ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Hai, Sayang.
- Aku pikir kau tak di rumah. - Kuharap begitu. Kita berangkat.
Pembunuhan ganda di Rancho Rosa. Sherif lokal sudah di sana.
Segera kutangani.
Bos, kau janji padaku aku bisa kembali tugas di lapangan.
- Sekarang saat yang tepat. - Kau benar.
Rigsby, kali ini kau jaga kantor. Ayo.
- Tidak apa-apa, 'kan? - Tentu saja.
- Ada apa? - Dua peluru di dada mereka.
Dari lukanya, baru terjadi beberapa jam lalu.
Selby dan Jana Vickers, 33 dan 31 tahun.
Penduduk Rancho Rosa. Sherif tahu dari SIM mereka.
- Siapa yang temukan mayatnya? - Dua orang remaja.
Ini tempat pacaran, sepertinya pencuri juga tahu.
Menurut Sherif ini perampokan yang jadi kacau.
Agak tua untuk bercumbu, 'kan?
Apa ada batas umur untuk itu?
Dan pakaian mereka tak kusut.
Pengamatan bagus.
Ada benda putih menonjol di bajunya si wanita.
Bisa coba...
Ya, itu.
Gaun 800 dolar.
Apa itu "aha" baik, atau "aha" menyebalkan?
Gaun pinjaman tunjukkan mereka mau ke tempat mewah...
Mereka ingin membuat kesan. Bukan tempat yang biasa didatangi.
Atau mereka juga membawa mobil model terbaru.
Si pria minum beberapa gelas scotch untuk menenangkan diri...
Karena merasa gugup dengan tamu lainnya.
Di kota kecil seperti ini berarti keluarga atau orang dari masa lalu.
Mungkin pernikahan atau pesta ulang tahun?
- Tanpa bawa hadiah. Berarti? - Jangan main tebakan.
Permisi, Sherif. Apa nama SMA lokal di sini?
SMA Rancho Rosa Angkatan 1995
Stephanie?
Astaga, kau terlihat luar biasa.
Maaf, aku bukan Stephanie.
Jika lakukan lagi, kau akan kutahan.
Maaf, terpaksa. Kaulah satu-satunya.
Bukan aku.
SMA, saat terbaik dalam hidup.
Selamat datang ke Rancho Rosa. Ayo, Toros!
Aku Tess, salah satu duta siswa akhir pekan ini.
Label nama dan buku reuni.
Kami dari CBI .
Kami ingin tahu apa Jana dan Selby Vickers undangan juga.
Ya, Selby Vickers dan istrinya Jana.
Mereka juga jawab "ya" untuk acara piknik dan dansa besok.
Semua baik-baik saja?
Kami ingin bicara dengan orang yang mengenal mereka.
Wanita rambut merah, Willa Brock. Dia ketua panitia reuni.
Kau kira kami tak cukup muda untuk angkatan ini saat masuk, 'kan?
Semua orang di atas 21 tahun terlihat sama bagiku.
Bijaksana dan pintar berkelit. Hidupmu akan sukses, Tess.
Ayo, Toros.
Aku terpana. Selby mau datang saja sudah cukup mengejutkan.
- Sekarang ini? - Kenapa kau terkejut?
Dia tak termasuk angkatan 1995 atau 2000.
Karena...
Karena dia dikeluarkan dan tak pernah lulus.
Selby lakukan lelucon buruk. Saat itu tahun terakhir, 'kan?
Hanya itu leluconnya dan wakil kepsek Desouza memergokinya.
- Dan mengeluarkannya. - Lelucon apa?
Ada...
Kita sebut saja anak pemalu bernama Derek Logan.
Selby membawanya ke kamar ganti siswi...
Menutup matanya pakai pakaian dalamnya...
Dan mengikatnya dalam keadaan telanjang.
Dia memotretnya dan menyebarkan foto itu ke seluruh sekolah.
Menjijikkan, 'kan?
