itu sangat berbahaya...

Aku segera ke sana.

Luar biasa, mereka bisa terus-menerus membuat masalah.

Sekarang jadi merepotkan.

Terapis tulang bilang ini terkilir.

Setidaknya butuh 10 hari istirahat total,

baru bisa sembuh.

Seharusnya kau tidak bisa kerja paruh waktu karena cedera seperti ini, 'kan?

Setidaknya aku masih bisa mencuci piring, oke?

Mana mungkin bisa mencuci piring?

Jika kau bersikeras pergi kerja paruh waktu,

hati-hati aku juga akan ikut pergi.

Menyebalkan sekali.

Menjadi seperti ini juga bukan keinginanku.

Me-Memang benar juga.

Rui!

Bodoh!

Singkatnya, mari kita

saling merawat satu sama lain selama beberapa waktu ke depan.

Lagi pula, kau juga tidak ingin kehilangan sumber pendapatan yang penting, 'kan?

Memang benar.

Oh, ya.

Kalau begitu, kehidupan sehari-hari akan menjadi tanggung jawabku untuk merawatmu.

Tidak perlu!

Jika kau memaksakan diri hanya akan membuat proses pemulihanmu melambat.

Benar sekali.

Kau mungkin tidak mengerti,

tetapi sekarang adalah saatnya untuk bersikap manja,

Kakak.

Sudah kubilang tidak perlu!

Aku mengerti.

Karena kau adalah putra sulung,

selalu jadi orang yang bertanggung jawab merawat orang lain.

Namun, aku harap kau sudah mulai menyadari

kau sendiri sudah memiliki seorang kakak perempuan yang bisa diandalkan.

Sampai jumpa.

Baiklah.

PUTRI SULUNG YANG SUKA MERAWAT TELAH AKTIF Ayo pulang, Gen.

Apakah kau sangat menikmatinya?

Apa maksudmu?

Hei, Putri Sulung.

Ada apa?

Bukankah sebelumnya kau bilang belum pernah makan panekuk?

Kau mau pergi makan bersama?

Bolehkah?

Namun, maaf, aku hari ini...

Tidak apa-apa.

Idolaku justru terlihat sangat berharga saat terluka dan butuh dirawat.

Bagus sekali. Rawatlah dia lebih banyak lagi.

Aku bilang, maukah kau pergi ke sana sekarang?

Pergi ke mana?

Pergi makan panekuk.

Aku memang kurang mengerti,

tetapi jika perempuan tidak memperhatikan kegiatan sosial semacam ini,

apakah nantinya tidak akan menjadi sangat merepotkan?

Setelah kau datang ke sini,

bukankah kau belum mendapatkan teman yang layak?

Kau tidak boleh melewatkan kesempatan yang langka ini karena diriku.

Terima kasih.

Ternyata kau mengkhawatirkan hal semacam ini untukku.

Namun, bukankah

yang dinamakan teman itu terbentuk hanya dengan menyapa?

TUMBUH DI SEKOLAH BERSKALA KECIL PEDESAAN Dasar monster sosial!

Aku mengerti.

Kalau begitu, selagi kesempatannya langka, aku akan bersikap manja sepuasnya.

Remot televisi.

Siap.

Ganti saluran lain.

Baik.

Kembali ke saluran yang tadi.

Baik.

Aku sudah haus.

Kubantu menuangkan teh untukmu.

Gawat, Gen berubah menjadi tiran!

Makanannya belum siap?

Aku segera pergi menyiapkannya.

Apakah ada sesuatu yang ingin kau makan?

Ayam goreng, takoyaki, dan steik hamburger.

Maaf membuatmu menunggu lama.

Meskipun masakan ini sangat memakan waktu,

aku telah mengerahkan seluruh tenagaku demi dirimu.

Lalu, apakah kau masih ingin aku melakukan sesuatu untukmu?

Katakan saja jika ada permintaan apa pun.

Tidak peduli apa pun itu, aku akan mengabulkan harapanmu.

Gen, buka mulutmu.

Sudah kubilang buka mulutmu.

Kau memang harus mengujiku sedikit baru merasa puas, ya?

Sebenarnya mana ada begitu banyak hal yang perlu meminta bantuanmu?

Kau juga hanya mau memanfaatkan status putri sulung untuk bersikap angkuh, 'kan?

Biar dia mengeluh saja.

Pokoknya apa pun yang kuhidangkan, dia tetap memakannya dengan patuh.

Apa yang sedang kau katakan?

Aku hanya ingin membantu saat melihat seseorang kesulitan saja.

Apa aku mendesaknya terlalu berlebihan?

Jika aku melakukannya terlalu berlebihan, aku minta maaf padamu.