Perbuatannya itu sangat keterlaluan.
Ada hal lain yang bisa kalian ceritakan?
Aku bermain futbol, penjaga belakang.
Orang masih bicarakan 5 touchdown yang kubuat saat melawan Stratton.
Apa hubungannya dengan Selby?
Aku populer. Aku atlet, dia tak dikenal.
Aku tak tahu orang macam apa dia.
- Bagaimana kehidupannya sekarang? - Aku tak tahu.
Aku pergi dari kota ini secepatnya. Kini aku tinggal di Newport Beach.
Bagaimana denganmu, Willa? Pernah dengar tentang Selby?
Aku pembawa acara bincang siang di Chicago...
Aku harus lakukan 2 rekaman sehari, akan ditayangkan secara nasional.
Jika aku tahu kabar tentang keluargaku saja sudah bagus.
Derek Logan yang dia kerjai, bisa tunjukkan yang mana?
Derek Logan? Dia tak di sini, 'kan? Tak mungkin!
Gabe, senang bertemu lagi.
Kau hampir tak bertemu aku.
Aku berkendara 5 jam lewat rute 101 ke sini.
Agen CBI Teresa Lisbon, Patrick Jane. Ini Gabe Nyland.
Jaksa Wilayah San Diego. Kau penuntut di beberapa kasus kami.
Dan sekarang calon Wakil Gubernur California.
Perintahkanlah, Gubernur, kubujuk orang agar memilihmu saat Pemilu.
Gabe, Selby Vickers dan istrinya ditemukan terbunuh di lembah.
Mereka tertembak di dalam mobil.
Astaga. Baru malam ini aku dengar nama itu setelah 15 tahun.
- Sudah tahu siapa pelakunya? - Baru mulai diselidiki.
- Kau baru saja tiba, 'kan? - Ya.
Bagaimana kau bisa tahu Derek Logan tak hadir?
Dia keluar dari sekolah dan pindah, setelah lelucon Selby itu.
- Aku dengar dia bunuh diri. - Kau serius?
Aku dengar dia bandar blackjack di kasino.
Kami ingin bicara dengan teman kalian yang masih tinggal di sini.
- Mungkin mereka tahu tentang dia. - Hanya ada beberapa...
Mungkin duta siswa bisa menunjukkannya pada kalian.
Terima kasih atas waktunya.
Apartemen Selby dan Jana Vickers
Tak ada apa pun di sini, aku minta tekniksi lab periksa ulang.
Suratnya hanya berisi tagihan besar dan rekening bank kecil.
Mereka tak hidup mewah di sini.
Bagi mereka tak perlu. Ini rumah. Mereka bahagia.
Agen Grace van Pelt.
Aku punya info keluarga dekat Selby.
Ibunya di Rancho Rosa. Tak ada info tentang Jana.
- Terima kasih. Bisa SMS alamatnya? - Tentu.
Aku belum pernah ke Rancho Rosa. Seperti apa di sana?
Biasa saja. Sebuah kota.
Baik. Kalian sedang apa?
- Lakukan penyelidikan. - Van Pelt, kemari, lihat ini.
- Sudah dulu. - Ya, aku juga sibuk.
Ini rekaman kemarin pagi.
Aku sudah bosan bermain-main, kau dengar?
Bayar uangku atau aku terpaksa bertindak.
Sama sekali bukan berita baik.
Jadi, kau belum pernah bertemu Selby selama ini?
Mungkin di supermarket atau bioskop.
Tidak. Jika ya, aku tak ingat.
Aku tak percaya, Stu.
- Maaf? - Benarkah? Baik.
Gaya rambut, sepatu hak tinggi...
Wanita profesional ini, pura-pura jadi pacarmu.
Tunggu, kau bilang apa? Dia baru saja menyebutku...
- Maksudku... - Terima kasih atas waktunya.
- Pertanyaannya sudah cukup. - Maaf.
- Hanya itu saja, terima kasih. - Menurutku kau cantik.
- Selamat malam. - Ayo, Toros.
Apa masalahmu?
Di ruangan ini penuh orang yang saling membohongi.
Mereka berusaha keras menunjukkan mereka telah berubah...
Padahal usaha itu menunjukkan sebaliknya.
Mungkin mereka sudah berubah, kecuali soal Tn. Rambut aneh itu.
Ada siswa pemberontak yang menjadi karyawan bank.
Perayu yang setia pada istrinya.
Si Pemberontak kerja di bank karena dia tahu usahanya gagal.
Perayu setia pada istrinya karena konsekuensi selingkuh lebih buruk.
Tapi insting mereka tak pernah berubah.
Aku berubah drastis dari saat masih SMA.
Aku tak begitu yakin. Berambisi sukses sampai sakit-sakitan.
Tak menghargai atasan yang kurang cerdas darimu...
Menghindari teman wanita yang ingin berteman denganmu.
Mengabaikan para pria yang ingin berkenalan.
Sambil selalu bertanya-tanya setiap bertindak...
"Apa sebenarnya yang kuinginkan?"
- Tidak. - Kau juga memainkan alat musik.
Tebakanku?
- Klarinet. - Salah besar.
Kita selesai di sini. Aku mau ambil daftar tamu untuk Rigsby.
Akan kusuruh dia cek semuanya.
Suruh cari di mana Derek Logan.
Menurutmu dia menunggu 15 tahun untuk balas dendam pada Selby?
Aku rasa Logan yang saat ini masih marah seperti 15 tahun lalu...
- Mungkin lebih marah. - Akan kita periksa.
Aku mau tetap di sini.
Aku tak bersekolah di SMA, ini membuatku tertarik.
- Kau tak pernah masuk SMA? - Tidak, aku sibuk.
Kau boleh tetap di sini. Tapi jangan membuatku menyesalinya.
Kau dulu memainkan bassoon.
Ny. Vickers, kapan terakhir kali kau bicara dengan putramu?
Tadi pagi. Dia selalu ke sini sebelum berangkat kerja.
Untuk melihat keadaanku. Dia selalu begitu.
Kau tahu dia punya masalah? Pekerjaan atau kehidupan pribadi?
Tidak, justru sebaliknya. Keadaan mulai membaik baginya.
Setelah keluar dari SMA, dia alami masa sulit.
- Tentang SMA, soal lelucon itu... - Aku tak mau membicarakannya.
- Nyonya... - Hidupnya kacau karena...
Insiden itu.
Kehilangan kesempatan untuk kuliah.
Dia hanya bisa bekerja di percetakan kecil.
Lalu datanglah Jana, dia bagai pelita hidupnya.
Dia menyemangati dan memintanya untuk berjuang agar lebih baik.
Dan dia berubah menjadi orang baru.
Kami belum bisa melacak kerabat Jana.
Kau tahu di mana kami bisa menemukan mereka?
Dia tak punya siapa-siapa.
Setahuku tak ada. Dia pindah kemari dari Polandia.
Selby bertemu dengannya beberapa bulan lalu.
Beberapa kali kencan, lalu menikah.
Semua terasa sangat mendadak.
Ny. Vickers, ini akan sedikit tidak nyaman...
Tapi aku ingin kau dengar pesan ini.
Mungkin kau bisa mengenali peneleponnya. Apa tidak masalah?
Baik.
Aku sudah bosan bermain-main, kau dengar?
Bayar uangku atau aku terpaksa bertindak.
Aku belum pernah mendengar suara itu.
Apa putraku terlibat dengan rentenir?
Mungkin. Kami melacak nomor itu, dari telepon umum di Galatin.
- Tapi tak memberikan... - Galatin?
Jana berasal dari sana.
Selby bertemu dengannya di sana di kedai kopi saat mengantar barang.
Bisa ceritakan tentang Jana sebelum bertemu dengan Selby?
No comments yet. Be the first to leave one.