Nanti aku akan membantumu mandi, jadi kau maafkan aku, ya.

Rui, ikut aku pergi mandi!

Baik.

Gawat, aku tidak bisa menahan diri lagi.

Melihatnya menolak sampai seperti itu,

malah membuatku makin ingin merawatnya. Benar-benar luar biasa.

Tamu yang satu ini,

apakah masih ada bagian yang gatal?

Cepatlah bilas.

Dingin sekali!

Seperti tadi itu tidak boleh karena tidak menggemaskan. Coba sekali lagi.

Gen, cara bersikap manjamu sama sekali salah.

Kau tahu tidak, kebaikan seseorang itu tidak gratis.

Kau terutama harus lebih berhati-hati saat berhadapan dengan perempuan.

Jika tidak menggemaskan, mereka tidak akan tertarik sedikit pun.

Dunia ini bergantung pada pertukaran yang setara.

Biasanya kau berhadapan dengan perempuan seperti apa saja?

Gen, kau terlalu serakah.

Jarang sekali Ito bersikap lembut begitu padamu.

Kenapa kau masih terus menunjukkan ekspresi merendahkan seperti itu?

Memang benar juga.

Alangkah baiknya jika aku bisa bersikap manja dengan menggemaskan sepertimu.

Bukannya aku tidak mau melakukannya, melainkan aku tidak bisa melakukannya.

Rasanya jika melakukan hal itu menjadi tidak seperti diriku sendiri.

Aku mengerti.

Karena sebelumnya aku juga seperti itu.

Kotak bekal?

Apakah Ito yang membuatnya sendirian?

Terima kasih.

Hebat sekali, Ito benar-benar anak yang baik.

Jika aku tidak bisa berusaha sendirian,

tidak akan ada yang menyukaiku.

Aku selalu berpikir seperti itu.

Padahal kenyataannya sama sekali tidak seperti itu.

Ini piama dan handuk kesukaanku.

DI KULKAS ADA ES LOLI, MAKAN SETELAH MANDI Ada es loli juga.

Aku datang ke sini dan setelah bertemu dengan semuanya,

pikiranku sendiri baru mulai berubah sedikit demi sedikit.

Jadi, aku harap Gen juga bisa mengubah pemikirannya.

Kau!

Kenapa...

Kau mau pergi sendirian duluan?

Bukankah sudah kubilang sangat berbahaya dan harus berangkat bersama-sama?

Apanya yang berbahaya?

Tidur semalaman saja sudah sembuh.

Sangat mudah dan sama sekali tidak sakit.

Apanya? Biarkan aku melihatnya.

Aku baru saja sembuh dari sakit.

Apakah ini tidak apa-apa? Ekspresinya sangat menakutkan.

Jangan memedulikannya.

Dia menempel padaku di mana saja, aku sampai nyaris mati sesak napas.

A-Apa yang kau katakan?

Ayo.

Lemparan yang bagus.

Jika nanti minta bantuan padaku lagi, aku tidak akan memedulikanmu.

Bolanya menuju ke sana, Putri Sulung!

Maaf.

Kau baik-baik saja?

Tidak apa-apa, ayo lanjutkan.

Kalian kembali saja.

Kau juga, begitu lihat sudah jelas bahwa kau masih melindungi tangan dan kakimu.

Aku juga tidak bermaksud memaksamu mengatakan kebohongan semacam itu.

Jadinya,

hari ini aku ingin makan panekuk dulu baru pulang ke rumah.

Begitukah?

Sesekali melakukan hal ini juga tidak buruk.

Jangan berkeliaran di luar sampai terlalu larut.

Kudengar panekuk itu sangat lembut!

Aku sangat menantikannya!

Aku pergi dulu, ya.

Kau teruskan saja bersikap angkuh sebagai putra sulung seperti itu.

Dasar, hari ini akhirnya terbebas...

Aku sudah menemukan Gen!

Hari ini mau datang ke rumahku untuk bermain gim tidak?

Aduh!

Selai kacang perande adalah rekomendasiku dari toko ini.

Bagaimana, apakah sudah memutuskannya?

Tunggu.

Ini adalah pertama kalinya dalam hidupku memakan makanan ini.

Bisakah membiarkanku berpikir sebentar?

Semangat.

Sangat lembut, sedikit asin, dan sedikit manis.

Yukitomo meneleponku.

Ito, Gen...

Padahal aku sudah menyuruhnya untuk tidak memberi tahu siapa pun.

Sekalipun dia tidak mengatakannya, cepat atau lambat pasti terbongkar juga.

Membuatku sangat khawatir saja!

Kalian semua bereaksi terlalu berlebihan.

More Indonesian subtitles for Please Excuse My Younger Brothers

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left